Di balik topeng emasnya, Azuna menyembunyikan luka masa lalu dan kenangan yang terhapus.
Menjadi mentor Kelas Margery seharusnya hal biasa—sampai ia menyadari bahwa keenam muridnya mencerminkan potongan dari dirinya sendiri: kehilangan, amarah, dan keinginan untuk diterima.
Satu demi satu, rahasia mereka terungkap, menyingkap benang merah yang mengikat nasib mereka dengan perang kuno antara cahaya dan kegelapan.
Dalam dunia di mana sihir dapat menyembuhkan atau menghancurkan, bisakah Azuna menuntun mereka menuju cahaya sebelum dirinya tenggelam ke dalam bayangan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Herdianti putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pupeteer true skill.
Sasuke, Ichika, dan Eve kaget saat melihat Cecilia kembali bangkit dengan seringai diwajahnya.
"Sepertinya tidak semudah yang kita harapkan." Ichika membuka suara setelah melihat Cecila bangkit.
"Kalian hanyalah tiga boneka kecil yang menunggu untuk aku mainkan. Jadi nikmatnya permainan ini."
Setelah itu, Cecilia melepaskan boneka-boneka lain kearah Sasuke, Ichika, dan Eve.
"sebmob sehcotnaf."
Boneka-Boneka yang dilemparkan oleh Cecilia tadi meledak dan mengeluarkan asap. Tanpa disadari oleh semua orang, Cecilia mulai melancarkan serangannya.
"ellecif ed ettennoiram"
Semua orang kecuali Para siswa dari Edelweiss Sanctuary Academy terkejut saat mengetahui bahwa Sasuke, Ichika, dan Eve sudah terikat oleh benang marionette milik Cecilia.
"Sekarang. Menarilah sampai kalian mati." Ucap Cecilia kemudian menggerakkan Sasuke, Ichika, dan Eve layaknya marionette.
Cecilia begitu menikmati apa yang terjadi pada lawan-lawannya. Dia menggunakan terus memainkan tangan Eve yang memegang whip kemudian mencambuki Sasuke dan Ichika secara bergantian.
lalu Ia juga sesekali membuat Sasuke melempar Darts serta jarum kearah Ichika dan Eve. senyuman sadis tidak pernah terlepas saat ia melihat Ichika dan Eve kesakitan setiap kali tertusuk oleh darts dan jarum Sasuke.
'Sial. aku harus lepas dari cengkramannya.' Batin Sasuke berusaha melepaskan diri. Namun, dia masih saja kesulitan untuk melakukannya.
Tidak hanya Sasuke dan Eve, Ichika juga menjadi korban atas kemampuan Cecilia. Dengan membuat Ichika menyerang kedua temannya dengan laser gun secara membabi-buta, Cecilia berhasil membuat Sasuke dan Eve mengalami luka serius dibagian lengan dan Kaki mereka.
"Ah. Kasihan sekali." Ucap Cecilia benar-benar menghina mereka.
"Tapi mau bagaimana lagi, kalau tidak begini, aku akan kalah." Lanjutnya sambil memasang wajah sadisnya.
...****************...
Ditempat kelas Margery berkumpul, Hamura berusaha memberi semangat pada ketiga temannya.
"Berjuanglah. kalian pasti bisa." Teriak Hamura menyemangati mereka.
"Sasuke-kun, Ichika-chan, Eve-chan. Berusahalah." Noel juga berusaha menyemangati mereka.
"Sasuke-kun, Ichii, EveEve. tunjukkan padanya kemampuan kalian." Zakuro kini juga ikut berteriak memberikan dukungan.
Semua terus memberikan dukungan dan semangat agar mereka berhasil. Tetapi, tidak bagi Akiko, Igarashi, Sakuraba, Kenichi, Kurohana, dan Arashi. Mereka terlihat fokus pada kemampuan Cecilia yang tidak mereka duga sebelumnya.
"Boneka-Boneka itu padahal terlihat sama. tetapi bagaimana bisa?." Kurohana memperhatikan sesuatu yang mengganjalnya pada Boneka-Boneka Cecilia tersebut.
"Warna pitanya." Akiko membalas pertanyaan Kurohana. Namun, Kurohana belum sepenuhnya paham apa yang dimaksud oleh Akiko.
"Warna merah, berarti peledak. Warna Biru berarti Benang." Sakuraba menjelaskan maksud dari Akiko tersebut.
"Kalau kau melemparkan Boneka berpita merah, maka kau akan menggunakannya sebagai peledak. Dan berkat ledakkan tadi, Cecilia mampu menggunakan Boneka berpita biru untuk melakukan bound dengan Sasuke, Ichika, dan Eve." Sambung Arashi sambil melihat jalannya pertandingan.
"Dia menggunakan Boneka tanpa pita untuk pengalihan dan menggunakan boneka lain yang memiliki pita untuk menyerang Mereka bertiga. Tidak kusangka dia bisa seperti itu." Kenichi tidak mampu menyembunyikan kekagumannya pada kemampuan Cecilia.
"Seperti yang diharapkan dari The Pupeteer. Julukan itu memang bukan isapan jempol." Puji Igarashi memegang pembatas.
...****************...
Ketika Hanada akan memberikan semangat, lagi-lagi aura mengerikan kembali mengancamnya. Dia kemudian mendekat kearah Igarashi dan memegang lengan Igarashi. Membuat Igarashi menoleh dan bertanya kepadanya.
"Ada apa?." Tanya Igarashi pada Hanada yang ketakutan.
Tetapi Hanada tidak menjawab dan tetap pada posisinya.
Igarashi yang tidak mendapatkan respon dari Hanada, memutuskan untuk fokus kepada pertandingan Sasuke, Ichika, dan Eve.
...****************...
Kembali pada Pertarungan Sasuke, Ichika, Eve melawan Cecilia. Mereka masih kesulitan untuk terbebas dari benang marionette milik Cecilia.
"Kalian tidak akan bisa lepas. Jadi nikmatlah rasanya menjadi marionette milikku." Kata Cecilia yang masih mendominasi pertandingan.
Sasuke yang sudah merasa kesakitan kini berusaha melawan. Dia dengan sekuat tenaga berusaha untuk tetap diam dan melawan keinginan Cecilia.
"Apa yang kau lakukan, Marionette?. Ayo serang mereka." Perintah Cecilia yang berusaha untuk menggerakkan Sasuke. Tetapi Sasuke masih bersikukuh untuk tetap melawan.
Sasuke kemudian mengeluarkan jarum-jarum miliknya di kedua tangannya. Hal ini membuat Cecilia senang.
"Akhirnya kau menurut juga."
Namun sepertinya Sasuke memiliki tujuan lain.
"Elliugia ed erdouf." Ucap Sasuke sambil melemparkan jarum-jarum listrik kearah Ichika dan Eve.
Ichika dam Eve berusaha bertahan dari serangan Sasuke tersebut. karena mereka tahu kalau Sasuke sebenarnya berusaha untuk memotong benang serta menghancurkan boneka yang ada di tubuh mereka.
tak lama kemudian, Benang-benang yang mengikat Ichika dan Eve terlepas.
"Tinggal satu lagi." Ujar Sasuke sambil menyetrum dirinya sendiri hingga dia bebas dari benang-benang milik Cecila.
"Sekarang kami sudah bebas. dan saatnya kami membuat pembalasan." Sasuke kini menampilkan raut wajah kesalnya pada Cecilia.
"Ayo maju. Ichika. Eve." Seru Sasuke kini bergerak menuju kearah Cecilia.
"Baik." Balas Ichika dan Eve yang ikut berlari kearah Cecilia.
"Tidak akan kubiarkan kalian lolos. Sebmob sehcotnaf."
Dengan menggunakan boneka berpita merahnya, Cecilia berusah untuk menyerang Sasuke, Ichika, dan Eve. Tetapi Sasuke yang menyadari hal tersebut menggunakan sihirnya petirnya untuk menghilangkan asap yang diakibatkan oleh ledakan boneka tersebut.
"Serangan yang sama tidak akan berpengaruh. Ichika."
Ichika yang paham akan maksud Sasuke segera mengubah sebagian tubuhnya layaknya seekor cheetah. kemudian berlari dan menyerang Cecilia dengan cakarnnya.
"EveEve." Seru Ichika memanggil Eve.
"sehcèlf erbmo'd"
Eve mengebaskan whip miliknya seketika itu juga bayangan berbentuk panah mulai menyerbu kearah Cecilia.
"Ini belum seberapa." Cecilia yang merasa tertantang, melemparkan Boneka berpita kuning yang dia gunakan sebagai pasukan marksman miliknya.
Boneka tersebut menyerang panah-panah bayangan milik Eve dengan amunisi pelurunya. Sasuke yang melihat hal tersebut, segera melemparkan darts miliknya untuk menghentikan serangan milik Cecilia.
Pandangan Cecilia kemudian terarah pada Sasuke. sementara yang dipandang hanya menyeringai puas. tatapan mata Sasuke Seolah-olah mengatakan 'kau terpojok.' Cecilia kemudian menyerang Sasuke dengan Boneka berpita kuningnya.
"Tidak akan kubiarkan kau menang. sdiar ed settennoiram"
"cih. keras kepala sekali. fsettehcélf ed cochc."
Serangan tembakan milik Cecilia beradu dengan darts-darts listrik miliknya. sehingga benturan antara peluru tidak terhindarkan.
"lama-lama ini menjadi merepotkan. Egaro."
serangan Sasuke tersebut berhasil menyerang boneka-boneka milik Cecilia.
"Eve."
"Aku mengerti."
Tidak berlama-lama Eve kemudian mengikat Cecilia dengan whipnya dengan sangat erat.
" Ichika. giliranmu."
Ichika tidak menjawab. tetapi, dia dengan senang hati berlari dengan kecepatan cheetah dan menyerang Cecilia dengan pukulan serta cakaran seekor Cheetah hingga terlepas dari lilitan whip Eve.
"Baiklah saatnya mengakhiri ini. Telif ed otennerr." Sasuke menyerang Cecilia dengan jaring-jaring listrik miliknya.
"AAAAKKKHHHHH."
Cecilia berteriak kesakitan akibat serangan Sasuke yang ditujukan padanya.Cecilia akhirnya jatuh dan terkapar. membuat Sasuke, Ichika, dan Eve resmi dinyatakan sebagai pemenang.
"Baiklah. Pemenang dari pertandingan ini adalah: Sasuke, Ichika, dan Eve dari Kelas Margery." Umum Reva.
Semua anak Kelas Margery senang akan kemenangan yang ditujukan oleh Sasuke, Ichika, dan Eve.
...****************...
Sementara itu, para murid-murid dari Edelweiss Sanctuary Academy menyayangkan kekalahan Cecilia.
"Tidak kusangka Cecilia bisa dikalahkan serangga-serangga seperti mereka." Ujar Damian tidak percaya bahwa Cecila dikalahkan.
"Hanya keberuntungan." Balas Milia tidak terima kalau Cecilia telah dikalahkan.
"Kita tidak bisa meremehkan St. Emillion Magic Academy." Kata Asher pelan.
"Kau benar, Asher. St. Emillion Magic Academy. tidak bisa disepelehkan begitu saja. apalagi lawan kita adalah Margery Class yang terkenal akan murid-murid jeniusnya." Balas Lalah membenarkan ucapan Asher.
"Ya. memang benar." Terry berkata sebentar kemudian melihat Hanada yang masih bersembunyi di belakang Igarashi.
"Tetapi, diantara mereka pasti ada yang paling lemah." Lanjutnya yang kontra dengan perkataan Lalah dan Asher.
TBC
Es bisa seimbang kalau jumlahnya banyak dan ketebalannya tinggi
Ini tipo 😅😅
Apa lagi coba
Kalo ada di sana aku ambil rotinya lagi aku jejelin ke mulutnya nih