NovelToon NovelToon
Bucin, Suami CEO

Bucin, Suami CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Keluarga / CEO / Persahabatan / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:644
Nilai: 5
Nama Author: Ika Nanda

kehidupan yg tidak pernah di ingin kan oleh Kang Hana, putri dari seorang wanita karir bernama Go Haeri dan almarhum suami nya yg bernama Kang Min Ho.
Hana adalah seorang gadis yg ceria, usia nya baru menginjak 20 tahun. ia juga seorang gadis yg rajin dan tekun belajar. Hana juga salah satu mahasiswi di Seoul National University (SNU)
2 tahun lagi ia akan menyelesaikan pendidikan S1 nya, namun semua berubah karena perjodohan yg di lakukan oleh ibu nya. kehidupan yg tadi nya baik-baik saja berubah menjadi kacau.

yuk ikuti cerita nya.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Nanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

"oppa.... " panggil Hana

"hemm... oh ya maaf, aku akan membuka nya sekarang" jawab Jimin dengan gugupnya

setelah berhasil membantu Hana membuka resleting gaun nya, Jimin pun langsung mengalihkan pandangan nya. Hana juga langsung bergegas masuk ke kamar mandi untuk berganti pakaian.

malam itu, Hana pun sungguh bingung. harus bagaimana dan harus apa. berbeda dengan Jimin, ia lebih tenang dan santai. "aku akan tidur di sofa, kau tidur lah di tempat tidur. " ucap Jimin melangkah mengambil bantal

"tidak perlu, tidur lah di sini. ranjang nya juga cukup besar" ucap Hana yg duduk di tepi ranjang

"kau yakin... !?? "

"emm... ini harus di biasakan bukan, karena kita akan lebih sering bersama. "

Jimin pun terdiam sejenak "baiklah kalau begitu, ayo tidur. "

mereka pun mulai menyusun tempat masing-masing untuk merebahkan diri. namun Hana teringat "oiya, besok pagi kita sudah akan berangkat ke Amerika. apa kau sudah menyiapkan pakaian mu!?? "

"aah benar... " Jimin pun menepuk kening nya "itu koper ku, aku belum mengemas nya" Jimin pun duduk dan menunjuk ke arah koper nya berada

Hana pun bangun "aku akan bantu mengemas nya"

"besok saja, kau pasti lelah. "

"tidak apa-apa, aku takut kalau-kalau besok kesiangan kita tidak perlu berkemas lagi. " ucap Hana mulai membongkar isi koper

"kalau begitu aku bantu" ucap Jimin

setelah itu, mereka pun beristirahat. Hana pun mencoba untuk tertidur, karena jam sudah menunjukkan 01.20 dini hari. namun seperti nya, Jimin tidak bisa tidur.

"Hana.... "

"hemm... " jawab Hana dengan reflek nama nya di panggil

"apa kau sudah mau tidur!?? "

"belum... ada apa oppa, apa kau sulit tidur!? " Hana pun memutar arah

Jimin pun membalikkan tubuh nya memandang Hana "Hana... " panggil nya lagi

"iya, aku di sini bersama mu!?? " jawab Hana dengan lembut

"kenapa dia selembut ini!? " ucap batin Jimin "apa kau tidak menyesal menikah dengan ku, apa lagi aku... aku tidak normal"

"kenapa kau bicara begitu..!! kau hanya sakit kan, bukan berarti kau tidak normal. kau menyukai wanita kan!?? berarti itu normal. jika kau tidak normal, yg kau sukai adalah pria. atau hubungan sesama jenis. " tegas Hana

"bagaimana jika aku tidak bisa sembuh!? "

"kau akan sembuh, kau harus yakin. jika kau tidak punya keyakinan itu, maka kau harus sembuh demi seseorang"

"Hana.... "

"hemm.... "

"apa kau akan pergi setelah aku sembuh!?? "

Hana pun tidak langsung menjawab nya, ia menghela nafas panjang. "jika kau tidak menginginkan aku berada di sisi mu lagi, maka aku akan pergi. "

"maksud mu!?? "

"aku sudah berjanji dengan seseorang, bahwa aku tidak akan menyerah atas dirimu. tapi jika kau yg tidak menginginkan ku, maka aku tidak akan memaksa kan nya. " Hana pun tersenyum melihat Jimin

"Hana, kenapa kau percaya bahwa aku tidak akan melukaimu!?? atau aku akan menyakiti perasaan mu!?? apa lagi kita tidak pernah dekat"

"karena aku percaya kau bukan orang seperti itu. oppa, ayo tidur. jangan fikirkan apa pun lagi, atau besok kita akan terlambat" ucap Hana sembari menutup mulut nya karena menguap

"baiklah, tidur lah. "

"hemm, selamat malam" Hana pun mulai memejamkan mata nya

Jimin pun memandang langit-langit kamar dan mulai berfikir "apa ini bisa di bilang sebagai keberuntungan, atau masalah. keberuntungan karena bertemu dengan wanita selembut Hana, dan masalah nya adalah aku takut akan menyakiti wanita selembut dia" Jimin berucap dalam hati nya sembari memandang ke arah Hana yg sudah tertidur pulas

Jimin pun mengulurkan tangan nya dan akan menyentuh pipi Hana, namun ia menghentikan nya. "apa yg harus ku lakukan pada mu!?? apa aku harus menerima takdir yg sedang berjalan ini. atau tetap memperjuangkan cinta ku pada Nari!?? tapi Hana... siapa yg sanggup menyakiti wanita yg berhati lembut seperti nya. " Jimin masih berkecamuk di dalam hati nya

******

Jimin dan Hana pun tiba di bandara Los Angeles pukul 02.00 dini hari waktu Los Angeles. setelah berangkat dari Seoul Korea pukul 07.00 pagi waktu Korea.

mereka pun langsung menuju hotel yg sudah di siapkan oleh nyonya Min Seo. Hana pun langsung merebahkan diri nya di atas ranjang.

"tidur lah, kau pasti lelah. " ucap Jimin

"apa kau tidak lelah!?? ayo istirahat, besok pagi kita harus ke dokter spesialis itu kan. " ajak Hana sembari duduk

"hah... ah maksud ku, aku mau ke kamar kecil dulu. kau tidur lah lebih dulu" Jimin terlihat gugup

Hana yg melihat itu pun heran "apa aku salah bicara ya, kenapa dia terlihat begitu gugup" Hana pun bangun dan mengeluarkan laptop dari dalam tas nya. ia pun melihat artikel tentang penyakit Jimin...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!