NovelToon NovelToon
Bukan Sepupu Suami Ku

Bukan Sepupu Suami Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mandul / Pelakor
Popularitas:13.4k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Nadila terkejut saat pulang dari butik nya, dia menemukan wanita hamil di rumah nya. Irfan, suami nya Nadila mengatakan bahwa dia adalah Rani, sepupu nya yang baru saja datang dari desa.

Irfan mengatakan bahwa bahwa suami nya Rani baru saja meninggal dunia dan dia tidak punya siapa- siapa di desa.

Itu lah sebab nya dia pergi ke kota, awal nya Nadila percaya dengan semua ucapan suami nya. Tapi tidak berselang lama Nadila menemukan bukti, bahwa wanita itu bukan lah sepupu nya Irfan, melainkan istri sirih nya.

Setelah ketahuan, Irfan membela diri dan mengatakan alasan dia menikahi Rani karena Nadila tidak bisa memberi nya keturunan.

Nadila membalas semua perbuatan Irfan, setelah itu dia membeberkan sebuah fakta yang membuat Irfan menyesal seumur hidup nya.

Ikuti kisah nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

03

Nadila dan Irfan segera menuju ke meja makan, di sana makanan yang sudah di masak oleh Nadila tertata rapi. Nadila melayani suami nya dengan baik, seperti biasa nya.

Pada saat itu, Rani datang ke meja makan. Rania datang dengan rambut basah nya, seperti nya dia sudah mandi keramas. Nadila mengernyitkan dahi nya, dia melihat tanda merah di leher Rani, padahal semalam tidak ada tanda itu.

"Rani, ayo sarapan dulu. Kau harus banyak makan, anak mu harus tumbuh sehat!" Irfan begitu perhatian pada Rani.

"Terima kasih Mas!" Rania segera menarik kursi yang ada di samping Irfan, padahal saat ini Nadila sedang berdiri sana melayani suami nya.

"Rani, leher mu kenapa merah semua?" Tanya Nadila penasaran.

"Eh,, ini mbak, semalam di gigit nyamuk!" Jawab Rani dengan nada gugup.

Nadila merasa heran, rumah ini selalu bersih dan tidak pernah ada nyamuk. Tapi kenapa Rania bilang di gigit nyamuk? Apalagi tanda merah itu tidak hanya satu, ada beberapa. Persis seperti tanda yang sering di buat oleh seseorang yang punya pasangan.

Nadila tidak ingin berfikir negatif, dia langsung menarik kursi lain. Dia langsung mengisi sarapan nya sendiri, lalu mulai sarapan. Selama sarapan berlangsung tidak ada yang bicara, yang terdengar hanyalah dentingan piring yang beradu dengah sendok dan garpu.

"Mas berangkat dulu ya sayang, Rani kami di rumah saja. Jangan kemana- mana!" Irfan mengingat kan Rani.

"Iya mas!" Jawab Ranai sambil mengangguk kan kepala nya.

Nadila lalu mengantarkan suami nya hingga ke depan pintu, dia menunggu hingga Irfan berangkat. Setelah itu dia kembali ke dalam, Nadila langsung membereskan meja makan. Dia mencuci semua piring kotor yang tadi di pakai untuk sarapan, setelah itu dia menyempatkan membereskan rumah sebelum pergi ke butik nya.

Setelah semua nya selesai, Nadila mengetuk pintu kamar tamu yang di tempati oleh Rani.

"Ada apa mbak?" Tanya Rani yang menyembul kan kepala nya di balik pintu.

"Ran, mbak mau berangkat kerja dulu ya. Makan siang untuk mu udah mbak siap kan, tapi kalau kamu tidak suka dengan makanan nya kamu bisa masak sendiri ya. Di kulkas semua bahan makanan udah lengkap kok!" Nadila berkata oda Rani.

"Baik mbak!" Jawab Rani sambil mengangguk kan kepala nya.

"Ya udah, mbak berangkat dulu ya!" Nadila pamit para Rani.

Nadila segera berangkat, dia memang tidak terlalu pagi berangkat nya. Dia biasa berangkat setelah memastikan semua tugas nya di rumah siap, dia adalah pemilik butik itu jadi dia bisa datang kapan saja.

Nadila tiba di butik nya, semua karyawan nya sudah pada datang. Dia empati fokus pada pekerjaan nya, dia menyelesaikan rancangan nya yang tinggal di sedikit lagi.

"Akhir nya selesai juga!" Guman Nadila sambil tersenyum puas melihat rancangan gaun pengantin pesanan pelanggan nya.

Nadila melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan nya, sudah jam 10 lewat.

"Sekarang saja aku ke rumah bu Risti!" Guman Nadila.

Bu Risti adalah orang yang memesan baju dari Nadila, baju yang akan di pakai oleh keluarga nya untuk acara pernikahan adik sepupu nya.

"Din, aku keluar dulu ya. Kalau ada yang cari aku, bilang aku keluar ya!" Nadila berpesan pada Dini.

"Baik mbak!" Jawab Dini.

Dini adalah salah satu orang kepercayaan Nadila, dia adalah anak yatim piatu di kota ini. Dini bekerja paruh waktu di butik ini, dia juga masih berstatus sebagai seorang mahasiswa.

Nadila bergegas menuju ke rumah bu Risti, berbekal share lock yang di kirim kan oleh bu Risti. Satu jam perjalanan, Nadila berhasil menemukan alamat bu Risti.

"Nadila ya, ayo masuk!" Bu Risti menyambut Nadila di depan pintu rumah nya.

"Makasih bu!" Jawab Nadila sopan.

"Jangan panggil ibu deh, seperti nya usi kita tidak jauh beda, biar lebih dekat aja!" Ujar bu Risti.

"Boleh deh, aku panggil mbak Risti!" Jawan Nadila sambil tersenyum.

Nadila dan Risti bicara banyak hal, mereka cepat akrab sekalipun ini pertama kali nya mereka bertemu. Usia Nadila dan Risti tidak jauh berbeda, Risti lebih tua satu tahun dari Nadila.

"Itu foto suami nya Dil?" Tanya Risti yang tanpa sengaja melihat wallpaper ponsel nya Dila adalah foto nya bersama Irfan.

"Iya mbak, ini suami saya!" Jawab Nadila sambil tersenyum.

"Saya pernah lihat gitu, tapi lupa di mana!" Ujar Risti sambil tersenyum.

"Mungkin mbak pernah ketemu di jalan kali!" Ujar Nadila.

"Mungkin saja!" Jawab Risti sambil mengangguk kan kepala nya.

Nadila mulai mengukur baju Risti, dan kedua anak kembar nya yang masih berusia 4 tahun. Sedangkan saat ini suami nya Risti yang berprofesi sebagai dokter kandungan sedang tidak ada di rumah.

"Bagaimana dengan suami nya mbak Risti?" Tanya Nadila.

"Nanti biar aku ajak dia datang ke butik kamu saja deh, pas dia punya waktu senggang!" Jawab Risti.

"Baik lah kalau begitu, saya pamit permisi dulu ya!" Nadila segera berdiri.

"Makan siang aja dulu Dil, nanti baru pulang!" Risti menawarkan pada Nadila.

"Gak usah, makasih mbak. Aku masih punya banyak pekerjaan di butik. Lain kali aja ya mbak!" Nadila menolak dengan halus tawaran Risti.

"Ya udah deh kalau gitu!" Risti pun mengerti kesibukan seorang desainer seperti Nadila.

Nadila segera pergi meninggal kan rumah Risti, dia ingin kembali ke butik nya. Saat ini jalanan cukup macet, karena ini adalah jam makan siang.

Ketika sedang berada di dalam perjalanan, Nadila tidak sengaja melihat mobil yang sanga dia kenal. Ya itu adalah mobil milik nya, yang di pakai oleh sang suami. Kaca mobil yang setengah terbuka, membuat Nadila bisa melihat siapa yang ada di dalam nya.

"Mas Irfan, Rani?" Kata - kata itu keluar dari mulut Nadila.

Nadila melihat Rani sedang bersandar di bahu nya Irfan, sekalipun saat ini posisi mobil sedang berjalan. Nadila menambah kecepatan motor nya, agar bisa sejajar dengan mobil itu. Tapi sayang dari arah depan, muncul mobil lain. Jadi mau tidak mau Nadila terpaksa memundurkan motor nya.

Mobil Irfan melaju dengan kencang, hingga melewati Traffic Light. Lampu merah pun menyala, sedangkan mobil Irfan sudah melewati tempat itu. Nadila terpaksa berhenti, dia kehilangan jejak mobil suami nya.

"Apa yang mas Irfan lakukan bersama Rani? Seharusnya saat ini dia berada di kantor!" Nadila bermonolog pada diri nya sendiri.

Perasaan Nadila mulai tidak enak, entah kenapa setelah melihat Rani yang bersandar di bahu Irfan tadi. Nadila merasa ada sesuatu yang tidak dia ketahui antara Irfan dan Rani, naluri nya sebagai seorang istri mengatakan hal tersebut.

1
Hatnah Batulicin
nadila dan Mayra ,dari penulis yg sama kah
Heni Setiyaningsih
/Heart/
Heni Setiyaningsih
kurang Thor up nya 🤭
ryuka
jgn lupa ntar harta gono gini ya billl 🤭🤭🤭
ryuka
lanjut lagi thoorrr.. 👍👍👍
ryuka
mampus kamu irfann 🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
stela aza
terlalu lemot bertindak 🤦
Heni Setiyaningsih
Rani atau Nadila Thor 🤭
Siti M Akil
lanjut thor
Lee Mba Young
Terlalu bertele tele 🤣.. isinya cm gitu gitu saja
stela aza
kelamaan 🤦
Lee Mba Young: iya bertele tele 🤣. gk seru
total 1 replies
Anonim
Double up dong thor ,jangan lama lama
stela aza
kelamaan Thor orang udh jelas ada bukti nya ngapain si g langsung depak j s Rani dan si mokondo itu🤦
ryuka
labjuutt thootrrr👍👍
Heni Setiyaningsih
next double up Thor 🤭
Yul Kin
lanjut kak
ahs@
typo ...mungkin Nadila,thor
ryuka
lanjut lagi thoorrrr👍👍👍👍👍🔥🔥🔥
ryuka
dasar cowo ga tau diri
ahs@
bagus juga jalan ceritanya setelah di simak 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!