NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Sang Ratu,Dari Buruk Rupa Menjadi Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu,Dari Buruk Rupa Menjadi Penguasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Reinkarnasi / Time Travel
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Fitrika Shanty

​Di kehidupan sebelumnya, Li Hua adalah wanita yang dihina, dikucilkan, dan dianggap "buruk rupa" oleh dunia. Ia mati dalam kesunyian tanpa pernah merasakan cinta. Namun, takdir berkata lain. Ia terbangun di tubuh seorang Ratu agung yang terkenal kejam namun memiliki kecantikan luar biasa, mengenakan jubah merah darah yang melambangkan kekuasaan mutlak.
​Kini, dengan jiwa wanita yang pernah merasakan pahitnya dunia, ia harus menavigasi intrik istana yang mematikan. Ia bukan lagi wanita lemah yang bisa diinjak. Di balik kecantikan barunya, tersimpan kecerdasan dan tekad baja untuk membalas mereka yang pernah merendahkannya. Apakah merah jubahnya akan menjadi lambang kemuliaan, ataukah lambang pertumpahan darah di istana?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitrika Shanty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ujian di Balik Dinding Emas

Suasana di paviliun utama sangat sunyi, hanya suara gemericik air dari kolam ikan koi yang terdengar. Kaisar Tian Long duduk di kursi kebesarannya, menatap Li Hua yang berdiri tenang di tengah ruangan. Jubah merahnya tampak menyala di bawah cahaya lentera, kontras dengan wajahnya yang sedingin salju.

​"Kau berbeda, Xuan," suara Kaisar memecah keheningan. "Biasanya kau akan menangis atau melemparkan barang-barang jika aku membelanya. Sejak kapan kau belajar untuk menatap mataku tanpa rasa takut?"

​Li Hua mengepalkan tangannya di balik lengan gaunnya yang lebar. Ia bisa merasakan sisa-sisa memori tubuh ini—rasa takut dan obsesi Xuan terhadap Kaisar. Namun, jiwa Li Hua yang telah terbiasa dihina selama puluhan tahun jauh lebih kuat.

​"Kematian telah mengajariku banyak hal, Yang Mulia," jawab Li Hua tenang. "Saat seseorang hampir kehilangan nyawanya, hal-hal sepele seperti kecemburuan tidak lagi berarti. Yang tersisa hanyalah keinginan untuk menegakkan kebenaran."

​Kaisar Tian Long bangkit, melangkah mendekat hingga jarak mereka hanya sejengkal. Aroma kayu cendana dari tubuh Kaisar sangat kuat. "Kebenaran? Di istana ini, kebenaran adalah siapa yang paling kuat bertahan. Jika kau menuduh Yue meracunimu, tunjukkan buktinya. Jika tidak, tindakanmu tadi hanya akan memicu kemarahan keluarganya."

​Li Hua menatap langsung ke dalam manik mata Kaisar. "Buktinya ada pada tubuh saya sendiri, Yang Mulia. Namun, saya tidak datang untuk meminta keadilan bagi diri saya. Saya datang untuk meminta sesuatu yang lain."

​"Apa itu?"

​"Izin untuk keluar dari tembok istana besok pagi. Saya ingin mengunjungi pasar di distrik luar," ujar Li Hua.

​Kaisar mengernyitkan dahi. Permaisuri Xuan tidak pernah mau menginjakkan kaki di tempat kumuh. "Untuk apa? Kau ingin memamerkan perhiasanmu di depan rakyat jelata?"

​"Saya ingin melihat kenyataan, Yang Mulia. Bukan hanya emas yang ada di sini," jawab Li Hua dengan nada yang sedikit getir, teringat akan dirinya yang dulu mengemis di jalanan yang sama.

​Melihat tekad yang tak tergoyahkan di mata istrinya, Tian Long akhirnya mengangguk pelan. "Pergilah. Tapi ingat, kau tetaplah wajah dari kekaisaran ini. Jangan permalukan mahkotamu."

​Keesokan Paginya: Distrik Luar Kota Jing

​Li Hua mengenakan pakaian yang lebih sederhana, meski tetap mewah bagi orang biasa. Dengan pengawalan ketat namun tersembunyi, ia berjalan menyusuri pasar yang dulu menjadi saksi bisu penderitaannya.

​Langkahnya terhenti di depan sebuah gang sempit yang bau. Di sana, seorang anak kecil dengan wajah yang sangat mirip dengannya di masa lalu—penuh luka dan kotor—sedang mencoba mencuri sepotong roti kering dari lapak pedagang.

​PLAK!

​"Pergi kau, monster kecil! Wajahmu merusak seleraku!" teriak pedagang itu sambil memukul tangan si anak dengan kayu.

​Si anak terjatuh, menangis tanpa suara sambil memegang perutnya yang lapar. Orang-orang di sekitar hanya menonton dengan tatapan jijik, persis seperti yang mereka lakukan pada Li Hua dulu.

​Hati Li Hua berdenyut hebat. Amarah yang selama ini ia pendam sebagai wanita buruk rupa kini meledak dengan kekuasaan seorang Ratu di tangannya.

​"Berhenti!" teriak Li Hua.

​Pedagang itu menoleh, awalnya ingin memaki, namun ia langsung membeku saat melihat rombongan pengawal kerajaan di belakang wanita cantik bergaun merah tersebut. Ia segera bersujud hingga dahinya menyentuh tanah.

​"Yang Mulia... Permaisuri! Mohon ampun, hamba tidak tahu Anda ada di sini!"

​Li Hua tidak mempedulikan pedagang itu. Ia melangkah mendekati si anak kecil yang gemetar ketakutan. Dengan perlahan, Li Hua berjongkok di atas debu jalanan, mengabaikan gaun sutranya yang mulai kotor.

​Ia mengulurkan tangannya yang halus dan menyentuh pipi si anak yang cacat.

​"Siapa namamu?" tanya Li Hua lembut.

​"Ti... Tidak punya nama, Yang Mulia," bisik anak itu dengan suara parau.

​Li Hua menoleh ke arah pengawalnya dengan tatapan yang bisa membekukan api. "Ambil semua roti di lapak ini, berikan pada anak ini dan teman-temannya. Dan kau, pedagang hina..."

​Li Hua berdiri, auranya berubah menjadi sangat mengancam. "Mulai hari ini, siapapun di distrik ini yang menghina atau menyakiti mereka yang cacat atau sakit, akan berurusan langsung dengan hukumanku. Kecantikan adalah hadiah, tapi kesombongan adalah dosa yang tak terampuni."

​Tanpa ia sadari, di sudut pasar, Kaisar Tian Long berdiri menyamar di balik jubah rakyat biasa. Ia telah mengikuti Li Hua secara diam-diam karena rasa penasaran. Melihat seorang Ratu yang angkuh berlutut di atas debu demi seorang pengemis buruk rupa, Tian Long merasakan jantungnya berdegup dengan cara yang berbeda.

​"Siapa kau sebenarnya, Xuan?" gumam Kaisar dalam hati. "Dan apa yang sebenarnya terjadi padamu di ambang kematian itu?"

1
EF Shahna
kaya nya bakal seru cerita selanjutnya
Dedeh Dian
Hem sangat sangat bagus sekali ceritanya... apalagi bagi AQ yg cepat tersentuh... makasih author
Rika Ashanty: sama-sama ka🙏👍terus jadi pembaca setia ya,maksih🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!