NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Misi Menjadi Istri Jahat

Transmigrasi: Misi Menjadi Istri Jahat

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Pena Digital

Menjadi editor sebatang kara itu membosankan, tapi dirampok sampai pingsan dan pindah ke dunia novel? Itu diluar nalar!

Lin Xia Yi bertransmigrasi menjadi Lin Xia Mei, wanita yang akan tewas karena cinta buta suaminya, Wei Zhu Chen. Untuk bertahan hidup, ia harus menurunkan tingkat rasa suka Wei Zhu Chen dari 99% ke 20%.

Bersama sistem berwujud kucing imut bersayap bernama Bao, Lin Xia Yi akan memulai misi demi kembali ke dunianya serta membawa pulang hadiah yang menggiurkan.

Hadiah menggiurkan menanti, tapi nyawa taruhannya. Siapkan camilan favoritmu dan temanilah Lin Xia Yi sampai akhir!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Digital, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

020~

Lin Xia Mei tidak membalas, ia pergi masuk ke kamar mandi. Ia bersandar di pintu, tatapan kosong dan badan gemetaran.

"Inang, apa kau baik-baik saja?" tanya Bao.

"Bao, seingatku di cerita aslinya, Wei Ji Xiang adalah anak yang sangat menyayangi Lin Xia Mei, setelah Lin Xia Mei meregang nyawa, dia membenci Wei Zhu Chen sampai ia dewasa. Bao, baru saja aku merasakannya!"

Air mata Lin Xia Mei menetes.

"Aku jadi tidak tega,"

"Inang, tenanglah. Jika kau bisa menyelesaikan misi maka akhir ceritanya akan berubah, mereka berdua kemungkinan besar akan tetap berhubungan baik. Saat ini naluri keibuanmu mulai tumbuh, jangan sampai menghalangi misimu, inang."

Lin Xia Mei memejamkan mata.

"Kau benar, Bao. Maafkan aku, aku sudah terpengaruh."

Bao mendekat dan berdiri di bahu Lin Xia Mei.

"Inang, jika tidak ingin berlarut-larut dalam perasaan kacau seperti ini, kau harus menyelesaikan misi secepatnya."

Lin Xia Mei mengangguk.

"Benar, aku termasuk orang lemah jika bersangkutan dengan hubungan keluarga palsu ini."

Lin Xia Mei bangkit, ia berjalan dan berdiam dibawah shower, ia menyalakan air, membiarkan tubuhnya basah tanpa membuka pakaiannya. Bao pun kembali menghilang.

"Ayah, Ibu... Jika aku gagal dalam misi ini, mungkinkah aku benar-benar bisa melihat kalian lagi?" gumam Lin Xia Mei.

30 menit berlalu, namun Lin Xia Mei masih betah diguyur air shower, ia hanya diam dengan mata dan hidung memerah, memandangi tembok berwarna krem di depannya tanpa mengeluarkan sepatah kata.

"Wei Ji Xiang memang anak yang manis dan baik," akhirnya setelah 30 menit, satu kalimat terucap.

Tangannya mulai mengeriput karena diguyur air, ia pun memutuskan selesai dengan mandinya.

"Astaga, aku lupa bawa handuk."

Lin Xia Mei membuka pintu dengan pelan, matanya menyisir ruangan itu.

"Bagus, dua orang itu tidak ada."

Lin Xia Mei membuka lemari dan mengambil handuk. Lantai jadi basah karena air yang mengalir dari tubuhny. Baru saja ia menutup lemari, terdengar handle pintu berbunyi tanda pintu dibuka, mereka berdua sudah kembali.

Lin Xia Mei menyadari penampilannya saat ini tidak baik untuk dilihat, pakaiannya yang basah membentuk lekuk tubuhnya, ia buru-buru melangkah dengan cepat menuju kamar mandi.

Sayang sekali, ia lupa lantainya basah, langkah kakinya yang cepat dan karena terburu-buru, kakinya terpeleset.

'Bugh!' Tubuhnya mendarat sempurna ke lantai, kepalanya terbentur ke lantai.

"Aaaawww!" pekiknya

"Ibu!" Wei Ji Xiang berlari dengan cepat menuju Lin Xia Mei.

"Xia Mei." Wei Zhu Chen meletakkan piring berisi makanan berat di atas meja dan segera menghampiri Lin Xia Mei.

"Ibu," Wei Ji Xiang memegang lengan Lin Xia Mei dengan niat membantu Ibunya berdiri.

Lin Xia Mei tidak ingin ia terpengaruh oleh perasaan seorang Ibu, ia segera menepis tangan Wei Ji Xiang.

Wei Zhu Chen tentu kesal melihat hal tersebut, namun rasa khawatirnya lebih besar dari kekesalannya.

"Xia Mei," Wei Zhu Chen mencoba mengangkat Lin Xia Mei.

"Jangan dekati aku!" bentak Lin Xia Mei. Ia merasa malu karena lekuk tubuhnya dilihat oleh Wei Zhu Chen.

Namun Wei Zhu Chen tetap mengangkat Lin Xia Mei meskipun istrinya itu memberontak.

"Badanmu basah,"

Wei Ji Xiang memungut handuk di lantai lalu memberikannya pada Lin Xia Mei.

"Ibu, jangan sampai masuk angin." ucap Wei Ji Xiang.

Lin Xia Mei mengambil handuk dari tangan Wei Ji Xiang dengan kasar. Ia segera masuk ke kamar mandi lagi untuk mengeringkan tubuhnya.

"Astaga, malunya berlipat ganda!"

Lin Xia Mei melepas semua pakaian yang menempel di tubuhnya dan segera membalut dirinya dengan handuk.

"Ayah, Ibu hanya membawa handuk. Sepertinya lupa membawa pakaian."

"Benar juga, biar Ayah yang mengantarnya."

Wei Zhu Chen mengambil satu set pakaian dan mengetuk pintu kamar mandi.

"Apa?" tanya Lin Xia Mei dengan kasar.

"Pakaianmu tertinggal."

Lin Xia Mei membuka sedikit pintunya dan mengulurkan satu tangannya.

"Mana?!"

Wei Zhu Chen menyerahkan pakaian istrinya.

"Dasar lamban!" rutuknya kesal sambil menutup pintu dengan kasar.

Wei Zhu Chen menempelkan tubuhnya di pintu lalu berbicara dengan sedikit tidak jelas.

"Xia Mei, apakah kau ingin menantangku? Kau pikir aku tidak bisa mencintai dirimu dengan versi kasarmu itu? Aku akan terus belajar."

Lin Xia Mei terkejut mendengar ucapan Wei Zhu Chen.

"Orang normal akan berpikir aku membenci Wei Zhu Chen dengan sikapku ini, tapi dia..? Sungguh pria gila." gumamnya.

Lin Xia Mei melilitkan handuk untuk membungkus rambutnya.

"Bao!"

Bip. Bao muncul.

"Inang, naik lagi, kembali menjadi 60%."

Lin Xia Mei menatap pantulan dirinya dengan tatapan malas.

"Bao, dia benar-benar gila. Laki-laki mana yang menyukai wanita jahat?"

"Karakternya mulai berubah, inang. Mungkin karena inang kurang konsisten dalam menciptakan karakter buruk, jadi dia merasa kau sedang memainkan trik tarik ulur."

Lin Xia Mei menganga.

"Sebenarnya pria akan membenci wanitanya jika wanitanya berselingkuh. Tapi... Tingkat rasa suka Wei Zhu Chen masih lumayan tinggi. Bukannya turun, yang ada aku langsung habis." gumam Lin Xia Mei.

"Idemu yang ini bisa digunakan setelah angkanya turun minimal 35% inang, saat itu perasaannya sudah mulai pudar dan kau tidak akan langsung dibunuh." ujar Bao.

"Bao, aku akan melakukan satu tindakan nanti."

"Baiklah inang, selamat bekerja."

Bao menghilang.

Lin Xia Mei keluar dari kamar mandi, Wei Ji Xiang langsung menghampiri Ibunya dengan sorot mata khawatir.

"Ibu, apakah kepala Ibu masih sakit?" tanya Bao.

Lin Xia Mei mengepalkan tangan, berusaha menepis rasa haru yang muncul.

"Bukan urusanmu." jawab Lin Xia Mei dengan ekspresi dingin.

"Ji Xiang, jangan ganggu Ibumu dulu."

"Hmmm, baiklah." sahut Wei Ji Xiang dengan wajah lesu.

Wei Zhu Chen berdiri lalu mengambil sepiring makanan yang memang ia bawa dari dapur hotel tadi.

"Istriku, aku khusus meminta koki untuk memasak ini untukmu. Udang pedas kesukaanmu."

Wei Zhu Chen menunjukkan isi piring itu pada Lin Xia Mei, berharap Istrinya merasa senang.

"Aku tidak lapar dan aku tidak butuh perhatianmu. Kau sangat boros, membuang-buang uang untuk memberi bayaran tambahan hanya untuk sepiring makanan receh ini, Zhu Chen."

Wei Zhu Chen menghela napas, harapannya kandas.

"Makanlah sedikit, kau belum makan siang." Wei Zhu Chen tidak menyerah.

"Aku tidak berselera melihat makanan dari tanganmu itu, Zhu Chen."

"Tolong hargai usahaku sedikit saja, Istriku. Atau beri aku sedikit wajah di depan Ji Xiang." kata Wei Zhu Chen dengan suara pelan nyaris berbisik.

"Anak itu.. Kau dan mantan istrimu yang bersenang-senang lalu menghasilkan Ji Xiang. Aku tidak memiliki kewajiban membuat hatinya senang, Zhu Chen."

1
SENJA
aaaah bawang 😌
SENJA
aaah pelit lu , itu udah sampe jadi public enemy poin ga nyampe 1000😌😤
SENJA
waaah panen poin lagi 🤣
SENJA
wakaka ga bisa mantau🤣
SENJA
wakaka sadis jawabannya🤣
SENJA
bapak lu ke rumah sakit
SENJA
susah juga ya, agak psikopat nih cowo😳😤
SENJA
bucin banget dia 😤
SENJA
heh! lu jangan bikin gw bete lu pelit 🤮🤮
SENJA
baik banget 🤭
SENJA
addduh 😑
SENJA
addduh jangan luluh 🤣 jahatin anak itu sarana nurunin rasa suka 🤣
SENJA
yaaaah lumayan lah
SENJA
yayaya. .sabar sama bodoh itu betissss banget🥺
SENJA
jadi tontonan kaya gitu cuma 20 poin ciiih
SENJA
provokator tapi pelit lu 😤
SENJA
lama2 kok kesel ama bao kok pelit banget poin ihhh gila kali
SENJA
yaelaaah cuma 1 persen 😤
SENJA
lu pasti bakal diomelin terus deh 😅
SENJA
pasti ngeselin deh 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!