NovelToon NovelToon
CINTA YANG TAK SEPADAN

CINTA YANG TAK SEPADAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:446
Nilai: 5
Nama Author: Essa Amalia Khairina

Kepergian kekasihnya membuat Naya menyadari akan kehilangan yang begitu mendalam. Luka yang ditawarkannya pun begitu hebat hingga membuat Naya harus benar-benar pulih dari rasa sakit hati.

Dan seiring berjalannya waktu, Zaki datang dan mengubah kehidupannya yang dulu begitu terasa hampa penuh luka tersebut kini penuh kebahagiaan yang tak pernah ia miliki sebelumnya.

Namun sayangnya, kebahagiaan itu harus mereka perjuangkan bersama agar tetap bertahan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Essa Amalia Khairina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERDEBATAN NAYA DAN HANA

​Naya berdiri mematung di tengah ruang tamu yang temaram. Tatapannya kosong, terpaku pada bingkai foto di dinding yang tak benar-benar ia lihat. Sisa-sisa isak tangis yang tadi ia tahan, kini tumpah tanpa suara, membasahi pipinya hingga meninggalkan jejak basah yang dingin.

​Ceklek.

​Suara pintu yang terbuka membuat Naya tersentak hebat. Ia memutar tubuh dengan gerakan panik, tangannya yang gemetar buru-buru mengusap kasar air mata di wajahnya. Dalam hitungan detik, ia menarik napas dalam, memaksakan otot wajahnya untuk membentuk senyum yang paling ceria seperti tadi.

​"Han? Kok nggak ketuk pintu dulu sih?" Naya memprotes dengan nada jenaka yang terdengar dipaksakan. Ia melangkah mendekat, menyembunyikan tangannya yang masih sedikit gemetar di balik punggung. "Reno, mana? Gak ikut masuk?"

​Hana hanya menggeleng tanpa suara sambil masuk dengan langkah pelan. Matanya yang tajam menangkap segalanya. Mata Naya yang sembap, napasnya yang masih sedikit tersengal, dan suasana rumah yang terasa jauh lebih dingin dari biasanya.

​Hana menghela napas panjang, lalu mengunci pintu di belakangnya. Ia berbalik, menatap sahabatnya itu dengan tatapan yang dalam dan penuh kelelahan.

​"Nay, aku mau bicara sesuatu sama kamu. Serius," suara Hana merendah, kehilangan nada cerianya yang biasa.

​Naya tertawa kecil, mencoba mengabaikan keseriusan di wajah Hana. "Tumben amat serius kali muka kamu, Han. Mau bahas soal apa..."

​"Nay, stop!" potong Hana tegas, kali ini ia melangkah lebih dekat hingga jarak mereka hanya sejengkal. "Tadi di depan. Kamu bilang Zaki itu... 'calon pacar'. Kamu sadar nggak apa yang baru saja kamu katakan tadi? Kamu bilang dia itu murid kamu."

​Senyum di wajah Naya tidak luntur, tapi sorot matanya tiba-tiba meredup, menjadi sedingin es. Ia menatap Hana dengan ekspresi yang tak terbaca. "Ya, aku sadar, Han. Memangnya kenapa? Salah kalau aku punya harapan?"

​"Itu bukan harapan, Nay. Itu ilusi, frustasi!" sahut Hana dengan suara yang bergetar menahan emosi. "Dia murid kamu, Nay. Guru dan murid. Kamu tahu sendiri norma apa yang kamu tabrak di sini. Kamu mau karier yang susah payah kamu bangun hancur cuma karena perasaan yang... yang kamu sendiri pun tahu nggak punya masa depan?"

Naya masih menatap Hana tenang, "maksud kamu... Zaki gak punya masa depan, begitu?"

Hana menghembuskan napasnya sabar. "Nay. Aku ini sahabat kamu. Cuma aku yang tahu semua tentang kamu, jadi..."

"Tapi kamu gak tahu tentang perasaan aku." potong Naya tenang. "Kamu emang sahabat aku, kamu tahu segalanya tentang aku, begitu pun sebaliknya. Tapi satu hal yang gak pernah bisa kamu tahu, begitu juga aku Han... isi hati kita masing-masing dan seperti apa takdir kita berjalan. Ini bukan soal Tian. Aku tulus mengagumi Zaki, bahkan sebelum Tian kembali datang menghancurkan aku."

​"Pelampiasan ataupun bukan... menurut aku ini gak wajar, Nay. Kamu mencintai lelaki yang usianya bahkan..." Hana membekam bibirnya sendiri, seolah ngeri melanjutkan kalimat yang baru saja meluncur dari lidahnya. Ia menggelengkan kepala berkali-kali dengan tatapan tak percaya. "... usianya bahkan di bawah kita. Dan parahnya, dia itu murid kamu sendiri, Nay!"

​Kata-kata Hana berdengung tajam di udara ruang tamu yang mendadak terasa begitu sempit Dan panas. Kebenaran yang dilemparkan sahabatnya itu telanjang, menghantam langsung pada dinding realitas yang selama ini coba Naya abaikan.

​"Han, cukup."

​Tanggapan Naya memotong kalimat Hana. Suaranya terdengar rendah, namun sarat akan penekanan yang dingin dan tidak ingin dibantah. Naya menegakkan punggungnya, menatap lurus ke dalam manik mata Hana tanpa ada setitik pun keraguan yang tersisa di sana.

​"Usia itu gak bisa jadi patokan mutlak untuk menentukan apakah seseorang itu dewasa atau tidak. Usia juga gak menjamin apa dia bisa memimpin dengan benar, bisa setia, atau punya ketulusan hati," ujar Naya, setiap katanya meluncur dengan ritme yang teratur namun menusuk.

​Naya tersenyum getir, kilasan masa lalu yang kelam kembali melintas cepat di benaknya. "Toh, kamu lihat Randi? Usianya matang, mapan, dan secara logika sudah sangat siap untuk berkeluarga. Tapi apa hasilnya? Dia brengsek! Dia menghancurkan aku tanpa belas kasihan!"

​Hana tertegun, mulutnya setengah terbuka namun tidak ada kata yang mampu keluar. Sementara Reno yang sejak tadi berdiri di sudut ruangan hanya mampu terdiam, menyadari bahwa perdebatan antara dua wanita di depannya ini sudah memasuki wilayah prinsip yang teramat sensitif.

​"Jadi tolong, jangan nilai Zaki hanya dari angka di kartu identitasnya atau statusnya di sekolah," sambung Naya lagi, suaranya perlahan melunak namun tetap menyisakan ketegasan yang mutlak. "Karena di saat duniaku runtuh dan semua orang dewasa yang katanya matang itu meninggalkan aku, cuma anak remaja yang kamu sebut 'gak wajar' itu yang ada di sana untuk menopangku!"

****

1
Rahmi Mamimima
Typo ini.. Harusnya aku yg pduli sm kamu
Rahmi Mamimima
Kasian, naya udah g punya sahabat baik lagi

Kinan jug ksian krna uda g punya orang tua
Rahmi Mamimima
Wadduuhh gimana si kecil? Apa dy ikut dlm kcelakaan itu?
Rahmi Mamimima
Ah masa iya stlh obrolan itu tdk ad obrolan lgi ntara nya dan zaki
Mlah nay tu dr grup sekolahan, bkn dr zaki sendiri
Rahmi Mamimima
🤣🤣🤣😄Org lagi jatuh cinta kok malah mau d bw k psikiater
Rahmi Mamimima
Jatuh cinta beneran si naya sm muridnya
Rahmi Mamimima
Ibunya sdh mninggl? Apa krna anaknya g jdi mnikah?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!