NovelToon NovelToon
Second Half: Velix The Next Legend

Second Half: Velix The Next Legend

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Sistem
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Wawan wan

Velix Purnama umur 26tahun seorang pekerja kantoran tanpa sengaja kembali ke masa lalu saat dia masih menduduki bangku SMP.

"Dengan sistem aku akan mengejar apa yang menjadi mimpiku", ujar Velix

bagaimana kisah Velix menjadi legenda sepakbola mari kita saksikan bersama sama!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wawan wan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6: Membuka Fitur Baru

BAB 6: Membuka Fitur Baru

Satu minggu berlalu sejak malam duel di lapangan kompleks. Bagi anak-anak SMP lain, satu minggu mungkin hanya berisi rutinitas belajar dan bermain. Namun bagi Velix, setiap detik di lini masa baru ini adalah investasi berdarah-darah.

Berkat kedewasaan mentalnya, Velix berhasil membagi waktu dengan sangat efisien. Di sekolah, dia menjadi siswa yang tenang dan tidak banyak tingkah. Di rumah, dia adalah anak berbakti yang selalu menghabiskan masakan ibunya. Namun di lapangan kompleks setiap subuh dan sore hari, dia menjelma menjadi monster latihan.

Ting!

[Misi Harian Selesai!]

[Hadiah: +0.1 Stamina, +0.1 Kecepatan, & 2 System Points (SP).]

[Selamat! Akumulasi SP Tuan Rumah telah mencapai 31 SP.]

[Notifikasi: Fitur baru "Analisis Lawan" telah terbuka secara otomatis setelah Anda menyelesaikan 7 misi harian berturut-turut.]

Velix yang sedang menyeka keringatnya dengan handuk kecil di pinggir lapangan langsung menegakkan tubuh. "Analisis Lawan?" gumamnya penuh antusias. Sisi gila bolanya langsung bergejolak.

'Sistem, jelaskan fungsi fitur baru ini,' perintah Velix dalam hati.

[Fitur Analisis Lawan: Memungkinkan Tuan Rumah untuk melihat rating, kelemahan, dan gaya bermain pemain lain dalam radius 50 meter secara langsung (Real-Time).]

Velix tersenyum lebar. Ini adalah cheat code yang luar biasa untuk ukuran anak SMP. Dengan fitur ini, dia bisa membaca arah permainan lawan bahkan sebelum pertandingan dimulai.

Hari yang dinanti pun tiba. Sore itu, udara Jakarta terasa agak sejuk. Lapangan sepak bola sekolah sudah dipenuhi oleh sekitar tiga puluh siswa dari kelas 1 sampai kelas 3 yang mendaftar untuk seleksi tim sekolah. Turnamen antar-kecamatan tinggal dua minggu lagi, dan Pak Joko hanya akan memilih 18 pemain terbaik untuk masuk ke dalam skuad resmi.

Velix berdiri di dekat tiang gawang, melakukan pemanasan ringan. Jantungnya berdegup konstan, tenang tanpa kepanikan.

"Hei, Velix!"

Velix menoleh dan melihat Danu berjalan menghampirinya. Sang kapten mengenakan jersi kebanggaan sekolah nomor punggung 10. Sikap Danu hari ini sangat berbeda dari minggu lalu; tidak ada lagi tatapan meremehkan.

"Lu siap, 'kan? Pak Joko bakal bagi kita jadi tiga tim untuk tanding internal. Tim yang mainnya ampas bakal langsung dicoret," ujar Danu memberikan informasi kegugupan.

"Gua siap, Dan. Makasih infonya," jawab Velix dengan senyuman hangat khas dirinya di luar lapangan.

Velix kemudian mencoba mengaktifkan fitur barunya. Dia menatap Danu secara fokus.

Wusss. Sebuah panel transparan kecil melayang di atas kepala Danu:

[DATA PEMAIN]

Nama: Danu Akbar (Usia: 15 tahun)

Rating Keseluruhan: 52 / 100 (Tingkat Akademik Lokal)

Gaya Bermain: Klasik Nomor 10 (Suka menguasai bola, operan vertikal tinggi).

Kelemahan: Kaki kiri lemah (Rating kaki kiri: 25), emosional jika ditekan secara fisik.

Velix membatin kagum, 'Luar biasa. Data ini akurat sekali. Rating Danu 52, pantas saja di level SMP dia terlihat menonjol.' Velix kemudian melirik dirinya sendiri di panel Sistem. Berkat latihan spartan selama seminggu, rating keseluruhannya merangkak naik dari amatir bawah menjadi kisaran 42/100. Masih di bawah Danu, tetapi fisiknya jauh lebih siap dibanding minggu lalu.

"Semuanya berkumpul!" teriakan lantang Pak Joko memecah atmosfer lapangan.

Tiga puluh siswa langsung berbaris rapi. Pak Joko memegang papan jalan dengan daftar nama yang sudah dibagi menjadi Tim A, Tim B, dan Tim C.

"Danu, kamu pimpin Tim A. Bagas, kamu pimpin Tim B. Dan... Velix, kamu masuk ke Tim C," kata Pak Joko tegas.

Saat nama Velix disebut masuk ke Tim C, kasak-kusuk langsung terdengar. Tim C sebagian besar diisi oleh anak-anak kelas 1 yang bertubuh kecil dan beberapa anak kelas 3 yang terkenal sebagai pemain cadangan abadi. Di atas kertas, Tim C adalah tim terlemah.

"Apes banget kita dapat si Velix," bisik seorang anak kelas 1 di sebelah Velix dengan wajah lesu.

Mendengar itu, Velix tidak tersinggung. Sikap serius dan fokusnya di dalam lapangan langsung aktif seiring ia melangkah masuk ke area pertandingan. Tatapan matanya mendadak berubah tajam, mengunci fokus pada bola yang diletakkan di titik putih tengah lapangan.

Tim C akan bertanding melawan Tim B terlebih dahulu.

Saat Velix berjalan mengambil posisi di lini tengah sebagai gelandang bertahan (defensive midfielder), sebuah notifikasi Sistem kembali muncul dengan warna emas yang menantang.

[Misi Utama Sektor Sekolah Terdeteksi!]

[Misi: Bawa Tim C memenangkan pertandingan internal pertama dengan Anda sebagai pemberi Assist atau Pencetak Gol.]

[Hadiah Misi: 20 System Points (SP) & Paket Hadiah Pemula (Membuka 1 Skill Acak Tier Perunggu secara gratis!)]

[Penalti Gagal: Tidak ada. (Misi opsional tingkat tinggi).]

Mata Velix melebar. Paket Hadiah Pemula? Membuka skill gratis?!

Poin SP-nya sekarang adalah 31. Jika ditambah 20 SP dari misi ini, totalnya menjadi 51 SP—hampir menyentuh angka 60 SP untuk membeli skill impiannya. Ditambah lagi ada bonus satu skill gratis. Ini adalah durian runtuh yang tidak boleh dilewatkan.

Velix mengepalkan tangannya erat-erat. Ketenangan mental pria dewasanya berpadu dengan gairah muda yang membara di dadanya.

"Tim terlemah, ya?" Velix bergumam pelan sambil menatap para pemain Tim B yang tampak meremehkan barisannya. "Mari kita tunjukkan pada mereka bagaimana cara kerja otak orang dewasa di lapangan sepak bola."

Peluit Pak Joko berbunyi nyaring. Prreeettt! Pertandingan seleksi resmi dimulai.

1
Riyanganz
semangat thor💪
Riyanganz
bagus 👍
Riyanganz
ringan ceritanya mengalir, semoga aja kedepannya ga boring ceritanya
Alia Chans
lanjut🌹✍️🤭
Wawan
Salam kenal buat Velix✍️
aldo
seru sekali 🙏🙏🙏🙏
aldo
ayo lanjut author 🙏🙏🙏🙏
aldo
lanjut author 🙏🙏🙏
NoxVeil
Ayok like dan komen guys biar tambah smngt up nya💪😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!