NovelToon NovelToon
Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:50.4k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Karena panggilan sahabatnya, yang telah bekerja di ibukota, Esther Valencia pun datang ke ibukota, untuk bekerja di perusahaan sahabatnya.

Siapa sangka, ia dijual sahabat yang ia percayai selama ini, kepada lelaki hidung belang di sebuah club malam.

Tubuh panas Esther menabrak tubuh seorang pria, saat ia melarikan diri dari kejaran pria hidung belang, yang bertepatan pria tersebut akan masuk ke dalam sebuah kamar.

Esther pun akhirnya menghabiskan cinta satu malam dengan pria asing, karena pengaruh obat yang diberikan sahabatnya ke dalam minumannya.

Bagaimana sikap Esther setelah ia sadar dari pengaruh obat, kalau ia telah tidur dengan seorang pria yang tidak ia kenal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 18.

Vera menutup wajahnya dengan tangannya, agar Jack tidak mengenali dirinya.

"Apa lagi yang kalian lakukan di rumah ku?!" tanya Jack dengan auranya yang mendominasi, memandang dingin satu persatu keluarga Edison.

Edison selalu merasa kesal dengan sikap dingin Jack, membuat ia sebagai Paman menjadi menciut kepada keponakannya sendiri.

Edison mencoba untuk tersenyum, walau ia sedikit gugup untuk menjawab Jack.

"Kami datang bermaksud baik, istri Williams mengenal istrimu! dia bilang perempuan yang telah menjadi istrimu itu penipu!!"

"Penipu?"

"Iya!!" Edison menganggukkan kepalanya.

"Aku mau dengar dari menantu Paman sendiri, memangnya dia mengenal istriku?!"

"Cepat katakan pada kakak ipar! kalau kamu mengenal istrinya, dan telah berbohong soal kehamilannya!!" Williams menghampiri Vera, dan mendesak Vera untuk bicara.

"Eh, i.. iya, ng.. a.. aku!" Vera seketika gugup.

"Nick! sepertinya aku mengenal perempuan itu! apa aku yang terlalu tajam penglihatannya, atau mulai rabun! coba kamu perhatikan wajah istri si Williams itu!!"

Kening Jack mengerut memandang wajah Vera, yang berupaya menghindari tatapan Jack mengenali dirinya.

"Benar! dia wanita yang pernah menipu anda, Tuan!" jawab Nick, begitu ia mengenali wajah Vera.

"Dia yang memasukkan obat ke dalam minumanku waktu malam itu!" Esther semakin menguatkan Nick dan Jack untuk mengenali Vera.

"Ohhh! jadi istrimu itu yang mengatakan, kalau istriku penipu? asal kamu tahu, ya! istrimu itu justru memperjelas, kalau bayi yang ada dalam perut istriku, memang benar benih ku! bukankah benar begitu, Nona?!" tanya Jack dengan nada yang terasa begitu dingin.

Tubuh Vera seketika gemetar, dan ia merasa sangat gugup sekali.

Sial! ternyata sepupu Williams, mantan Bos perusahaan tempat aku bekerja sebelumnya! bisik Vera.

"Jawab, Nona! kamu waktu itu mengaku-ngaku wanita yang tidur dengan Tuan Sebastian! ternyata anda berbohong!!" Nick memperjelas ingatan Vera.

"Apa?!!" mata Williams membulat tidak percaya, dan tangannya tanpa sadar mendorong bahu Vera dengan kasar.

Vera hampir saja jatuh, dan ia menjadi malu tiba-tiba di perlakukan Williams begitu kasar.

Charlotte tersenyum mendengar apa yang dikatakan Nick dan Jack, "Oh! ternyata menantu kalian yang penipu! Huh, lepar batu sembunyi tangan! kalian yang memelihara perempuan penipu!!"

"Vera! katakan! apa benar kamu itu pernah mengaku tidur dengan Jack? dan kamu yang memberi istri Jack obat pada minumannya??" Rachel tidak kalah lebih malu mengetahui, kalau istri putranya ternyata seorang penipu.

"Jangan-jangan bayi di dalam perutnya itu bukan milik Williams!!" sindir Charlotte.

Wajah Williams seketika memerah, dan langsung membentak Vera dengan kasar.

"Apa benar bayi dalam perutmu itu bukan anakku?! jawab!!"

"Tentu saja ini anakmu, Williams! apa kamu tidak ingin bertanggungjawab?!"

Vera membuat nada suaranya tercekat menahan tangis, dengan raut wajah yang terlihat kecewa memandang Williams.

Williams menjadi bersalah mendengar pertanyaan Vera, karena ia juga merasa sangat yakin, kalau bayi dalam kandungan Vera adalah benihnya.

Williams memegang tangan Vera, dan menggenggamnya dalam genggaman tangannya.

"Aku percaya! tapi, apakah benar kamu pernah menipu sepupuku, dengan berpura-pura telah tidur dengannya?"

"A.. aku!"

"Aku memberinya kompensasi sebesar seratus juta pada waktu itu! tapi setelah ku selidiki, ternyata dia teman istriku, barulah aku memahami kenapa istrimu itu berani menipu ku dengan berpura-pura menjadi gadis yang tidur malam itu denganku!!"

Jack menjelaskan lagi dengan detail, agar keluarga Pamannya itu seperti apa menantu mereka.

"Aku ingat! malam itu dia bersama dengan seorang pria dewasa, kalau mau tahu tanya saja pada lelaki itu! Vera ingin menjualku kepada laki-laki itu!!" Esther semakin dalam membeberkan sifat buruk Vera.

"Oh, iya! aku ingat dengan laki-laki yang mengejarmu malam itu!" Jack membenarkan apa yang dikatakan Esther.

"Esther! kamu jangan memfitnah ku!!" Vera menjadi panik, dan sangat marah pada Esther.

Vera menarik tangannya dari genggaman tangan Williams, dengan langkah cepat ia menghambur ke arah Esther.

Ia tidak perduli dengan perutnya yang membesar, pikirannya hanya ingin melampiaskan amarahnya pada Esther.

"Williams! kendalikan istrimu! jangan salahkan aku berbuat kasar padanya, kalau sampai dia menyentuh istriku!!!" bentak Jack dengan lantang.

Tangan Nick dengan cepat menghalangi Vera, yang akan mengayunkan tangannya memukul Esther.

"Aku sangat membencimu, Esther! aku menyesal sudah berteman denganmu!!!" jerit Vera, karena tidak dapat memukul Esther.

Esther memegang perutnya yang membesar, memandang Vera yang histeris, "Aku juga menyesal berteman denganmu! aku tidak menyangka, kamu ternyata punya sifat licik seperti ini! kalau aku tahu kamu memiliki hati yang jahat, aku tidak pernah ingin bersahabat denganmu!!"

"Kalau istrimu tidak ingin aibnya semakin kalian ketahui, sebaiknya bawa dia pulang, Williams!!" Jack memperingati Williams, untuk segera pergi meninggalkan rumahnya.

"Aku tidak akan pernah melepaskanmu, Esther! Bibimu juga mencarimu! dia sangat marah padamu! kamu keponakan tidak tahu diri, dan tidak tahu berterimakasih! dia ingin menuntutmu!!!" jerit Vera.

"Aku menantangnya menuntut istriku! aku yang akan menuntutnya karena melakukan tindak kekerasan kepada keponakannya!!" jawab Jack.

"Aaa... !! aku benci padamu, Esther! aku sangat benci!!!" Vera histeris mendengar jawaban Jack, yang begitu sangat membela Esther.

Dengan bantuan Nick, dan dua bodyguard Jack, bersama Butler, keluarga Edison di halau keluar dari kediaman Sebastian.

Setelah kepergian keluarga Edison, tiba-tiba Esther merasa perutnya tidak nyaman.

Karena emosinya yang terpicu oleh pertengkarannya dengan Vera, membuat tekanan darahnya naik, dan jantungnya terasa berdegup dengan kencang.

Tubuhnya pun terasa lemas, dan nyaris merosot jatuh ke lantai, kalau tidak reflek tangan Jack merangkul pinggangnya.

"Esther! Esther! kamu kenapa?!!" Jack begitu panik melihat wajah Esther yang pucat.

"Cepat bawa ke rumah sakit! cepat!!!" Charlotte tidak kalah lebih panik melihat Esther, yang kesulitan bernafas.

Dengan panik Jack menggendong Esther.

Bersama dengan Ibunya, Jack tidak sabaran bertemu dengan Dokter, setelah mereka sampai di rumah sakit.

"Dokter, tolong menantu saya! cepat, Dok!!!"

Charlotte menarik tangan Dokter, saat mereka melihat seorang di koridor rumah sakit saat mendorong ranjang Esther.

Brankar didorong masuk ke ruang periksa kandungan, dan Dokter kandungan segera menangani keadaan Esther.

Sementara Jack dan Charlotte begitu panik menunggu hasil dari pemeriksaan Dokter kandungan.

Lima belas menit kemudian.

"Keadaan Ibu bayi baik-baik saja, begitu juga dengan bayinya, istri Tuan hanya mengalami emosi yang berlebihan, sehingga jantungnya berdetak tidak normal, dan mengakibatkan tubuhnya menjadi lemas!"

Dokter memberitahu hasil pemeriksaannya, dan Jack pun bernafas dengan lega.

"Istri Tuan sedang hamil tua, sebaiknya jangan biarkan emosinya tidak stabil, akan sangat berpengaruh dengan bayinya, bisa memicunya melahirkan prematur!"

"Baik, Dok! saya mengerti!" jawab Jack.

Charlotte tersenyum senang menggenggam tangan Esther.

Rasa cemas dan paniknya hilang, mendengar diagnosa Dokter akan keadaan Esther.

Bersambung..........

1
💝F&N💝
ayo lanjut lagi
💝F&N💝
sukurin kalian semua. baru tau rasa kaaaaaan
kalian akan menyesal karena telah menindas esther. esther itu mungkin dan aku rasa sudah pasti adalah anak kalian yang hilang. tp malah kalian tindas gitu aja. tanpa mencari kebenarannya. bodoh kalian semua. benar benar bodoh. karena kalian terlalu mempercayai si vera itu. bodoh banget. knp kalian tidak mencari tau latar belakangnya keluarga vera. kalian langsung percaya hanya dengan sebuah kalung.

huh benar benar bodoh banget.

thor, ingin rasanya aku becek becek itu keluarga graciano
ardiana dili
lanjut
💝F&N💝
tuan muda, bersikaplah biasa saja dihadapan si vera itu.
ardiana dili
lanjut
Nifatul Masruro Hikari Masaru
semoga pembicaraan tadi kedengaran. biar gak lama 2 mereka manfaatin keluarga esther
Anita Rahayu
buat family veraanjing di penjara dan di hajar ama napi di dalam sel biar impas dan anaknya diadopsi sama fmily yg gk bisa punya anak dan baik ortunya biar gk ikutin jejak emak kakek dan neneknya😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈
💝F&N💝
untung ini......😅😅😅😅😅😅😅
👍👍👍👍👍👍 top markotop.
semangat💪💪💪💪💪💪
ayo lanjut lagi
💝F&N💝
hiiiiih, thor thor.
bikin gemreget saja ini orang. seandainya ini nyata, pasti itu orang sudah ku lempar sandal
💝F&N💝
dan lagian nyonya, kamu itu seorang ibu. apa gak ada perasaan sama esther. knp hatimu juga tertutup sama si pembohong vera itu.
💝F&N💝
gak yang tua, gak yang muda sama saja. kena bujuk si vera itu
💝F&N💝
hiiiiiih gemes sendiri sama si keluarga graciano itu.
knp jadi bodoh semua
💝F&N💝
tuh dengerin. kalung itu bukan kalungnya si vera. itu kalungnya esther yang dicuri sama vera.
dan kamu juga denger kan kalau si vera sudah punya anak.
💝F&N💝
barnard barnard, bodohmu itu cepat buang ke tengah laut sama. si vera itu bukan adik kamu. mending kamu itu menyelidiki semuanya. jangan sampai kamu sekeluarga menyesal nanti.
ardiana dili
up lagi kak
Talnis Marsy
ngakunya orang pintar CEO tapi kok pada bodoh ...sampai di sini tetap Vera yang unggul 😄..
Anita Rahayu
TINGGAL TES DNA DIAM DIAM BERES DAN LANGSUNG EKSEKUSI RATU SEGALA DEMIT YG DURJANAH😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈
💝F&N💝
esther itu adik kandungmu sendiri. karena yang punya kalung itu adalah esther yang di curi oleh vera.
benar benar ini orang


rasanya pingin tak becek becek kalian keluarga graciano.
💝F&N💝
bodoh kalian berdua. untuk menghilangkan keraguan kalian, knp kalian gak melakukan tes DNA secara diam diam.
benar benar orang kaya yang sangat bodoh.
begitu mudahnya kalian si tipu oleh orang yg baru saja kalian kenal.
bodoh bodoh bodoh
bodoh banget.
harusnya tu kalian menyelidiki dulu. jangan karena cuma sebuah kalung yg turun temurun trus kalian langsung percaya begitu saja.
partini
coba di lihat baik" biasanya anak itu kalau ga mirip ayahnya ya ibunya
masa iya kalian ga bisa bedakan aneh banget lah ini,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!