NovelToon NovelToon
Masalalu Yang Terulang

Masalalu Yang Terulang

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Time Travel / Dikelilingi wanita cantik / Murid Genius / Mengubah Takdir / Jujutsu Kaisen
Popularitas:133
Nilai: 5
Nama Author: YuniPus

Arka kembali ke masa lalu di saat kota kelahiran nya masih aman dan sebelum gerombolan monster menyerang, Arka dengan kisah cinta mengejar perempuan cantik dari anak tuan penguasa kota dan kisah arka mengubah masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YuniPus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18

Bab 18 – Ahli Inskripsi?

Malam perlahan-lahan datang menyapa, bulan bersinar terang, menutupi segala yang tersembunyi.

Tempat latihan.

Arya berjalan menuju tempat di mana ia bertemu Sekar untuk pertama kali. Menatap jauh ke depan, di bawah sinar bulan, Sekar berdiri dengan tenang. Tampaknya hari ini, ia begitu menarik dalam berpakaian, rambut hitam yang dibiarkan tergerai, bertabur dengan pita perak. Wajah putih mulus, alis ramping, elegan dan halus, dan ramping.

Ia dan Lestari tak dapat dibandingkan.

“Aku pikir kau tak datang?” kata Sekar melihat Arya.

“Bagaimana mungkin, aku adalah orang yang menepati janji.” Arya tersenyum, “Walaupun aku sibuk, aku harus tetap menyembuhkanmu.”

“Terima Kasih.” Balas Sekar berbisik, menundukkan kepalanya. Ia merasa begitu tersanjung.

Arya menundukkan kepalanya melihat ke arah Sekar. Pakaian Sekar terlihat menarik dibanding biasanya. Gaun putih sutra memperjelas figurnya yang ramping, gaunnya menjuntai hingga lutut dari bagian dada. Bentuk kaki yang ramping dan lembut dapat jelas terlihat.

“Seharusnya saat ini sudah mulai membaik.” Arya memegang kaki Sekar. Pergelangan kaki yang lembut, secantik kristal bening, halus dan mulus. Memar sedikit berkurang.

“Iya,” Sekar mengangguk. Hati yang penuh kekaguman pada Arya. Setelah dipijat, beberapa malam ini ia dapat tertidur pulas, tak seperti sebelumnya menahan rasa sakit.

Walaupun ia telah dipijat oleh Arya sebelumnya, namun saat Arya memegang kakinya, ia tak dapat menahan rasa malu di wajahnya.

Sementara Arya menolongnya, ia bertanya “Aku punya permintaan, aku harap kau dapat menolongku?”

“Tak masalah selama itu dapat aku lakukan.” jawab Sekar penuh ketulusan.

“Aku punya 10 ribu koin, aku ingin kau memerintahkan seseorang untuk membeli rumput Ungu Kabut di toko obat.” kata Arya.

“Rumput Ungu Kabut?” Sekar bingung dan bertanya, “Untuk apa?” jenis rumput itu sangat murah, biasanya digunakan untuk merokok. Sedangkan untuk yang kering dibakar sebagai kayu bakar, untuk mengusir serangga.

Rumput itu tidak sulit ditemukan dan sangat murah. Satu koin sudah cukup membeli dalam jumlah banyak. Setiap tahun, setiap rumah tangga membakarnya dengan jumlah yang tak terhitung.

Sedangkan sebagian untuk rokok, rumput ini tak memiliki kegunaan lain. Jadi, mengapa Arya membutuhkannya dalam jumlah yang banyak?

“Aku akan mempergunakannya.” kata Arya, alasan aku meminta bantuan Sekar melakukannya agar tidak terlalu mencolok. Arya tengah jadi bahan pembicaraan, oleh karenanya ia tak ingin orang curiga.

“Berapa banyak yang kau butuhkan?”

“Lebih banyak lebih baik, Aku ingin semua rumput yang ada di pasar.” kata Arya.

Sekar tetap tak mengerti, untuk apa sebanyak itu?

“Serahkan padaku, aku akan menggunakan uangku dulu, 10 ribu koin bukanlah masalah buat ku!” walaupun keluarga Sekar saat ini tidak dalam kondisi stabil, tapi mereka masih termasuk keluarga aristokrat. Sekar, sebagai salah satu anggota memiliki bakat yang luar biasa, tak memiliki kesulitan keuangan. Ia tak pernah membelanjakan uang, jadi ia memiliki tabungan, ia telah mengumpulkan ratusan ribu koin.

Arya berpikir sejenak dan mengangguk sambil berkata “Oke, kau akan memakai uangmu dulu, dan aku akan mengembalikannya dua kali lipat.”

“Tak perlu, jumlah itu tak seberapa.” tambah Sekar. Ia menyadari bahwa ia harus membantu Arya, setelah semua kebaikan yang begitu besar. Ia tetap tak tahu bagaimana bisa membalasnya, sejumlah koin tak sebanding dengan rasa syukur yang ia rasakan saat ini.

Setelah pijatan di kaki selesai, wajah Sekar memerah. Meskipun ini bukan pertama kalinya, memijat di daerah yang tak umum ia tetap merasa malu. Ia menundukkan kepalanya dan perlahan-lahan melepas kancing satu persatu. Hari ini, Sekar memakai pita merah muda di bagian dadanya, membuatnya semakin bersinar dan menarik. Samar-samar nampak bagian yang sedikit menonjol dan kulit putih mulus.

Pesona merah muda yang begitu menawan, begitu menantang. Arya segera mengalihkan pandangannya, fokus untuk memijat memar.

“Apakah kau meminum obat saat di rumah?” tanya Arya, kedua tangannya memijit memar tersebut perlahan-lahan ke seluruh bagian di sekitarnya. Memar perlahan mulai menyebar dan menghilang, sementara ia merasakan sosok yang begitu lembut.

“En,” wajah Sekar memerah, bersinar dan mempesona. Ia mengingat saat Arya membantunya merubah teknik kultivasi, dengan pandangan yang begitu serius, “Arya, sejak kau merubah teknik kultivasiku, kekuatanku menjadi lebih kuat. Aku merasa kau sangat pandai, walaupun tak ada yang menyadari bakatnya, namun saat hari di mana kau memperlihatkan bakatmu di depan umum, kau akan di elukan!”

Sekar melirik wajah tampan Arya yang membuatnya menjadi mabuk kepayang. Jauh di dalam hatinya yang kesepian dan sedih, karena saat hari itu tiba, ia tak akan berada di samping Arya lagi. Dengan banyaknya tekanan, Sekar berlatih begitu giat dalam beberapa hari.

Mendengar perkataan Sekar. Arya hanya tersenyum. Ia tahu bahwa Sekar sedang menyemangatinya. Setelah terlahir kembali, Arya begitu yakin. Ia tak pernah ragu bahwa ia akan berada di puncak kejayaan. Menjadi sosok terkuat yang pernah ada!

Arya begitu bersyukur dengan kepedulian Sekar.

Keluarga Keraton.

Aula Urusan Utama Tetua.

Urusan Utama Tetua dari Keluarga Keraton, Bambang, merupakan iblis petarung perak. Walaupun pencapaiannya tidak begitu tinggi, ia masih memiliki kedudukan di Keluarga Keraton karena Ia mampu mengatasi segala urusan yang menyangkut keluarga ini.

Setelah mendengar sebuah laporan, Bambang menampakkan aura kemarahan.

“Seorang murid dari kelas calon pendekar berani menantang Keluarga Keraton!” ia memperlihatkan emosi yang kejam, penjelasan Arya mengenai pola menyebabkan mereka dipandang buruk oleh keluarga lainnya. Dalam hal menghilangkan gunjingan tersebut, Bambang mengirim beberapa orang untuk menjelaskan ke keluarga lain.

Hal ini mempengaruhi urusan penting Keluarga Keraton, namun mereka tak dapat mengerjai Arya karena terdengar kabar bahwa sosok yang memiliki kekuasaan lebih tinggi menjaganya.

Beberapa hari kemudian, terdengar kabar lain, Arya menghajar Surya, keturunan langsung Keluarga Keraton.

“Bukankah tuan muda Surya akan mencapai peringkat perunggu bintang 1? Bagaimana ia bisa dikalahkan oleh Arya?” bingung, Bambang menatap ke arah pesuruh.

Pesuruh itu dapat merasakan ekspresi dingin Bambang, yang mengirim rasa dingin hingga menembus tulang belakang, sebelum berkata, “Aku tak begitu yakin. Tuan Muda berkata bahwa kekuatannya di atas Arya, namun tak tahu sihir iblis yang digunakan Arya untuk mengalahkannya.”

Mendengar perkataan bawahannya, Bambang mengerutkan dahi. “Sihir iblis? Ia mungkin tak begitu cakap dibanding yang lain dan mencari alasan atas kekalahannya, namun seberapa kuat seorang siswa dari kelas calon pendekar? Mungkin belum peringkat perunggu 1 bintang”.

“"Urusan Utama Tetua, haruskah kami melaporkan hal ini pada Tuan Rumah?”

“Tidak, hal ini tak boleh diketahui olehnya. Tuan Rumah sedang berusaha untuk meningkatkan peringkatnya. Selama ini tak mempengaruhi keberlangsungan keluarga ini, maka tak perlu ia mengetahuinya.” pikiran Bambang, Arya tak akan melakukan tindakan ke Keluarga Keraton, “Apakah kau tahu keluarganya?”

“Ya, kami telah memeriksanya, Keluarga Tanda Surgawi!”

“Keluarga Tanda Surgawi? Heh heh, bagaimana seorang keluarga terpandang biasa menantang kami, keluarga terhormat? Anak bodoh ini mungkin tak sengaja menemukan pola asli inskripsi dan tak sabar ingin pamer.” pikir Bambang. Tak mungkin kami membuang waktu dengan keluarga ini, jika ia mengirim seseorang untuk membungkam keluarga Arya, keluarga lain pasti akan mengetahuinya dan Keluarga Keraton akan nampak sebagai pecundang, “Biarkan tuan muda Bima memberinya pelajaran, jika beberapa remaja memiliki konflik dan berkelahi di sekolah, hal itu dapat dimengerti!”

Pesuruh Bambang segera mengerti maksud di balik perkataan itu. Bima telah berada di tingkat iblis petarung perak bintang 1. Kekuatannya cukup menangani Arya.

Bambang berkata “Badai yang menyebabkan hal ini belum berakhir, tunggulah beberapa saat. Berikan ia sedikit waktu, lalu biarkan tuan muda Bima bertindak!” Ia tak dapat membiarkan masalah ini jadi bahan perbincangan.

“Ya!”

Di gedung pemimpin kota, di ruangan Lestari yang begitu indah hiasannya.

Di depan sebuah meja, kepala Lestari menunduk untuk meneliti sesuatu. Tiba-tiba ia berhenti, mengerutkan dahi. Ia telah mencoba menemukan pola yang digambar oleh Arya di buku kuno namun ia tak menemukan satupun.

Di mana Ia menemukan pola ini?

Beberapa saat kemudian, seorang wanita cantik mengenakan kudung biru masuk.

“Nona, ada masalah apa Anda memanggilku?” wanita cantik yang telah menikah itu tersenyum ramah.

“Bibi Ayu, Anda adalah ahli inskripsi, apakah Anda tahu bentuk asli pola ini?” tanya Lestari sambil menatap wanita itu.

Ayu menatap kertas di depan Lestari, matanya menatap penuh kekaguman dan bertanya, “Nona, di mana Anda mendapatkan ini, aku tak pernah melihat sebelumnya”

“Bahkan bibi tak pernah melihatnya?” Lestari terkejut. Ayu merupakan ahli inskripsi! Bahkan ia tak pernah melihatnya, apakah ini hanya pola acak?

“Terlihat seperti , namun di saat yang sama tak sama. Ini terlihat lebih kuat. ” Ayu membuat beberapa gerakan tangan di pola tersebut, dan berkata, “Ini adalah garis yang sempurna, tak yakin ahli yang dapat melakukannya. Aku mengaku kalah. Dapatkah aku bertemu ahli inskripsi ini?”

“Arya adalah ahli inskripsi? Bagaimana mungkin? Ia tak dapat menjadi seorang ahli di usianya!” Lestari mengingat saat Arya mengambil pena dan mulai membuat beberapa garis, menggambarnya, ia menjadi begitu bingung!

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!