NovelToon NovelToon
Ketika Dukun Bertindak

Ketika Dukun Bertindak

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Pernikahan Kilat
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Gledekzz

🍂🍂🍂🍂🍂

Napas gadis itu hangat menyentuh lehernya. Bulu mata Yura tampak basah, alisnya berkerut seolah tengah menahan sesuatu bahkan dalam keadaan tidak sadar.

"Tolong…" suara Yura terdengar lirih, matanya tetap terpejam. "Siapa pun… tolong aku…"

Langkah Alexa terhenti.

"Aku sudah membuat masalah besar… aku malu… seharusnya aku tidak melakukan itu…" gumam Yura terputus-putus. "Sampai Pak Bos mengira dia menyukaiku… padahal itu akibat ajimat… aku salah meletakkannya."

Tubuh Alexa menegang.

🍃🍃🍃🍃🍃

Next.... 👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gledekzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terbongkar

...🍂🍂🍂🍂🍂🍂...

Mobil hitam itu berhenti perlahan di depan deretan rumah yang diterangi lampu temaram. Mesin masih menyala saat sopir menurunkan kecepatan hingga benar-benar berhenti.

"Kita sudah sampai, Tuan, Nona," ucap sopir pelan.

Yura tersentak dari lamunannya. Ia menoleh singkat ke arah Alexa, ragu sejenak, lalu membuka pintu tanpa banyak bicara.

"Terima kasih, Pak," ucapnya singkat dengan suaranya terdengar lebih datar.

Alexa hanya mengangguk sekali.

Yura turun, menutup pintu dengan hati-hati, lalu melangkah mundur selangkah sebelum membungkuk kecil sebagai pamit. Setelah itu, tanpa menoleh lagi, ia berjalan menuju pintu masuk.

Namun tatapan Alexa belum berpaling.

Dari balik kaca mobil, pandangannya mengikuti Yura yang melangkah pelan, seolah setiap pijakan membutuhkan perhitungan.

Gadis itu tampak rapuh dari belakang, dan terlalu kecil untuk menanggung semua kekacauan yang tanpa sengaja ia ciptakan sendiri.

Tatapan Alexa kemudian terangkat.

Ke lantai atas.

Di sana, di bawah cahaya lampu koridor yang redup, dua sosok berdiri cukup dekat. Terlalu dekat untuk sekadar berbincang biasa.

Alexa menyipitkan mata.

Pria itu… ia mengenalinya.

Rendra.

Dan wanita di hadapannya wanita yang sama. Wanita yang pernah ia lihat bersama Rendra di depan toko roti, saling menyentuh tanpa sungkan. Sekarang mereka kembali berdiri berdampingan. Lebih dari sekadar akrab.

Sudut rahang Alexa mengeras. Pandangannya tajam, mengamati cara Rendra condong sedikit ke arah wanita itu, cara wanita itu menunduk sambil memegang lengannya sendiri.

"Jalan," ucap Alexa akhirnya, suaranya rendah.

Sopir tidak bertanya. Mobil kembali melaju, meninggalkan bangunan itu perlahan, seolah ikut membawa serta sesuatu yang tak terucap.

Dari kaca belakang, Alexa masih sempat melihat Yura masih menaiki anak tangga dengan sangat hati-hati. Setiap langkahnya pelan, nyaris tanpa suara.

Seolah gadis itu sedang berjalan di atas pecahan kaca.

................

Yura menahan napas sejak kaki pertamanya menginjak anak tangga. Ia melangkah setipis mungkin, menjaga agar bunyi sepatunya tidak menggema. Di lantai bawah, nenek dan Rendra biasanya sudah tertidur pada jam segini.

Ia tidak ingin membangunkan siapa pun.

Dari luar, wajahnya tampak tenang. Namun di dalam kepalanya, pikirannya berlarian tak beraturan. Ia harus segera berbicara dengan Rose. Malam ini juga.

Yura hampir mencapai belokan tangga ketika langkahnya terhenti. Terdengar suara pelan, namun cukup jelas di keheningan malam.

"Aku tahu," suara itu terdengar berat, tertahan, "Kau sangat khawatir dengan Yura. Tapi kau tidak bisa memilih lagi."

Yura membeku.

"Itu sudah tidak mungkin," lanjut suara itu. "Perutmu sudah berisi anak kita."

Jantung Yura seolah berhenti berdetak.

"Aku akan menikahimu," suara itu terdengar lebih tegas kini. "Aku tidak ingin kau dan anak kita terus memikirkan orang lain. Kita sudah lama berpacaran. Sampai kapan kita harus bersembunyi, sementara perutmu semakin hari semakin membesar?"

Itu suara Rendra.

Tangan Yura refleks menutup mulutnya. Napasnya tercekat. Perlahan ia mengintip dari balik dinding tangga. Dan apa yang ia lihat membuat dunia di sekitarnya seolah runtuh.

Rendra berdiri di hadapan Rose.

Rose menunduk, kedua tangannya saling menggenggam di depan perutnya. Wajahnya pucat, namun matanya berkaca-kaca.

Hamil.

Kata itu menggema keras di kepala Yura.

Dadanya terasa sesak. Pandangannya mengabur. Air mata menetes begitu saja tanpa bisa ia cegah.

Rose, salah satu orang yang paling tahu perasaannya pada Rendra. Orang yang selama ini mendukungnya, bahkan memberi ide untuk datang ke dukun, memakai ajimat, melakukan hal-hal bodoh demi membuat Rendra menyukainya.

Ternyata…

Semua itu.

"Aku tidak bisa…" suara Rose terdengar gemetar.

Namun kalimat itu terputus. Mata Rose terangkat. Tatapan mereka bertemu.

Wajah Rose seketika memucat. Bibirnya bergetar, seolah ingin mengatakan sesuatu namun tak satu pun kata berhasil keluar.

Rendra menyadari perubahan itu. Ia mengikuti arah pandang Rose.

Dan melihat Yura yang tengah berdiri di anak tangga dengan mata merah dan air mata yang masih mengalir.

Yura tidak menunggu penjelasan. Ia berbalik dengan langkahnya cepat, nyaris berlari menuruni tangga.

"Yura, tunggu!" suara Rose menyusul panik.

Langkah kaki tergesa terdengar di belakangnya. Rose mengejar, diikuti Rendra.

"Yura, tunggu!" Rose berhasil meraih tangan Yura, jari-jarinya mencengkeram pergelangan itu dengan putus asa.

Yura berhenti. Tubuhnya gemetar.

"Lepaskan," ucapnya pelan namun tegas. Tanpa menoleh, ia melanjutkan dengan suara tertahan, "Kau tahu… aku belum mampu mengendalikan emosiku saat ini." suaranya bergetar, namun tidak pecah. "Beri aku waktu."

Rose terdiam. Tangannya perlahan melemah. Akhirnya ia melepaskan pegangan itu tanpa sepatah kata pun.

Yura tidak menoleh lagi.

Ia melangkah pergi, meninggalkan mereka di sana dengan mengetahui adanya rahasia, pengkhianatan, dan luka yang malam ini terlalu berat untuk ia tanggung.

Langkah Yura menghilang di ujung koridor, meninggalkan keheningan yang jauh lebih menyakitkan daripada pertengkaran mana pun.

Rose masih berdiri di tempatnya. Tubuhnya kaku. Jemarinya gemetar saat perlahan menutup wajahnya sendiri, napasnya tersengal, seolah dadanya terlalu sempit untuk menampung rasa bersalah yang tiba-tiba membanjir.

"Ini bukan seperti yang kau pikirkan…" gumam Rose lirih.

Rendra menghela napas panjang. Wajahnya menegang, rahangnya mengeras. Ia mengusap rambutnya dengan gerakan kasar. "Kau lihat sendiri reaksinya," ucapnya rendah. "Kita sudah terlalu lama menunda ini."

"Aku tahu," sahut Rose cepat, suaranya bergetar. "Aku hanya… aku tidak menyangka dia akan tahu dengan cara seperti ini."

"Kau berharap apa?" Rendra menatapnya tajam. "Bahwa dia tidak akan pernah tahu? Bahwa kita bisa terus bersembunyi selamanya?"

Rose menggeleng lemah. Air mata jatuh, membasahi pipinya. "Aku hanya ingin melindunginya. Dia sudah terlalu banyak berharap. Aku takut… aku benar-benar takut menghancurkannya."

Rendra melangkah mendekat setengah langkah. Nada suaranya meninggi, namun tertahan emosi. "Dan menurutmu, membiarkannya mengejar sesuatu yang sejak awal tidak pernah mungkin, itu bukan menghancurkan?"

Rose terdiam.

Tangannya refleks bergerak menutupi perutnya, seolah mencari pegangan.

"Sekarang ini bukan lagi soal dia saja," lanjut Rendra, suaranya lebih pelan namun tegas. "Kau, aku, dan anak kita. Dan aku tidak akan terus hidup di dalam kebohongan."

Rose terisak kecil. "Aku mencintaimu… tapi aku juga mencintai Yura sebagai sahabatku."

"Itulah masalahnya," potong Rendra pelan. "Kau tidak bisa menyelamatkan semua orang."

Rose memejamkan mata. Napasnya tersangkut di dada, tidak sampai menjadi tangis, tidak juga bisa kembali tenang.

Kata-kata itu tidak diucapkan dengan marah, namun justru karena itulah ia terasa lebih berat.

Ia berdiri di sana, dengan perut yang semakin nyata, cinta yang terbelah, dan satu kebenaran yang tak lagi bisa ditunda.

Rose akhirnya mengerti, ada luka yang tidak bisa dihindari, dan ada keputusan yang, seberapa pun ingin ditunda, tetap harus diambil.

1
Eva Karmita
ya Tuhan Alexa mulutmu ngk ada romantis"nya selalu saja nyelekit bikin sakit hati.... hayoo tanggung jawab tu di Yura sampai berdarah mulai luka tak kasat mata sampai luka yg benar nyata 💔💔🥺😏
IG : Gledekzz97
Like dan komentarnya jangan lupa ya manteman. Soalnya saya butuh semangat🥰🙏
ari sachio
ASTOGE NAGEEEE....SARAP EMANG NI MAKLUK ATU.KELAINAN PARAHBEMANG.....tp seru juga nich klo rose berubh haluan mengejar alexsa d membuang rendra si b**** .
ak g sabar rose kebuka topengy d dipermalukan alexsa....dan....rendra ahhhh....mgkn akn lbh dr menyesal mgkn..
untung dr awal alexsa sdh pernah melihat rose dg rendra
Eva Karmita
dasar teman setan ngk punya otak kamu Rose 👊 ku tunggu penyesalan mu Rendra yg udah berpikir tentang Yura yg tidak"
Eva Karmita
kasih vote untuk Yura 🔥💪🥰
IG : Gledekzz97: Makasih, Mak🙏🥰
total 1 replies
Eva Karmita
astaga Yura tu babang Alexa merasa kan apa yg kamu umpat kan untuk nya 🤣🤣🤣🤣
IG : Gledekzz97: uummhh🤣
total 1 replies
Eva Karmita
bela terus Ren ibu dari calon anak" mu itu hingga suatu hari nanti kamu tau seperti apa sikap wanita yang kamu cintai itu keluar busuknya dan saat itu baru penyesalan mu sia" ...
ari sachio
ohhh ternyata rani dah tau klo rose asliny kek bunga bangkai....tp tenang aj...alexsa g sebodoh it di manipulasi oleh bunga bangkai berwujud mawar indah berseri sepanjah hari. y g thor....🤭
ari sachio: klo g tau y dikasih taulah thorrr 😁😁😁😁
total 2 replies
Eva Karmita
otww menuju halal ini 🥰😅
IG : Gledekzz97: Maaf mak, kehabisan🙏😁
total 3 replies
ari sachio
kannn....kannnn....benerrrr .....kannnn....yura kesamber doble gledeks beneran...othor sihhh....ayo yur....saber balik othory....pagi2 bangun tidur dikasih durian runtuh tp jatuhny ke kepala....peningy g ilang2 ke bauny y yur😅😅😅😅
ari sachio: 😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅
total 2 replies
IG : Gledekzz97
bantu like² ya kakak-kakak, terimakasih🙏
ari sachio
sepertinya akan ada pernikahan alexsa d yura deket2 ini.kira2 yura gmn y klo bosy nekad😁😁😁
IG : Gledekzz97: 🤣🤣🤣ampun dah..
total 3 replies
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
IG : Gledekzz97: 💪💪 semangat
total 1 replies
Eva Karmita
luka tapi tak berdarah ....💔💔
tega ya kamu Rose kamu dukung kamu kasih support Yuna dgn ide" gilamu se-olah" kamu sahabat yg terbaik yg mendukung Yuna dan tidak tahunya kamu lah musuh dalam selimut merendahkan diri Yuna dgn macam" cara dgn kedok kasihan dan tidak tega 😤😏 Rose kamu tu manusia paling munafik untuk apa berbohong demi apa Rose kalau kamu sendiri sering main kuda"an dgn Rendra 🤮😩 kamu jahat orang seperti mu tidak pantas disebut sahabat di depan so mendukung tapi di belakang menusuk hati sampai ke tulang" kejam 👊🥺
ari sachio
astogò....astogooooooo....ternyatahhhhh....lbh dr sakit y thor....g kebayang aku punya temen macam rose....mending ak lgsng tutup buku kubakar bukuny lari ke kamar beresin barangku minggat deh....jauh2 dr org2 it beserta tempa it.antara malu,bersalah d benci krn dibohongi.ku yakin tuklo di dunia nyata sakity g bkl ilang2 .krn merasa terhina tmn sndiri malah dgn santaiy menjerumuskan yura tuk jd pecalakor( perebut calon laki org d it tmn sdri)d it lg tmny mpe udh hamil trs yuray g taukrn g diksh tau ?......g nyangka y yur...ad temen yg bgtu....sungguh TERLALU.langsung RESIGN aj km jd tmn mereka g ush minta paklaring ke mereka🤭🤭🤭
IG : Gledekzz97: cusss, angkut💃💃
total 1 replies
ari sachio
yura mending km dpt bos km yg g pya pasangn drpd ama asisteny .dia it dah pya pasangn (temen km sdri) .km akn lbh sakit hati lg krn merasa bersalah ma tmn km klo km terus perjuangin cintamu yg bertepuk seblh tgn itu.jelas2 laki2 yg km suka itu g ada rasa ama km yur
ari sachio
pada dasarny emang alexsa udah ada rasa ama km cm .mksdy rasa tertarik d penasaran krna sikap km yg menurut dia hya km yg sprti it pdnya.jd menurutku pelet it sih g mempan ama alexsa.cm y dia biasany pake bau2an yg mehong tiba2 dpt wangi2an orang mnengh kebawah yg emang biasanya hanya dipake org tertentu aj jd ...menurut dia mgkn wangiy unik d bikin tenang😁😁😁😁.jd klo nanti isi botol it habis mgkn dia akn tetap seperti itu sikapny pdmu cantik...
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
Eva Karmita
ceritanya bagus semangat otor 💪🥰
IG : Gledekzz97: makasih mak🙏🥰
total 1 replies
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
IG : Gledekzz97: Iya mak🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!