NovelToon NovelToon
ALVEGAR

ALVEGAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Cintapertama
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: yunie Afifa ayu anggareni

Di balik tembok gedhe SMA Dirgantara, ada lima cowok paling kece dan berkuasa yang jadi most wanted sekaligus badboy paling disegani: ALVEGAR. Geng ini dipimpin Arazka Alditya Bhaskara, si Ketua yang mukanya ganteng parah, dingin, dan punya rahang tegas. Pokoknya dia sempurna abis! Di sebelahnya, ada Rangga Ananta Bumi, si Wakil Ketua yang sama-sama dingin dan irit ngomong, tapi pesonanya gak main-main. Terus ada Danis Putra Algifary, si ganteng yang ramah, baik hati, dan senyumnya manis banget. Jangan lupa Asean Mahardika, si playboy jago berantem yang hobinya tebar pesona. Dan yang terakhir, Miko Ardiyanto, lumayan ganteng, paling humoris, super absurd, dan kelakuannya selalu bikin pusing kepala tapi tetep jago tebar pesona.

AlVEGAR adalah cerita tentang cinta yang datang dari benci, persahabatan yang solid, dan mencari jati diri di masa SMA yang penuh gaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yunie Afifa ayu anggareni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: perang media sosial dan rencana rahasia

Setelah pengusiran Siska, Maura mengira segalanya akan membaik. Namun, dunia digital jauh lebih kejam daripada yang ia bayangkan. Sebuah akun anonim bernama @DirgantaraTruth mengunggah foto-foto insiden di gerbang dengan narasi yang sangat menyudutkan.

"Settingan atau Realita? Sumber terpercaya menyebutkan bahwa drama penyerangan Maura oleh geng motor adalah skenario buatan Maura sendiri untuk menarik simpati Arazka dan mengamankan posisinya di ALVEGAR. Siapa yang sangka si Ketua OSIS bisa selicik ini?"

📱 Serangan Netizen

Maura menatap layar ponselnya dengan tangan gemetar. Komentar-komentar di bawah unggahan itu sangat pedas.

"Gue udah curiga, masa cewek se-kutu buku Maura bisa ngalahin anak geng motor?" tulis salah satu akun.

"Pantesan Arazka langsung meluk, ternyata kena jebakan batman," sahut yang lain.

"Jangan dibaca, Maura," Arazka tiba-tiba merampas ponsel dari tangan Maura saat mereka sedang di markas ALVEGAR.

"Tapi itu fitnah, Arazka! Mereka nggak tahu apa-apa!" Maura berdiri, emosinya meluap.

"Gue tahu. Dan gue nggak akan biarin akun sampah itu ngerusak reputasi loe," ujar Arazka tenang. Dia menoleh ke arah Rangga. "Gimana, Rangga? Udah dapet?"

Rangga memutar kursi kerjanya. "Akun itu menggunakan VPN berlapis dan enkripsi tingkat tinggi. Ini bukan kerjaan siswi biasa seperti Siska. Ini dilakukan oleh profesional."

🕵️ Rencana Rahasia: "The Trojan Horse"

Arazka menyeringai licik. "Kalau mereka mau main kotor, kita main lebih kotor lagi. Maura, loe siap akting lebih jauh?"

Maura mengerutkan kening. "Maksud loe?"

"Besok, kita bakal pura-pura berantem hebat di depan umum. Gue bakal pura-pura termakan isu itu dan loe bakal pura-pura depresi," jelas Arazka. "Kita kasih mereka apa yang mereka mau: kehancuran hubungan kita."

"Terus tujuannya apa?" tanya Miko bingung. "Masa Ketua sama Maura beneran mau bubar?"

"Ini umpan," sahut Asean yang mulai paham. "Saat kita kelihatan lemah dan hancur, dalang di balik semua ini pasti bakal muncul buat 'merayakan' kemenangannya atau bahkan mencoba mendekati Arazka."

Keysha mengangguk setuju. "Musuh biasanya muncul saat kita berada di titik terendah."

🎭 Panggung Sandiwara Dimulai

Keesokan harinya di koridor utama saat jam istirahat, rencana dijalankan.

"GUE GAK NYANGKA LOE SELICIK ITU, MAURA!" teriakan Arazka menggema di seluruh penjuru koridor, membuat ratusan siswa berhenti beraktivitas.

Maura tampak menangis (hasil dari olesan minyak angin di bawah matanya). "Arazka, dengerin dulu! Itu semua fitnah!"

"Fitnah? Buktinya udah jelas di media sosial! Loe cuma manfaatin gue buat popularitas OSIS, kan?!" Arazka membanting buku ke lantai dengan keras. "Gue nyesel pernah percaya sama loe. Perjanjian kita... SELESAI!"

Arazka berbalik pergi dengan langkah kasar, meninggalkan Maura yang terduduk lemas di lantai sambil menutup wajahnya. Fanila dan Kinara langsung berlari menghampiri Maura, berpura-pura menenangkan (meski Fanila hampir tertawa melihat akting Miko yang pura-pura syok di belakang).

"Mampus... Arazka beneran murka," bisik para siswa yang menonton.

🐍 Sang Dalang Muncul

Di saat Maura sedang "menangis" di bangku taman belakang sekolah yang sepi, seseorang mendekat. Langkah kakinya terdengar elegan. Maura tetap menunduk, menunggu umpan dimakan.

"Maura... kasihan banget kamu," ujar sebuah suara perempuan yang sangat tenang dan dewasa.

Maura mendongak dengan mata sembab. Di depannya berdiri Clarissa, alumni berprestasi yang juga mantan pacar kakak kelas Arazka yang dulu sangat berpengaruh. Clarissa saat ini sering berkunjung ke sekolah sebagai mentor debat.

"Kak Clarissa?" bisik Maura.

"Arazka memang orangnya temperamental. Dia nggak pantas buat cewek secerdas kamu," Clarissa duduk di samping Maura, mengusap bahunya. "Kenapa kamu nggak gabung sama aku aja? Aku punya cara buat 'ngebersihin' nama kamu, asalkan kamu mau kasih aku akses ke dokumen internal ALVEGAR yang sedang Arazka kelola."

Maura terdiam. Ketemu. Dalangnya bukan siswi, tapi orang luar yang ingin menjatuhkan kekuasaan ALVEGAR melalui Maura.

Maura meraba mikrofon kecil yang tersembunyi di balik kerah seragamnya. Di sisi lain sekolah, Arazka yang mendengarkan melalui earpiece bersama Rangga, menyeringai tajam.

"Kena loe," bisik Arazka.

TO BE CONTINUED

1
Anggi Anggara
semanagtt💪
Anggi Anggara
masih baru dan blum banyak yang baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!