NovelToon NovelToon
FROZEN DAWN

FROZEN DAWN

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Romansa Fantasi / Kutukan
Popularitas:416
Nilai: 5
Nama Author: Noulmi

Krystal, reinkarnasi Naga Es yang melupakan 98 kehidupan lamanya, tumbuh menjadi putri terbuang Kekaisaran Aethermoor. Dibuang ke Istana Aquamarine sejak usia tiga tahun oleh ibu yang dimanipulasi sihir, ia ditemani Mira dan dilindungi Eros—Dewa Nafsu yang menjadikannya calon istrinya. Kecantikannya memikat, namun hatinya rapuh akibat trauma penolakan. Ia membangun Proyek LadyBug untuk menghancurkan Ratu Seraphina dari dalam, merekrut para jenius terbuang sebagai senjata rahasia. Ketika Eros menolaknya demi kesucian, egonya hancur; ia nekat memeluk Hyal hingga batuk darah, menyadari racun berkat sang kakaklah yang menyiksanya. Kini di tanah Herkimer, Krystal bangkit—lebih dingin, lebih licik, dan bertekad menggulingkan takhta dengan tangannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noulmi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Selama belasan tahun, Krystal hidup dalam siksaan batin yang luar biasa. Ia mengira dirinya adalah kesalahan. Ia mengira penolakan dari ayahnya, tatapan dingin dari Hyal, dan pengabaian dari Felix adalah karena dirinya yang cacat—sebatang 'bunga hiasan' yang tidak berguna tanpa setetes pun bakat sihir. Setiap malam purnama saat tubuhnya menjerit kesakitan karena demam misterius, ia selalu bertanya-tanya dosa apa yang telah ia perbuat hingga keluarganya sendiri memperlakukannya lebih rendah daripada pelayan istana.

Namun sekarang, kebenaran itu terparang di depannya. Kebencian belasan tahun itu bukanlah kesalahannya. Semuanya hanyalah rangkaian benang sihir hitam yang keji, yang ditenun secara sengaja oleh wanita yang melahirkannya demi sebuah ambisi takhta absolut.

"Jadi..." Krystal bersuara, memecah keheningan yang menyesakkan. Suaranya tidak meledak dalam amarah, melainkan terdengar sangat pelan, dingin, dan bergetar oleh rasa ngeri yang mendalam. "Selama ini... aku menahan semua rasa sakit itu sendirian hanya karena ego wanita itu?"

Mira yang berdiri tak jauh di belakangnya langsung memeluk sahabatnya. Krystal menarik napas panjang, mencoba mengusir rasa sesak yang tiba-tiba mencekik tenggorokannya. Perlahan, sudut bibirnya terangkat, membentuk sebuah senyuman tipis, senyuman yang lahir dari kehancuran ilusi masa lalu—sebuah senyuman yang menandakan bahwa sisa-sisa rasa hormat dan kasih sayangnya sebagai seorang anak terhadap Ratu Seraphina telah mati, terbakar habis hingga menjadi abu.

Krystal kini bertekad untuk menghancurkan ibunya—Ratu Seraphina—dengan kedua tangannya sendiri. Lampu minyak di ruang baca Istana Aquamarine menyala terang malam itu. Di atas meja besar yang biasanya kosong, kini berserakan sketsa desain gaun, katalog batu permata, dan peta jalur perdagangan ibu kota. Krystal memimpin rapat darurat bersama Eros dan Mira. Pengakuan Felix membuat mereka harus bergerak cepat, namun dengan cara yang tidak akan memicu kecurigaan Ratu Seraphina.

"Tiga bulan," ujar Krystal sembari mengetuk meja dengan kuas lukisnya. "Itu waktu yang diberikan Eros pada Felix. Kita akan menggunakan waktu ini untuk menguras aset terbaik kekaisaran dari dalam, menggunakan hal-hal yang paling kukuasai: pesta topeng, butik, perhiasan, dan informan."

Mira mencondongkan tubuhnya, matanya berbinar. "Maksudmu, kita akan membangun jaringan di bawah hidung Ratu?"

"Benar," Krystal tersenyum licik. "Selama ini mereka menganggapku sebagai putri lemah dan tak berdaya. Kita manfaatkan itu. Aku akan mendirikan "***LadyBug***", Butik Modiste dan toko perhiasan termewah di ibu kota, untuk para bangsawan dan menteri akan berkumpul di sana untuk bergosip. Di situlah para informan kita yang menyamar sebagai pelayan butik akan menyerap semua rahasia politik mereka."

Krystal beralih menatap Eros, mencoba mengabaikan debar jantungnya yang sempat tidak beraturan saat pria itu menatapnya lekat. "Dan puncaknya adalah pesta topeng eksklusif. Di balik topeng, semua orang kehilangan identitasnya. Itu tempat terbaik untuk bertukar informasi sensitif tanpa meninggalkan jejak."

"Lalu, apa tujuan akhir dari semua bisnis ini, Rys?" tanya Mira penasaran.

"Kita tidak hanya mencari informasi, Mira. Kita akan menyaring orang-orang berbakat di kekaisaran—dan membangun Guild beserta pasukan bayangan, tentu saja kita akan bergerak di wilayah Biov agar pergerakan kita tidak bisa diusik oleh Kekaisaran" jelas Krystal penuh tekad.

Eros yang sejak tadi menyimak dengan menyandarkan punggungnya di dinding, perlahan menegakkan tubuh. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman bangga.

Strategi Krystal sangat cerdas; memindahkan para penggerak ekonomi dan otak kekaisaran ke wilayah Biov secara perlahan akan membuat kekaisaran Seraphina rapuh dari dalam tanpa perlu meletuskan satu peluru pun.

"Rencana yang sangat anggun untuk seorang putri yang sedang mengumpulkan kekuatannya," puji Eros, suaranya yang rendah membuat Krystal salah tingkah seketika. "Wilayah Biov akan membuka pintu perbatasan selebar-lebarnya untuk menampung orang-orang pilihanmu, Rys. Ayah pasti akan sangat senang melihat putri kesayangannya menjadi kuat."

Mira mengangguk penuh semangat. "Aku akan mengurus perekrutan informan awal dari gadis-gadis desa yang kita kenal, mereka sangat pandai memilah rumor!"

Krystal menyeringai, sebuah binar penuh gairah yang sudah lama tidak terlihat kini memancar dari sepasang mata birunya. Ia mengetuk peta ibu kota di atas meja dengan ujung jemarinya.

"Eros, Mira, ayo kita berpetualang mencari mereka," cetus Krystal penuh semangat. Otaknya langsung memutar kembali memori masa lalu, mengingat nama-nama orang berbakat yang pernah ia temui secara tidak sengaja saat ia menyamar dan berjalan-jalan di sudut-sudut tersembunyi ibu kota kekaisaran.

Krystal menopang dagunya, menatap kedua sahabatnya bergantian. "Kita tidak akan menggunakan sihir teleportasi. Kita akan pergi menggunakan kereta kuda biasa. Hanya kita bertiga saja."

Mira terbelalak, hampir tersedak teh sorenya. "Rys? Apa kau sadar apa yang kau rencanakan?!"

"Ke ibu kota menggunakan kereta kuda tanpa teleportasi..." Eros menyahut, melipat kedua tangannya di dada sambil menatap Krystal dengan pandangan tak habis pikir. "Jika digabungkan dengan waktu istirahat di sepanjang jalur perbatasan, perjalanan itu bisa memakan waktu satu bulan, Rys."

"Justru itu poin utamanya!" Krystal bangkit dari kursinya, berjalan menuju jendela yang menghadap ke laut lepas. "Jika aku tiba-tiba mendirikan butik besar dalam semalam menggunakan sihir atau teleportasi, mata-mata Seraphina akan langsung curiga dari mana bunga hiasan sepertiku mendapatkan koneksi secepat itu. Tapi jika aku menghilang selama sebulan dengan alasan 'pergi berlibur dan menghamburkan uang ke pinggiran kota karena stres setelah insiden perjamuan', Seraphina akan menganggapnya sebagai tindakan kekanak-kanakan yang wajar."

Krystal berbalik, menatap Eros dengan senyum provokatifnya. "Lagipula, selama satu bulan perjalanan itu, kita bisa menyambangi desa-desa perbatasan secara perlahan, merekrut orang-orang tanpa meninggalkan jejak sihir yang bisa dilacak oleh Menara Sihir Barat milik Hyal. Dan yang paling penting... aku ingin menikmati dunia luar bersamamu dan Mira tanpa bayang-bayang dinding istana ini."

Mendengar kalimat terakhir Krystal, rahang Eros yang semula kaku perlahan melunak. Semburat kehangatan muncul di hatinya. Sebagai Dewa Nafsu yang hidup abadi, waktu satu bulan perjalanan manusia tidak ada apa-apanya. Namun, menghabiskan satu bulan penuh di dalam kereta kuda bersama gadis yang dicintainya adalah sebuah penawaran yang teramat menggoda.

Mira yang semula panik, kini ikut tersenyum lebar. "Menyamar sebagai rombongan bangsawan manja yang sedang membuang-buang uang? Itu keahlianmu, Rys! Aku ikut!"

Eros menghela napas panjang, berpura-pura pasrah walau sudut bibirnya terangkat tipis. "Baiklah. Aku akan menyiapkan kereta kuda yang paling biasa, namun dengan struktur paling kokoh agar tetap nyaman selama perjalanan jauh."

Krystal tertawa renyah, wajahnya merona mendengar sindiran Eros tentang malam itu. Operasi LadyBug tidak lagi dimulai di dalam ruang baca yang dingin, melainkan dari roda-roda kereta yang siap menggilas keangkuhan kekaisaran.

1
Jasa Curhat
waktu antara hyal memohon dan bulan purnama pertama tidak sinkron
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!