NovelToon NovelToon
Mamaku Tabib Dewa

Mamaku Tabib Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:145.6k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Seorang wanita zaman kuno yang mati akibat kemarahan petir surgawi saat ia sedang membuat pil naga suci untuk menjadi abadi.

Tapi ia malah berpindah ke tubuh seorang wanita modern, seorang istri lemah, yang setiap hari di siksa oleh suaminya yang seorang pemabuk, KDRT dan seorang penjudi.

Yang lebih membingungkan, ia malah sudah memiliki seorang gadis kecil cantik berusia 6 tahun.


"Dasar suami sampah! Ini saatnya aku membalas suami brengksek itu karena sudah menyakiti pemilik tubuh asli ini!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

...Happy Reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

DUSH!

Dengan segenap tenaga dan amarah yang meluap-luap, Ghaizka mengayunkan kakinya dengan keras tepat ke dada Rinto.

Tendangan kan itu begitu kuat hingga tubuh Rinto terlempar keluar dari ambang pintu rumah dan jatuh membentur tanah yang keras.

BUK!

"Arggggggghhh!"

Rinto meringkuk kesakitan, napasnya tersengal hebat seolah tulang rusuknya bergeser.

 Darah mulai menetes dari sudut bibirnya. Tapi, kemarahan Ghaizka belum juga reda.

Baginya rasa sakit yang dialami Rinto itu belum sebanding dengan penderitaan yang sudah bertahun-tahun pemilik tubuh asli itu rasakan.

Ghaizka melangkah keluar rumah dengan tatapan membunuh.

Tanpa rasa iba sedikitpun, ia mengangkat kakinya yang tinggi dan mulai menginjak-injak tubuh Rinto berkali-kali.

Brak! Brak! Brak!

Ghaizka menginjak punggung, pinggang, dan kaki Rinto, membuat pria itu hanya bisa meringkuk dan menjerit kesakitan.

"Mati saja kau! Mati!" hardik Ghaizka dengan suara bergetar menahan amarah yang luar biasa.

 "Hidup denganmu itu hanya menyusahkan! Kau tidak pernah jadi suami yang baik, apalagi ayah yang pantas! Pergi saja kau dari dunia ini!" kata Ghaizka penuh emosi.

"Aaaa! Sakit! Ghaizka, tolong... ampuni aku!" rintih Rinto sambil melindungi kepalanya dengan sebelah tangannya.

"Mama! Udah Mamaaa!"

Teriakan Gelsya berlari keluar . Dengan tubuh kecilnya, Gelsya berusaha sekuat tenaga memeluk pinggang ibunya, menarik-narik baju Ghaizka agar berhenti.

"Sudah Ma... jangan injak Papa lagi... Kasihan Papa... Ma... jangan..." isak Gelsya tersedu-sedu, tubuhnya gemetar ketakutan melihat pemandangan mengerikan itu.

Mendengar tangisan Gelsya merasa iba. Tangannya yang terkepal erat perlahan mengendur.

Ia menoleh, melihat wajah Gelsya menangis dan ketakutan.

 Ia tidak tega melihat anaknya menangis.

Ghaizka akhirnya menghentakkan kakinya ke tanah untuk terakhir kalinya.

 Ia menatap tajam ke arah Rinto yang sudah babak belur dan tergeletak tak berdaya di tanah.

"Dengar baik-baik!" bentak Ghaizka dengan suara yang dingin dan penuh ancaman.

"Pergi kau dari sini sekarang juga! Jangan pernah menampakkan batang hidungmu di depan mataku lagi!" pekik Ghaizka.

"Jika aku masih melihatmu berkeliaran di sekitar sini atau berani mengganggu kami lagi... aku tidak akan segan-segan meremas tubuhmu sampai hancur seperti debu! Paham?!" bentak Ghaizka lagi.

Rinto tidak berani menjawab sepatah kata pun. Ia terlihat ketakutan.

Dengan susah payah, ia merangkak bangkit. Napasnya tersengal. Seluruh tubuhnya tak berdaya.

"Baik... baik... aku pergi... aku pergi sekarang juga..." gumamnya pelan.

Rinto berjalan tertatih-tatih menjauh dari halaman rumahnya sendiri.

 Punggungnya yang membungkuk sambil memegang tangannya yang patah itu.

Melihat Rinto yang semakin menjauh dan, Ghaizka melihat Gelsya menangis.

Ia menoleh cepat.

"Gelsya..."

Gelsya masih memeluk pinggang ibunya erat-erat. Pemandangan tadi sungguh terlalu menakutkan bagi seorang anak kecil.

Ghaizka langsung berjongkok, memeluk tubuh mungil putrinya itu dengan penuh kasih sayang. Kemarahan di wajahnya lenyap seketika, berganti dengan wajah lembut yang penuh penyesalan.

"Sudah ya... sudah... Papa sudah pergi..." bisik Ghaizka lembut sambil mengelus-elus punggung dan kepala Gelsya berulang kali.

"Jangan takut, ada Mama di sini. Mama janji nggak akan biarin siapa-siapa nyakitin Gelsya lagi," kata Ghaizka menenangkan anaknya.

"Ma... Ma... Papa... Papa kenapa jadi jahat sama Mama? Gelsya takut, Ma..." isak Gelsya sambil mendongak, menatap wajah ibunya dengan mata berkaca-kaca.

Ghaizka mengusap air mata di pipi putrinya dengan ibu jarinya.

"Gelsya jangan takut ya... Tapi mulai sekarang, Gelsya sama Mama bakal hidup tenang. Nggak ada lagi teriakan, nggak ada lagi pertengkaran. Kita berdua kuat, kan?" kata Ghaizka berusaha tersenyum.

Gelsya mengangguk kecil, lalu kembali memeluk ibunya.

Ghaizka menggendong putrinya itu berdiri. Ia menatap pintu rumah yang terbuka lebar, lalu menarik napas panjang.

"Mulai hari ini, hidup kita akan berubah, Sayang. Kita akan bahagia..." gumamnya tegas, lebih seperti berjanji pada dirinya sendiri.

Ia pun melangkah masuk kembali ke dalam rumah, menutup pintu itu

1
Memyr 67
𝗍𝖺𝖻𝗂𝖻 𝖻𝖾𝗋𝗉𝖾𝗇𝗀𝖺𝗅𝖺𝗆𝖺𝗇 𝗉𝗎𝗅𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗍𝖺𝗁𝗎𝗇 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗅𝖺𝗐𝖺𝗇 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖽𝗈𝗅𝗍𝖾𝗋 𝗒𝗀 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝗉𝗋𝖺𝗄𝗍𝖾𝗄 𝖻𝖾𝖻𝖾𝗋𝖺𝗉𝖺 𝗍𝖺𝗁𝗎𝗇?
Cristina Billi
lanjut thor 🙏🙏/Left Bah!//Left Bah!//Left Bah!/
Maria Lina
makasih ya thor ud up mau nya tambah lgi tbor n ngelunjak dikit ya thor hehe sbb dir kemarin"dikit"muluk up nya thor ya ya
less22: hiksss😭 ngelunjak 😒😒
total 1 replies
Maria Lina
bisa tambah thor hehe
irena
lanjut thor
Fahreziy
nexk
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
dih murah banget bayarannya GK sesuai dengan tenaga kerja 😆
sasa adzka
nahhhh ini yg aku suka MC nya langsung bertindak kejam😄😄😄
keren kak othor..
pertahankan sikap pemberani nya MC cewek nya klo bisa anak gadisnya ajarin beladiri juga😍😍😍
sasa adzka
baru mampir aku Thor..
semoga sampai tamat ya thor😍😍
aku lanjut baca lagi😍
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
nemu cerita ini, aku sub😍
Wak Ngat
bacanya seriuss thor eh cuma 1 up ,banyakin Napa thor
less22: nanti lagi ya kak, siang🤣🤣
total 1 replies
Maria Lina
ok tpi lusa nya double"ya thor hehe😍😍
less22: iya😭😭😭😭
total 1 replies
reaaannaaa
baiknya ghaizka lebih tegas,usir ajar jika gk suka simple tho dari pada sikap plin plan bikin bingung perasaan orang
Maria Lina
wlwk rasain kalian berdua
less22: kwkwkwkw
total 1 replies
Memyr 67
𝖻𝗎𝖻𝗎𝗄 𝗄𝗎𝗇𝗒𝗂𝗍. 𝗂𝗍𝗎 𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗁𝖺𝗅𝗎𝗌. 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗍𝗎 𝖻𝗎𝖻𝗎𝗄 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖽𝗂𝗁𝖺𝗅𝗎𝗌𝗄𝖺𝗇 𝗅𝖺𝗀𝗂?
Maria Lina
lgi ya thore
less22: rahasia ilahi🤣🤣
total 5 replies
Memyr 67
𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖼𝖾𝗈, 𝗃𝖺𝖽𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖺𝗅𝗓𝖾𝗈
Maria Lina
lgi thor kok 1 kn kurang hehe
less22: nanti ya, lagi beres-beres dulu
total 1 replies
Memyr 67
𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖽𝗂 𝗌𝗂𝗇𝗂, 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗍𝗎𝗆𝗈𝗋 𝗀𝖾𝖽𝖾, 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗌𝖾𝗇𝖻𝗎𝗁 𝖽𝖺𝗅𝖺𝗆 𝗁𝗂𝗍𝗎𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗃𝖺𝗆. 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖿𝖺𝗇𝗍𝖺𝗌𝗂
Memyr 67
𝖺𝗁𝗁 𝖺𝗅𝗓𝖾𝗇. 𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖾𝗇𝖺𝗄?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!