NovelToon NovelToon
Obsesi

Obsesi

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh
Popularitas:245
Nilai: 5
Nama Author: @120

Kisah seorang wanita yang ambisius terhadap sesuatu dan membuatnya terjebak dalam dilema.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Peringatan

Keesokan harinya robert kembali ke rumah elena dan tidak mendapatinya,robert pergi kebutik menanyakan pada karyawannya.

"dia belum pulang pak...

"apa kau tau dia dimana ??tanya robert.

"tidak pak....jawab sasha.

"kemana elena ini hari kedua dia tidak dirumah."gumam robert.

Robert pergi meninggalkan butik dengan wajah kecewa.

"aku sudah benar kan dengan tidak mengatakannya ?? Tanya sasha.

"iya...biarkan mereka,lagipula kalau kita beritahu nanti bos marah pada kita...

"benar....ayo kembali bekerja.

"drrtt...drrtt....."ponsel robert bergetar.

"iya halo....

"pak anda dimana ??sekretaris menelfon.

"aku sedang mengemudi ada apa..??

"ketua memanggilmu lagi...

"ada apa lagi ini...??tanya robert.

"keluarga markus datang kerumah...kau harus pulang...

"sialan....tut...tut...tut...

Robert bergegas ke rumah keluarganya yang tidak jauh dari pusat kota.

Setelah sampai dirumah keluarganya robert dihadang oleh seorang wanita berambut pirang yang sepertinya tidak asing.

"halo....

"tiffani....kan...??

"wah kau mengenalku ?? Syukurlah...

"kenapa kau disini ??tanya robert dengan nada curiga.

"eh...apa kau tidak tau...aku kan putri dari William markus...aku tiffani markus...kau pasti mengenalku hanya sebagai model kan ??

"lalu...???

"apa kau belum mendengarkan kata ayahmu ?? Kita akan dijodohkan...

"apa kau bahagia ??tanya robert.

"kalau demi keluarga apapun akan akh lakukan, kau juga begitu kan robert ??

"aku tidak pernah berpikir seperti itu, aku melakukan ini karena terpaksa jadi jangan anggap aku setuju karena aku bahagia..."ucap robert sedikit kesal.

"apa kau memiliki kekasih ??

"itu bukan urusanmu....

"tuan...anda sudah datang...ketua sudah menunggu"ucap seorang kepala pelayan.

Robert pergi ke dalam rumah dan meninggalkan tiffani,

Pertemuan kedua keluarga yang mendadak membuat robert tidak bisa bersikap baik karena masalah pribadinya, namun karena tiffani orang yang ceria dia bisa menyeimbangi suasana yang sedikit canggung.

Disisi lain elena sedang menikmati waktu sendirinya di sebuah kedai makanan yang menyajikan makanan yang enak dan unik.

"aku suka tempat ini...aku akan kembali lagi untuk waktu yang akan datang ...

Elena berjalan-jalan sambil bersenandung dengan bahagia.

"kau terlihat sangat senang...apa ada hal baik..."suara pria tidak asing terdengar di belakangnya.

elena berhenti berjalan dan menoleh kebelakang.

"aku tidak pernah salah dengan suara ini,suara yang menggetarkan hatiku,berat dan membuatku merinding,kenapa dia berada disini..."gumam elena.

Elena membalikan badannya dan berjalan dengan cepat.

"cih....dia mengabaikanku...kekanak-kanakan sekali..."gumam maxime sambil menyeringai.

Maxime membuntuti elena ke tempat penginapan,

"kebetulan sekali kita menginap ditempat yang sama.

"kenapa kau mengikutiku kesini ??tanya elena.

"hah....kau terlalu percaya diri nona...aku sedang bekerja disini...kalau tidak percaya mampirlah kekamarku lihatlah pekerjaanku..."

"tidak perlu terimakasih..."jebred...!!!"elena menutup pintu kamarnya.

"sial...baru aku terbebas dari kedua orang sialan itu,muncul satu disini....kenapa ?? Setelah sedikit lolos dari robert justru maxime yang selalu muncul...apa ini kebetulan saja ??

Elena pergi kekamar mandi membersihkan diri setelah berjalan-jalan dibawah terik matahari dan berkeringat.

"krista...bagaimana keadaan butik ?sepertinya aku akan kembali besok pagi dari sini...tolong jaga butik ya..." elena mengirim pesan pada karyawannya.

"hah....aku akan memejamkan mataku dulu.." elena merebahkan tubuhnya di kasur.

Setelah beberapa jam elena terbangun karena ketukan pintu dikamarnya.

"siapa...??

Elena membuka pintu dengan mata yang belum terbuka lebar.

"ada apa ???

Maxime masuk kedalam kamar elena sambil membawa camilan.

"aku membelinya tadi...sepertinya kau suka makanan yang unik-unik...

"apa pedulimu tuan ..???apa yang kau lakukan disini...menggangguku saja...,,"ucap elena dengan malas.

"aku ingin menanyakan sesuatu padamu...."kata robert sambil duduk.

"sejak kapan kau mengenal robert ??

"kenapa kau bertanya ??

"aku hanya ingin memastikan dia dibalik kejadian yang menimpaku atau bukan...

"aku mengenalnya 3 tahun lalu,,kami berpacaran baru 2 tahun ini...aku tidak tertarik dengannya ataupun kehidupannya kadi jangan tanya kepadaku..."jawab elena dengan nada jutek.

"begitu ya...lalu...kenapa kau ingin tidur denganku ??

"aku sudah katakan aku ingin lepas dari robert,,untuk apa kau tanyakan hal seperti itu ??

"aku penasaran....apakah kau mencintai robert atau tidak ??

"aku tidak pernah mencintainya...dia hanyalah bajingan yang aku benci...!!

"kenapa kau membencinya ??apa dia menjualmu...?? Kau bersikap seperti seorang pelacur...apa benar dia menjualmu ??

"siapa yang mengatakan itu ?? Sialan...kau juga sama saja dengannya !! Ucap elena sambil menarik baju maxime.

"ceg.....

Maxime mendekap elena dengan erat.

"dengar elena...kenapa kau bersikap begini ??apa yang sedang kau kejar ?? uang ??kekuasaan ??

"apa yang kau katakan ?? Kau tidak tau masalah orang lain dan kau hanya bisa menghakimi seseorang dengan pandanganmu saja...."

"kau benar....kau juga sama kan ,,kau hanya memandang semua laki-laki itu bajingan kau jadi seenaknya mempermainkan perasaan seseorang,,tapi apa harus kau menjual tubuhmu pada robert ?? Apa benar itu adalah cinta atau hanya nafsu saja ??

"kenapa kau banyak sekali bicara tuan....apa kau mulai tergoda denganku..??ucap elena sambil memegang tangan maxime yang mendekapnya.

"kau bukan tipe penggoda elena...tapi kenapa kau bersikap seperti itu..??kau murahan sekali...

"kenapa kau memanggil namaku tuan....apa kita seakrab itu..??tanya elena dengan lirih.

"eemm...akhirnya aku menemukanmu,, kau hanya gadis yang suka merenung dipinggir danau dengan penuh kesedihan,dan kau tutupi kesedihan itu dengan sikap aroganmu itu terhadap laki-laki....apa kau punya dendam pada semua laki-laki ? Kenapa..??

Elena terdiam dan melepaskan tangannya pada tangan maxime.

"kenapa dia tau aku selalu didanau,itu kan diswiss apa dia orang swiss ??kapan aku bertemu dengannya ??aku tidak mengingatnya.

"kau sudah menjadi dirimu sendiri sekarang ??"bisik maxime sambil mendongakan dagu elena.

"seberapa dalam kau mengenalku tuan ??kau tidak tau apa-apa tentang diriku.....

"apa kau juga merokok ??maxime mencium nafas elena yang bau rokok.

"eemm...."tatapan elena terpaku pada bibir maxime yang mendekapnya.

"dasar gadis nakal.....

maxime mencium bibir elena terlebih dulu sambil melonggarkan dekapannya.

"eeemmmpp....

"sepertinya kau begitu bergairah..."bisik maxime sambil meraba perut elena.

"apa maumu ??tanya elena lirih.

"tahan suaramu kalau kamu bisa...."

Maxime kembali melumat bibir elena dengan sedikit bertenaga dan tangannya mulai meraih buah dada elena yang pas dengan genggamannya.

"hnngghhh.....

Lengan besar maxime menahan gejolak tubuh elena yang sedikit memberontak...

"kenapa...kau suka kan ?? Kau mendorongku untuk melakukan ini sejak awal kan...

"kenapa....apa akhirnya kau ereksi melihatku ??ejek elena.

"jangan katakan hal-hal yang bisa membuatmu dirugikan elena..."

"kenapa....

"kau bisa mendorong seseorang menjadi lebih kejam nantinya...

maxime meraih bagian bawah elena dan memasukan jarinya.

"aaahhh....apa yang kau lakukan tuan....hentikan...

"kau minta berhenti ?? Kau yang memintanya kan ??bisik maxim ditelinga elena.

maxime memainkan jarinya dibagian sensitif elena sampai elena menggeliat merasa geli dan tidak tahan dengan sentuhan maxime.

"mmmppp.....

"teruslah bersuara....kau tidak bisa membohongi tubuhmu sendiri kan ?? Bisik maxime.

"jangan bicara di telingaku....

"kau mengatakan bahwa suaraku membuatmu merinding kan....nah...elena...disini kan...."

Maxime menggerakan jarinya dengan sangat cepat sampai elena mengeluarkan cairan kenikmatan dan merasa lemas.

"haah....hah....hah.....

"lihat...kau membasahiku juga....apa kau suka..??

Maxime mengangkat elena dan membaringkannya diatas kasur.

"hentikan...."ucap elena dengan lemas.

"dengar....lain kali kalau kau mendorongku lagi...kau tidak akan selamat..."ucap maxime sambil mengelus rambut elena.

maxime pergi dari kamar elena seperti tidak terjadi apa-apa.

"sialan....aku tidak akan menemuimu lagi maxime....kenapa dia tau aku berada di danau...aku ingin tau lebih,apa yang dia ketahui ??

"aaaaarrrggghhhh......" elena berteriak sambil mengacak-acak rambutnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!