Freen yatim piatu, sangat cantik kehidupannya mengalami perubahan sejak pertemuannya dengan keluarga Cankimha.
sebagai rasa hormat dan berterimakasih kepada orang tua angkatnya, akhirnya freen bersedia di jodohkan dengan Becky amstrong, seorang terlahir special atau futa.
sementara Becky amstrong mau menerima perjodohan karena tidak ingin fasilitas yang di miliki di tarik oleh orang tuannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ImFireGo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB. 14. Suhu kamar tidak lagi dingin
Part sebelumnya
Becky memeluknya dan meminta maaf pada freen atas perlakuannya, yang sebenarnya hanya karena emosi sesaat
"Maafkan aku karena menyakitimu freen, aku hanya cemburu". ucap Becky
"Hubungan kita sudah tidak sehat bec, aku sudah menyerah dan tidak ingin lagi mempertahankan pernikahan perjodohan kita".
"sebaiknya kita bercerai saja dan menikahlah dengan orang yang kamu inginkan". Jawab freen dingin
______________
Becky terus menangis dengan tangannya masih setia memeluk tubuh istrinya, ia benar-benar sangat menyesal karena telah menyakiti freen.
sementara freen tubuhnya terlihat lemah dengan penampilan yang acak-acakan.
ting
satu pesan masuk di ponselnya, freen hendak meraih ponselnya yang berada di atas nakas, sebab saat pertama kali datang freen meletakkan nya disana.
pergerakannya terhenti karena Becky menahan tubuhnya, freen tidak memiliki tenaga lagi untuk memberontak atau melawannya.
Perlahan Becky bangun dan berdiri di samping ranjang kedua tangannya menggendong freen ala bridal style dan membawanya kedalam kamar mandi.
Freen memilih diam saja, ia sudah tidak memiliki banyak tenaga, saat ini freen merasakan tubuhnya seperti remuk semua nya.
Sungguh freen ingin mengakhiri semua penderitaannya, sudah cukup kehidupannya hancur sebelumnya dan ia tak ingin kembali mengalami masa-masa yang buruk lagi.
bagi freen untuk apa bila hanya satu pihak yang menginginkan kehidupan yang bahagia, semuanya sudah siap untuk di kubur oleh freen.
Disaat freen masih sibuk dengan pikirannya, ia tidak menyadari jika saat ini sedang berada didalam air hangat.
karena Becky telah meletakkan perlahan tubuh freen di dalam bathtub, dan mengisinya dengan air hangat.
Freen tersadar ketika merasa seseorang sedang membasuh tubuhnya.
Ia membuka matanya dan memperhatikan Becky yang sedang mengurusnya, dengan sangat hati-hati.
Setelah menyelesaikan semuanya Becky mengosongkan kembali bathtub dan mengisinya dengan air hangat.
Keduanya tidak berbicara sama sekali, Becky focus memandikan istrinya dan memijat tubuh freen.
*****
Perlahan Becky mengangkat tubuh istrinya dan menggendongnya kedalam kamar mendudukkan diatas ranjang.
Becky mengambil kotak obat mencari yang ia butuhkan lalu mengobati istrinya, setelah itu Becky memakaikan baju tidur untuk freen.
"Rambutmu basah, mau dikeringkan atau menggunakan handuk saja?". tanya Becky lembut
"Keringkan saja". jawab freen singkat
"Apa kamu bisa duduk? Aku akan membantu mengeringkannya". ucap Becky lembut
Freen akan bangun, dengan cepat Becky yang melihat segera membantunya.
Tiba-tiba Becky kembali menggendongnya dan membawanya ke depan meja rias.
Freen memperhatikan Becky yang sangat serius mengeringkan rambutnya dengan wajah dinginnya.
"Saat semua telah usai dan harapanku benar-benar telah hilang, tercipta momen seperti ini... ". Bathin freen
Becky melihat freen yang memperhatikan dirinya dengan tatapan kosong, tetapi Becky tidak ingin mengacaukan, ia memilih terus fokus menyelesaikan kegiatannya mengurus freen.
setelah merasa cukup Becky merapikan kembali semuanya peralatan yang digunakan dan menyimpannya di tempat semula.
Dengan sangat hati-hati Becky kembali menggendong istrinya ke ranjang dan membaringkannya secara perlahan.
Becky mengambil air minum dan memberikannya pada freen.
"Minumlah...nanti gelasnya letakan saja diatas nakas, jika butuh sesuatu panggil saja aku akan mandi". ucap Becky sambil berjalan menuju kamar mandi
Freen menghabiskan minumnya, lalu menyandarkan tubuhnya ia ingin menunggu suaminya dan mengajaknya bicara.
*****
Didalam kamar mandi Becky berendam dengan air hangat, ia menutup matanya.
Bayangan ia memukuli istrinya kembali terlintas, hatinya sangat teriris atas tindakannya.
Air matanya kembali mengalir ia meruntuki kebodohannya yang melakukan kekerasan pada istrinya.
Sedangkan freen merasa heran, kenapa suaminya berada di dalam kamar mandi memakan waktu yang sangat lama hanya untuk mandi.
"Apa yang sebenarnya ia lakukan didalam sana". bathin freen
Freen sedikit khawatir, ia takut terjadi apa-apa pada Becky sehingga ia memutuskan untuk memastikan.
selain itu freen tidak ingin menunda lagi untuk bicara dengan suaminya perihal kelangsungan hubungan mereka yang dinilai sudah tidak baik jika di lanjutkan.
terlebih malam ini Becky sudah melakukan kekerasan padanya dan itu menjadi bayangan kelam yang akan terus menghantui nya.
ceklek
saat freen membuka pintu kamar mandi, ia terkejut melihat Becky hampir tenggelam dengan kedua matanya tertutup.
dengan cepat freen menghampiri Becky untuk menyelamatkannya.
"Bec...becky...". teriak freen panik
Becky seketika terkejut dan spontan berdiri lalu menghampiri istrinya.
" freen...ada apa, apa yang terjadi, ada apa denganmu freen, apa ada yang kamu perlukan? keenapa kesini kau bisa memanggilku?". tanya Becky panik sambil mengecek seluruh tubuh freen
Seketika wajahnya freen memerah seperti tomat.
"Kamu kenapa freen? jangan membuatku panik". tanya Becky
"aa...aa...aku baik-baik saja Becky, hanya ituuuu". jawab freen sambil menunjuk kebawah
Becky mengikuti arah yang ditunjuk oleh freen dan seketika becky menjadi panik.
"Astagaaaaaaaaaaa... maaf freen aku tidak sengaja". ucap becky menutup miliknya
Becky dengan cepat meraih piyama mandinya, saat ini ia benar-benar sangat malu, bahkan telinganya pun memerah.
"Cepatlah membersihkan tubuhmu, ini sudah larut malam nanti kamu bisa masuk angin". ucap freen salah tingkah
"Baiklah freen...aku tutup pintunya dulu ya". jawab Becky
Freen mengangguk dan kembali naik dan bersandar di atas ketempat tidur, wajah freen kembali lagi merah seperti kepiting rebus saat mengingat kejadian tadi.
" freen...apakah kamu demam". tanya Becky yang segera menghampiri freen lalu memeriksa suhu tubuh freen
"Astaga Tuhan...kenapa kamu muncul tiba-tiba Becky, mengagetkan saja". jawab freen gugup
"Maaf freen,aku tidak bermaksud mengagetkan mu". jawab Becky dengan berjalan menuju lemari dan mengambil baju tidurnya
Becky menyisir rambutnya setelah dirasakan cukup ia naik keatas tempat tidur mereka dan duduk disamping freen.
"Bec...aku ingin bicara denganmu". ucap freen memecah keheningan
"Sebaiknya kita tidur ya, besok kita akan duduk bicara saat jam makan siang, bagaimana?". jawab Becky lembut
"Baiklah...". ucap freen ia kemudian
merebahkan tubuhnya dan membelakangi Becky, freen merasa aneh dengan perubahan Becky yang tiba-tiba
Becky mengambil selimut dan menutup tubuh freen dan juga tubuhnya.
Freen merasakan saat suaminya menyelimuti tubuhnya dan juga merasakan saat tangan Becky memeluknya dari belakang.
Hembusan nafas Becky sangat terasa di tengkuk bagian leher belakangnya, dan itu tidak membuat aman jantungnya.
Freen juga dapat merasakan detakan jantung suaminya, karena tubuh mereka sangat dekat sekali.
ini adalah pengalaman mereka tidur dalam satu kamar dan di ranjang yang sama selama pernikahannya.
*****
sebenarnya freen sudah membuka hati diawal pernikahannya, bahkan sudah berusaha menjadi istri yang baik tetapi Becky yang menghindarinya dan bersikap dingin padanya.
kehadiran jennie kim membuat keadaan pernikahan mereka semakin memburuk.
dan semakin buruk karena Becky tidak pernah mendengarkan freen dan cenderung mempercayai jennie kim.
Situasinya membuat mereka semakin jauh dan selalu memiliki kesalah pahaman yang semakin dalam.
Becky menutup matanya,saat ini ia merasa sangat gugup sekali, bahkan jantungnya seperti ingin lompat dari tempatnya.
Bahkan becky merasakan suhu dalam kamarnya saat ini sangat panas, dan ia merasakan untuk pertama kalinya si Aldo nya berdiri.
Saat freen bergerak, ia tidak sengaja menyentuh Aldo milik Becky, tentu saja membuat Becky semakin panas.
"Astaga itu...kenapa dia sangat keras dan seperti mengganjal di belakangku, dan menusuk belakangku". bathin freen yang juga merasakan suhu kamarnya tidak dingin lagi
sementara Becky sedang bersusah payah menahan keinginannya, ia tidak mengerti kenapa malam ini ia sangat ingin menyentuh istrinya.
______________
Next Bab--->>>