AFI seorang gadis yang berusia 21 tahun ,yang masih menduduki bangku perkuliahan yang harus menikah muda karna perjodohan dengan seorang abimana
salah seorang dokter muda ,sifat nya yang dingin ,cuek, dan muka datar nya namun tidak untuk istri nya ,ketika bersama istri nya Abi selalu bersikap lembut ,bawel, dan yang tentunya selalu menyayangi dan mencintai AFI,,,
jangan lupa mampir ke cerita ku ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aini saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 13
"Owh Afi fikir mas Abi belum makan siang, jadi afi bawaka. Mas Abi sarapan"
Abi memandang Afi yang nampak lesu, Abi menghela nafas nya kasar. laki-laki itu merasa bersalah namun juga jengkel dengan Afi yang akrab dengan laki-laki lain.
Abi menutup laptop nya, dan memandang istri nya itu,"kesini naik apa ?" tanya Abi dingin
"H hah ..."
"Kesini tadi naik apa ?" ulang Abi
"Afi di antar kan teman" jawab Afi
Abi hanya mengangguk saja, Abi menyuruh Afi duduk di sofa, lalu Abi meraih paper bag yang ada di tangan Afi dan membuka nya
"Teman kampus ???"
"Eum bukan" jawab Afi
"Lalu..."
" Sini biar Afi pindah kan dulu kuah nya ke dalam mangkuk" kata Afi mengalih kan pembicaraan, entah lah Afi tidak tau harus menjawab apa,
Abi yang tau kalo Afi ingin mengalih kan pembicaraan hanya tersenyum miring, namun Abi mencoba untuk biasa saja,
"ini mas Abi makan dulu biar kerja nya semangat lagi" kata Afi diiringi senyum manis nya,
"bentar lagi jadwal mas kontrol selesai ,jadi mau balik bareng mas ?"
"eummm , boleh Afi nungguin mas Abi selesai kerja aja," jawab Afi semangat, Abi menggusak kan rambut Afi yang merasa gemas dengan tingkah Afi.
****
"Ana mana ma ?" tanya rangga pada calon mertua nya itu
"ada di kamar nya," jawab karin lembut " kalau boleh mama tau kalian punya masalah apa" tanya karin
Rangga terdiam mendengar pertanyaan dari karin dia tidak tau harus menjawab apa
"Mama hanya ingin tau , kalo kamu tidak ingin cerita pun tidak apa- apa mama tidak memaksa," kata karin
"Maaf ma kalo rangga buat anak mama sakit hati" kata rangga menunduk tak berani menatap karin bersalah
"Mama tidak menyalah kan siapa pun , karna mama juga tau bahwa sifat anak mama belum sepenuh nya dewasa"
"Ana salah paham sama Rangga ma" jelas Rangga, Karin menatap Rangga bingung "dan Rangga ingin menyelesai kan masalah Rangga sama Ana" lanjut nya
"Mama percaya sama kamu"
"Makasih ma" kata Rangga dan dijawab anggukan oleh Karin
"Mama panggil kan Ana dulu ya" kata Karin
Namun sebelum Karin beranjak dari duduk nya ,Rangga bersuara "boleh kalau rangga yang naik ke atas ma ?"tanya Rangga
"Yaudah kalo gitu mama kedapur dulu nyiapin makan malam" kata Karin
Rangga mengangguk dan berlalu pergi menuju kamar Adena ..
CEKlEK...
Rangga membuka pintu kamar Adena, sepi itu yang Rangga rasa kan di kamar gadis itu, Rangga membuka pintu kamar Adena lebar lebar, laki- laki itu mencoba masuk lebih dalam kedalam kamar gadis itu.
Terlihat pintu balkon kamar Adena sedikit terbuka, rangga berjalan ke arah balkon dan benar saja Adena sedang berdiri dengan secangkir susu di tangan nya.
"Ana" panggil Rangga
Adena tersentak kaget, gadis itu membalik kan badan nya dan menatap Rangga, dengan tatapan yang tak bisa di artikan.
Rangga bisa melihat mata gadis itu yang sedikit bengkak, wajah nya yang terlihat lesu
Adena memaling kan wajah nya dari rangga entah mengapa disaat dia menatap laki- laki itu ada sesak di dada nya,
"Ngapain ?" tanya Adena dingin
Rangga mendekat dan berdiri persis di samping gadis nya.
"Jenguk pacar, yang lagi ngambek"jawab Rangga mencoba bergurau. Dan mendapat tatapan garang dari Adena,
"Kalo nggk ada yang penting kak Rangga bisa keluar dari kamar aku" kata Adena
Rangga tersenyum getir, biasa nya gadis itu tidak pernah berkata seketus itu pada nya, Ana yang dia kenal adalah gadis yang lembut saat bersama nya ...
BERSAMBUNG....
Buat pembaca yang Budiman jangan lupa like and komen biar author lebih semngat up episode selanjaut nya...