NovelToon NovelToon
Raelynn, Wanita Malang Tuan Logan!

Raelynn, Wanita Malang Tuan Logan!

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Phopo Nira

Kini berbagai pertanyaan muncul ketika Raelynn terbaring di atas meja operasi. Mempertaruhkan nyawa, berjuang untuk bisa melahirkan bayinya dengan selamat … sendirian. Ya, dengan tubuhnya yang kurus, Raelynn menandatangani surat pernyataan untuk dilakukan operasi untuk dirinya sendiri.

Apakah semua kemalangan ini bermula ketika dia menerima pernikahan di atas kerta yang pria berikan? Ataukah semua ini berawal saat dia mengetahui tentang kehamilannya sekaligus penyakit mematikan yang tidak dia sadari sebelumnya? Atau semenjak malam itu … di saat keluarganya sendiri menyiksa dan menjadikannya pelayan dan bahkan menjualnya demi kepentingan bisnis mereka?

Raelynn rasa, tidak! Bahkan sebelum semua itu terjadi kemalangan mulai menjadi hari-harinya sejak saat itu. Ya … Raelynn ingat sekarang. Semenjak hari itu, dimana dia menolak perjodohan yang di atur oleh keluarga demi untuk mengejar cinta pertamanya.

Mampukah Raelynn bertahan dengan semua kemalangannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14. Rencana Tersembunyi Sang Asisten

Baru saja Logan selesai mengumpat, Gavin tiba-tiba saja masuk ke kamar itu dengan membawa seorang wanita yang memakai jas dokter. Pandangan keduanya saling bertemu satu sama lain, apalagi pikiran Gavin yang berterbangan kemana-mana saat melihat keadaan Logan basah kuyup. Bahkan tubuh kekar nan seksi milik Tuannya itu terekspos dengan indah dibalik kemaja putih yang dia kenakan. Sudah jelas, bukan? Arah pikiran Gavin saat melihat kondisi Tuannya yang seperti itu.

Dengan tampang terkejutnya, Gavin melangkah mendekati Logan sembari bertanya “Apakah Tuan sudah melakukannya? Tapi kenapa secepat ini? Aku bahkan baru keluar 20 menitan, tapi kenapa kalian sudah selesai?”

Mendengar pertanyaan Gavin, Logan pun semakin meradang. Kemarahannya saat ini sudah berada dipuncak kepalanya. Sudah meninggalkan dirinya dan Raelynn begitu saja, lalu sekarang apa yang asistennya itu pikirkan tentangnya. Dengan geram Logan pun berkata “Kemari kau sekarang juga!”

Bukannya mendekat, Gavin malah mundur beberapa langkah. Apalagi melihat Tuannya yang seakan bersiap ingin menghajarnya saat itu juga. Tidak ingin memberi kesempatan Gavin melarikan diri lagi, Logan langsung mengunci kepala Gavin di dalam ketiaknya dengan gemas lebih mengarah pada marah dan kesal dia terus memukuli pantat Gavin tanpa ampun. Sehingga membuat dokter wanita yang dibawa Gavin terus menertawakan tingkah mereka yang seperti anak kecil.

“Kau bilang apa barusan, Hah! Beraninya otak bodohmu itu memikirkan hal-hal mesum tentangku dan juga Nona Raelyn. Sudah semakin berani kau rupanya ’yah!” seru Logan yang masih mengunci kepala Gavin, bahkan semakin erat sampai membuat Gavin meringis kesakitan sembari meminta ampun.

“Ampun, Boss! Maafkan atas kelancangan saya yang bodoh ini,” ucap Gavin dengan nada memelas, hingga akhirnya Logan melepaskan Gavin ditambah dia sadar bahwa kelakuan mereka sedang dilihat orang lain.

“Apakah dia dokternya?” tanya Logan mengalihkan semua perhatiannya, menatap wanita dengan jas dokter itu.

“Benar, Boss! Perkenalkan Dokter Avalexia Anneth, menurut informasi yang aku dapatkan dia dokter terbaik di negara ini.” Gavin pun memperkenalkan wanita itu.

“Hallo, saya Avalexia Anneth dokter umum terbaik di rumah sakit HC.” Sapa Ava, nama panggilan yang dia dapatkan dari orang-orang.

“Tunggu apalagi? Karena kau sudah di sini cepat obati temanku. Saat ini dia sedang berendam di bath up untuk sedikit meredakan efek obatnya.” Perintah Logan dengan tatapan dinginya, lebih tepatnya tatapan curiga pada dokter tersebut.

“Baik, Tuan!” Sesaat Dr. Ava menatap ke arah Gavin dengan ragu, seakan mereka sedang merencanakan sesuatu.

Benar saja, Gavin menganggukkan kepalanya. Melihat hal itu, Dr. Ava langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membantu Raelynn. Betapa terkejutnya Dr. Ava melihat sosok Raelynn yang sangat cantik. Dalam batinnya dia berkata, “Ya Tuhan, bagaimana bisa ada wanita secantik ini didunia? Apakah benar dia seorang manusia atau malaikat?”

“Si-siapa kau” tanya Raelynn yang merasa ketakutan dengan kehadiran orang asing di sana, terlebih lagi dia kini sudah tidak memakai sehelai benang pun.

“Saya dokter yang dipanggil Tuan Logan untuk membantu anda, Nona!”

Terbesit sebuah rasa bersalah kepada wanita yang terlihat seperti malaikat itu. Apalagi saat dia menyadari banyaknya bekas luka diseluruh tubuhnya, baik luka yang baru maupun bekas luka lama. Dimana tubuh yang indah itu, seakan menyimpan sejuta luka yang tak bisa diungkapkan dengan sebuah kata.

“Sayang sekali, tubuh yang indah harus dipenuhi luka yang pasti sangat menyakitkan.” Dr. Ava hanya bisa mengatakan itu di dalam hatinya.

Mendengar bahwa dia adalah dokter yang diperintahkan Logan untuk membantunya, Raelynn pun perlahan menurunkan kewaspadaannya terhadap Dr. Ava. Apalagi saat ini Raelynn yakin bahwa Logan akan tetap berada di sampingnya yang tanpa disadari membuatnya merasa aman dari siapapun yang berniat menyakitinya.

Dr. Ava tidak mungkin akan melakukan penangan di dalam bath up dengan kondisi pasiennya yang sudah terlihat kedinginan. Dia kemudian mengambil sebuah jubah mandi untuk menutupi tubuh Raelynn yang sudah telanjang bulat. Menyadari bahwa Raelynn kesulitan memakainya sendiri, Dr. Ava lantas tergerak untuk membantunya.

Dia semakin tercengang saat melihat banyaknya bekas luka dari yang dia perkirakan. Dr. Ava ingin langsung menanyakannya darimana semua luka itu berasal, tetapi dia mengurungkan niatnya merasa bahwa itu bukan waktu yang tepat.

“Mari saya bantu anda berjalan sampai ke tempat tidur,” ujar Dr. Ava sembari memapah tubuh Raelynn yang sudah sangat lemah dan mengigil. Dapat Dr. Ava lihat bahwa efek dari obat perangsang itu masih bekerja, tapi tidak separah sebelumnya.

“Te-terima kasih,” ucap Raelynn merasa bersyukur dipertemukan dengan orang-orang baik di saat dirinya benar-benar merasa tak berdaya dengan takdirnya yang kejam.

Dengan susah payah, Dr. Ava terus memapah Raelynn keluar dari kamar mandi. Tepat di saat pintu terbuka, tatapan Logan dan Gavin langsung tertuju pada keduanya. Namun, entah mengapa Logan yang melihat Raelynn yang kesusahan berjalan tiba-tiba saja menghampirinya dan langsung menggendong tubuh kurus itu dan berakhir membaringkannya di tempat tidur.

Gavin yang melihat sikap Tuannya sangat berubah saat bersama dengan Raelynn didalam hatinya pun jadi menyimpulkan, “Boss, aku tahu kau tidak pernah bersikap selembut ini pada wanita mana pun, kecuali pada mantan kekasihmu itu. Diriku yang bodoh ini menjadi semakin yakin bahwa Nona Raelynn ‘lah wanita yang bisa membuatmu jatuh cinta kembali dan melupakan semua tentangnya. Maaf, karena aku merencanakan ini tanpa sepengetahuan dan ijin darimu. Anda boleh marah dan benci padaku tapi jangan sampai anda menyalahkan Nona Raelynn setelah ini, apalagi sampai membuangnya begitu saja.”

Ya, Gavin telah merencanakan sesuatu di belakang Tuannya dengan meminta bantuan dari Dr. Ava yang merupakan teman semasa kuliahnya yaitu rencana menjebak Tuannya sendiri untuk menghabiskan malam dengan Raelynn.

Jika Gavin merasa yakin untuk melanjutkan rencananya, maka berbeda dengan Dr. Ava yang menjadi ragu untuk melakukan apa yang diminta oleh Gavin. Dr. Ava sadar bahwa baik Logan maupun Raelyn adalah orang yang baik, apakah dia layak melakukan ini kepada mereka?

Menjebak orang yang ingin menolong orang lain hanya demi tujuan masa depan yang tidak pasti. Apalagi dia telah melihat banyaknya luka di tubuh Raelynn, luka yang menyiratkan bahwa kehidupannya tidak baik selama ini. Dan jika dia tetap melakukan apa yang diminta Gavin, apakah ada jaminan bahwa Logan tidak akan meninggalkannya begitu saja?

“Apa yang harus aku lakukan sekarang?"

Dr. Ava sontak langsung menatap ke arah Gavin, seakan memintanya untuk berhenti. Akan tetapi, Gavin langsung menggelengkan kepalanya sebagai jawaban bahwa mereka tidak boleh berhenti di sini. Gavin terus melontarkan tatapan menyakinkan pada Dr. Ava agar tidak merasa ragu lagi dengan rencana yang sudah mereka sepakati sebelumnya.

Tujuan Gavin hanya satu, menggunakan Raelynn agar Tuannya itu bisa segera melupakan tentang mantan kekasihnya yang sudah bahagia bersama keluarga barunya.

Bersambung….

1
Mbak Rin
☕☕☕meluncur
Yena
The Best
Mbak Rin
wah Suho knp kamu JD salah paham awas Bae keno semprot tuan Gavin 😁
Mbak Rin
dah Vin sabar biarkanlah tuanmu dngn pemikirannya sendiri
Mbak Rin
dah Vin ngikut rencana bosmu az drpd kena marah
Mbak Rin
ku tunggu bucinnya logan dngn rael nih
eny agustina
❤❤❤❤
Desyi Alawiyah
Lah... Suho malah salah paham deh...

Lagian Gavin ngga bilang sih, siapa anak Edwin Cameron yang dimaksud...

Masa Suho ngga tahu sih, kalo Edwin punya 2 anak perempuan 🤔
Desyi Alawiyah
Bener-bener deh si Gavin ini...🤭
Desyi Alawiyah
Aku padamu Logan... Ayo desak terus si Frans dan babi tua itu...☺
nyaks 💜
bantu jawab Suho: Bukan..tpi kakak dari wanita itu 😅😅
nyaks 💜
gavinn 😅😅😅
nyaks 💜
dan kedepannya kau akan sangat menyesali keputusanmu ini Logan...
nyaks 💜
ngegas si Abang 🤣🤣🤣
nyaks 💜
gavin d lawan 🤣🤣🤣
nyaks 💜
mulaiii,,mulai gavin 😅
nyaks 💜
bingung ya Vin 🤭🤣🤣
Dwi Rustiana
Gavin jawab dong jangan diem2 bae ntar suho salah paham kan bisa berabe urusannya. apalagi kalo sampe kedengaran keluarga dajal bisa PD gila mereka
Dwi Rustiana
wes pokoke kamu diem2 bae ya Gavin jangan bkin bosmu tambah emosi jiwa terima beres ae kamu 🤭🤭🤭
@pry😛
bukn suho... ni setan..
next kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!