NovelToon NovelToon
Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Status: tamat
Genre:Mafia / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: cyron_alfaka

Jangan menyukai keluguan dan keimutannya sebab di dalamnya bersemayam iblis yang bisa menghabisimu kapan saja. Jangan menyukai senyum manis di bibirnya karena mengandung racun yang tak memiliki penawar. Namun apakah yang akan ia lakukan jika sebuah keluarga terobsesi menjadikannya bagian dari mereka??
Namun tanpa ia sadari bahwa keluarga itu berhubungan dengan kepingan puzzle masa lalunya....akan keluarga ini menjadi sebuah kehancuran atau awal kebahagiaan untuknya????..apa yang akan terjadi selanjutnya ..
happy reading guys 😀

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cyron_alfaka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehebohan di Kantin

"Ntar lagi Lo liat bakalan ada drama klasik di sini!"ujar Jordan memainkan baksonya.

"Drama?"beo Kai.

"Yoi"angguk Jordan.

Kai tetap melanjutkan makannya, sesekali ia menatap ke arah Abang kembarnya yang dibalas senyuman oleh si kembar. Terang saja hal itu sangat aneh bagi anggota BLACK HOLE lainnya. Karena selama ini untuk bisa melihat senyum duo AL itu adalah hal terlangka bagi mereka. Namun keterkejutan mereka harus berhenti karena tiga cewek menor tadi datang dan mendudukkan diri di samping duo AL.

Hal itu sukses membuat senyum duo AL lenyap seketika.

Berta dan Amber langsung bergelayut manja di lengan duo AL. Membuat duo AL dan seluruh inti BLACK HOLE meradang.

"Kak Alden kok diam aja sih, mau aku suapin makannya?"tanya Berta dengan nada suara yang dibuat semanja mungkin.

Alden benar-benar dibuat jengah oleh Berta, ia ingin sekali memukul wanita itu tapi ini di depan umum tidak mungkin ia melakukan itu, dan lagi pantang bagi lelaki keluarga Owen untuk mengasari seorang wanita. Begitu pun dengan Alan dengan wajah yang sudah merah padam. Mereka betul-betul ingin meledakkan amarah yang memenuhi kepala mereka sekarang.

Kai yang melihat Abang kembarnya begitu tertekan sontak tertawa terpingkal-pingkal dan itu sukses membuat perhatian seluruh kantin beralih padanya.

"Heh Lo napa Kai, gila Lo ketawa ngakak gitu??"ucap Jordan heran dengan Kai yang masih tertawa kencang itu.

"Itu Lo liat mukanya duo AL kayak lagi nahan boker....... bwahhhahhhhah!!"ujar Kai yang tetap melanjutkan tertawanya.

"Baby.....!!!"teriak duo AL yang geram dengan aksi sang adik yang menertawai mereka.

Fokus kantin sekarang teralihkan pada duo AL yang memanggil Kai dengan sebutan Baby.

Berta dan Amber yang melihat Kai menertawakan duo AL begitu marah kemudian menghampiri meja Kai.

"BRAK"

Berta menggebrak meja dengan kuat.

"Eee copot kutil kuda."latah Kai yang membuat seisi kantin tertawa terbahak-bahak karena ekspresi kaget Kai yang mereka nilai sangat lucu.

"Maksud Lo apa ngetawain cowok gue."geram Berta.

"Haaaa cowok Lo, yang mana?"tanya Kai yang tau pasti tidak mungkin selera Abang kembarnya serendah ini.

"Duo AL,mereka cowok kita asal Lo tahu."gertak Amber.

"Nggak gue bukan tahu, gue Kai!!"ujar Kai dan menambah gelak tawa di kantin itu.

"Tau Kai bukan tahu............!!"ujar Jordan geram dengan ulah teman barunya itu.

"Oh udah ganti toh!!"ujar Kai dengan watados andalannya.

"Heh Lo dengar kita ngomong nggak sih."bentak Amber.

"Hooo yang tadi lagi nahan boker!!"gurau Kai, lagi seisi kantin dibuat ngakak oleh Kai.

"Lo jangan macam-macam ama gue , Lo tu anak baru."sarkas Amber.

"Lah yang macam-macam ama Lo sapa sih, sok iyes Lo. Gue mah satu macam aja dari tadi cuma ketawa liat orang yang lagi nahan boker ya nggak guys?"tanya Kai pada penghuni kantin.

"Iya........!"jawab seisi kantin.

"Lo......!"tunjuk Berta.

"Santai Tante, jangan nunjuk-nunjuk ntar jari Lo bengkok."ucap Kai santai menepis telunjuk Berta dari wajahnya.

"Siapa yang Lo panggil Tante hah......!"teriak Berta.

"Ya elo lah Tante, mana ada murid sekolahan dandan kayak mau kondangan gini. Lipstik tebalnya 5 mili, bedak lima lapis, pake segala warna warni tu di pipi kayak badut Ancol. Nah baju minjem dari siapa pula."ejek Kai.

"Apa maksud Lo minjem sial*n."hardik Amber.

"Ni baju Lo ngetat gitu, pasti minjem kan Lo. Kalau pun boleh minjem inget ukuran juga Tante. Atau Lo mau gue beliin di koperasi siswa kuylah gue lagi baek ini mah..!"seloroh Kai membuat seisi kantin geleng-geleng.

Berta melayangkan tangannya ingin menampar Kai, tapi kalah cepat dengan gerakan tangan Kai yang lebih dulu sudah menangkap tangannya.

"Aaaaa no..no... noo Tante jangan main fisik, ntar dempul wajah Lo luntur."ucapkan Kai memainkan jari telunjuk di depan wajah Berta.

"Berani juga dedek gemoy melawan geng cabe-cabean."bisik-bisik penghuni kantin.

"Biar aja dikasih pelajaran sesekali, biar ga seenaknya nginjak-nginjak kita."jawab yang lainnya.

"Benar juga Lo, gue dukung Dede gemoylah, manis, pemberani dan kiyowo!!"sanggah yang lain.

Melihat Berta dan Amber yang kesulitan melawan Kai, Alicia datang untuk membantu mereka.

Ia mengambil mangkok berisi bakso dan berniat menyiramkannya pada Kai. Tapi Kai bisa melihat itu melalui ekor matanya.

"Main keroyokan eh"bathin Kai gue jabanin.

Kai sengaja menginjak kaki Matthew yang membuat Matthew mendadak berdiri karena rasa sakit di kakinya dan menyebabkan mangkok yang di bawa Alicia malah terbalik dan menyiram wajahnya sendiri.

"Ahhh...panas...panas..perih."teriak Alicia.

Rian dan Rion yang melihat semua itu menghampiri meja Kai, dan menggebrak meja Kai.

"Apa yang Lo lakuin sama adek gue an**ng"bentak Rion.

Melihat kesayangannya dibentak seperti itu duo AL berniat menghampiri sang adik, namun lagi-lagi sang adik memberi kode agar Abang kembarnya tidak mendekat.

"Sabar maseh.......main gebrak aje lo. Emang adek Lo gue apain, Yul?"tanya Kai santai.

"Yul apaan sial*n."bentak Rion yang sudah habis kesabarannya.

"Ya Lo tuyul mang sapa lagi. Pan yang ngomong ama gue cuman elo, Kutil badak"ucap Kai yang semakin memancing emosi Rion.

Rian tidak ikut campur dengan semua itu, ia memilih membawa Alicia ke ruang UKS.

"Hehhh gue tanya sekali lagi Lo apain adek gue?"tanya Rion penuh penekanan.

"Nggak gue apa-apain, guys ada yang liat gue nyelakain adek ni kutil badak?"tanya Kai pada penghuni kantin.

"Kita ga lia.......ttt!"jawab seisi kantin.

"Lo jangan main-main ama gue. Gue habisin Lo."desis Rion.

"Enak aja ngabisin gue, mang gue apaan. Makanan???"lagi Kai memancing emosi Rion.

Kali ini Berta dan Amber benar-benar emosi. Dengan cepat Berta menarik rambut dan memeganginya agar Amber bisa menyiramkan kuah bakso panas pada Kai. Melihat Amber berjalan ke arahnya Kai segera memutar tubuh dan menendang mangkok di tangan Amber yang pada akhirnya mendarat di kepala Rion.

Kai sendiri sengaja menginjak salah satu kaki Berta dan mencondongkan badannya ke arah Berta yang membuat Berta terjatuh ke lantai dan ditimpuk oleh tubuh Kai.

"Ehh jatohnya kok ga sakit ya."ledek Kai.

Duo AL hanya menggelengkan kepala melihat aksi sang adik, begitu pun anggota BLACK HOLE lainnya.

"Hebat tu bocil udah bikin geng cabe ama pengawalnya ga bisa ngelawan!!"seru Arnav senang.

"Bang**t kau jangan main-main dengan kami!"geram Rion mencekal pergelangan tangan Kai.

Dengan cepat Kai mencubit pinggang Rion yang membuat Rion melepas cekalannya.

"Gitu aja udah lepas, ck lemah."ejek Kai.

"Jangan samain gue sama yang biasa kalian ganggu, kalau Lo ga mau go to the hell!!"bisik Kai dengan aura hitamnya dan membuat Rion bergidik ngeri.

Rion mengajak Berta dan Amber untuk keluar dari kantin. Berta dan Amber memberikan tatapan permusuhan kepada Kai, yang dibalas dengan senyum merendahkan oleh Kai.

"Gila Lo Kai, bisa ngerjain mereka. Hebat sohib gue mah."puji Jordan.

"Heleh biasa aja kali, ya udah lanjut makan!!!"ajak Kai pada teman-temannya

"Eeh bos tu bocil bukannya barista di cafe Amora ya?"tanya Zylgwin penasaran.

"Iya."jawab Alden singkat.

"Kenapa tadi Lo manggilnya BABY bos?"tanya Arnav.

"Ntar gue cerita, cabut!!"jawab Alden meninggalkan kantin diiringi anggota geng BLACK HOLE lainnya.

1
Nina Nurmalasari
bagus
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒌𝒏𝒑 𝒂𝒍𝒖𝒓 𝒄𝒓𝒕𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒌𝒂𝒚𝒂 𝒄𝒓𝒕 𝒆𝒍 𝑻𝒉𝒐𝒓 𝒄𝒎 𝒃𝒆𝒅𝒂 𝒏𝒂𝒎𝒂 𝒕𝒐𝒌𝒐𝒉𝒏𝒚𝒂 𝒂𝒋𝒂 🤔 𝒌𝒍𝒖 𝒅𝒊 𝒆𝒍 𝒚 𝒍𝒈 𝒅𝒊𝒄𝒂𝒎𝒃𝒖𝒌 𝒈𝒂𝒅𝒊𝒔 𝒚 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒂𝒌𝒖 𝒌𝒆𝒑𝒐𝒏𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒍𝒊𝒍𝒚𝒂𝒏𝒂.
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒉𝒂𝒎𝒑𝒊𝒓 𝒎𝒊𝒓𝒊𝒑 𝒂𝒘𝒂𝒍𝟐 𝒔𝒊 𝒆𝒍 𝒅𝒊𝒌𝒆𝒍𝒖𝒂𝒓𝒈𝒂 𝑶𝒓𝒕𝒊𝒛 🤔
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒌𝒆𝒏𝒂 𝒅𝒊𝒌𝒆𝒓𝒋𝒂𝒊𝒏 𝒂𝒎𝒂 𝒌𝒂𝒊 🤣🤣🤣
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒎𝒂𝒌𝒊𝒏 𝒔𝒆𝒓𝒖 𝒔𝒖𝒌𝒂 𝒔𝒖𝒌𝒂 𝒔𝒖𝒌𝒂
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒘𝒐𝒘𝒘𝒘𝒘 𝒆𝒎𝒂𝒏𝒈 𝒌𝒆𝒓𝒆𝒏 𝑲𝑨𝑰 🤩
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
😭😭😭 𝒂𝒌𝒖𝒑𝒖𝒏 𝒋𝒖𝒈𝒂 𝒓𝒊𝒏𝒅𝒖 𝒔𝒆𝒈𝒂𝒍𝒂 𝒉𝒂𝒍 𝒕𝒆𝒏𝒕𝒂𝒏𝒈 𝒂𝒚𝒂𝒉
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒕𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒗 𝒋𝒂𝒖𝒉 𝒃𝒆𝒅𝒂 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒘𝒂𝒘 𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓𝒏𝒚𝒂 𝒏𝒆𝒎𝒖 𝒋𝒖𝒈𝒂 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒆𝒎𝒂𝒌𝒏𝒚𝒂 𝒆𝒍𝒅𝒐𝒓𝒂 𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒈 𝒔𝒂𝒃𝒂𝒓 𝒃𝒂𝒄𝒂𝒏𝒚𝒂🤭
Puch🍒❄
tanda "****" itu sebenernya apa sih thor dh berapa kali ngulang baca novel ini masih kagak tau, baru sekarang gw komen kek gini sangking penasarannya😂
Puch🍒❄
huaaaaa sedih banget wakk😭😭😭😭😭😭😭😭❤️‍🩹
Ranita Andriyani
sangat bagus seru banget deh baca ni banyak banget Abang nya si KAI dan banyak kejutanya si bocil gemoy saya tunggu season 2 nya donggg seruuu 🥳🥳👏🏻👏🏻
Srie Handayani
Luar biasa
Srie Handayani
kyaknya lebih pintarabmn el deh dr emaknya ini, kalo udah punya GG masa pembunuh bapaknya aja gak bisa ktemu..hahah😅😅
Srie Handayani
baca kisah emaknya eldora dulu...ternyata emg ke badasan sm ke gemoyannya si el turunan emanknya ya...😅😅jd rebutan pula...
Desak Putu
weh gk kuat ikut nangis😭😭😭
Desak Putu
wah kek ikut liat n dnger nyesek n mewek😭🤧
Wihar Tanti
sebagai pelajaran, jangan pernah membawa orang lain menginap di rumah, meski itu teman dekat sekalipun. krn kita tdk pernah tau setan mana yg bakalan mampir
kalau semisal emang mesti nginap, mesti dijaga baik2 suami/istri kita jgn sampai suami/ istri sndiri bersama tamu
Wihar Tanti
siap2 aja tu 2 ular bakalan mampus oleh kai
Wihar Tanti
di sekolah koq ada kekerasan dibiarin seh, ga masuk akal kak
tapi aku suka ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!