NovelToon NovelToon
SUAMI SEWAANKU SANG MAFIA PENGUASA

SUAMI SEWAANKU SANG MAFIA PENGUASA

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Perjodohan
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Orang_Cuman_Cerita

Demi menghindari perjodohan gila dengan rentenir tua pilihan ibu tirinya, Alana nekat menyewa seorang pria asing di pinggir jalan untuk menjadi suami pura-puranya dengan bayaran 5 juta sebulan. Pria itu tampak seperti pengangguran tampan yang sedang butuh tempat sembunyi.

​Alana bekerja keras siang malam untuk menghidupi "suami miskinnya" itu. Ia bahkan rela membelikan pria itu kemeja obralan agar terlihat rapi saat menemaninya.

​Namun, Alana tidak pernah tahu bahwa pria yang setiap malam tidur di sofa sempit apartemennya adalah Xander, pemimpin kartel mafia paling ditakuti sekaligus CEO triliuner yang kekayaannya tak berseri. Saat keluarga tiri Alana mencoba menginjak-injak hidup gadis itu, mereka tidak sadar bahwa mereka telah membangunkan iblis kejam yang sedang menyamar.

​"Siapa pun yang berani menyentuh milikku, bersiaplah kehilangan nyawa." — Xander.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Orang_Cuman_Cerita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13: Suaka Sang Ratu dan Ancaman Baru

Suasana Le Jardin d'Or, restoran Prancis paling eksklusif di jantung ibu kota, siang itu terasa tidak biasa. Tidak ada antrean panjang para sosialita, tidak ada denting garpu dari meja-meja lain, dan tidak ada obrolan bising. Restoran berbintang Michelin itu telah dikosongkan sepenuhnya. Xander menyewa tempat itu secara eksklusif hanya agar istrinya bisa makan siang tanpa gangguan setelah insiden traumatis di kantor.

​Alana mengaduk sup truffle-nya dengan tatapan kosong. Pikirannya masih tertinggal di atas meja kerjanya yang berantakan. Bayangan purwarupa mahkota musim semi yang hancur berkeping-keping terus menghantui pelupuk matanya.

​Melihat istrinya hanya terdiam, Xander meletakkan gelas anggurnya. Pria itu menyeka sudut bibirnya dengan serbet kain, lalu menatap Alana lekat-lekat.

​"Kau bahkan tidak menyentuh makananmu, Alana," tegur Xander dengan nada baritonnya yang lembut namun menuntut perhatian. "Apakah kau masih memikirkan wanita parasit bernama Siska itu? Aku pastikan dia tidak akan pernah bisa memegang pensil desain lagi seumur hidupnya."

​Alana mendongak, menggeleng pelan. "Bukan Siska yang kupikirkan, Xander. Ini soal purwarupa mahkotaku. Tenggat waktu pameran Spring Collection tinggal dua minggu lagi. Aku menghabiskan waktu berminggu-minggu mengukir lilin itu untuk mendapatkan presisi yang sempurna, belum lagi... berlian merah muda yang menjadi pusat mahkota itu sangat langka. Aku tidak tahu apakah Viora Jewelry masih memiliki cadangannya."

​Xander menyandarkan punggungnya ke kursi. Sebuah senyuman tipis yang sangat percaya diri terukir di wajah maskulinnya.

​"Kau lupa siapa suamimu, Sayang?" sahut Xander tenang. "Jika kau menginginkan waktu, aku bisa membatalkan pameran musim semi itu dan memundurkannya tahun depan. Jika kau butuh berlian, aku bisa membeli seluruh tambangnya untukmu detik ini juga."

​"Xander, tolong jangan berlebihan," potong Alana cepat, memberikan tatapan memohon. "Aku tidak ingin kau membatalkan pameran itu hanya karena masalahku. Aku ingin membuktikan kelayakanku sebagai desainer utama dengan karyaku sendiri, bukan dengan mengandalkan kekuasaanmu untuk membengkokkan aturan."

​Tatapan mata obsidian Xander melembut. Ia selalu terpukau dengan keteguhan hati gadis ini. Kebanyakan wanita akan memanfaatkan kekayaannya untuk bersantai, namun Alana justru sebaliknya.

​"Baiklah. Jika itu maumu," ucap Xander seraya bangkit dari kursinya. Ia mengulurkan tangannya kepada Alana. "Makan siang kita selesai. Ada tempat yang harus kau kunjungi."

​Alih-alih kembali ke gedung Viora Jewelry, iring-iringan SUV antipeluru Xander justru berbelok memasuki area Leonidas Tower, markas utama kerajaan bisnis dan dunia bawah milik sang triliuner. Gedung pencakar langit berlapis kaca hitam pekat itu adalah pusat dari segala kekuasaan Xander.

​Alana mengernyit bingung saat Xander membawanya masuk ke lift pribadi yang melesat langsung menuju lantai penthouse teratas. Begitu pintu lift terbuka, napas Alana nyaris tercekat.

​Seluruh lantai itu telah diubah menjadi sebuah studio desain perhiasan raksasa yang sangat futuristik dan mewah. Dindingnya terbuat dari kaca setinggi langit-langit yang menyajikan pemandangan udara kota Jakarta. Terdapat meja kerja dari kayu eboni yang sangat luas, lengkap dengan peralatan desain paling mutakhir, mesin cetak 3D, dan lemari brankas yang ditanam di dinding.

​"Apa... apa ini?" gumam Alana takjub, melangkah masuk bak terhipnotis.

​"Ini adalah suakamu, Nyonya Leonidas," bisik Xander yang berjalan di belakangnya, menempatkan kedua tangannya di bahu Alana. "Kau pikir aku akan membiarkanmu kembali bekerja di ruangan yang sama dengan orang-orang yang bisa melukaimu? Mulai hari ini, kau bekerja di sini. Timmu, termasuk sahabatmu Sarah, bisa datang kemari jika kau membutuhkan mereka."

​Xander lalu menuntun Alana menuju meja kerja utama. Di atas meja tersebut, di atas sebuah bantal beludru hitam, tergeletak sebuah kotak kaca berpemanas. Di dalamnya, bertengger sebuah berlian merah muda mentah yang ukurannya dua kali lipat lebih besar dan jauh lebih jernih daripada yang dihancurkan Siska.

​Mata Alana membelalak lebar. Air mata haru yang sejak tadi ditahannya akhirnya menetes. Ia membalikkan tubuhnya dan langsung menghambur ke pelukan Xander, melingkarkan kedua lengannya erat-erat di leher pria itu.

​"Terima kasih... Terima kasih banyak, Rexander," isak Alana pelan di dada bidang suaminya.

​Xander membalas pelukan itu tak kalah erat, menenggelamkan wajahnya di puncak kepala Alana, menghirup aroma vanila yang menenangkan dari rambut istrinya. "Tugasmu hanya berkarya, Alana. Tugasku adalah menyingkirkan setiap kerikil yang berani menghalangi jalanmu."

​Namun, momen romantis dan damai itu seketika terinterupsi.

​Pintu lift di belakang mereka berdenting terbuka. Dante melangkah keluar dengan langkah cepat yang terukur. Wajah tangan kanan Xander itu tampak sangat tegang, sangat kontras dengan ketenangan yang biasa ia tampilkan.

​Merasakan perubahan atmosfer, Xander melepaskan pelukannya perlahan. "Jelajahi studiomu, Sayang. Aku harus mengurus sesuatu sebentar."

​Alana mengangguk sambil mengusap air matanya, lalu mulai mengamati berlian merah muda itu dengan mata berbinar. Sementara itu, Xander berjalan menghampiri Dante ke arah lorong lift, menjauh dari jangkauan pendengaran Alana.

​Suhu di sekitar Xander mendadak anjlok. Aura lembutnya menguap tanpa sisa, digantikan oleh kegelapan mutlak seorang raja mafia.

​"Ada apa, Dante?" desis Xander tajam.

​Dante menundukkan kepalanya, lalu mengeluarkan sebuah kantong plastik kedap udara dari balik jasnya. Di dalam kantong itu, terdapat setangkai mawar hitam yang kelopaknya layu, dengan sebuah cincin perak berlogo tengkorak tertusuk di durinya.

​Mata Xander menyipit berbahaya melihat lambang tersebut.

​"Tim keamanan lapis luar kita di pelabuhan utara baru saja dihabisi secara senyap satu jam yang lalu, Tuan Besar," lapor Dante dengan suara pelan namun sarat akan kewaspadaan. "Mereka meninggalkan ini. Kartel Volkov dari Rusia... mereka tahu bahwa Rexander Leonidas kini telah memiliki seorang istri."

​Rahang Xander mengeras hingga otot-ototnya menonjol. Siska dan Melinda hanyalah parasit kecil yang mudah diinjak. Namun Kartel Volkov adalah monster dari masa lalu yang haus akan darah.

​Musuh-musuhnya akhirnya menyadari bahwa sang iblis yang tak tersentuh, kini memiliki satu titik kelemahan yang sangat fatal: wanita yang berada di ruangan sebelah.

​"Lipat gandakan penjagaan di gedung ini. Jangan biarkan Alana keluar dari jangkauan mataku sedetik pun," perintah Xander dengan suara yang sedingin es di kutub utara. "Jika Volkov menginginkan perang... kita akan memberikan mereka pembantaian."

​(Bersambung...)

1
Bu Dewi
lanjut kak😍😍😍
Orang_Cuman_Cerita: Lagi Proses Kak 👍
total 1 replies
Anonim
Lanjutkan 👍
Orang_Cuman_Cerita
Sukakan?💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!