NovelToon NovelToon
Pacar Asliku Mengkhianati, Pelayanmu Mencintai

Pacar Asliku Mengkhianati, Pelayanmu Mencintai

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Bullying dan Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:22.7k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"Sayang...kamu kan calon suamiku, jadi ini wajar." Suara bisikan mesra Gabriela.

"Tapi, nona... maksudku sayang ini tidak..."

Sebuah ciuman yang begitu panas, perlahan merayap, sulit untuk menghentikan bujuk rayunya.

Gabriela tersenyum diam-diam. Dirinya akan membalas kekasihnya yang asli.

Kekasihnya yang asli?

***
Gabriela mengalami kecelakaan sebulan lalu. Laporan medis yang tertukar membuat semua orang mengira Gabriela mengalami amnesia.

Dika, tunangan Gabriela seorang pengusaha terkemuka memanfaatkan kesempatan ini untuk berselingkuh.

Saat Gabriela tersadar Dika mengatakan bahwa.

"Aku hanya majikan kekasihmu. Kekasihmu adalah orang ini." Kalimat yang diucapkan Dika menunjuk pada butler yang selalu melayani keperluannya.

Gabriela hanya mengangguk, ingin mengetahui hati tunangannya.

Dalam permainan cinta ini, hatinya perlahan terbakar oleh sang butler, membuang sosok Dika.

"Gabriela! Aku pacarmu yang asli!"

"Benarkah? Tapi yang palsu lebih perhatian."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Buatku Ya?

Gabriela melangkah turun dari mobilnya, saat itu pula seorang sekretaris menyambutnya. Wanita dengan paras cantik bernama Yuna.

"Selamat datang nona, Tuan Sion sudah menceritakan semua yang terjadi, lebih tepatnya tentang nona yang mengalami amnesia. Perkenalkan nama saya Yuna, saya adalah sekretaris anda." Itulah yang diucapkan oleh Yuna menunduk pada majikannya.

"A...aku Gabriella, maaf aku sama sekali tidak mengingatmu." Gabriella turun dari dalam mobil terlihat ragu.

"Nona dapat mempercayainya, jika ada dokumen yang perlu ditandatangani kirim fotonya dulu kepadaku, setelah mendapatkan izin dari ku baru tanda tangani." Sion kembali mengingatkan.

Tapi di luar dugaan, Gabriella kembali berjinjit mengecup bibirnya. Hal yang membuat Sion membulatkan matanya, menelan ludahnya tidak percaya apa yang dilakukan oleh wanita ini di hadapan umum.

Begitu juga dengan Yuna, mengetahui betapa bucinnya majikannya pada Dika. Tapi setelah kehilangan ingatan malah mengecup bibir Sion? Sebuah kenyataan yang tidak terduga. Namun, ini terpampang jelas di depan mata sudah pasti bukan suatu kebohongan atau ilusi semata.

"Bagaimana bisa---" kalimat Yuna disela.

"Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, maaf anda harus ikut bekerja sama. Saya harap anda memakluminya, saya berjanji ini tidak akan terlalu merugikan nona Gabriella." Itulah yang diucapkan oleh Sion.

Pemuda yang mengeluarkan paper bag dari dalam mobil."Sayang, ini makan siang untukmu, semuanya menggunakan bahan-bahan yang sehat. Jangan terlalu banyak makan makanan yang ada di luar. Jika ada masalah katakan padaku, ingat... jangan pernah ragu untuk mengadu, karena sebagai pacar aku akan melindungimu, mengerti?" Kalimat yang begitu lembut dari Sion dijawab dengan anggukan kepala oleh Gabriella.

Yuna membulatkan matanya, ini seperti melihat matahari terbit dari barat. Sion yang biasanya begitu dingin kejam dan galak, kini seperti kekasih idaman.

Ya, memang Sion sudah menghubunginya sebelumnya, bahwa Dika menginginkan Gabriella untuk sementara ini mengira Sion adalah kekasihnya. Tapi tidak seperti ini juga, Bagaimana bisa kedua orang ini terlihat begitu serasi. Padahal sebelumnya ketika bertemu keduanya bahkan jarang menyapa, tatapan mereka begitu dingin.

Tapi sekarang malah seperti Romeo dan Juliet, ini benar-benar amazing...

"Aku mencintaimu..." ucap Sion.

"Aku juga..." Gabriela memeluknya.

"Kamu benar-benar secantik matahari pagi." Kalimat penuh senyuman dari Sion. Benar-benar menancap di relung kalbu.

Sebelum pada akhirnya pelukan mereka terlepas, kemudian Sion melangkah masuk ke dalam mobil. Kembali melanjutkan perjalanannya ke tempat dirinya bekerja.

Gabriella melambaikan tangan bagaikan seorang pacar yang ramah, tidak rela melepaskan kekasihnya pergi.

Sedangkan Yuna menyipitkan matanya. Kemudian melangkah mendekati Gabriella.

"Nona mulai sekarang saya akan memperkenalkan tentang perusahaan dari awal. Dari mulai visi misi hingga proyek apa saja yang sedang berjalan, dan apa yang boleh dikerjakan dan tidak boleh dikerjakan." Itulah yang diucapkan oleh Yuna memimpin jalannya.

Tapi kala Yuna melangkah tiga langkah, tiba-tiba kerah bagian belakang pakaian yang ditarik oleh Gabriella."Kamu mau mengajari bosmu?"

Sebuah aura dingin yang terasa dari CEO wanita, Yuna menelan ludahnya, ini sudah pasti, tidak dipungkiri lagi Gabriella tidak kehilangan ingatannya sama sekali.

"Nona? ingatan anda tiba-tiba kembali?" Tanyanya begitu gugup.

Gabriela melangkah cepat, dirinya yang kali ini memimpin jalan sedangkan Yuna mengikuti.

"Lebih tepatnya aku sama sekali tidak pernah mengalami amnesia." Itulah yang diucapkan oleh Gabriella.

"Lalu kenapa bisa, mereka menganggap Nona mengalami amnesia?" tanya Yuna tidak mengerti, menekan tombol lift kemudian mempersilahkan nonanya masuk.

"Hanya karena miskomunikasi antara perawat, hasil CT scan yang tertukar. Jadi tanpa sengaja mereka mengira aku mengalami amnesia." Penjelasan yang diucapkan oleh Gabriella kalah pintu lift tertutup.

Mereka berdua sudah masuk ke dalam lift, Yuna menelan ludah melirik penuh rasa ingin tahu.

"Lalu kenapa Nona tidak menjelaskannya?" pada akhirnya dirinya bertanya, walaupun terkadang majikan yang sudah seperti iblis.

Gabriella tertawa kecil, kemudian tersenyum menyeringai ke arah sekretarisnya."Tentu saja karena ini menyenangkan," ucapnya meraba lukanya sendiri, sebuah luka yang masih berbalut perban kecil.

"Menyenangkan? Nona seperti di permainkan, bahkan tidak dapat mendekati Tuan Dika. Jujur saja jika bukan karena takut pada Sion, saya sudah memarahinya karena menyetujui begitu saja permintaan dari majikannya." Kalimat penuh rasa kesal dari Yuna.

"Dika berselingkuh dengan Saskia..." kalimat yang diucapkan oleh Gabriella, tapi asistennya seperti tidak terkejut sama sekali, hingga wanita itu mengangkat sebelah alisnya tidak mengerti.

"Kamu tidak terkejut?" tanyanya.

"Nona yang terlalu buta oleh cinta, gesture mereka begitu terlihat. Setiap kali ada masalah Nona lah yang disalahkan, sedangkan Saskia selalu dibela. Tidak mungkin rasanya mereka tidak memiliki hubungan spesial, hanya saja saya tidak memiliki bukti." Itulah yang diucapkan oleh Yuna dengan raut wajah datar.

Gabriella hanya menghela nafas, ternyata memang benar dirinya sudah buta oleh cinta. Hingga buaya mangap-mangap pun terlihat seperti pangeran berkuda poni.

Memang dasar tahi kucing...

"Jadi apa yang membuat pujangga cinta seperti nona sadar?" tanya Yuna ingin mengetahuinya.

"Kamu ingat hari ulang tahun Dika? Saskia ingin aku datang ke rumahnya memberikan pesta kejutan. Seperti rencana Saskia, aku bersembunyi di dapur dan membawa kue. Katanya, Dika yang dingin, akan menunjukkan perhatiannya padaku, jika aku memberikan surprise. Tapi kamu tahu apa? dengan sengaja Saskia datang bersama Dika. Aku yang bersembunyi, awalnya ingin memberikan surprise. Tapi saat melihat mereka berciuman dalam keadaan ruangan gelap, aku memutuskan untuk tetap bersembunyi. Mereka bercinta di sofa, bercinta di kamar Dika, hingga akhirnya aku pergi dari rumah itu dan mengalami kecelakaan." Gabriella menghela nafas mengingat hal yang dialami olehnya.

"Jadi Saskia terang-terangan menunjukkan perselingkuhan mereka?" Pertanyaan dari Yuna dijawab dengan angkutan kepala oleh Gabriella.

"Wah benar-benar jalang kelas tinggi... jadi apa rencanamu? Apa merebut perhatian Dika kembali? Atau mungkin merencanakan membongkar semua kebusukan Saskia sehingga Dika tidak mencintainya lagi. Atau mungkin nona ingin pergi ke luar negeri, hingga Dika menyadari kesalahannya dan menyusulmu ke luar negeri. Dikejar oleh CEO posesif sepertinya..." kalimat dari Yuna dengan khayalan tingkat tinggi.

"Aku adalah Putri tunggal keluarga Anggara, tentu saja aku tidak menyukai barang bekas. Aku lebih menyukai yang fresh dan baru. Kebetulan Dika membawakan yang fresh dan baru padaku." Kalimat yang diucapkan oleh Gabriella.

"Fresh dan baru?" Yuna mengangkat sebelah alisnya tidak yakin. Bersamaan dengan pintu lift yang terbuka, mereka segera melangkah menuju ruangan CEO.

"Benar fresh dan baru..." itulah yang diucapkan oleh Gabriela mempercepat langkahnya, pintu ruang kerja CEO dibukakan oleh Yuna.

"Sion... di mana lagi kamu bisa mendapatkan pacar super duper perhatian? Dimana lagi kamu bisa mendapatkan pacar bucin tingkat dewa? Dimana lagi kamu bisa mendapatkan pacar super bersih yang tidak pernah disentuh oleh wanita manapun? Dika memberikan pria untuk menjadi selingkuhan padaku, tentu saja aku sebagai pacar yang penurut akan mengikuti perintahnya. Untuk bersenang-senang dengan Sion." Gabriela mulai duduk di kursi kerja CEO.

Sedangkan Yuna yang penasaran dengan isi dari paper bag yang diberikan Sion, perlahan membukanya.

Terdapat dua kotak bekal disana. Saat dibuka, makanan sehat berjejer rapi, tertata begitu indah, bahkan terdapat bentuk hati dimana-mana.

Yuna tertegun."Iya, spesies pria yang paling langka, terancam punah, harus dilindungi oleh undang-undang. Boleh Sion untukku saja?"

1
kucing kawai
thorrrrr kurangggg banyakkkkk apadet nyaaaa 🤧🤧🤧
Biyan Narendra
kecuali othor up lagi
jd kita tau jawabannya
😁😁
Nur Wahyuni
selalu suka sama karya kakak, keren2 pokoknya ceritanya.. 👍👍👍
Nur Wahyuni
keren provokasinya.. biarkan si gundik makin kesal dan bertindak semakin jauh 😁..
Biyan Narendra
Jadi inget tawanya Mak lampir,thor
🤣🤣🤣🤣
Nur Wahyuni
🤣🤣🤣🤣membayangkan Ella tertawa jahat jadi geli sendiri... udah gitu trz batuk2 karena dia blm minum🤣🤣🤣🤣
Nur Wahyuni
😄😄😄😄disaat kaya gini sebenarnya itu murni bukan karena Ella hilang ingatan.. jadi dia merasa bebas maki2 si dika😄😄
Nur Wahyuni
dika ini bener2 manusia menyebalkan.. udahlah biarkan dia hancur..
Nur Wahyuni
itu perasaan Sion yg sebenarnya sama kamu Ella.. meskipun dengan embel2 karena dika yg menyuruh..
Nur Wahyuni
🤣🤣🤣🤣🤣🤣mantap Ella, lanjutkan dan selamat berjuang..
Nur Wahyuni
bagus Sion, dika memang perlu diberi pelajaran juga... menganggap remeh orang yg begitu berharga..
Nur Wahyuni
ayo Sion hajar mereka semua.. trz nanti tinggal menghajar si dika dan sisika😁
Nur Wahyuni
dika mulai macam2 sama Sion, udah tinggalin si dika Sion daripada kamu jadi budaknya terus.. dah cukup balas budimu selama ini
Ufiyyyy
hasutan yg emejing🤣🤣🤣🤭
Miss Typo
hahaha,,, bagus Gabriella trs provokasi tuh si gundiknya buaya mangap-mangap 🤣
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Inah Ilham
sombong sekali kamu tuan putri,,,, tapi sayangnya aku suka🤣🤣🤣
Indar
bagus gabriella👍👍 pelan2 tp pasti hasut terus Saskia biar tambah2 marah sama Dika dan minta Dika utk memecat asistennya
Nur Wahyuni
dika ini memang ceo bodoh.. klo semua kerjaan di Handel asisten maka yg pintar adalah asistennya...
Wati Ningsih
mulai perang halus nih si gabriela
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!