NovelToon NovelToon
Ketika Waktu Bisa Di Putar Kembali

Ketika Waktu Bisa Di Putar Kembali

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Spiritual / Romantis / Bullying dan Balas Dendam / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: ROGUES POINEX

Angel mencintai Malvin dengan sepenuh hati. Sampai dia menghabiskan waktunya hanya untuk mendapatkan perhatian Malvin. Dia bahkan memaksa orang tuanya untuk menjodohkan mereka. Pernikahan yang dia impikan bisa berakhir bahagia nyatanya berakhir tragis.

Dia terbunuh di tangan Malvin dan sepupunya sendiri. Arwah nya keluar dari tubuh nya. Rahasia - rahasia yang tidak di ketahui perlahan terungkap. Bahkan dia melihat seseorang yang mencintainya dengan tulus padahal dulu dia menghina pria itu demi seorang Malvin.

---------

"Maafkan aku yang tidak bisa melindungi mu! Aku bersumpah jika aku akan membalas mereka semua. " --- Langit Al Ghassal.

"Jika aku di berikan kesempatan kedua, aku berjanji akan mencintaimu." --- Angelina Chloe Dominic.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ROGUES POINEX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Babu

Pagi yang menyenangkan, memberikan kejutan yang tidak terduga. Seorang siswa SMA yang terkenal dengan nilai paling bawah mendadak menjadi seorang yang sangat genius. Gebrakan baru bagi Angel menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya.

Dengan santai dia mengangkat tangan nya, maju ke arah papan tulis dan mengambil spidol. Mencatat rumus jawaban yang dengan begitu mudah dia pecahkan. Bahkan guru Matematika yang berdiri di samping nya melongo di buat karena rumus buatan Angel lebih mudah di mengerti dari pada rumus yang memang sudah ada di buku.

"Jawaban nya 10/5..Selesai, " ucap Angel dengan senyum puas. Berjalan melewati semua siswa yang masih terbengong dengan keterkejutan nya.

Guru yang tadinya hanya diam seketika menetralkan kembali perasaan nya. "Jawaban nya.. Benar, " lirih di akhir kalimat. Padahal di awal Pak Sastro yang merupakan salah satu Guru Matematika yang mengejar disana sempat menghina dan mengejek Angel yang dengan berani mengangkat tangan nya. Dia kira Angel hanya membual tapi justru jawaban nya membuatnya bungkam seribu bahasa.

"Pak, " seorang gadis berambut pendek mengangkat tangan nya. "Katanya kalo Angel berhasil memecahkan soalnya Bapak akan mengundurkan diri."

"Janji adalah janji lho, Pak.. Apa perlu Saya bantu bikin surat pengunduran dirinya?" timpal teman sebangku gadis itu bernama Anggun. Pak Sastro mengepalkan tangan nya dengan wajah memerah karena malu. Angel dengan wajah datarnya hanya menjadi penonton.

Sekarang dirinya tidak akan menjadi lemah, bodoh dan mudah ditindas. Dirinya yang sekarang adalah orang yang baru dengan nama yang sama. Orang dari masa depan yang menempati tubuh nya dari masa lalu. Anggap saja seperti itu.

Jam pelajaran berakhir dan untuk sesaat Pak Sastro bisa menghela nafas lega. Dia segera bergegas keluar seperti maling yang mencoba lari karena ke -Gep. Setelah Pak Sastro keluar guru lain masuk ke dalam kelas. Pelajaran kedua di mulai.

Pelajaran Biologi ~~~ Bu Hasna.

"Anak - anak kumpulkan PR yang kemaren Ibu berikan, " semua siswa berdiri dan berjalan ke arah meja guru. Mengumpulkan buku - buku tugas Biologi nya.

Seketika Angel terdiam.. Tugas? Kalo tidak salah.. Angel langsung merogoh tas sekolah nya mengeluarkan buku Biologi milik nya tapi kosong, dia tidak mengerjakan nya. Matanya beralih menatap buku lain nya yang ternyata terdapat jawaban dari PR Biologi nya. Buku tugas Malvin yang selalu dia kerjakan.

Angel mendengus, demi Malvin dia rela tidak mengerjakan tugas nya dan malah mengerjakan tugas Malvin beserta teman - teman nya. Angel mensejajarkan buku milik nya dan milik Malvin. Dengan kekuatan nya dia memindahkan catatan tugas yang ada di buku Malvin kepada bukunya. Dan.. Masalah selesai!

Angel terakhir maju menyerahkan bukunya. Setelah semua selesai Bu Hasna memeriksa siapa saja yang tidak mengerjakan tugas dan setelah beberapa menit di periksa. Mata Bu Hasna melirik ke arah 4 Anak yang duduk dengan anteng nya.

"Malvin, Beno, Mahesa, Eza.. Mana tugas kalian! Kenapa tidak di kumpulkan?"

Ke - empat anak itu terdiam saling menatap, Malvin bicara lebih dulu. "Bukan nya sudah ada di depan ya, Bu?"

"Mana? Nggak ada nama kalian di buku buku ini.. Ayo cepat kumpulkan!"

Malvin berdiri, tapi bukan nya ke arah guru melainkan dia berbalik ke belakang. Berjalan ke arah Angel yang masih santai dan berpura - pura sedang melihat bukunya. Dengan wajah datar Malvin menengadahkan tangan nya.

"Mana?

Angel mengernyit. " Apanya?"

"Berhenti berpura-pura, dimana buku tugas nya?"

Dengan santainya tangan Angel bertumpu di atas meja dengan siku. Telapak tangan dia gunakan untuk menumpu dagunya. "Kenapa Lo minta ke gue?"

Malvin memejamkan mata mencoba meredam kekesalan nya." Hentikan sandiwara kamu sekarang juga.. Kalo masih mau akting nanti di lanjutin sekarang kasih buku tugas nya."

"Lo aneh banget sih, " Angel masih bersikap santai. " Itu tugas Lo tapi kenapa Lo malah minta sama gua.. Kita nggak tinggal satu rumah lho dan gue nggak ada kewajiban buat nyimpen buku tugas Lo.. Lagian kenapa Lo minta sama gue? Apa jangan - jangan selama ini semua nilai yang Lo Terima itu karena GUE.. " di akhir kalimat Angel berkata sangat keras.

Semua yang ada disana menatap heran pada Malvin yang justru malah meminta buku tugas nya pada Angel. Meski mereka tau Angel selalu mengejar - ngejar Malvin tapi yang mereka tau Angel adalah murid bodoh yang mendapatkan peringkat dari bawah.

Tangan Malvin terjatuh di meja Angel, wajah nya condong ke depan sedikit."Berhenti main - main, kamu pikir dengan cara seperti ini kamu bakal bisa ngambil perhatian aku.. Nggak sama sekali!"

BRAK

Angel menggebrak meja membuat Malvin sedikit tersentak. Angel menatap nyalang mata pria di depan nya. "Kamu pikir kamu siapa? Presiden, Gubernur atau Menteri.. Kenapa aku harus ngambil perhatian kamu, nggak berfaedah tau nggak. Cuma buang - buang waktu."

"Malvin, " panggil Bu Hasna dengan tegas. "Kalo kamu dan teman - teman kamu tidak mengerjakan tugas dari Ibu.. Keluar sekarang dan jangan masuk sampai jam pelajaran Ibu selesai. "

Malvin menendang salah satu meja dengan keras membuat meja sedikit berpindah posisi. Dengan emosi dia keluar dari kelas dan di ikuti yang lain nya. Kelas kembali hening saat Bu Hasna mulai menjelaskan Bab pelajaran Biologi kali ini.

             00000000000

Jam pelajaran istirahat berbunyi. Malvin menarik tangan Angel saat melihat gadis itu keluar kelas dan membawanya ke belakang sekolah lalu menghempaskan tubuh gadis itu di tembok.

"Maksud kamu apa mempermalukan aku?" tanya Malvin dengan wajah merah.

Angel menatap dingin sosok yang dulu sangat dia cintai itu."Mempermalukan? Aneh banget sih, yang nggak ngerjain tugas siapa tapi justru yang di salahin siapa.. Otak kamu ada dimana?"

"Berhenti mencari perhatian dan jawab pertanyaan aku?"

"Oke, " Angel mendorong dada Malvin dan berjalan, duduk di salah satu batu yang ada di sana dengan kaki menyilang dan tangan bersedekap. Matanya menatap lurus ke arah Malvin. "Jawaban nya simple.. Karena GUE bukan BABU Lo, " Angel menekan kedua kata itu dengan tegas. Malvin tertegun mendengarnya.

Angel berjalan masih dengan tangan bersedekap, bibirnya berada di dekat telinga pria itu. "Jadi.. Mulai sekarang berhenti anggap gue babu Lo.. Gue bukan orang yang bisa Lo manfaatin. Mau pinter ya belajar, mau kaya ya kerja.. Nggak ada di dunia ini yang instan, "

DEG

BERSAMBUNG

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!