AFI seorang gadis yang berusia 21 tahun ,yang masih menduduki bangku perkuliahan yang harus menikah muda karna perjodohan dengan seorang abimana
salah seorang dokter muda ,sifat nya yang dingin ,cuek, dan muka datar nya namun tidak untuk istri nya ,ketika bersama istri nya Abi selalu bersikap lembut ,bawel, dan yang tentunya selalu menyayangi dan mencintai AFI,,,
jangan lupa mampir ke cerita ku ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aini saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 12
* aku suka dengan cara mu mencintai ku , tapi maaf ,aku belum bisa membalas cinta mu ...*
afiza ghania
seperti hari - hari biasa nya afi menjalani hari hari nya , hari ini Afi berencana setelah pulang ngampus mau mengantar kan sarapan untuk Abi ,
Afi bangga pada laki - laki itu Abi tidak pernah mengeluh lelah bahkan kata Abi ia sebisa mungkin akan membahagia kan istri nya sebisa mungkin ,meskipun cinta yang ia ucap kan belum terbalas .
" assalamualaikum " sapa seorang laki - laki tampan pada Afi yang sedang menunggu bis di halte
" waalaikum salam" jawab Afi dengan sedikit keterkejutan nya saat melihat siapa yang memberi nya salam .
Ustad Afif , ya laki - laki itu adalah ustad Afif ,
nama lengkap nya adalah Afif Abidzar Aqil laki - laki yang di taksir Afi ketika awal - awal diri nya masuk perkuliahan
" mau kemana ? " tanya Afif
" mau kerumah sakit ustad " jawab Afi sopan dan sedikit gugup , jujur bohong kalo Afi sudah muf' on dari laki - laki yang bergelar ustad muda , Afi belum bisa paham dengan perasaan nya.
Salah kah perasaan nya ini disaat iya sudah bukan menjadi seorang gadis biasa lagi , sekarang ia adalah gadis yang sudah menyandang status seorang istri.
Afi sudah mempunyai suami , dan suami Afi pun sudah mengata kan kepada nya bahwa ia mencintai Afi , namun Afi belum membalas cinta lelaki itu.
" siapa yang sakit ? " tanya Afif
" nggak ada yang sakit Afi mau mengantar kan makanan buat dokter abi " jawab Afi
" owh kalo begitu mau saya antar kan ?? " tanya Afif
" tidak usah ustad , Afi tidak mau merepot kan "
" jangan panggil saya ustad , panggil saja Afif lagian umur kita cuma terpaut empat tahun , " kata Afif
Afi mengangguk canggung ," ayo naik , saya antar kan "
" tapi Afi tidak ingin merepot kan mas Afif " jawab Afi sopan menolak tawaran Afif , jantung Afi rasa nya deg- degan , saat Afi memandang Afif .
" jam segini bus dan taxi jarang lewat , saya antar kan saja lagian saya tidak merasa di repot kan ." Afi tersenyum lalu mengangguk dia membuka pintu mobil di samping mengemudi . Lalu Afif melajukan mobil nya mengantar kan Afi.
Tidak membutuh kan waktu lama tiga puluh menit untuk Afif mengantar kan afi ke tempat tujuan nya .
" makasih mas Afif " ucap Afi
" sama-sama " jawab Afif lembut , diiringi senyum nya yang membuat lesung pipi nya terlihat ,
tampan itu yang Afi gambar kan untuk Afif , laki-laki yang dia kagumi tapi tak mungkin untuk dia miliki , Afi sadar diri, bahwa ia bukan lagi seorang gadis biasa namun dia ! Sudah menjadi seorang istri dari seorang dokter muda .
***
dari kejauhan Abi memandang wanita yang sudah menyandang status sebagai istri nya ,sedang berbicara dan tersenyum pada laki-laki lain , Abi bisa melihat Afi bisa berbaur dan bisa Abi akui banyak laki-laki yang memuja istri nya .
" kalo begitu Afi pergi dulu " pamit Afi dan berbalik ingin pergi namun Afif menghenti kan langkah nya .
" Afi ??? "
" ya !!! " jawab Afi
"Boleh saya meminta nomor atau line kamu " ucap Afif " saya hanya ingin berteman saja " lanjut nya ,
Afi mengangguk dan menyerah kan nomor wa nya " terima kasih "
" sama- sama "
Afi berlalu dari sana , sesampai nya di depan resepsionis
" ya ingin mencari siapa Mbak??? " tanya seorang resepsionis.
" dokter abi sus "
" owh sudah membuat janji Mbak ?? " tanya resepsionis dan di jawab gelengan oleh Afi ,
" baik kalo begitu tunggu sebentar , saya hubungi dokter Abi dulu "
Setelah resepsionis menghubungi dokter Abi , Afi di antar kan kedepan ruangan Abi , Afi mengetuk pintu ruangan Abi , dan di persilah kan masuk oleh Abi yang sibuk berkutat dengan berkas yang ada di depan nya , tanpa mengalih kan perhatian nya dari laptop
" mas Abi lagi sibuk ??? " tanya Afi
" hemmm " jawab Abi hanya dengan deheman
" makan dulu mas Afi bawain makan siang "
" saya sudah makan siang " jawab Abi tanpa memandang Afi.
" owh , afi fikir mas abi belum makan siang , jadi Afi bawakan sarapan "
Abi memandang Afi yang nampak lesu , Abi menghela nafas nya laki- laki itu merasa bersalah namun juga jengkel dengan Afi yang akrab dengan laki- laki lain ...
BERSAMBUNG...
makasih buat author yang udah setia membaca cerita ku ,jangan lupa buat komen like ,vote dan komen...