NovelToon NovelToon
BEHIND THE SPOTLIGHT

BEHIND THE SPOTLIGHT

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Kehidupan di Sekolah/Kampus / BTS / Romantis
Popularitas:614
Nilai: 5
Nama Author: Kde_Noirsz

"Menjadi adik dari 7 megabintang dunia adalah satu hal, tapi menjadi penulis misterius yang diperebutkan oleh 4 pangeran kampus sambil menyamar jadi siswi biasa adalah tantangan yang sesungguhnya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kde_Noirsz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 : Sang Pangeran Baru dan Kecemburuan Besar

Pagi ini, Aira sudah tidak bisa mogok sekolah lagi. Namun, ia tidak tahu bahwa Jungkook sudah menyiapkan kejutan besar untuk menggantikan posisi Soobin yang tereliminasi. Saat Aira sedang asyik memakai sepatu di lobi, Jungkook datang merangkul pundak seorang pria yang tingginya luar biasa dan wajahnya tampak seperti keluar dari komik.

"Aira, kenalkan. Ini Eunwoo, teman akrab Kakak. Karena Soobin sudah tidak ada, Kakak minta Eunwoo untuk ikut menjagamu di sekolah sekaligus jadi kandidat baru buat riset naskahmu," ucap Jungkook dengan bangga.

Eunwoo tersenyum sangat manis, jenis senyuman yang membuat bunga di taman Mansion seolah mekar seketika. "Halo, Aira. Aku Eunwoo. Jungkook sering bercerita tentang adiknya yang sangat imut, tapi ternyata aslinya jauh lebih imut dari ceritanya."

Aira terpaku, wajahnya langsung memerah padam. Ia reflek bersembunyi di balik punggung Jungkook sambil memegang ujung jaketnya. "H-halo, Kak Eunwoo... makasih," bisik Aira dengan mode manja-malunya yang paling parah.

Yoongi yang sedang minum kopi di dekat sana langsung mendengus. "Jungkook, kau membawa serigala baru ke rumah? Satu pangeran saja sudah pusing, sekarang kau bawa temannmu yang wajahnya ilegal itu?"

Kedatangan Aira ke sekolah kali ini benar-benar membuat sejarah. Biasanya ia diantar abangnya, tapi kali ini ia turun dari mobil bersama Eunwoo. Seluruh siswi Hanlim berhenti bernapas saat melihat Eunwoo membukakan pintu mobil untuk Aira dan merapikan rambut Aira yang berantakan.

"Jangan jauh-jauh dariku ya, Aira. Hanlim ini luas, aku tidak mau kau tersesat," ucap Eunwoo sambil menggandeng tangan Aira masuk ke koridor.

Sunoo dan Guanlin yang sudah menunggu di depan loker langsung memasang wajah "perang". Mereka tidak menyangka akan ada saingan baru dengan level visual setinggi Eunwoo.

"Siapa pria ini, Aira?" tanya Guanlin dengan nada bicara yang sangat dingin, matanya menatap tajam ke arah tangan Eunwoo yang menggandeng Aira.

"Dia Kak Eunwoo, temannya Kak Kookie," jawab Aira polos sambil melepaskan gandengan Eunwoo dan pindah bermanja ke lengan Heeseung yang juga baru datang. "Kak Heeseung... tolong, Aira pusing lagi banyak yang liatin."

Heeseung langsung memeluk bahu Aira protektif. "Tenanglah. Eunwoo-ssi, terima kasih sudah mengantar Aira, tapi kami yang akan menjaganya di kelas."

Eunwoo tidak marah, ia justru tertawa kecil yang sangat menawan. "Jungkook memintaku untuk memastikan tidak ada yang mendekati Aira lebih dari satu meter. Jadi, aku rasa kita harus berbagi tugas, kan?"

Saat jam kosong, Aira melarikan diri ke perpustakaan untuk mengerjakan naskah rahasianya. Namun, ia tidak pernah bisa sendiri. Eunwoo datang membawakannya susu kotak stroberi dan duduk tepat di depannya.

"Aira, kau terlihat sangat serius saat menulis. Apa aku boleh membaca sedikit?" tanya Eunwoo lembut.

"Enggak boleh! Ini rahasia!" rengek Aira sambil menutup laptopnya dengan cepat. Ia mengerucutkan bibirnya manja. "Kak Eunwoo jangan kayak Kak Sunoo deh, suka kepo."

Eunwoo tertawa dan mencubit pipi Aira gemas. "Arraso, arraso. Kalau begitu, suapi aku satu biskuitmu saja sebagai gantinya."

Baru saja Aira hendak mengambil biskuit, Guanlin muncul dan duduk di sebelah Aira, langsung menyodorkan tumpukan buku referensi yang sangat tebal. "Ini riset yang kau butuhkan, Aira. Jangan makan biskuit terus, nanti perutmu sakit."

Suasana perpustakaan yang tenang berubah menjadi ajang persaingan sengit. Eunwoo membukakan kotak susu untuk Aira, Guanlin membetulkan posisi kacamata Aira, dan Sunoo tiba-tiba muncul di bawah meja hanya untuk memegang ujung sepatu Aira supaya Aira tidak pergi.

Aira yang merasa sangat dimanjakan sekaligus pusing, akhirnya meletakkan kepalanya di atas meja. "Hiks... kalian berisik! Aira mau bobo bentar aja!" tangis Aira tiba-tiba meledak karena kewalahan.

Seketika, Eunwoo, Guanlin, dan Sunoo panik luar biasa. Eunwoo langsung melepas jaketnya untuk dijadikan bantal untuk Aira. "Mianhe, Tuan Putri... tidurlah, kami akan diam sekarang."

Dari balik rak buku, Jungkook yang sedang menyamar jadi petugas perpus botak (pakai wig) mengintip dengan geram. "Eunwoo! Aku suruh jaga, bukan suruh bikin dia nangis!" bisiknya emosi sambil meremas kemoceng.

Setelah insiden tangisan di perpustakaan, Eunwoo merasa sangat bersalah. Untuk menebus kesalahannya, ia mengajak Aira ke taman botani rahasia milik klub pecinta alam yang kuncinya ia "pinjam" dari salah satu kenalannya. Taman itu penuh dengan bunga tulip warna-warni dan sangat tenang.

"Aira, lihat bunga ini. Warnanya merah muda, mirip pipimu kalau lagi marah," ucap Eunwoo sambil menyelipkan setangkai kecil bunga di telinga Aira.

Aira yang sedang duduk di kursi kayu putih langsung menutupi wajahnya dengan telapak tangan. "Kak Eunwoo... berhenti gombalin Aira. Aira kan jadi malu terus," rengek Aira dengan nada suara yang sangat manja. Ia kemudian menarik ujung kemeja Eunwoo, "Tapi bunganya cantik, makasih ya Kak."

Namun, ketenangan mereka tidak bertahan lama. Dari balik rimbunnya semak mawar, Sunoo muncul dengan gaya santainya. Ia membawa sebuah keranjang piknik yang isinya lengkap dengan sandwich stroberi buatan tangan.

"Wah, wah... ada yang sedang asyik berkencan di taman ya?" sindir Sunoo sambil duduk tanpa diundang di sebelah Aira. Ia langsung meletakkan kepala Aira di bahunya. "Aira, aku membawakanmu sereal madu. Jangan cuma makan bunga dari Eunwoo, kau butuh tenaga untuk menghadapi pelajaran olahraga nanti."

Guanlin menyusul di belakang Sunoo, membawa payung besar untuk melindungi Aira dari sinar matahari. "Matahari hari ini terlalu terik untuk kulit Aira. Eunwoo-ssi, kau seharusnya lebih peka," ucap Guanlin dengan nada bicara dingin khasnya.

Aira yang terjepit di antara tiga pria tampan ini hanya bisa mengerucutkan bibirnya. "Ih! Kenapa kalian semua jadi kumpul di sini? Aira kan mau tenang!" Aira tiba-tiba berdiri dan memeluk lengan Eunwoo dengan manja. "Kak Eunwoo, ayo pergi dari sini! Aira mau jalan-jalan ke kolam ikan aja!"

Melihat Aira lebih memilih Eunwoo, Sunoo dan Guanlin seketika merasa hati mereka retak. Eunwoo hanya bisa memberikan senyuman "menang" yang sangat sopan sambil menuntun Aira pergi.

Tanpa sepengetahuan Aira dan para pangeran, empat sosok pria mengenakan topi lebar, apron cokelat, dan membawa gunting tanaman besar sedang berpura-pura memangkas rumput di sekitar taman. Mereka adalah Jungkook, Jin, Jimin, dan Taehyung.

"Lihat itu! Eunwoo beneran pegangan tangan sama Aira! Kenapa dia malah manfaatin jabatan 'penjaga' buat PDKT?!" bisik Jin sambil memotong dahan pohon dengan penuh emosi sampai nyaris membabat bunga mawar yang mahal.

"Kak, sabar! Jangan sampai ketahuan," bisik Jungkook yang wajahnya tertutup masker tebal. "Tapi beneran deh, Eunwoo itu saingan berat. Visualnya bener-bener level dewa. Kita salah langkah bawa dia ke sini."

Jimin yang sedang membawa kaleng penyiram air, pura-pura tidak sengaja menyemprotkan air ke arah jalan yang akan dilewati Aira dan Eunwoo. "Ops! Licin!" gumam Jimin jahil.

Benar saja, Aira hampir terpeleset karena genangan air itu. Namun, Eunwoo dengan sigap menangkap pinggang Aira dan menariknya ke dalam pelukan yang sangat protektif. Wajah mereka sangat dekat sampai Aira bisa merasakan hembusan napas Eunwoo.

"Hati-hati, Sayang. Jalanannya basah," bisik Eunwoo dengan suara yang begitu rendah dan seksi.

Aira membeku, jantungnya berdegup seperti sedang lari maraton. "M-makasih Kak Eunwoo..." rengek Aira sambil menyembunyikan wajahnya di dada Eunwoo karena malu luar biasa.

Melihat adegan "pelukan" itu, Jungkook hampir saja melempar gunting tanamannya. "Cukup! Aku nggak tahan! Kita harus interupsi sekarang!"

Masuk ke jam pelajaran olahraga, Aira mengganti seragamnya menjadi baju olahraga sekolah yang berwarna biru cerah dengan celana pendek. Penampilan Aira yang terlihat segar dan imut membuat seluruh siswa laki-laki di lapangan bola basket tidak bisa berpaling.

Eunwoo, Guanlin, Sunoo, dan Heeseung (yang baru bergabung setelah latihan vokal) duduk di tribun penonton paling depan. Mereka seolah menjadi "pagar betis" bagi siapapun yang ingin mendekati Aira.

"Aira, jangan lari terlalu kencang! Nanti kau berkeringat berlebihan!" teriak Sunoo dari tribun.

"Minum ini setelah selesai!" Guanlin mengangkat botol air minum mineral mewah yang berlabel merk terkenal.

Tiba-tiba, seorang siswa kelas lain tidak sengaja menabrak Aira saat berebut bola. Aira terjatuh ke lantai kayu lapangan dengan bunyi gedebuk yang cukup keras.

"AWWW! Sakit... hiks..." tangis Aira pecah seketika. Lututnya sedikit lecet, tapi rasa manjanya jauh lebih besar daripada rasa sakitnya.

Seketika, lapangan basket itu rusuh. Bukan cuma empat pangeran yang melompat turun dari tribun, tapi juga empat "tukang kebun" (Jungkook cs) yang tadi bersembunyi di balik gudang alat olahraga langsung menerobos masuk lapangan.

"AIRA!" teriak kedelapan pria itu secara bersamaan.

Eunwoo adalah yang tercepat sampai di samping Aira. Ia langsung menggendong Aira gaya bridal style tanpa izin. "Tenanglah, aku akan membawamu ke UKS."

Jungkook yang sudah melepas topinya langsung menghalangi jalan Eunwoo. "Berikan dia padaku! Aku kakaknya!"

"Aku temannya yang kau tugaskan menjaganya, Kook!" balas Eunwoo tak mau kalah.

Aira yang sedang digendong Eunwoo justru makin menangis kencang sambil memeluk leher Eunwoo. "Hiks... Kak Eunwoo... sakit banget... jangan diturunin... hiks..."

Akhirnya, rombongan itu bergerak menuju UKS. Bayangkan, satu gadis kecil digendong oleh Eunwoo, dikawal oleh tujuh pria tampan lainnya (karena Jin, Jimin, dan Taehyung akhirnya melepas penyamaran). Seluruh sekolah gempar. Mereka menyadari satu hal mulai hari ini, Cha Eunwoo resmi masuk ke dalam lingkaran pelindung Aira yang paling intim.

Di UKS, Aira berakhir dengan bermanja-manja pada Eunwoo yang mengobati lukanya dengan sangat telaten, sementara abang-abangnya hanya bisa menggigit jari di pojok ruangan karena Aira tidak mau dilepas dari dekapan Eunwoo.

📢 GEMEZZZZ BANGET! 😍 Aira beneran jatuh ke pelukan Eunwoo! Tapi abang-abang BTS malah makin pusing karena bawa Eunwoo ternyata bumerang! Menurut kalian, Eunwoo tulus atau cuma mau godain Aira aja?

👇 VOTE [A] Eunwoo si Pangeran Tulus | [B] Guanlin si Sultan yang Tersisih | [C] Sunoo si Rubah yang mulai Cemburu Berat!

💬 KOMEN : Adegan manja apa lagi nih yang harus dilakuin Eunwoo ke Aira biar pangeran lain makin panas? 😂

🔔 SUBSCRIBE & FAVORITE! Bab 13 bakal ada kencan makan malam di rumah Eunwoo yang sangat romantis!

⭐ KASIH RATING 5 STARS biar Aira terus bahagia dikelilingi cowok-cowok tampan ini!

BehindTheSpotlight #MangaToonRomance #AiraEunwoo #JealousBrothers #ProtectiveSquad #VisualGeniusLove

1
Ayu Nur Indah Kusumastuti
Syuka banget sama FL nya, manja2 gitu deh
Noirsz: pembaca setia nih, mode lock on 🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!