NovelToon NovelToon
Istri Shalihah Athalla

Istri Shalihah Athalla

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Nikahmuda / Cintamanis / Suami ideal / Istri ideal / Tamat
Popularitas:10.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pasha Ayu

Seharusnya pernikahan dilangsungkan bersama pria matang yang sedari kecil digadang-gadang menjadi jodoh Khadijah.

Namun, takdir berkenan lain hingga masa lajang Khadijah harus berakhir dengan pemuda asing yang menabraknya hingga lumpuh.

Kedatangan Athalla di Kalimantan Barat untuk memenuhi panggilan balap liar, justru disambut dengan jodoh tidak terduga-duga.

Pasalnya, kecelakaan malam itu membuat calon suami Khadijah lebih memilih menikahi adik kandungnya; Nayya.

Khadijah dibuat remuk oleh pengkhianatan calon suami dan adiknya. Lantas, di waktu yang sama, Athalla menawarkan pernikahan sebagai bentuk tanggung jawabnya.

Romantis/Komedi/Sangat mendekati keseharian. Thanks buat yg sudah mampir ya💋❤️🫂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ISTALLA DUA BELAS

Dari pada Alessia menangis, Athalla memutuskan tidak bicara tentang Khadijah dulu sampai dia memiliki banyak keberanian untuk mengatasi ketakutan yang dia rasakan.

Sejatinya, banyak sekali alasan kenapa Athalla tidak berani mengatakan kebenaran, salah satunya; tidak mudah jalan Athalla saat meluluhkan hati Alessia yang jutek.

Dahulu, Athalla bahkan setengah mati mengejar Alessia hingga Alessia mau memberikan kesempatan menerima cintanya.

Dari masih SMA kelas dua mereka ditunangkan, yah, itu keputusan keluarga bersama mengingat keduanya masih sama-sama menjalani pendidikan.

Rencananya, Athalla akan menikahi Alessia setelah lulus S1. Dan belum sampai hal itu terjadi, Khadijah masuk ke dalam hidupnya.

Sungguh-sungguh dilema yang dirasakan oleh Athalla, kini. Satu sisi Athalla tak mau menyakiti Alessia, sisi lainnya dia tak mau meninggalkan tanggung jawabnya pada Khadijah yang sudah dia jadikan istri.

Poligami? Ah, itu tidak akan pernah dia lakukan, ia yakin. Sebab, sejatinya Athalla bukan laki-laki yang bisa adil dalam berbagi.

Cintanya pada Alessia akan membuka ketidak adilan-nya nanti. Jelas, karena kepastiannya adalah; Khadijah hanya istri yang dia nikahi oleh sebab tanggung jawabnya saja.

"Kamu mau pergi lagi, Tha?" Di sofa sana, Gantara sang ayah menyambut langkah Athalla menuruni satu persatu anak tangga.

Barusan saja Alessia pulang, Athalla sudah kembali wangi, wajah segar dan rapi dengan jaket kasual merah putih.

Skinny jeans hitam melapisi kaki-kaki jenjangnya, sentuhan terakhir, sepatu merah menambah kesan tampan pemuda itu.

"Mau ke mana lagi?"

Gantara menghela napas sebentar untuk mengolah kesabarannya. Putra yang satu ini memang jarang sekali ada di rumah.

Bahkan, hampir dua bulan sudah, Athalla tidak pulang ke Rumah ini, kemudian baru saja tiba di kediamannya, anak itu sudah berganti pakaian dan ingin pergi.

"Beresin bengkel."

Athalla lalu menunju ke arah dapur bersih rumah tersebut. Desain kontemporer, dan cukup tertata rapi dengan warna dasar monokrom.

"Perasaan baru pulang loh, Atha, Kamu kenapa sih nggak pernah betah ada di rumah?" Fasha sang ibu giliran menegur.

Athalla hanya ber-hehe ringan. "Atha cowok, Mam, kalo Atha di rumah terus, entar nggak dapet pasangan-pasangan kayak Mas Dekan!"

Sontak, lirikan mata tajam Mas Abrar menusuk Athalla kemudian. Mas Abrar memang tidak pernah bergaul, tak seperti Athalla yang suka sekali bersosialisasi di luar rumah, Mas Abrar bisa dikatakan anti sosial.

"Ampun Mas Gus!!" Athalla menyengir tak enak dengan tatapan abangnya. "Atha lupa kalau Mas Gus lagi mengejar cinta, Asyifa."

Gantara menggeleng, lalu menepuk punggung putra tirinya. Dari pada Athalla, Mas Abrar jauh lebih dekat dengan Gantara.

Sudah bertahun-tahun memang, Mas Abrar mengejar cinta teman kampusnya. Tidak ditolak, tapi, tidak juga mereka menikah.

"Jangan dengerin, Athalla."

Mas Abrar kembali membaca buku yang tengah dibacanya. Tanpa ada suara sedikit pun, dan memang Dekan keagamaan itu irit mengeluarkan kata-kata.

"Atha--"

Fasha kembali dibuat mengernyit, pasalnya, Athalla meraih tas belanja paling besar untuk diisi dengan makanan-makanan yang ada di lemari-lemari esnya. "Itu mau ngapain?"

"Bawa makanan buat orang di bengkel."

Khadijah tergolong orang kan? Athalla tidak berbohong soal ini. Athalla akan bawa makanan yang ada untuk istri shalihahnya.

"Emang sebanyak apa orang-orang di bengkel Mas montir hah? Ngapain juga buah-buahan segarnya dibawa semua?" Shakira lantas menimpalinya, gadis 15 tahun itu heran.

"Ini Mas lakuin buat kamu juga, biar kamu nggak tambah gemuk karena ngemil melulu. Lihat tuh kaca, badan udah kayak gentong!!"

"Papa!!" Shakira mencebik bibir, gadis itu menuntut pembelaan ayahnya. Shakira memang dikaruniai tubuh yang gemuk dan lebih besar dari anak seusianya.

"Emang Shakira kayak gentong, ya?"

Gantara tertawa, sembari menyambut putri bungsunya dengan peluk. "Dari mana gentongnya coba, cantik begini, masya Allah."

Athalla tergelak. "Sebenernya lebih kasihan gentongnya disamain sama kamu, Ra."

"Athalla!!" Mas Abrar menegur. Di Rumah ini, selain Papa Gantara, Mas Abrar garda terdepan yang menjadi pembela Shakira.

Athalla diam cengengesan. Kalau sudah melawan Shakira maka musuhnya orang satu rumah bahkan satu klan Miller.

"Kapan mau beli cincinnya lagi? Jangan tunggu sampai Alessia marah-marah."

Athalla mendengus oleh peringatan Mama Fasha kembali. "Iya nanti."

Boro-boro mau membeli lagi cincin yang dia yakin tidak akan pernah ada manfaatnya, sekarang ini, Athalla sedang fokus dengan pengobatan wajah dan kaki istrinya.

"Bener ya. Kalau bisa kamu pergi ke gerai cincinnya besok aja langsung. Setidaknya kamu ada usaha buat Aley seneng."

"Iya." Athalla memeluk tas besar berisi makanan-makanan persediaan. Lalu membawanya keluar dari Rumah.

..."**"--__--"**"...

Pukul sembilan malam, Athalla tiba di bengkel kembali. Dua wanita yang diutus untuk membantu Khadijah sempat izin pulang setelah menginformasikan semua yang sebelumnya dilakukan Khadijah.

Ternyata, lelah di perjalanan membuat Khadijah tidur lebih awal. Athalla sempat melirik ke atas meja rendah, di sana banyak botol produk-produk perawatan istrinya.

Athalla membetulkan selimut tebal yang menggulung tubuh Khadijah. Baru akan membukakan jilbab yang Khadijah pakai, wanita itu lekas membuka mata kantuknya.

"Mas sudah pulang?"

Khadijah ingin duduk, tapi, Athalla tidak mengizinkannya, ia hanya menyuruh Khadijah membuka jilbab. Takut panas karena AC di sini tidak terlalu dingin.

Tempat tidur hanya satu, dan itu hanya ada ukuran Queen. Athalla akan tidur di atas karpet bulu-bulu.

Sebelum tidur, Athalla akan puaskan dulu mengusap kepala Khadijah. Di mana itu berhasil membuat, Khadijah tersanjung hingga tak sengaja senyuman manis di bibirnya melengkung.

Sontak, Athalla terkekeh. "Kamu jangan buat aku salah tingkah malam-malam begini!"

"Memangnya kenapa?" Khadijah tidak melakukan apa pun selain tersenyum, lalu apa kejahatan yang dia lakukan barusan?

"Senyum kamu mengandung sakarin, pemanis buatan yang manisnya melebihi gula asli! Ini racun sebenernya, tapi candu."

Khadijah tertawa, sedikit geli juga dengan gombalan maut suaminya. Wanita itu lekas terdiam terpaku setelah bibir setengah pucat- nya dibelai lembut oleh ibu jari Athalla.

Sempat, Khadijah menelan saliva, ia gugup tentu saja. Tapi, dia memang sudah harus membiasakan diri dengan sentuhan halal ini.

"Tadi Mas Atha, ke mana?"

"Ke rumah mertua kamu."

Khadijah menghela, ternyata suaminya memang terbiasa memanggil orang tuanya dengan sebutan yang tidak simple. Kalau tidak Pak montir, ya mertua kamu.

"Terus?"

Khadijah ingin tahu apa jawaban orang tua suaminya. Kemarin, Athalla menjelaskan bahwa Abi Bachrie bukanlah ayah kandung, melainkan ayah angkat yang sudah seperti ayahnya sendiri.

Kata lainnya, Athalla belum memberi tahu orang tua kandungnya perihal pernikahannya dengan Khadijah. Kedatangan Abi Bachrie di Kalimantan hanya supaya Bapak Hariman mau melepaskan Khadijah dengan tenang.

"Aku memang belum bisa bawa kamu ke Rumah orang tua. Sabar ya, pelan-pelan aku akan kasih tahu mereka. Dan mereka wajib tahu kalau aku sudah menikahi bidadari."

Khadijah tergelak kembali. Tawa yang kemudian berhenti, karena lagi dan lagi bibir pucat nya mendapatkan usapan lembut dari jari-jemari suaminya.

Khadijah terdiam beku dengan tatapan yang sedikit menyelami makna mata itu. Athalla bahkan menatap lekat bibirnya seperti anak rusa yang menginginkan makanannya.

"Mas kenapa ngeliatin Dijah terus? Mas Atha mau cium, Dijah?" Barang kali Athalla tidak berani, Khadijah akan menawarkannya.

1
Matchamatcha
queen size itu uk 160 bukan sih,, aku loh dipake berempat🤣🤣🤣
sultan emang beda yaa🤣🤣🤣
Matchamatcha
baru ngeh,, ternyata mas atha dapet perawan kalimantan ya mas😄😄😄
Matchamatcha
ibu mulutnya kek petasan banting ya buuu
Sugianti Bhe
Bagus
Sulianty Uyat
sukakkk
It's me💓💓
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
It's me💓💓
pal tarno prok prok jadi ap🤣🤣🤣
Cak Alfi
apa GK ada kelanjutannya ya thor soalnya sdah di tunggu" dari kemarin kok blm muncul"
HIATUS: Sudah tamat di KBM akak
total 1 replies
Cak Alfi
sangat bagus dan luar biasa, seakan bisa menghipnotis pembaca
Ratna Tiara
bagus bangettttttt,,,
q suka bacax ndak bertele2 ceritanya,
ada komedix juga, suka suka suka🥰🥰🥰
Eli Elieboy Eboy
𝑦𝑎 𝑎𝑙𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑘𝑎𝑟 𝑠𝑎𝑦𝑛𝑔 𝑏𝑛𝑒𝑟 𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑙𝑜 𝑝𝑢𝑛𝑦𝑎 𝑏𝑎𝑏𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑢𝑙𝑒 𝑑𝑖 𝑙𝑒𝑤𝑎𝑡𝑘𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑛 𝑑𝑖 𝑠𝑖𝑎2𝑘𝑎𝑛 𝑔𝑡𝑢 𝑎𝑗ℎ𝑎 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑜𝑘 𝑗𝑑 𝑖𝑘𝑙𝑎𝑛 𝑜𝑟𝑒𝑜 𝑠𝑖ℎ 𝑏𝑎𝑏𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑢𝑙𝑒 𝑛𝑒 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑝𝑜𝑣 𝑠𝑒𝑘𝑎𝑟 : ℎ𝑎𝑚𝑖𝑙𝑖𝑛 𝑎𝑑𝑘 𝑑𝑜𝑛𝑘 𝑏𝑛𝑔 🤣🤣🤣
𝑝𝑜𝑣 𝑙𝑢𝑐𝑘𝑦 : 🤒🤒🤒
Eli Elieboy Eboy
𝑦𝑎 𝑎𝑚𝑝𝑢𝑛 𝑏𝑎𝑏𝑎𝑛𝑔 𝑙𝑢𝑐𝑘𝑦 𝑦𝑔 𝑢𝑛𝑦𝑢2 𝑘𝑎𝑦𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑟𝑚𝑢𝑡 🤣🤣🤣 𝑠𝑒𝑘𝑎𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑢 𝑏𝑖𝑛𝑖𝑘 𝑏𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑎𝑛𝑢𝑠𝑖𝑎 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑏𝑖𝑗𝑖2𝑎𝑛😂😂😂
Eli Elieboy Eboy
𝑎𝑤𝑎𝑙 𝑑𝑖 𝑗𝑜𝑑𝑜ℎ𝑘𝑎𝑛 𝑠𝑜𝑘2𝑎𝑛 𝑛𝑜𝑙𝑎𝑘 🤣 𝑙𝑎ℎ 𝑢𝑑ℎ 𝑙𝑒𝑝𝑎𝑠 𝑛𝑖𝑘𝑎ℎ 𝑙𝑎𝑛𝑔𝑠𝑢𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑔𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖 𝑑𝑎𝑛 𝑝𝑛𝑔𝑒𝑛 𝑏𝑎𝑛𝑔𝑒𝑡 𝑚𝑜𝑐ℎ𝑖 𝑘𝑒𝑚𝑏𝑎𝑟🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑠𝑒𝑙𝑎𝑚𝑎𝑡 𝑦𝑎 𝑙𝑢𝑐𝑘𝑦 𝑘𝑟𝑛𝑎 𝑑𝑜𝑎 𝑚𝑢 𝑠𝑢𝑑𝑎ℎ 𝑡𝑒𝑟𝑘𝑎𝑏𝑢𝑙 𝑦𝑔 𝑚𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑘𝑎ℎ 2 𝑏𝑙𝑛 𝑙𝑔 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑦𝑎 𝑒𝑙𝑎 𝑎𝑛𝑘 𝑛𝑦𝑎 𝑝𝑎𝑘 𝑚𝑜𝑛𝑡𝑖𝑟 𝑚𝑎ℎ 𝑘𝑒𝑘 𝑔𝑡𝑢....
𝑑𝑖𝑗𝑎ℎ 𝑙𝑔 𝑢𝑛𝑔𝑘𝑎𝑝𝑖𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑎𝑠𝑎𝑎𝑛 𝑚𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖 𝑏𝑖𝑙𝑎𝑛𝑔 𝑔𝑜𝑚𝑏𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑛 ℎ𝑟𝑢𝑠 𝑑𝑖 𝑔𝑎𝑛𝑡𝑖 𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑑𝑒𝑠𝑎ℎ 𝑝𝑢𝑙𝑎 𝑖𝑡𝑢 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑡𝑎ℎ𝑢𝑎𝑛 𝑑𝑖 𝑠𝑖𝑛𝑖 𝑠𝑖𝑎𝑝𝑎 𝑙𝑒𝑏ℎ 𝑗𝑎ℎ𝑎𝑡 𝑑𝑎𝑛 𝑏𝑢𝑠𝑢𝑘 𝑝𝑒𝑟𝑎𝑛𝑔𝑎𝑖𝑛𝑦𝑎 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑦𝑔 𝑠𝑎𝑏𝑎𝑟 𝑦𝑎 𝑙𝑢𝑐𝑘𝑦 𝑠𝑜𝑎𝑙𝑛𝑦𝑎 𝑗𝑜𝑑𝑜ℎ𝑚𝑢 𝑚𝑎𝑠𝑖ℎ 𝑑𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑠𝑒𝑠 𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑘𝑎𝑘 𝑜𝑡ℎ𝑜𝑟 😂
Eli Elieboy Eboy
𝑠𝑘𝑚𝑎𝑘𝑚𝑎𝑡 𝑔𝑎𝑘 𝑔𝑢 𝑘𝑎𝑡𝑎2 𝑑𝑖𝑗𝑎ℎ
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!