NovelToon NovelToon
Takdir Kaisar Bintang

Takdir Kaisar Bintang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Di Benua Langit Azure, kekuatan bela diri dan kedalaman Qi menentukan segalanya. Ye Chen, seorang jenius dari keluarga cabang klan Ye, dikhianati dan "Akar Roh" miliknya dicuri oleh saudara sepupunya sendiri demi ambisi klan utama. Menjadi cacat dan dibuang ke pinggiran desa, nasibnya berubah ketika sebuah meteorit hitam jatuh di dekatnya. Meteorit tersebut menyimpan warisan dari "Kaisar Kekosongan" dari era kuno, memberikannya seni kultivasi terlarang yang tidak membutuhkan Akar Roh, melainkan menyerap energi bintang. Ye Chen kini harus merangkak dari bawah, bersembunyi dari musuh-musuh kuat, dan menapaki jalan kultivasi untuk membalas dendam serta mencari kebenaran di balik hancurnya para Dewa Kuno

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11: Menumbuk Akar Baja Hitam

​Begitu kaki Lin Chen menginjak Puncak Alkimia, udara yang dihirupnya terasa sama sekali berbeda dari Puncak Pandai Besi. Di sini tidak ada bau asap atau hawa panas yang menyesakkan. Sebaliknya, udara dipenuhi wangi segar rumput spiritual dan hawa sejuk dari elemen Kayu yang sangat kental.

​Di dalam dadanya, Teratai Api Inti Bumi merespons dengan berdenyut pelan, seolah merasa nyaman karena akhirnya mendapatkan hawa penyeimbang.

​"Hawa elemen Kayu di sini lumayan murni," gumam Guru Lin Tian di dalam kepala Lin Chen. "Ini tempat yang sempurna buatmu sekarang."

​Su Yue membawa Lin Chen melewati deretan tungku perunggu raksasa hingga tiba di sebuah ruangan batu yang agak tertutup di bagian belakang sekte. Ruangan itu adalah Ruang Pengolahan Awal, tempat bahan-bahan mentah disiapkan sebelum diracik oleh para alkemis.

​Di tengah ruangan, terdapat sebuah lesung batu hitam berukuran besar dan sebuah alu besi hitam. Di sebelahnya, menumpuk ratusan akar tanaman berwarna kehitaman yang tebal dan berurat.

​"Ini adalah Akar Baja Hitam," jelas Su Yue sambil menunjuk tumpukan itu. "Seperti namanya, akar ini sekeras baja. Tugasmu adalah menumbuknya sampai menjadi pasta hijau yang halus. Ingat, kau sama sekali tidak boleh memakai energi Qi, karena Qi akan merusak esensi obat di dalamnya."

​Su Yue menatap tubuh Lin Chen yang terlihat biasa saja, agak ragu. "Alu besi itu beratnya mencapai lima ratus jin (sekitar 250 kg). Biasanya, butuh tiga pelayan berbadan kekar untuk bergantian menumbuknya selama seharian penuh. Jika sebelum matahari terbenam kau bisa menyelesaikan setengah tumpukan ini, aku akan memberimu hadiah Pil Pengumpul Energi. Mengerti?"

​"Mengerti, Kakak Senior," jawab Lin Chen dengan raut wajah patuh.

​Su Yue mengangguk puas, lalu berbalik meninggalkan ruangan untuk meracik pil di tempat lain. Begitu pintu batu tertutup rapat, ekspresi Lin Chen langsung berubah menjadi seringai penuh semangat.

​Ia berjalan santai ke arah alu besi seberat 500 jin itu. Dengan satu tangan, ia mengangkatnya seolah benda itu seringan batang bambu. Bagi Lin Chen yang sudah membuka 36 Titik Bintang, tenaga fisiknya saat ini sudah menembus puluhan ribu jin!

​Ia mengambil lima batang Akar Baja Hitam sekaligus, melemparnya ke dalam lesung batu, lalu mengayunkan alu besi itu ke bawah.

​BAM! BAM! BAM!

​Suara benturan keras bergema di dalam ruangan tertutup itu. Akar Baja Hitam yang konon sekeras logam hancur berkeping-keping hanya dalam tiga kali tumbukan!

​Saat akar itu hancur, sebuah kabut tipis berwarna hijau zamrud keluar dari dalam serat-serat akar. Kabut itu adalah esensi energi elemen Kayu yang terkandung di dalamnya. Biasanya, energi liar ini akan menguap begitu saja ke udara, menyisakan pasta obat murni di dalam lesung.

​Namun, di mata Lin Chen, kabut hijau itu adalah harta karun absolut.

​"Sekarang, Muridku! Serap kabut hijau itu!" perintah Lin Tian dengan nada bersemangat.

​Lin Chen langsung mengaktifkan teknik rahasianya. Jaring Bintang Penelan Langit langsung berpendar di balik kulitnya. Ia menarik napas panjang, bagai seekor naga yang menyedot air lautan.

​Wuuush!

​Kabut hijau dari esensi elemen Kayu itu langsung tersedot masuk ke dalam hidung dan pori-pori kulitnya. Sensasi dingin yang menyegarkan seketika merasuk ke dalam tubuh Lin Chen. Hawa dingin ini langsung beradu dengan hawa panas ekstrem dari Teratai Api Inti Bumi di dadanya.

​Yin dan Yang akhirnya bertemu! Energi panas dan dingin itu saling melilit, menciptakan energi keseimbangan yang sangat kuat dan murni.

​Lin Chen langsung mengarahkan energi baru ini turun ke arah perutnya.

​Kretak... BUM!

​Suara letupan kecil terdengar dari dalam perutnya. Titik Bintang ke-37 akhirnya menyala!

​Lin Chen tertawa pelan. Rasa nyaman yang luar biasa menjalar di tubuhnya. Tanpa membuang waktu, tangannya terus bergerak seperti mesin. Ia melempar sepuluh akar sekaligus ke dalam lesung, lalu menumbuknya dengan kecepatan yang mengerikan.

​BAM! BAM! BAM!

​Kabut hijau semakin banyak keluar, dan Lin Chen terus menyedotnya tanpa henti. Energi yang masuk ke tubuhnya seperti sungai deras.

​BUM! Titik Bintang ke-38 terbuka!

BUM! Titik Bintang ke-39 menyala!

BUM! Titik Bintang ke-40 hancur terbuka!

​Hanya dalam waktu dua jam, Lin Chen telah menumbuk habis seluruh tumpukan Akar Baja Hitam yang seharusnya dikerjakan selama seharian penuh. Napasnya stabil, dan bahkan tidak ada setetes keringat pun di dahinya. Rasi bintang di dalam tubuhnya kini bersinar semakin terang, memberinya lonjakan kekuatan fisik yang makin tidak masuk akal.

​Ia menatap hasil tumbukannya di dalam lesung. Karena semua energi liarnya sudah disedot habis oleh Lin Chen, pasta Akar Baja Hitam itu kini terlihat sangat pekat, berkilau, dan sempurna tanpa ada setitik pun kotoran.

​Tepat saat Lin Chen hendak duduk bersantai untuk menstabilkan Qi-nya, pintu batu ruangan tiba-tiba didorong terbuka.

​Su Yue melangkah masuk dengan kening berkerut, ditemani oleh seorang pemuda arogan berjubah putih. Pemuda itu adalah Chen Fei, seorang murid alkemis resmi yang terkenal sombong.

​"Kakak Senior Su, kau membuang waktu memungut pelayan cacat dari Puncak Pandai Besi," ejek Chen Fei. "Manusia biasa tidak mungkin kuat mengangkat alu batu itu lebih dari sepuluh kali. Aku berani jamin dia sekarang sedang tiduran di lantai sambil menangis kesakitan."

​Su Yue tidak mempedulikan ocehan Chen Fei. Ia hanya ingin melihat hasil kerja Lin Chen sebentar.

​Namun, begitu mereka berdua masuk, mulut Chen Fei langsung ternganga lebar. Mata Su Yue juga membelalak tak percaya.

​Di depan mereka, Lin Chen berdiri santai sambil bersandar pada alu besi raksasa. Sementara itu, tumpukan ratusan Akar Baja Hitam di sudut ruangan sudah bersih tak bersisa!

​Su Yue buru-buru berlari ke arah lesung batu dan melihat ke dalamnya. Matanya hampir melompat keluar dari rongganya.

​"Ini... pasta Akar Baja Hitam murni?! Tidak ada ampas sama sekali? Kualitas 100 persen?!" Su Yue berseru kaget, suaranya sampai bergetar. Bahkan master alkemis pun akan kesulitan mendapatkan pasta semurni ini karena biasanya energi liar di dalam akar akan merusak teksturnya saat ditumbuk. Tapi karena Lin Chen menyerap semua energi liar itu, pastanya menjadi sangat sempurna.

​Chen Fei yang tadinya meremehkan Lin Chen, wajahnya kini merah padam karena tamparan kenyataan. Ia tidak terima!

​"Mustahil!" bentak Chen Fei sambil menunjuk wajah Lin Chen. "Pelayan rendahan ini pasti bermain curang! Dia pasti menukar bahan obat kita dengan pasta murahan dari luar untuk menipu Kakak Senior Su!"

1
nanonano
kapan gelutnya nih
Arinto Ario Triharyanto
joss gandozzz 💪
Gege
mantabb...💪👍
Gege
hancurkan lawan, sita harta rampasan, pergi...💪🤣
Gege
biar nambah kosakatanya "dan tak lupa cincin ruang penyimpanan segera diamankan" lumayan buat genapin 10k kata Thor...🤣
Arinto Ario Triharyanto
mantaappp... ga usah malu-malu, yg pamer sok kuat sok keras, tenggelam kan saja, ga pake lama 😎
Arinto Ario Triharyanto
Yoi joss gandozzz💪
Arinto Ario Triharyanto
joosss Thor 💪👍
Arinto Ario Triharyanto
bagus 👍👍👍
Arinto Ario Triharyanto
lanjut ya Thor, jangan berhenti di tengah jalan 😎
Arinto Ario Triharyanto
bagus bagus, sekalian biji nya di cabut 🤭
Arinto Ario Triharyanto
cabut aje, ambil lagi
Arinto Ario Triharyanto
bantai... kagak usah basa-basi
Gege
mantap Thor... gass teroos 10k kata tiap update
Nanik S
Keren sekali Tor👍👍👍
Nanik S
Bijih Api Surgawi
Nanik S
Akhirnya naik menjadi penunggu Api
Nanik S
Lin Chen.... menarik sekali dengan kekuatan Fisiknya
Nanik S
Shiiiiiip
Nanik S
Masuk Sekte pedang awan walau sebagai murid Luar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!