NovelToon NovelToon
Villainess Want To Survive

Villainess Want To Survive

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Slice of Life / Action / Epik Petualangan / Fantasi / Fantasi Wanita
Popularitas:820
Nilai: 5
Nama Author: DancingCorn

Ketika aku membuka mata, aku tiba di tempat yang tidak ku kenal.

Cukup yakin, ini novel yang pernah aku baca.

[Freedom The Continent]

[Freedom The Continent] adalah novel yang berpusat pada petualangan beberapa karakter dalam perjalanan mereka membebaskan benua dari kegelapan.

Ada dua tokoh sentral dalam cerita ini. Seorang mage wanita yang diangkut dari dunia lain dan seorang pendekar pedang yang terlahir kembali.

Tapi cukup, abaikan tentang mereka.

Karena aku tidak datang ke dunia ini menjadi salah satu dari mereka!

Aku menjadi bagian dari novel itu sebagai seorang penjahat kejam, mantan tunangan pangeran yang telah diasingkan!

Bahkan namaku hanya muncul beberapa baris dalam paragraf novel itu.

Tipikal Novel abad pertengahan, dimana gadis biasa menjadi saint, dinikahkan dengan pangeran dan mantan tunangan sang pangeran—seorang putri Duke yang menjadi penjahat untuk mendorong perkembangan cinta mereka.

Dan aku, adalah penjahat itu.

"... sial, ini mengerikan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DancingCorn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10 - Petunjuk (5)

Clae menghembuskan nafas lelah. Dia melihat wajahnya di cermin dan tersenyum.

'Tidak terlalu buruk.'

Rambut biru, mata violet, wajah putih. Jika Clae tidak bernafas, mungkin juga dia menjadi sebuah karya seni. Clae menyentuh kelopak bawah matanya.

"... Constantine, Cradles, Cautious, Canere."

Empat Duke Kerajaan Maja. Constantine di Barat, Cradles di Utara, Cautious di Timur, Canere di selatan.

Lima abad kemudian, kerajaan mengangkat sebuah keluarga untuk menjadi Duke di wilayah tengah, Cordless. Cordless diangkat atas persetujuan empat Duke lain yang percaya bahwa keluarga itu merupakan "keturunannya".

"Aku tidak ingin belajar sesuatu yang seperti ini."

Benar-benar bukan keinginannya mempelajari sesuatu yang begitu penting. Clae bahkan tidak bermaksud terjun kedalam hal ini.

Clae menghela nafas dalam hatinya. Dia menarik tubuhnya bersandar pada sofa.

Keempat Duke yang ada di Kerajaan Maja bukanlah manusia. Atau begitulah informasi yang dia dapatkan dari perpustakaan.

Pada masa itu, kerajaan dibangun dengan dasar makhluk-makhluk kuat ini untuk bertahan dari invasi kerajaan lain. Dalam buku disebutkan bahwa hanya dengan satu nama dari Duke, banyak kerajaan memilih untuk berdamai dengan Kerajaan Maja.

Cradles di Utara merupakan Naga, Cautious di Timur merupakan Tarsius dan Canere di selatan merupakan Alo.

Cradles memiliki ciri-ciri naga sampai sekarang. Tubuh kuat dan cara pengendalian sihir yang efisien. Cradles juga merupakan orang yang menemukan penggunaan Aura pada senjata.

Cautious sangat berbeda dari empat Duke lain. Mereka memiliki tubuh yang lebih kecil dari rata-rata manusia. Pertumbuhan mereka berhenti di usia 10 tahun. Mereka pemalu dan tidak dekat kecuali dengan keluarga mereka. Namun, mereka sangat hebat dalam sihir penyembunyian dan bayangan. Mereka adalah mata-mata dan penjaga dalam gelap kerajaan Maja.

Canere memiliki sayap dipunggung mereka. Mereka hebat menggunakan sihir angin dan pertumbuhan cabang. Mereka tidak bisa menghidupkan tanaman tapi mereka bisa menggunakan batang dan ranting sesuka hati mereka.

Constantine yang ada di barat dikenal sebagai seekor Cendrawasih. Tidak ada yang khusus pada diri mereka, mereka hanya bisa menggunakan sihir api, air dan kayu. Ciri-ciri keluarga Constantine adalah mereka memiliki mata yang berwarna-warni. Ada simbol sayap pada pupil mata.

Berbeda dengan Cradles yang merupakan naga, dua Duke lain tidak memiliki ketertarikan erat pada alam. Namun Constantine sama, bahkan lebih dari Cradles yang merupakan naga.

Karena itu, Constantine diberi julukan diberkahi alam.

Namun itu ada pada masa lalu. Cradles sekarang memiliki tubuh kurus dan cantik, mereka tidak berotot seperti dulu. Cautious juga memiliki tubuh seperti manusia pada umumnya. Dan Canere tidak memiliki sayap dipunggung mereka. Hanya Constantine, mata mereka yang berwarna-warni tidak berubah.

Clae mengetahuinya dari ingatan Clae yang asli.

Dia tidak tau apakah karena ratusan ribu tahun telah berlalu, tapi ke-empat keluarga Duke benar-benar berbeda dari apa yang dia baca.

Dia tidak tau apa kemampuan mereka masih sama.

Tapi keluarga Cordless, Clae masih tidak paham.

Cordless bukanlah makhluk kuat seperti Duke lain. Tapi dia bisa bersanding dengan semua Duke itu. Atau... bisa dibilang dia memimpin mereka.

Keturunannya

buku itu menyebutkan Cordless merupakan keturunan seseorang yang mampu membuat keempat Duke mengeluarkan semua kemampuan mereka.

Tapi siapa orang itu, Clae masih tidak mengerti. Clae mendapat kesimpulan ini setelah membaca banyak hal terkait Cordless di perpustakaan tadi.

'Ini menyebalkan.'

Masalahnya, Clae asli memiliki hubungan dengan "keturunannya", yang menjadi dasar pengangkatan Cordless menjadi Duke.

17 tahun yang lalu. Tepat pada tahun kelahiran Clae Constantine, Gereja Kegelapan mengumumkan sebuah ramalan.

[Dia kembali]

[Kejayaan Yang Terlupakan]

[Penerima Keputusan Dewa]

[Dia Akan Memandu]

[Atau Kehancuran]

Hal itu menyebabkan banyak gelombang dari berbagai pihak.

Para Duke merasa bahwa apa yang mereka nantikan dari nenek moyang mereka akhirnya datang.

Sementara pihak kerajaan menjadi cacing panas dan tidak bisa berdiam diri. Mereka ingin mengambil tindakan yang juga peluang untuk merantai para Duke pada mereka lebih dekat.

Clae berfikir itu masuk akal.

Tindakan keluarga kerajaan, mereka hanya takut semua keturunan Duke tidak akan memandang calon raja dan hanya orang dalam ramalan.

Meskipun Clae tau, tidak semua orang bersikap seperti ini.

Kata terakhir dalam ramalan, "Kehancuran" benar-benar membuat banyak pihak ingin membunuh orang dalam ramalan itu. Mereka takut bahwa orang dalam ramalan hanya akan membawa malapetaka bagi dunia.

Yah, sebenarnya itu tidak salah juga. Tapi, karena tubuh ini terlibat, Clae tiba-tiba merasa semua orang di dunia ini seorang psikopat.

Saat itu, beberapa keturunan Duke lain lahir berurutan. Mereka juga menjadi target penyerangan banyak pihak.

Di suatu kesempatan, keluarga kerajaan meminta ikatan pernikahan. Ketika Pangeran lahir, keluarga kerajaan menajamkan matanya pada keturunan wanita di keluarga Duke.

Duke Constantine, Duke Cautious dan Duke Canere memiliki anak perempuan dibawah mereka. Namun entah bagaimana, keluarga kerajaan membuat keputusan untuk bersama Constantine.

Itu adalah awal tragedi Clae Constantine.

Orang-orang yang takut pada ramalan berfikir bahwa Clae adalah orang yang dimaksud. Karena Clae bisa menghancurkan dunia, mereka berusaha membunuhnya. Bahkan sebelum genap 5 tahun, Clae mengalami banyak penculikan dan percobaan pembunuhan.

Untung saja dia memiliki keluarga yang harmonis. Meskipun ayahnya tidak memiliki kemampuan yang hebat, dia masih bisa melindunginya.

Tapi Clae ingat bahwa dia lebih sering bersama kakeknya daripada ayahnya. Entah bagaimana, kakek Clae merupakan salah satu orang paling kuat di kerajaan.

Kemudian, Clae, tunangan Keluarga kerajaan tidak memiliki kemampuan apapun.

Tidak ada sedikitpun mana dalam tubuhnya. Karena penyumbatan mana atau apa itu, dia juga tidak boleh menggunakan martial Art apapun. Jika dia nekat menggunakannya, dia hanya akan merasakan sakit parah dan mengeluarkan darah dari seluruh tubuhnya.

Hal paling mencengangkan adalah dia tidak memiliki satupun ciri Constantine pada dirinya. Bahkan matanya, sesuatu yang seharusnya merupakan ciri terkuat keluarga Constantine berbeda dari anggota keluarga lainnya.

Pupil mata Clae sebenarnya berwarna hitam tanpa warna. Seharusnya keluarga Constantine memiliki iris mata berwarna-warni seperti pelangi, namun Clae hanya memiliki pupil berwarna hitam.

Jujur saja, ini lebih baik karena di kehidupannya dulu, dia juga memiliki warna mata seperti ini.

Tapi, Clae masih sangat cantik. Dengan mata hitam, rambut biru dan kulit putih, Clae lebih baik dari kebanyakan wanita bangsawan di ingatannya.

Clae yang tidak memiliki ciri Constantine mulai dicemooh. Orang-orang berfikir dia bukan anak dari Duke Constantine. Mereka mengatakan didepannya bahwa ibunya mengkhianati sang Duke, ibunya berselingkuh dengan orang lain, dia hanyalah anak tidak sah.

Banyak kata-kata menusuk itu diucapkan didepan Clae sejak dia masih kecil.

Tapi faktanya, dia adalah anak dari Duke saat ini sendiri. Bahkan ibunya meninggal setelah melahirkannya tepat disebelah Duke.

Mengalami masa kecil seperti itu, akan aneh tidak menjadi jahat.

Tapi tidak. Clae tidak pernah menjadi jahat karena hal itu.

Dia, penjahat ini, bukanlah orang jahat. Perlakuan penuh kasih sayang Duke membuat Clae tetap menjadi orang benar. Dikelilingi orang yang mencintainya membuat Clae mengabaikan hal tidak relevan seperti itu. Dia percaya bahwa ibunya tidak mengkhianati ayahnya dan baik ibu dan ayahnya mencintainya sepenuh hati. Begitu juga kakek dan keluarga yang lain.

Menurut ingatan Clae, banyak pelayan yang dipecat dan dipenjarakan oleh keluarganya karena hal itu. Kemudian tidak ada yang berani menghina Clae. Mereka semua percaya bahwa Clae merupakan anak Duke.

Lagipula Duke sangat melindunginya.

Namun mengingat kebaikannya, Clae hampir tidak bisa dikatakan sebagai bangsawan. Dia mungkin seorang saint. Meskipun dia dipandang layak sebagai seorang permaisuri di mata kalangan bawah. Itu tidak layak untuk para kalangan atas.

Tentu saja, itu semua adalah hal sebelum Clae masuk akademi, menjadi penjahat, dan diasingkan.

Dia tidak ingin mengingat banyak hal di akademi tapi Clae Constantine hanya difitnah untuk kejahatan yang tidak dia lakukan.

Dia diasingkan juga karena dituduh memberi teh beracun pada orang yang dicintai tunangannya.

'Hahaha, sangat lucu.'

Jelas pangeran ke-2 masih tunangan Clae. Bagaimana dia bisa tanpa malu bersama wanita lain. Dan Clae yang tidak melakukan apapun hampir mati karena tuduhan yang tanpa bukti itu.

Apa? kecemburuan? Yang benar saja!

Lebih baik membuang pangeran sampah seperti itu.

Lucas, sang protagonis dalam [Freedom the Continent] ribuan kali lebih baik darinya.

Untung saja Keluarga Constantine mendapatkan bukti untuk pembatalan hukuman mati itu.

Mereka adalah orang-orang yang menerima, memberi kasih sayang dan menjaga Clae percaya bahwa Clae tidak pernah melakukan hal itu. Dan Clae, yah, meskipun dia sering membuat masalah dalam pesta para bangsawan, dia tidak pernah menyakiti siapapun. Bahkan sejak dia dipindahkan ke pengasingan, dia tidak pernah membunuh siapapun.

Mungkin sisi baik yang bisa dia pikirkan dari semua itu, Clae sudah tidak diincar secara terang-terangan sekarang. Selama tiga tahun ini, sepertinya tidak ada pembunuh yang datang.

Atau mungkin dia tidak tau. Terserah. Pokoknya, dia hidup dengan baik selama tiga tahun ini.

Oh, tadi pagi merupakan pengecualian. Mereka bukan pembunuh. Mereka penyusup.

Sampai perang yang akan datang, sepertinya dia akan baik-baik saja.

Tapi dia harus memiliki sebuah jaminan.

Sekarang ada yang lebih menganggu pikiran Clae. Clae, bukan, Faninda Ruan Nada yang menghabiskan setengah hari bekerja menyelesaikan 3000 buku bacaan memiliki perasaan gusar.

Clae memiliki takdir aneh. Seolah-olah kehidupan ini sudah dinantikan sejak penulis buku itu menulisnya. Seorang anak dengan darah murni. Seorang yang dapat dengan mudah disejajarkan dengan Dewa.

Mengapa? Itu karena mata. Mata yang tidak sengaja dia lihat. Namun mata ini dia miliki sejak di dunia lama.

Hanya saja di dunia ini, seseorang yang memiliki mata berwarna ungu merupakan pemilik "Blessing" yang sudah tidak ada didunia ini.

Sebuah kemampuan yang sudah diambil kembali oleh Dewa.

Dia juga ingat kertas aneh yang dia temukan di ruang penyimpanan satu. Kertas itu menyebutkan Blessing dan Dewa juga.

Dia ragu keluarganya tidak tau Clae memiliki mata ungu. Dan takdir apa yang akan dia hadapi.

"Aduh, kepalaku."

Mencoba mencari tau tentang mata ungu dari ingatan Clae membuat dia tiba-tiba merasa kesakitan.

Apa yang salah...

Lupakan saja. Takdir macam apa. Dia hanya harus menyerahkannya pada Lucas dan Rara seperti dalam buku. Jika takdir itu berkaitan dengan pembebasan benua ini dari sang tiran kejam, bukankah itu tugas para pahlawan.

Benar. Bukankah niatnya untuk bersembunyi dan pensiun ketika perang dimulai. Begitulah seharusnya.

Mata Clae berangsur-angsur menjadi normal kembali.

Tapi tetap saja, fakta bahwa Clae lemah tidak bisa dihindari. Dia tidak peduli dengan Blessing.

Meskipun dia tau ada satu disekitar sini, dia akan mengesampingkan itu untuk sementara.

Dia harus mencoba mengatasi Dungeon monster yang akan muncul di Villa ini.

Kenapa?

Karena Dungeon selalu menjadi Dungeon, mereka akan memiliki banyak harta berharga didalamnya. Clae berpikir untuk mengurus Dungeon karena merasa akan menemukan banyak benda yang bisa menyelamatkan dirinya. Itu akan menjadi jaminan penyelamat hidupnya.

Clae mengerutkan kening kesal. Dia tidak sadar mengeluarkan gerutuan.

"Aku masih orang lemah."

Dia teringat saat jatuh duduk karena penyusup tadi lagi. Entah karena jiwanya belum benar-benar menyatu atau karena rasa kebas di kaki yang membuatnya tidak seimbang dan jatuh, dia masih orang lemah.

Dia masih tidak bisa merasakan mana di tubuhnya. Dia juga tidak bisa membuat aura, apalagi berlatih pedang. Clae ingat, tubuh asli pingsan saat ujian olahraga berlari satu putaran. Itu sangat memalukan karena dia pingsan bahkan sebelum setengah putaran.

Clae menghela nafas dan melihat ruangan di kamarnya. Semakin dia melihat, semakin dia suka.

"Hehehehe."

Dia benar-benar kaya.

Karunia?

Garis Takdir?

Siapa yang peduli pada omong kosong itu!

Clae berdiri dan mengambil segelas air. Dia berhenti sebelum cangkir itu menyentuh bibirnya.

"Apa-apaan!"

1
ellyna munfasya
UPP lagi thorr😤
Panda
titip jejak kak nanti dibaca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!