NovelToon NovelToon
Jadi Yang Ke-2

Jadi Yang Ke-2

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Poligami / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: annin

Entah nasib sial, atau memang sudah menjadi takdir dari seorang Zakiya Alarice. Kedua kabar buruk menimpanya dalam satu waktu, yang pertama kabar kebangkrutan keluarganya hingga ia kehilangan semua aset-aset berharganya, dan yang kedua kabar penangkapan kakaknya yang selama ini menjadi satu-satunya pelindung untuknya karena kasus pembunuhan.

Kia yang selama ini hanya tahu tentang bersenang-senang, tiba-tiba dihadapkan pada masalah yang rumit. Tanpa tahu apa yang harus ia lakukan untuk mengembalikan kekayaannya dan juga menolong kakaknya.

Disaat kebingungan itu, Kia menemui seorang pengacara atas perintah kakaknya. Namun, sang pengacara justru meminta dirinya untuk menjadi istri sirri sebagai imbalan untuk penyelesaian masalahnya.

Maukah Kia menjadi istri sirri sang pengacara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon annin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.2

Satria justru tertawa mendengar jawaban Kia. Dia berdiri dari kursi kebesarannya, dan berjalan mendekati Kia. Pria itu menghentikan langkahnya saat berdiri tepat di belakang Kia.

Satria membungkukkan badannya, dan memposisikan kepalanya sejajar dengan kepala Kia. "Kalian mungkin sudah tidak punya harta, tapi kamu masih mempunyai tubuh untuk bisa dijadikan imbalan," bisiknya tepat di telinga Kia.

Sontak Kia kaget mendengar ucapan pria kurang ajar ini. Kia langsung berdiri bersamaan dengan Satria yang kembali menegakkan tubuhnya.

Kia membalikan tubuhnya, menatap marah akan ucapan Satria. Kia tidak hanya tersinggung, tapi dia sakit hati karena merasa dihina.

"Saya tidak menyangka, seorang pengacara terkenal seperti anda ternyata suka dengan permainan kotor," ucap Kia yang masih berusaha sopan meski harus menahan kemarahannya.

Kia hendak melangkah pergi meninggalkan pria berengsek ini. Persetan dengan masalah kakaknya, ia akan memikirkannya nanti. Pengacara bukan hanya pria ini saja.

"Kita belum mencapai kesepakatan, kenapa terburu-buru pergi?" ucap Satria yang mencekal pergelangan tangan Kia untuk menghentikan langkah Kia.

Kia menghempaskan cekalan tangan Satria, menatap pria itu dengan tajam. Membuka matanya selebar mungkin untuk menunjukkan kemarahannya.

"Saya tidak suka bersepakat dengan pria yang tidak bisa menghargai wanita!" ucap Kia tegas.

Bukannya marah karena ucapan Kia yang menyinggung, Satria justru tersenyum dengan gadis di depannya ini.

"Kamu tidak mengenal saya, bagaimana bisa kamu menilai saya tidak bisa menghargai wanita," jawab Satria santai.

"Pria yang meminta tubuh wanita sebagai imbalan, apakah itu tidak cukup untuk membuktikan bahwa dia pria yang tidak bisa menghargai wanita?"

"Kamu terlalu cepat mengambil kesimpulan mu sendiri."

Kia masih berdiri menatap tidak suka pada pria bernama Satria ini.

"Duduklah kembali, kita akan berbicara tentang kesepakatan."

Kia tak mengindahkan perintah Satria untuk kembali duduk. Dia tetap berdiri diposisi nya.

Satria pun menarik kursi yang berada tepat di samping Kia. "Duduklah!" titahnya.

Yang langsung berjalan ke arah sofa yang terletak di ruang kerjanya. Satria mendudukkan dirinya di sana, dan menyilangkan kakinya dengan elegan.

Melihat Satria yang sudah duduk dan terus menatapnya seolah memberi perintah agar Kia juga duduk seperti perintahnya tadi. Kia pun akhirnya duduk di kursi yang tadi ditarik Satria. Mereka kini berhadap-hadapan, meski berjauhan.

"Sebelumnya Aku ingin bilang tidak usah terlalu formal dalam pembicaraan ini. Aku adalah teman kakakmu," ujar Satria.

"Aku tidak suka berbasa-basi, jadi aku akan langsung mengatakan maksud dari ucapanku tadi," ucap Satria mengakhiri kebisuan diantara dirinya dan Kia.

"Aku bisa saja membantumu dan juga kakakmu, dan sebagai imbalannya aku juga ingin kamu membantuku."

Kia diam, belum ingin memberikan respon apapun.

"Aku ingin kamu menjadi istri sirri ku."

Mendengarnya, Kia langsung berdiri dan tak ingin lagi membicarakan tentang kesepakatan.

"Jangan marah dulu, duduklah kembali," ucap Satria yang menyadari kemarahan Kia.

"Aku akan membantu kakakmu dan juga perusahaan milik almarhum ayahmu jika kamu bersedia menjadi istri sirri ku. Namun jika kamu tidak mau, tidak masalah untuk ku. Kamu bisa mencari pengacara lain, yang aku jamin, tidak akan ada pengacara yang mau bekerja cuma-cuma," jelasnya.

Kali ini Kia langsung berdiri dan meninggalkan ruangan pengacara itu.

"Pikirkanlah baik-baik, dan kapanpun kamu boleh datang padaku," ucap Satria sebelum Kia menghilang di balik pintu.

🍁🍁🍁🍁

Kia menghempaskan tubuhnya di atas ranjang begitu sampai di rumahnya. Rumah yang kini sepi, hanya dirinya sendiri yang tinggal di rumah sebesar ini. Para asisten rumah tangga sudah ia pulangkan semua, sejak ia mengetahui kondisi keuangan perusahaan. Kia pun juga harus segera meninggalkan rumah penuh kenangan ini, rumah yang menjadi saksi bertumbuhnya Kia.

Rumah ini termasuk aset yang akan disita untuk memenuhi kewajiban perusahaan. Dan waktu yang diberikan untuknya akan segera habis, Kia harus segera mengosongkan rumah ini.

Kia menatap langit-langit di kamarnya, memikirkan tentang bagaimana ia akan membebaskan kakaknya. Dan dimana ia akan tinggal setelah terusir dari rumahnya.

Di kontrakan atau menumpang di rumah temannya. Kia yakin teman-temannya akan dengan senang hati menampungnya.

Tiba-tiba Kia teringat juga tentang ucapan pengacara yang tadi sore ia temui. Haruskah ia memenuhi tawaran itu. Kalau dipikir-pikir, benar juga kata pengacara itu. Tidak akan ada pengacara yang mau bekerja cuma-cuma. Tapi jika dia penuhi tawaran menjadi istri sirri pengacara itu, bukankah sama saja dengan menjual diri.

Dering ponsel Kia menyadarkan Kia dari lamunannya. Kia merogoh tas yang tadi ikut ia lempar ke atas ranjang. Saat hendak mengangkat panggilan itu, ponsel Kia sudah berhenti berdering. Kia membuka layar ponselnya, dan tertulis nama shila yang panggilannya tidak sempat terjawab.

Kemudian Kia membuka pesan dari Shila, yang merupakan satu-satunya sahabatnya sekarang. Teman-temannya yang lain seolah menghilang, dan tidak bisa dihubungi sejak keluarga Kia bermasalah. Tinggal Shila saja yang masih mau berteman dengan Kia. Shila menanyakan kabar Kia, yang memang sejak berita dan kasus kakaknya mencuat ke publik, Kia tak lagi muncul di kampus. Kia juga menonaktifkan ponselnya, itu semua untuk menghindari wartawan yang akan mengorek informasi darinya.

Baru tadi pagi Kia mengaktifkan lagi ponselnya. Ternyata banyak pesan dari sahabatnya yang mengkhawatirkan keadaannya. Kia mulai membalas pesan dari Shila dan mengatakan bahwa ia baik-baik saja.

Kia merasakan perutnya lapar, karena sejak tadi siang dia belum mengisinya sama sekali. Kia turun kedapur dan mencoba mencari makanan disana, lemari pendingin yang biasanya penuh dengan makanan ataupun bahan masakan, kini sudah nampak kosong. Sejak ia merumahkan asisten rumah tangganya, tidak ada yang mengurusi dapur.

Hingga ketika tidak ada persediaan makanan di dapurnya pun ia tak tahu. Beruntung masih ada telur didalam lemari pendingin yang satunya. Kia mengambil dua telur dari sana, dan menaruhnya di meja. Kia memandangi dua butir telur yang baru saja ia ambil, menatapnya penuh tanya. Akan jadi makanan apa telur ini, dan juga bagaimana cara mengolahnya menjadi makanan.

Kia tidak pernah terlibat dengan urusan dapur sebelumnya, karena ayah dan kakaknya terlalu memanjakannya. Kia mengambil kedua telur itu, satu di tangan kanannya dan yang lain di tangan kiri. Ditatapnya sungguh-sungguh kedua telur di tangannya.

"Bisakah kalian berubah menjadi makanan yang lezat untuk ku?" ucapnya pada telur-telur itu, lalu menggenggamnya. Kia menutup matanya, kemudian berkomat-kamit seperti merapal mantra. "Boooom," teriaknya, lalu meniup dua telur dalam genggamannya.

Perlahan Kia membuka matanya, beriringan dengan genggaman tangannya yang juga membuka. Kia menatap kecewa pada dua telur ditangannya, kenapa telur-telur itu tidak berubah seperti biasanya. Dulu kakaknya selalu mengajarinya, jika ia ingin sesuatu tinggal merapal mantra yang diajarkan kakaknya, dan semua yang ia inginkan akan terwujud.

Semua itu memang ia lakukan ketika ia masih kecil, dan Kia mencobanya lagi kali ini. Berharap keinginanya merubah telur itu jadi makanan yang lezat terwujud seperti saat ia masih kecil.

Ah ... mungkin dia salah merapal mantra, Kia kembali memulai ritualnya. Menggenggamnya dan merapal mantra dengan hati-hati agar tak salah ucap. Namun setelah ritual yang ia lakukan, telur itu tetap tak berubah menjadi apapun. Tetap menjadi telur. Kia mulai menangis, diletakkannya kedua telur itu di atas meja.

"Dasar bodoh." Kia merutuki dirinya sendiri, Kia sadar semua yang diajarkan kakaknya hanyalah tipuan untuk membujuknya saat masih kecil. Mungkin karena sudah terlalu frustasi, Kia ingin mencobanya kembali.

"Ayolah Kia, kamu bukan orang bodoh yang hidup di alam mimpi," hatinya menyuarakan logika agar Kia bangkit dari khayalannya.

"Tapi aku ingin, kalau ini semua hanya mimpi. Aku mau semuanya kembali!" teriaknya sambil menangis terisak.

"Aku mau kakakku, aku mau semua kesenanganku kembali. Bukan seperti ini!" teriaknya lagi.

Kia semakin menangisi nasibnya, sekarang ia tak memiliki apapun. Bahkan kemampuan memasakpun ia tak punya. Menyedihkan.

❤️❤️❤️❤️❤️

1
Yani Kustiti
Luar biasa
Hosniyah Niyah
mantap Thor ❤️❤️❤️💞💞💞😘😘😘👍👍👍👌👌👌
annin: Terima kasih Kak Hosniyah Niyah atas supportnya. Sehat selalu untuk kaka dan keluarga.❤️❤️❤️
Lanjut yuk kak ke karyaku yang lain. yang terbaru ada MENDADAK JADI IBU SUSU.
total 1 replies
Alwie Yahya
novel romantis yg seru....❤👍👍👍
annin: Terima kasih Kak Alwie Yahya atas supportnya. Sehat selalu untuk Kakak dan keluarga. Habis dari sini lanjut ke karyaku yang lain yukz. Banyak pilihannya loh. 😁
total 1 replies
Kasmawati S. Smaroni
salut sm kia,kia bahagia di duakan dan di ceraikan sm suaminya dan kia rela menunggu mantan suaminya sampai kapanpun.
annin: Yah namanya juga nupel kak, kalau real life udah kabur kali si ceweknya. hehehehe

Btw, makasih buat Kak Kasmawati S. Smaroni atas supportnya. Sehat selalu untuk kakak dan keluarga. ❤️❤️❤️

Lanjut ke karyaku yang lain yuk kaka.
total 1 replies
Kasmawati S. Smaroni
kalo aku jadi satria sdh ku bejet2 si kia,
Kasmawati S. Smaroni
neda author beda cerita,
annin: Nah betul itu Kak, karena beda kepala, apa lagi isi kepalanya ... eh ... pemikirannya maksudnya. hehehehe
total 1 replies
Kasmawati S. Smaroni
sebenarnya kia sendiri yg menyiksa batun anaknya sendiri
Kasmawati S. Smaroni
tidak mudah bagi melupakan sattia krn kia sdh bucin mati,
Marlide Bintang
Lumayan
annin: Terim kasih kak Marlide Bintang atas supportnya. sehat selalu untuk kakak dan keluarga❤️❤️❤️
total 1 replies
Atmita Gajiwi
/Rose//Rose//Rose//Rose//Heart/
annin: Terima kasih Kak Atmita Gajiwi atas supportnya. Sehat selau untuk kakak dan keluarga❤️❤️❤️
total 1 replies
jenny
jadi ga suka sama kia ..terlalu lembek
jenny
lebih suka klo kia sama wira aja dah klo gitu ceritanya
Ina dewi
Kecewa
annin: Mungkin Kakak belum membaca keseluruhan cerita, hanya bab awal saja tapi sudah membuat Kakak menilai cerita saya buruk. Tidak apa, karena semakin ke sana, emosi Kakak akan semakin dipermainkan. Semakin dibuat marah dan jengkel dengan tulisan saya.

Tapi aku justru seneng karena itu artinya pembaca bisa masuk ke dalam cerita dan merasakan emosi di dalamnya. Sekali lagi terima kasih untuk Kak Ina yang sudah berkenan mampir🙏
total 1 replies
Ina dewi
Buruk
Annie Soe..: Hargailah karya seseorang,,
Kita readers baca online gratis, klo ga suka tinggal skip apa susahnya,
Ga usah menjatuhkan jerih payah seseorang dlm berkarya kecuali SITU IRI DENGKI..
Terus & tetaplah berkarya thor, makin famous makin banyak yg tdk suka..
Semangaatt thor..
total 3 replies
Surati
bagus ceritanya 👍🙏🏻
annin: Terima kasih Kak Surati untuk supportnya, sehat selalu untuk kakak dan keluarga❤️
total 1 replies
martina melati
s7... krn sama2 perempuan jd tahu bgm rasa dduakn
martina melati
maaf thor, saya kurang suka pria menikah dg 2istri. bd dg duda menikah yg k2
annin: Iya Kak tidak apa. Di sini Satria itu sudah bercerai dengan Sarah, tapi secara agama. Sarah tidak mau mereka mengurus perceraian mereka secara hukum demi nama baiknya sebagai model.

Btw, terima kasih buat support kak Martina Melati. Terima kasih sudah berkenan membaca novel lama ini sampai habis❤️🙏
total 1 replies
martina melati
batinku pun mengatakn bgitu... x aja ada bukti2 buat membebaskn kakak keanan dr penjara
martina melati
knp bukan saat sweetseventeen ultahny drayakn?
martina melati
jd banyak lakon nih...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!