A Deadly Vacation (Part 2)
Aku telah merenungi masalah ini semalaman penuh. Setelah aku menyadari bahwa tulisan itu pastinya ditulis berdasarkan arah pandangan Emilia sendiri, aku menemukan titik terang. LE pastilah menunjukkan
0
0
A Deadly Vacation (Part 1)
“Akhirnya ketemu juga!” Aku mengabaikan pekikan kegirangan itu. Pemandangan di depan mataku ini jauh lebih penting dan siapapun yang menyebabkan pemandangan ini pasti sudah gila. “Lia, ada apa? Kenapa
0
0
Kekasih Virtual
Hai, perkenalkan namaku Alletha Grace. Saat ini usiaku 19 tahun. Aku dilahirkan dari keluarga yang sederhana. Aku sedang menumpuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di daerah Jakarta. Aku tingg
0
0
Tidak Semulus Jalan Kenangan
Bohlam raksasa berpijar dengan sangat panasnya siang itu. Ubun-ubun terasa mendidih bagaikan disiram oleh air timah neraka. Tanah tidak mengeluarkan aroma wangi melainkan aroma busuk neraka. Pria sete
0
0
Sebuah Pelarian yang Indah
Siang hari yang biasa saja, di kamar yang juga biasa saja, tampak Kinan yang sedang mengerjakan sesuatu. Tangannya lincah bergerak untuk menulis, sambil mendengarkan musik kesukaannya. Ya, sebagai seo
0
0
Singkat
Karisyah Angelina, itu namanya. Siswi kelas 3 SMA yang saat ini tengah menyandang status jomblo. Hingga sampai hari itu, dimalam hari dia berani untuk membuka media chatting yang bernama Telegram. Dan
0
0
Tiara Dan Alva (2012)
Semua orang tahu, mulai dari teman-teman se-gank, teman-teman sekelas, adik Tiara, penjual makanan di kantin, teman-teman Alva, bahkan Alva sendiri, hanya ada satu impian Tiara. Kembali pada Alva. Tid
0
0
Rumah Sementara
Aku berlari mengejarnya, sosok laki-laki yang kini mulai menghilang dari penglihatanku. Aku benci perpisahan, apalagi berpisah dengannya. Sekuat apapun aku berusaha berlari, semakin ia jauh dari gengg
0
0
Realita Cinta
Selama masa pandemi ini, aku mengisi hariku untuk menonton film romantis selain aku bersekolah online, film yang aku tonton selama pandemi antara lain: Itazura na kiss, dear nathan, Dilan, boys before
0
0
Mati Rasa
Terakhir kali aku merasakan jatuh cinta kira kira kelas 2 smp dan kini, aku sudah kelas 2 Sma. Sampai akhirnya aku bertemu dengan seseorang yang seakan baru kulihat untuk pertama kalinya selama hidupk
0
0
Cowok Fiksi
Cowok fiksi memang luar biasa Luar biasa merepotkan Merepotkan perasaan Kalian tahu AU? aku gak tahu. Ini serius. Aku baru dengar istilah AU beberapa minggu lalu dari obrolan teman-teman. Aku yang gak
0
0
Berkarakter Dengan Senang Hati (Part 2)
Tiba-tiba kami dikagetkan dengan sorot lampu senter yang masuk tenda, “Ayo tidur adik-adik” tegur kakak pembina dari luar. Aku dan alena akhirnya balik ke tendaku untuk tidur. Walaupun susah tidur men
0
0
Berkarakter Dengan Senang Hati (Part 1)
Di pagi hari nan cerah nampak hiruk pikuk siswa di madrasahku saling membantu mengusung barang dinaikkan di Truk. Dari kejauhan nampak 2 truk mulai penuh dengan barang yang mereka bawa. Kami saling ba
0
0
Tim Bubadipa
Tidak terasa bulan yang paling ditunggu umat Islam segera datang. Aku dan teman-temanku akan mengadakan sebuah acara kebaikan guna menyambut bulan suci Ramadhan. Namaku Saira, seorang mahasiswi. Aku,
0
0
Perbedaan Cinta dan Sahabat
Hai namaku Keiko, aku bingung kenapa manusia berpacaran dan begitu nyaman sedangkan aku, hanya melihat orang yang kucintai bersama orang lain dan dia menganggapku hanya sahabat. Walau menyakitkan aku
0
0
Keteguhan Hati (Tentang Bully)
Perkenalkan, namaku Sherly Anindia seorang gadis lugu dari keluarga yang bisa dibilang serba berkecukupan, seorang gadis dari ayah yang bekerja di toko bahan makanan dan berjuang untuk memenuhi kebutu
0
0
Senja yang Sempat Terjeda (Part 2)
“Selamat pagi,” Sapa Pak Yudi, selaku guru matemati yang langsung dibalas dengan serempak. “Pagi juga, Pak.” Pak Yudi bertepuk tangan dua kali. “Bagus, bagus, di pagi hari memang harus bersemangat. Be
0
0
Senja yang Sempat Terjeda (Part 1)
Astia Aurelia sempat berpikir bahwa ending romansanya adalah bersama dirinya. Seorang pemuda yang telah mencuri hatinya pada awal memasuki masa putih biru dulu. Namun dia salah, kisahnya berakhir deng
0
0
Siapa Bilang? Ini Menyenangkan!
Pagi ini, langit sedang merenung. Dan aku, menatapi serpihan-serpihan air yang turun dari gelapnya langit. Dengan secangkir susu cokelat panas yang dibuatkan oleh Ibu. Apalagi yang lebih baik dari ini
0
0
Penantian
Langit pagi yang diselimuti oleh awan, berhasil menyembunyikan mentari yang sedang tersipu malu. “Semalam aku bertemu dengan hujan,” katanya. Ditemani dengan aroma tanah sehabis diguyur air hujan, men
0
0