Bayangan di Aplikasi
Tika developer app di startup Surabaya. Selingkuh dengan partner bisnis suaminya, Vigo, via chat app rahasia yang Tika buat sendiri. Vigo hack app Tika, ciptakan avatar palsu suami untuk jebak Tika.
0
1
Surat dari Masa Lalu
Di pasar tradisional Genteng, Sinta jualan kain batik. Suaminya, Agus, sopir angkot. Selingkuhannya dengan pembeli tetap, Hasan, dimulai dari surat lama yang Hasan temukan di kain antik—surat cinta Si
0
0
Kedai Kopi di Ujung Jalan
Bagi Arga, mengasuh putri kecilnya, Hana, yang baru berusia empat tahun adalah sebuah petualangan sekaligus luka yang belum sembuh. Istrinya, Sarah, meninggal tepat saat Hana lahir. Sejak saat itu, du
0
1
Kode rahasia kafe
Di kafe hipster Tunjungan Plaza, Mira barista yang berselingkuh dengan owner kafe, Fajar, sementara suaminya, Kiki, koki di restoran sebelah bukan ketahuan langsung, tapi Mira ciptakan kode rahasia di
0
0
Jejak di Pasir Pantai
Ratih, istri nelayan di Kenjeran, Surabaya, sering sendirian saat suaminya, Darmo, berlayar. Ia bertemu Wisnu, pemilik villa pantai, saat membersihkan pantai dari sampah. Wisnu tawarkan kerja, lalu pe
0
1
Di Balik Jendela Perpustakaan
Pukul 15.30 selalu menjadi waktu favorit Arlan. Bukan karena itu jam pulang sekolah, tapi karena itu adalah waktu di mana Maya akan duduk di sudut perpustakaan, tepat di bawah sinar matahari sore yan
0
1
Tuai Puing di Bengkel Sepi
“Kau harus memilih antara dua orang itu.. kau tidak boleh egois, Zaq,” suara Dilan memecah kebisingan mesin-mesin di bengkelku. Sebagai Bos sebuah jaringan bengkel yang sedang berkembang, aku biasa me
0
0
Tiket Pergi Tanpa Namaku
Langit hari ini berada di antara dua sisi; tidak mendung, tapi juga tak menawarkan hangat matahari yang ramah. Seolah semesta sedang ikut bergeming, sama sepertiku. Aku bangkit dari kursi kerja, mereg
0
0
Demi sebuah masa depan anakku
Untuk ke,dua anak2 ku ketika kalian dewasa nanti mama ingin melukis diwajah kalian sebuah kesuksesan Mama ingin menjadi kebanggaan kalian Mama ingin kalian menjadi pewaris bukan perintis seperti mama
0
1
Cermin di Lorong Belakang
Satu aturan tak tertulis di rumah tua peninggalan kakek Nadia adalah: Jangan pernah melihat ke cermin besar di lorong belakang setelah pukul sembilan malam. Nadia, yang tumbuh besar dengan logika kot
0
1
Janji di Bawah Pohon Akasia
Tahun 1942 Ardan menggenggam tangan Fatma erat-erat di balik batang pohon akasia yang besar. Suara deru mesin pesawat tempur terdengar di kejauhan, merobek langit sore yang merah. "Aku harus pergi, F
0
0
𝙆𝙚𝙙𝙖𝙞 𝙆𝙤𝙥𝙞 𝙙𝙖𝙣 𝙎𝙠𝙚𝙩𝙨𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙏𝙖𝙠 𝙐𝙨𝙖𝙞
Raka selalu duduk di meja nomor 4, tepat di pojok kedai kopi "Senja". Bukan karena kopinya yang paling enak, tapi karena dari sana ia punya sudut pandang sempurna untuk menggambar sosok gadis yang sel
0
0
Ketukan di Jam Dua Pagi
Aris selalu bangga dengan apartemen barunya di lantai 12. Pemandangan kota yang indah dan keheningan yang total adalah kemewahan bagi seorang penulis seperti dirinya. Namun, keheningan itu mulai teras
0
0
Sayap di balik pundak sulung
Di sebuah rumah kecil yang selalu beraroma kayu manis dan cucian bersih, hiduplah seorang gadis bernama Arumi. Sebagai anak perempuan pertama, Arumi tidak hanya mewarisi nama keluarga, tetapi juga
0
0
Sang Seniman
Koridor sekolah masih sepi saat Alana berjalan menuju kelas. Matanya sedikit sembab karena tidur yang tidak benar-benar nyenyak. Bayangan Gavin yang menemukan sketsa tanduk setan itu terus mengganggu
0
1
Surga di Telapak Kaki Ibu Sambung
Bagi sebagian besar anak, ibu adalah tempat pulang yang paling teduh. Namun bagiku, Arlan, ibu kandung adalah sebuah teka-teki yang menyakitkan. Sejak kecil, ingatanku tentang Ibu Rahma—ibu kandungku—
0
1
Dermaga Terakhir di Ambang 30
Bagiku, angka 29 bukan sekadar angka. Ia terasa seperti detak bom waktu yang siap meledak di tengah pesta pernikahan sepupu-sepupuku yang jauh lebih muda. Di Indonesia, atau setidaknya di lingkungan p
0
1
Rembulan di Penghujung Tahun
Dahulu, nama Lisa Marlina hanyalah sebuah catatan kaki yang remeh dalam ingatan teman-teman sekolahnya. Di koridor SMA yang sempit, Lisa adalah sasaran empuk. "Si Itam," "Si Pendek," atau "Si Miskin y
0
1
Ritual yang Membagongkan
Dimitri adalah definisi dari manusia yang tidak memiliki tombol rasa takut, atau mungkin lebih tepatnya, ia kekurangan beberapa sirkuit di otaknya. Di saat pemuda lain seusianya di pinggiran kota sibu
0
2
Mentari Degestan dan Salju Moskwa (Part 3)
Apartemen di pusat Moskwa itu kini terasa seperti museum kenangan yang sunyi. Polina duduk di lantai, bersandar pada pintu lemari es yang tidak lagi ditempeli daftar belanjaan halal oleh Ruslan. Musim
0
1