Misteri Buku Sketsa 1965( II )
Malam turun perlahan, menutup rumah tua itu dengan sunyi. Dari luar jendela, hanya terdengar suara katak dan jangkrik bersahutan di halaman yang lembap oleh embun. Di dalam kamar, Aira berbaring denga
0
1
Misteri Buku Sketsa 65
Kabut sore menyelimuti kota kecil, seakan waktu sendiri malas bergerak. Aira menarik napas. Liburan semester ini harus ia jalani jauh dari riuh kota, dari kafe dan wifi yang tak pernah padam. " Aira
1
0
Tanah yang tak pernah tenang
Hai aku adalah gadis remaja yang masih SMK,aku tinggal disebuah kota dimana kota tersebut dulunya merupakan rawa rawa. Sebut saja namaku Hana(nama samaran),aku adalah anak kedua dari 6 bersaudara, nam
0
0
Mas Yogi
"Tanpa melihat wajah pun, Mas yakin kalau paras Adek pasti secantik namanya," jawab Ramadhan mantap. Secara tidak sadar, panggilan "Adek" meluncur begitu saja dari bibirnya. Ramdhan sendiri tidak
0
0
"CINTA YANG MEMANDANG HARTA"
ADA SEORANG PRIA DESA DENGAN LATAR KELUARGA MISKIN,YANG BERUSAHA MENEMUKAN CINTA SEJATIII.... PADA SUATU HARI SAAT SEORANG PRIA YANG BERNAMA ARI LAGI PERGI KESAWAH BERSAMA AYAH NYA UNTUK MENANA
0
0
“Aku Memilih Pergi Tanpa Kamu Lihat”
(Sudut Pandang Heart) Aku sudah tau aku akan pergi… jauh sebelum Nala menyadarinya. Dan mungkin itu yang paling jahat dari semuanya. “Nala…” Dia tidak menjawab. Seperti biasa, dia lagi sibuk pur
0
5
“Kamu Bahkan Nggak Bilang Mau Pergi”
“Heart!” Suara Nala pecah di dalam kamar. Tangannya gemetar, mencengkeram selembar surat yang sudah kusut. “Keluar. Sekarang.” Sunyi. Detik berjalan. Napas Nala makin cepat. “Jangan bikin a
0
4
Sang Penari
Kota Denpasar matahari turun seperti gong pecah diatas genteng Pure, menetes di sela helai daun kamboja, dan merayap di dinding toko usang yang mengelupas. Asap dupa pura ujung jalan Sutomo bercambur
1
0
cinta segitiga remaja SMA
Arga bangun tidur pada pukul lima pagi. Dia segera merapikan tempat tidurnya dan bersiap untuk pergi ke sekolah. Arga adalah siswa kelas dua belas di SMA Negeri 1 Jakarta. Usianya tujuh belas tahun. D
0
0
keinginan menaklukan.
ini hanya karangan dari kebosanan. Halo semua aku sabna, aku dari kota jakarta. Aku hanya memiliki satu saudara yang lebih tua 1 tahun dari ku. Saudaraku bernama syadirra. kami berasal dari keluarga
0
0
Serayu Senja Yang Terakhir
Senja ini bukan lah senja pertama dan terakhir. Serayu, senja yang selalu hadir di hari hari kelamnya. Di pagi hari, malam bahkan subuh. Dia datang berkelabutkan awan jingga hitam menorehkan keduk
0
1
Suara yang Tidak Pernah Pergi
“𝐀𝐤𝐮 𝐜𝐚𝐩𝐞𝐤, 𝐍𝐚.” 𝚂𝚞𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞 𝚕𝚒𝚛𝚒𝚑. 𝙷𝚊𝚖𝚙𝚒𝚛 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚋𝚒𝚜𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚊𝚔𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚛 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊. Nala berhenti menulis. Pensilnya 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚗𝚝𝚞𝚗𝚐 di 𝘶𝘥𝘢𝘳𝘢, lalu jatuh pelan ke meja. “𝙆𝙖𝙢𝙪 𝙘𝙖𝙥𝙚𝙠 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙖𝙥𝙖?” ta
0
6
INDAHNYA MASA SEKOLAH
Pagi itu, pukul 07.05, seorang siswi bernama Clauretta Audrez Evelly terbangun dengan panik. Alarmnya ternyata tidak menyala, dan tidak ada seorangpun di rumah yang membangunkannya. Tanpa pikir panja
1
1
Sandiwara satu meja
"Aku sudah memberikan segalanya, hanya untuk melihatnya menggunakan ketulusanku sebagai naskah sandiwara. Sekarang, ketika seisi kelas menjauh karena hasutannya, aku tidak lagi merasa sesak. Empatiku
0
1
Judul: “Aku Tidak Perlu Diselamatkan”
Hujan turun perlahan di kota kecil itu, seolah ikut menenangkan hati yang pernah retak berkali-kali. Di balik jendela kafe sederhana, seorang wanita duduk sendiri, menatap kosong ke luar. Namanya Alun
0
1
" THE SECRET OF LOCKER 09 "
Arunna sena, Shopie hazel, Ghea clarissa, Callista clara, dan Andrey anastasya merupakan detektif hebat yang bisa memecahkan misteri seperti misteri petualangan. Mereka bekerja di sebuah organisasi de
0
0
Tak konsisten
Suara alarm berdering begitu nyaring mengusik tidur nyenyak seorang Nathan. Dia enggan membuka mata, tapi akhirnya terpaksa ia buka. "Oh Tuhan!" Nathan kaget melihat jam ternyata sekarang sudah puku
0
2
Rekayasa Takdir
Kenalin, gue Aiden. Di dunia bawah tanah, nama gue bukan sekadar nama—tapi tanda bahaya. Gue adalah pembunuh bayaran kelas atas yang kehadirannya ditakuti semua orang. Kalau target udah masuk radar gu
0
2
Jejak di pundak ayah
Pagi itu terasa lebih sepi dari biasanya. Langit mendung. Angin berhembus pelan, membawa suasana yang entah kenapa… membuat hati Raka terasa berat. Ia membuka pintu rumah seperti biasa. Namun langkah
0
1
Aku terbangun di hari yang belum pernah terjadi
Malam itu hujan turun pelan di luar jendela kamar. Indonesia sedang masuk musim hujan, dan suara air yang jatuh dari atap rumah terdengar seperti ketukan lembut yang membuat siapa pun ingin cepat te
1
5