NovelToon NovelToon
Pesona Si Gadis Badas

Pesona Si Gadis Badas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:72.3k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Mikayla Rasyida Rayn atau Mika adalah sosok gadis yang ceria dan pecicilan seperti Onty-nya dulu. Dia adalah pengamat yang handal dan analisanya selalu tetap. Kelihatannya saja dia sangat pecicilan dan ucapannya ceplas-ceplos, tapi dia sangat genius.

Namun di balik wajahnya yang ceria dan menyebalkan, dia mengikuti jejak dari Opa buyutnya. Bahkan dia jauh lebih mengerikan dibandingkan Opa buyut dan Uncle-nya. Semua itu dikarenakan sesuatu yang membuatnya trauma.


Season Baru untuk cerita Mika dari (Anak Genius Milik Sang Milliarder)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Macam-Macam

"Siapa yang mau tawuran, Callie?" tanya Janice saat mendengar namanya dipanggil.

Lebih tepatnya nama dia sudah diganti oleh Callie dengan sebuah merk sosis. Janice sudah terbiasa dengan hal itu karena Callie ini sangat mirip Rachel. Hobby Rachel yang suka mengganti nama orang ternyata menurun pada Callie. Janice menggendong Callie yang tengah makan cokelatnya. Padahal gadis cilik itu sudah dilarang oleh Rachel untuk makan cokelat. Giginya sudah banyak yang berlubang karena sering makan manis. Namun tetap saja Callie tak peduli dan sering sembunyi-sembunyi ketika makan cokelat.

"Si plas..."

"Nggak ada yang mau tawuran, Ma. Callie itu lho suka lebay dan seenaknya bicara. Jangan dengarkan itu omongan si kali mambu," sela Mika yang baru saja datang. Mika tak mau Callie mengatakan sesuatu yang asal dan membuat Janice khawatir dengannya.

"Lebay apanya sih? Mending Callie yang ngomong tapi nanti Callie tambah-tambahin. Atau plastik Mika ngomong sendili? Nanti Callie suluh olang lumah sakit jiwa bawa plastik Mika kalena suka ngomong sendili," ceplos Callie membuat Mika melongo tak percaya.

"Kamu mau bawa sepupumu yang cantik ini ke rumah sakit jiwa? Yang benar aja, kali mambu. Dasar sepupu nggak ada akhlak," seru Mika dengan raut wajah dibuat sedih dan teraniaya.

"Sama-sama ndak ada akhlak, mali kita saling sungkem." ucap Callie dengan santainya.

"Sudah lah, kalian berdua ini emang nggak ada yang benar. Pusing Mama mendengar perdebatan kalian yang tidak ada habisnya,"

"Mika, jangan macam-macam di luaran sana. Mama akan selalu memantau kamu," ucap Janice yang tak ingin anaknya itu salah pergaulan.

Janice memilih menurunkan Callie dari gendongannya kemudian pergi setelah memperingatkan Mika. Meninggalkan dua orang yang sedang berdebat sengit. Apalagi Callie yang hampir membocorkan curhatannya kepada Ronand tadi. Mika berjongkok, menyamakan dengan tubuh kecil si Callie. Tatapannya tajam tapi Callie tak takut sama sekali. Callie malah balik menatap tajam Mika, tapi jatuhnya terlihat sangat menggemaskan.

"Dengal itu, plastik Mika. Jangan macam-macam. Tante sonice akan memantau 24 jam kaya TV," ucap Callie kembali mengingatkan peringatan dari Janice.

"CCTV, kali mambu." seru Mika sambil mengacak rambutnya frustasi. Namun dia langsung kembali menegakkan badannya dan menatap Callie.

"Kamu mau bongkar curhatannya Kak Mika ya sama Uncle Onand? Ember banget sih ini bibir. Emang minta dilakban ini bibir," Mika meraup bibir Callie dan menjepitnya dengan tangan. Bahkan telapak tangan Mika kini sudah belepotan dengan cokelat.

Plakkk...

"Pikilannya ndak ada pikilan ini plastik Mika. Sakit tahu," Callie memukul tangan Mika agar melepaskan jepitan tangan sepupunya pada bibirnya.

"Bibil seksinya Callie dijepit begitu, ndak walas. Nanti kalau ndowel gimana? Mau tanggungjawab situ? Masa iya bibilnya Callie halus diopelasi plastik. Kasihan tukang fotocopynya bingung nanti halus pakai plastik klesek atau apa. Halga plastik lagi mahal tahu," lanjutnya.

Callie pun memilih pergi setelah mengomeli Mika. Sedangkan Mika, dia tak bisa berkata apa-apa lagi. Bisa-bisanya Callie berpikiran untuk operasi plastik di tukang fotocopy. Habis itu masih memikirkan plastik apa yang digunakan karena harganya sedang mahal. Sepertinya skill ngomel dan ngomong dia kalah saing dengan Callie. Mika menghela nafasnya berulangkali untuk menenangkan diri.

"Astaga... Sabar, Mika. Dulu kamu juga begitu kalau berhadapan dengan Nenek gayung dan Onty boncel," gumam Mika sambil mengelus dadanya sabar.

"Huft... Jadi kangen Nenek gayung. Gimana ya kehidupan Nenek gayung di sana? Kok mau-maunya dia dikubur. Padahal itu rumahnya sempit dan nggak ada bantal sama kasurnya lho. Kok ya mau," lanjutnya yang kini malah kembali ingat dengan Mama Martha.

"Pasti Nenek gayung belum tenang di sana. Orang yang bikin dia kaya gini masih hidup tenang," Mika mengepalkan kedua tangannya. Tatapannya berubah tajam kemudian dia berdiri.

"Aku akan buat dia merasakan apa yang dirasakan Nenek gayung,"

***

"Kalian mau kemana?" tanya Mika pada Janice dan Angga.

Saat keluar dari kamar, Mika melihat Janice dan Angga sudah berpakaian rapi. Janice dengan dressnya dan Angga menggunakan kemeja. Keduanya sama sekali tidak memberitahukan kepergian mereka pada Mika. Mereka yakin kalau Mika juga tidak akan ikut. Mika merasa aneh dengan perubahan raut wajah Janice yang terlihat sedikit tegang.

"Ke rumah Kakek, Kak Mika." jawab Angga membuat Mika sedikit terkejut.

"Ngapain?" tanya Mika yang berusaha terlihat santai.

"Diajak makan malam sama Kakek," ucap Angga yang kemudian menggenggam tangan Janice.

"Makan ati maksudnya?" tanya Mika dengan sedikit mencibir.

"Nggak usah datang, Ma. Ngapain sih? Lagian itu Nenek rombeng dan kawanannya tuh nggak patut didatangi," lanjutnya yang kesal dengan keputusan Janice.

"Bagaimana pun juga mereka itu mertua Mama. Nenek dan Kakek kalian. Kamu tenang saja, Mama tidak akan lagi mengalah. Ini hanya sebatas menghormati mereka yang mengundang keluarga kita untuk makan malam," ucap Janice memberikan pengertian.

Lagi pula ada Angga dan beberapa pengawal yang akan menjaga mereka. Mika sedikit kesal dengan Janice yang masih mau berhubungan baik dengan keluarga Papanya itu. Padahal Papanya saja sering malas kalau bertemu dengan mereka. Mika yakin kalau mereka mengundang Janice itu karena ada maksud tertentu. Terutama Nenek, Om, dan Tantenya itu. Mika takkan membiarkan tiga orang itu menyakiti Mamanya.

"Mika ikut," putus Mika membuat Janice dan Angga saling pandang.

"Kak Mika yakin?" tanya Angga dengan ragu-ragu.

"Ya, setidaknya untuk melindungi Mama dari orang-orang yang culas." ucap Mika dengan yakin.

"Ya sudah, ganti bajumu itu. Masa mau ke sana pakai kaos dan celana pendek begitu," suruh Janice agar Mika segera berganti pakaian.

"Nggak papa. Anggap saja rumah sendiri juga, yang penting pakai baju."

Mika langsung pergi begitu saja tanpa mengganti pakaiannya. Malas juga dia harus berganti pakaian. Dia hanya mengambil tas kecil berisi ponsel dan alat-alat kecil milik Ronand untuk jaga diri. Janice hanya bisa menghela nafasnya pasrah. Dia dan Angga memakai pakaian rapi, tapi Mika malah seadanya saja. Pasti sesampainya di sana, akan langsung dapat sindiran pedas.

"Kakakmu itu kalau dibilangin ngeyel. Pasti sampai sana, udah kena semprotan bernada cabe geprek level 100." ucap Janice yang langsung menarik tangan Angga.

"Nggak papa. Benar kata Kak Mika, itu juga rumahnya Papa. Jadi anggap saja kaya datang ke rumah sendiri," ucap Angga yang tak mau ambil pusing dengan penampilan Kakaknya.

Semoga saja mereka tidak berbuat ulah dan membuat Kakakmu marah-marah,

Iya. Kalau pun nanti Kak Mika marah, biarkan saja. Toh... Mereka pasti yang mulai duluan. Mama tenang saja,

Iya,

1
Healer
3 angel dari keluarga Roberto beraksi...MRC 👍👍👋👋huhu terbaik!!
E F
lanjutttt thor....dobleeeee💪😍
Ita Xiaomi
Bakalan hebohlah mereka bertiga nih🤣
Ita Xiaomi
Cerdas🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣 dah ganti nama
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣 selalu tak terduga.
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣.
Ita Xiaomi
Cerdiknya si Callie 😁
Ita Xiaomi
Makan favorit Rachel, Mika, dan Callie 😁
Ita Xiaomi
Bisa kena mental ama Callie nih😁
Dewiendahsetiowati
trio kematian beraksi
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
PengGeng EN SifHa
TRIO MRC
.BER AKSI👏👏👏👏👏👏👏❤️❤️❤️
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
😄😄😄😄
tq thor🙏😍
lanjuttttt💪😄
tia
ralia seperti papa ronal
Dewiendahsetiowati
otaknya kali mambu encer kali
mbaa An
thor mau sih di kasih tripel up atau banyak2🤣🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!