NovelToon NovelToon
Bangkit Dari Debu Menuju Takhta Keabadian

Bangkit Dari Debu Menuju Takhta Keabadian

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Sistem / Reinkarnasi
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Di dunia modern yang penuh hiruk-pikuk, seorang pemuda bernama Lin Xiao meninggal dunia karena kecelakaan tragis. Jiwa-nya yang kuat tidak lenyap, melainkan bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang bocah yatim piatu berusia lima belas tahun bernama Xiao Lin di sebuah desa kecil di benua kultivasi bernama Benua Qingyun. Tubuh baru ini lemah, meridian-nya rusak, dan bakat kultivasinya hanya tingkat rendah sekali. Namun, Lin Xiao membawa serta ingatan lengkap kehidupan sebelumnya serta sebuah sistem warisan kuno yang tersembunyi di dalam jiwa-nya: “Cincin Reinkarnasi Abadi”.
Dengan pengetahuan modern, tekad besi, dan rahasia sistem yang memungkinkan ia menyerap energi langit bumi ribuan kali lebih cepat, Xiao Lin mulai perjalanan kultivasi yang tak terbayangkan. Ia akan membalas dendam atas kematian orang tua angkatnya, menghancurkan sekte-sekte tirani, menaklukkan kerajaan-kerajaan, melintasi lautan daratan, memasuki alam roh, alam dewa, hingga akhirnya menantang para dewa kuno dan iblis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10: Gua Rahasia Daun Hijau dan Warisan Kuno

Malam berikutnya, kabut hijau di Gunung Hijau semakin tebal. Xiao Lin menyelinap keluar dari paviliun murid luar tanpa suara. Jubah hijau resminya ia tutupi dengan kain hitam sederhana. Deteksi Ancaman Sistem tingkat tinggi sudah aktif, memastikan tidak ada murid atau tetua yang mengawasi jalannya.

Peta rahasia di dalam jiwa-nya menunjukkan jalur yang jelas: melewati lereng belakang gunung, melewati hutan bambu kecil, lalu menuju tebing curam yang tersembunyi di balik air terjun kecil. “Gua Rahasia Daun Hijau” terletak di sana, hanya bisa diakses saat bulan purnama dan qi gunung mencapai puncak.

Xiao Lin bergerak dengan Langkah Angin Kilat. Tubuhnya seperti bayangan di antara pepohonan. Dalam waktu satu jam, ia sudah tiba di depan air terjun. Airnya mengalir deras, tapi di baliknya terasa getaran qi kuno yang samar.

Ia melompat masuk ke balik air terjun. Dingin air menyentuh kulit, tapi qi-nya melindungi tubuh. Di dalam gua yang gelap, dinding batu penuh ukiran daun hijau kuno yang menyala samar saat ia mendekat.

Suara sistem bergema di jiwa-nya:

“Selamat! Anda menemukan Gua Rahasia Daun Hijau (Warisan Tingkat Manusia Menengah). Kondisi masuk: Bakat Tingkat 7 ke atas. Kondisi terpenuhi. Mulai ujian gua.”

Tiba-tiba, array qi di lantai gua menyala. Sebuah bayangan hijau muncul di tengah gua — penjaga roh berbentuk manusia daun raksasa, setara dengan Tahap Menengah Tingkat 3. Ia memegang pedang daun panjang dan langsung menyerang tanpa kata.

“Ujian kekuatan! Kalau kau lemah, mati di sini!” suara penjaga roh bergema.

Xiao Lin tidak gentar. Qi-nya yang sudah Tahap Menengah Tingkat 1 meledak penuh. Ia mengaktifkan Perisai Qi Langit Abadi yang baru terbuka kemarin.

“Jurus Tinju Langit Abadi – Tinju Menghancurkan Gunung!”

Tinju kanannya bertemu pedang daun. “Bam!” Gelombang qi menghantam dinding gua. Penjaga roh mundur tiga langkah, tapi langsung balas dengan serangkaian jurus daun berputar.

Pertarungan sengit berlangsung di ruang sempit gua. Xiao Lin menggunakan kecepatan Langkah Angin Kilat untuk menghindar, lalu membalas dengan Jurus Pedang Dasar Langit Abadi yang sudah sempurna. Pedang karatnya kini bercahaya hijau karena menyerap qi gua.

Setelah lima puluh jurus, Xiao Lin melihat celah. Ia melompat tinggi, qi terkonsentrasi di telapak tangan.

“Teknik Langit Abadi – Pukulan Langit Runtuh!”

Satu pukulan telak menghancurkan kepala penjaga roh. Bayangan itu hancur menjadi cahaya hijau yang masuk ke tubuh Xiao Lin.

Suara sistem bergema meriah:

“Selamat! Anda lulus ujian Gua Rahasia Daun Hijau. Warisan diterima. Energi Qi +1.200. Poin Pengalaman +2.300. Tingkat kultivasi naik ke Tahap Menengah Tingkat 3! Bakat meridian meningkat ke Tingkat 9 (Dekat Sempurna). Warisan baru terbuka: Teknik Daun Hijau Abadi (Tingkat Manusia Menengah) – meningkatkan kecepatan kultivasi 300% di lingkungan gunung hijau. Artefak: Daun Qi Abadi (tingkat rendah) – bisa menyimpan qi cadangan 500 poin.”

Cahaya hijau membanjiri seluruh gua. Di dinding belakang, sebuah kotak batu terbuka sendiri. Di dalamnya ada sebuah daun batu hijau mengkilap dan sebuah gulungan kulit tua berisi Teknik Daun Hijau Abadi.

Xiao Lin langsung duduk bersila di tengah gua. Ia menelan Daun Qi Abadi dan memutar Teknik Napas Gunung Hijau yang sudah digabung dengan teknik baru. Energi kuno gua mengalir deras ke meridian-nya. Setiap putaran teknik membuat qi-nya semakin tebal dan murni.

Satu jam kemudian, ia membuka mata. Tubuhnya kini bercahaya samar hijau. Meridian kesepuluh dan kesebelas terbuka sepenuhnya. Kekuatannya melonjak drastis.

“Teknik Daun Hijau Abadi ini sempurna untuk sekte ini,” gumamnya. “Dengan ini, aku bisa kultivasi tiga kali lebih cepat daripada murid lain. Turnamen pemula dua bulan lagi… aku akan jadi yang teratas.”

Tapi saat ia hendak keluar gua, Deteksi Ancaman Sistem berbunyi keras.

[Ada dua murid dalam tingkat tinggi sedang mengawasi gua dari kejauhan. Tingkat: Tahap Akhir Tingkat 5. Niat: mencari warisan gua rahasia yang mereka dengar dari tetua.]

Xiao Lin tersenyum dingin. Ia menyembunyikan aura sepenuhnya dengan teknik baru dan keluar dari balik air terjun seperti bayangan. Dua murid dalam itu — seorang pria dan wanita berjubah biru — sedang bersembunyi di balik batu besar.

“Kau lihat tadi? Ada cahaya hijau di air terjun. Pasti ada warisan yang terbuka!” bisik pria itu.

Wanita itu mengangguk. “Kita serang sekarang. Kalau murid luar, bunuh saja. Warisan milik kita.”

Mereka bergerak maju, tapi Xiao Lin sudah berada di belakang mereka.

“Siapa yang mau mati malam ini?” suara Xiao Lin dingin terdengar.

Keduanya terkejut dan langsung menyerang. Tapi Xiao Lin hanya perlu tiga jurus. Tinju Langit Abadi menghantam pria itu hingga terpental, Teknik Daun Hijau Abadi membuat serangan wanita itu melambat seperti di dalam lumpur. Pedang Xiao Lin menyentuh leher mereka berdua.

“Jangan bunuh kami!” pinta wanita itu ketakutan. “Kami murid dalam Puncak Awan. Kalau kau lepaskan, kami tidak akan bilang siapa pun!”

Xiao Lin menatap mereka dingin. “Baiklah. Tapi ingat, kalau rahasia gua ini bocor, kalian yang pertama mati.”

Ia mengambil token murid mereka sebagai jaminan, lalu membiarkan mereka pergi dengan luka ringan. Keduanya lari ketakutan.

Xiao Lin kembali ke paviliun sebelum fajar. Ia duduk bersila lagi, menstabilkan qi baru. Senyum puas di wajahnya.

“Warisan pertama sudah didapat. Sekarang… waktunya persiapan turnamen. Siapa pun yang menghalangi, akan kuhancurkan.”

Di Aula Utama, Ketua Luar Lu Tian tiba-tiba merasakan gangguan qi di lereng belakang. Ia mengernyit. “Ada yang masuk gua rahasia? Siapa berani…”

Sementara itu, berita tentang “murid baru yang mengalahkan tiga murid lama” sudah menyebar ke seluruh sekte. Turnamen pemula dua bulan lagi akan menjadi panggung darah pertama Xiao Lin di dunia kultivasi yang sesungguhnya.

1
abyman😊😊😊
Lanjutkan 💪💪💪
abyman😊😊😊
💪💪💪
abyman😊😊😊
Lanjutkan thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!