NovelToon NovelToon
KAMU SELINGKUH, KAMU BANGKRUT

KAMU SELINGKUH, KAMU BANGKRUT

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam / Wanita Karir
Popularitas:26.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Anindya Maheswari, menikah dengan Raditya Wicaksono tanpa restu dari orang tua Radit karena Anindya hanya seorang yatim piatu dan besar di panti asuhan.

Cinta tulus dari Radit membuat Anindya bertahan, berjuang bersama, banting tulang, memeras otak dan keringat. Memulai segalanya dari nol hingga akhirnya sukses.

Namun, siapa sangka setelah sukses Radit malah berkhianat? Menjalin hubungan dengan gadis yang lebih muda, memiliki seorang anak, dan bahkan selingkuhan itu sedang hamil lagi.

Membawa amarahnya yang membara, Anindya bertekad mengembalikan Radit dan keluarga nya ke keadaan semula.

“Kamu lupa satu hal. Jika aku bisa membuatmu sukses, aku juga bisa membuatnu hancur!”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

08

.

Anindya membalikkan badannya seraya mengibaskan rambut panjangnya dengan kuat hingga menerpa wajah Raditya.

"Argh!" Raditya refleks mundur sambil memejamkan mata karena terkejut. Saat ia membuka mata kembali, Anindya sudah berjalan menjauh dengan anggun. Raditya menggeram. Ini benar-benar tamparan halus untuknya.

Raditya menatap punggung yang perlahan menjauh. Gerakan wanita itu yang seakan mengusap air mata dengan punggung tangan membuatnya mengira bahwa istrinya sedang menangis.

“Dasar wanita sok. Lihat saja, nanti kamu yang akan kembali memohon padaku,'" pikirnya merasa menang. Tanpa dia sadari bahwa di balik punggung itu, tersungging sebuah senyuman miring yang penuh tipu daya dan rencana jahat.

Begitu keluar dari ruangan, Anindya melihat. Puluhan karyawan, staf, hingga manajer berkerumun di sana. Wajah mereka tampak kaget, panik, dan penasaran. Tangan-tangan mereka sibuk menyembunyikan ponsel di belakang punggung. Anindya tersenyum dalam hati. Rencananya berhasil, mereka pasti merekam seluruh adegan pertengkaran tadi dari celah pintu yang sengaja dibiarkan terbuka.

Suasana menjadi hening seketika saat Anindya muncul. Semua menunduk takut, takut dimarahi atau dipecat.

Anindya berhenti tepat di tengah kerumunan itu. Wajahnya yang tadi basah berubah menjadi dingin dan tajam. Ia berjalan mendekati salah satu karyawan yang ia tahu gemar memposting hal-hal viral.

Dengan tenang, Anindya mendekatkan kepalanya dan berbisik tepat di telinga wanita itu, namun suaranya cukup terdengar oleh yang lain.

"Siapa yang postingannya paling bagus akan mendapatkan bonus sepuluh juta rupiah dariku."

Mata para karyawan seketika terbelalak, bahkan mulut mereka terbuka lebar. Tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar.

"Serius, Bu?!" seru salah satu dari mereka mewakili yang lain.

"Tentu saja," jawab Anindya datar. “Kerjakan dengan baik. Tunjukkan siapa yang menjadi korban.”

“Hum!!" Mereka mengangguk serentak. Bagaimana tidak semangat? Ke kepoan mereka kali ini akan menjadi uang sepuluh juta.

Anindya membalikkan badan lalu kembali melenggang dengan tersenyum penuh kemenangan.

"Mainkan peranmu dengan baik, Radit. Jangan mengecewakan aku yang telah berbaik hati membantu menggali kuburan untukmu!”

*

Anindya keluar dari ruang kerjanya setelah mengambil tas tangannya, meninggalkan begitu saja setumpuk berkas yang sebenarnya sedang menunggu sentuhannya. Berkas-berkas proyek-proyek besar yang biasa ditangani olehnya.

"Wahai berkas-berkas cantik... istirahatlah kalian," ucapnya sambil melambaikan tangan dan memberikan cium jauh. "Ah, akhirnya... aku bisa benar-benar menikmati hari-hariku tanpa harus memikirkan berkas-berkas yang membuat pusing kepala."

*

Anindya melenggang keluar dari lobi gedung RA Corp bak seorang ratu yang sedang meninggalkan kerajaannya untuk berlibur. Hatinya terasa sangat ringan, bebas. Tanpa seorang pun tahu, di dalam otaknya berbagai rencana telah tersusun dengan rapi.

*

Hari telah sore ketika Raditya berjalan dengan kepala tertunduk lesu menuju lift, wajahnya terlihat kusut dan penuh tekanan. Hatinya benar-benar kacau. Sejak pertengkaran hebat tadi siang, ponselnya tidak henti-henti berdering. Satu per satu investor dan mitra bisnis menelpon, mempertanyakan kebenaran video viral yang sedang beredar luas.

"Pak Radit, Apakah video yang sedang beredar itu benar-benar anda bersama selingkuhan Anda? Kenapa Anda tidak memikirkan reputasi perusahaan?" tanya salah satu investor benar-benar marah.

"Itu semua bohong, Tuan! Itu hanya editan! Fitnah belaka!" bantah Raditya berusaha meyakinkan mereka meski suaranya terdengar sangat tidak meyakinkan.

Namun, para investor itu tidak bodoh. Mereka menyuruh Radit membereskan masalah itu sebelum 24 jam. Satu per satu kerjasama mulai terancam batal, kepercayaan runtuh dalam sekejap.

"KURANG AJAR!!" umpat Raditya keras begitu pintu lift tertutup, kakinya menendang dinding lift dengan frustasi.

Ingin segera pulang ke rumahnya bersama Anindya dan membujuk wanita itu, tapi gengsinya terlalu tinggi. Egonya sebagai laki-laki dan pemimpin perusahaan meledak-ledak. Tidak mau terlihat kalah atau memohon.

"Ah, sudahlah! Biarkan saja. Nanti juga dia sendiri yang akan datang merengek minta baikan," pikirnya begitu percaya diri.

Pria itu malah melajukan mobilnya menuju rumah mewah di kawasan elit yang dibelinya diam-diam beberapa bulan lalu untuk ia tinggal di bersama Sofia.

*

Mobil yang dikendarai oleh Radit telah berhenti di halaman rumah mewah yang asri. Raditya turun dengan wajah masih masam. Begitu pintu utama terbuka, ia langsung berteriak memanggil nama wanita yang kini menjadi dunianya.

"SOFIA!!"

Sofia yang sedang duduk santai di ruang tengah terlonjak kaget. Ia berjalan mendekat dengan perut besar yang terlihat jelas, wajahnya tampak bingung namun tetap berusaha tersenyum manis.

"Ada apa, Sayang? Kenapa teriak-teriak?" tanyanya lembut.

"Kenapa kamu membuat postingan foto kemesraan kita dan menandai Anindya?! Apa kamu gila?! Apa kamu tahu dampaknya bagi perusahaan?! Sekarang semua orang tahu hubungan kita!"

Sofia gemetar ketakutan melihat kemarahan Raditya. Wanita itu menundukkan kepalanya, air mata dengan mudahnya mengalir membasahi pipi, seolah ia adalah pihak paling tidak bersalah.

"Aku... aku sama sekali tidak tahu akan jadi sebesar ini, Sayang..." isaknya pelan. "Aku hanya... aku hanya ingin rukun sama Mbak Anin. Aku pikir kalau aku menandainya, dia akan melihat dan tahu kalau kita sayang sama dia. Aku ingin kita semua terlihat seperti keluarga besar yang baik-baik saja..."

Dan bodohnya, Raditya langsung luluh dan percaya begitu saja pada alasan tidak masuk akal itu.

“Hah… dia hanya wanita polos. Mungkin dia tidak tahu dunia bisnis seberat ini,' pikir Raditya yang mulai merasa bersalah karena sudah membentak wanita itu.

Sofia melihat rahang Raditya yang mulai mengendur, segera meraih tangan besar pria itu perlahan, lalu menempelkannya ke pipinya yang basah oleh air mata.

"Maafkan aku ya, Sayang... Aku janji tidak akan mengulanginya lagi. Nanti aku akan hubungi Mbak Anin atau datang langsung minta maaf sama dia," bujuknya manja sambil mengusap-usap perut besarnya.

Raditya menghela napas panjang, lalu mengusap kepala Sofia dengan lembut dan membawa wanita itu ke dalam pelukan. Rasa marahnya perlahan berganti menjadi rasa bangga dan sombong.

"Sudahlah, tidak perlu..." ucap Raditya santai. "Nanti juga dia sendiri yang datang minta maaf. Dia cuma butuh waktu buat menenangkan diri."

Wajahnya kembali tampak percaya diri, ia menyandarkan tubuhnya ke sofa dengan santai.

"Nanti kalau dia datang minta maaf, Aku akan menyuruh dia membereskan semua kekacauan ini. Biar dia membuat konferensi pers, dan bicara di depan media, kalau semua ini hanyalah kesalahpahaman," ucapnya enteng, seolah semua masalah mudah diatasi.

Raditya sama sekali tidak menyadari bahwa kali ini, Anindya tidak akan lagi menjadi pemadam kebakaran. Namun, justru sedang menyiapkan minyak tanah untuk membakar habis segalanya.

1
Putrii Marfuah
raditya, otakmu kosong, tanpa anis kamu bukan siapa siapa, begitu aja berani selingkuh. ke laut aja jadi rumah ikan,masih bisa bermanfaat.
Putrii Marfuah
smart
Aditya hp/ bunda Lia
hebat sekali rencana mu Anin gak sabar nunggu saat itu tiba ... yakin si Radit bakal ditinggalin sama selingkuhannya kalo udah tau bangkrut
Rahma Inayah
semoga SDH ketok palu baru Anin launcing perushaan barunya takut nya klu blm ketok palu Radit nuntut harta Gono gini walau dia tau klu saldo Anin kosong pas dia cek tp nnt di hasut SM pelakor dan Mak Lampir emaknya .luluh tu si Radit koar2 dia tp pas ktm anin kicep SPT tikus kecebur di air .
Oma Gavin
good job Anin 👍
Dwi Setyaningrum
ya sblm lounching perusahaan baru palu dok dr pengadilan agama sah secara resmi telah bercerei dan ditrima dg baik agar nti ga ada gugatan harta Gono gini trmsk perusahaan baru itu..
Lican
yeee CPT Sofia lahiran biar kalian sekeluarga dapat kejutan dari Anin, aj sebentar LG Anin cerai dan bebas ad Rian yg setia menunggu mu anin
Dew666
🎈🎈🎈
Ilfa Yarni
asyeeeek aku suka cara anin bls dendam selamat ya nin km hampir sukses menghancurkan radit tinggal satu langkah lg ga sabar nunggu radit benar2 hancur dan kembali ke stelan awal yaitu miskin
mariammarife
detik² itu kunantikan pasti seru dech liat si Radit kejang kejang
Zhafran Althaf
good girl😍😍
Lee Mba Young
bagus cerai dulu br party kemenangan.
Rahma Inayah
td koar koar mampu tnp Anin nyata nya mana ada perushaan yg percaya PD mu Radit SDH GK BS bisnis public speaking pun jellek GK nyambung tiap kli memberikan masukan. siap2 menuju kebangkrtn mu tnp Anin BS apa km ..nyata nya apa yg km hrs kn TDK sesuai keningnmu Anin ttp bersinar walau tnp mu tnp air mata sbntr LG dia aka membangun perushaan sendri dan menertawakan kebangkrtn mu
Rahma Inayah
definisi org sok kepedean yaa macam si Radit SDH pasti tender besar akan di raih nya nyata nya GK sesuai harapan
Sulastri Oke86
lanjut mama makin seru ceritanya
Soraya
lanjut
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Aditya hp/ bunda Lia
mantep 👍👍👍
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
mesaake gangguan ini y orang🤭 kerja keras seorang diri..br d tggl mangkir Anin kntor carut marut🤣
Noey Aprilia
Dsr ga tau malu ......
Orng lain aja tau spa yg lbih pntr,tp dia msih bs songong tnpa tau kl dia ga bsa apa2 tnpa anin.....
heraaaannn....sbnrnya pas pmbgian otak,dia kbgian ga sihhhh?????🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!