NovelToon NovelToon
Ketika CEO & Perdana Menteri Saling Menghancurkan...Dan Saling Menginginkan

Ketika CEO & Perdana Menteri Saling Menghancurkan...Dan Saling Menginginkan

Status: tamat
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:625
Nilai: 5
Nama Author: Amila FM

Perhatian!!!
Harap bijak dalam membaca.Terima kasih 🙏 🫶

Elian sang Ice Prime Ministry selalu bersitegang
dengan Lyra the Iron Rose, CEO De La Vega Corporate yang menangani cyber security dan peralatan militer. Namun, siapa sangka keduanya memiliki hubungan terlarang yang sangat panas dan romantis dan penuh tantangan. Dimulai dari perjodohan dengan orang lain yang dilakukan oleh keluarga dan partai mereka, sehingga mereka memiliki misi untuk membatalkan perjodohan. Selain itu pengkhianatan yang dilakukan keluarga mereka sendiri tidak kalah peliknya.

Apak Elian dan Lyra bisa bersatu dan memiliki hidup normal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amila FM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Interogasi

BAB 8: INTERROGATÓRIO (INTEROGASI)

Udara malam di depan lobi L'Eclat terasa seperti oksigen cair yang membeku, menusuk paru-paru siapa pun yang berani bernapas terlalu dalam. Di bawah lampu neon yang memantul pada aspal basah, sebuah limusin hitam antipeluru dengan bendera kepresidenan yang berkibar kecil berhenti tepat di depan Count Julian dan Lyra Selene De la Vega. Suara mesinnya yang halus hampir tak terdengar, namun kehadirannya memberikan tekanan yang mampu membungkam kebisingan distrik finansial Aethelion.

Julian, yang baru saja hendak membukakan pintu mobil pribadinya untuk Lyra dengan senyum kemenangan yang menjijikkan, tertegun. Dua pengawal kepresidenan bersetelan gelap, bertubuh tegap dengan earpiece yang berkedip, melangkah maju tanpa suara. Mereka membentuk barikade daging yang kokoh, memisahkan Julian dari wanita yang ia anggap sebagai properti masa depannya.

Elian Theron Valerius keluar dari kursi belakang limusin. Cahaya lampu jalanan yang dingin memantul di wajahnya yang sedingin pahatan marmer, menciptakan bayangan yang tajam dan dramatis pada rahangnya yang mengeras. Ia melangkah dengan otoritas seorang raja yang sedang melakukan inspeksi di wilayah jajahan.

"Nona De la Vega," suara Elian membelah kesunyian malam. Tenang, namun mengandung frekuensi yang tidak menerima bantahan.

Julian mengernyit, mencoba mengumpulkan sisa-sisa harga diri bangsawan Utaranya. "Tuan Perdana Menteri? Maaf, tapi saya sedang dalam proses mengantar Lyra pulang. Ada apa dengan gangguan teatrikal di tengah malam ini?"

Elian tidak menoleh sedikit pun pada Julian. Baginya, pria itu hanyalah debu yang mengganggu pandangannya. Matanya terkunci sepenuhnya pada Lyra, menatapnya dengan intensitas yang seolah bisa mengoyak gaun merah sutra yang ia kenakan. "Ada celah keamanan kritis pada sistem enkripsi Project Xylos yang baru saja dideteksi oleh intelijen pusat. Sebagai CEO pengembang, penjelasan Anda dibutuhkan sekarang juga di kantor kabinet. Ini masalah keamanan nasional yang mendesak."

Tanpa menunggu bantahan lagi, Elian membukakan pintu mobil limusin itu sendiri—sebuah gestur yang penuh dengan simbolisme kepemilikan. Lyra, dengan topeng profesional yang sangat tenang meski jantungnya berpacu liar, melangkah masuk ke dalam kabin yang kedap suara. Begitu pintu tertutup dengan bunyi berdebam yang solid, limusin itu melesat membelah jalanan kota, meninggalkan Julian yang terpaku di trotoar dengan amarah yang membara.

Ledakan Hasrat di Kabin Kedap Suara

Di dalam kabin, sekat kedap suara antara sopir dan penumpang langsung naik secara otomatis dengan suara mekanis yang halus. Cahaya interior berubah menjadi biru redup yang mewah, menciptakan atmosfer yang intim sekaligus menekan. Elian tidak membuang waktu satu detik pun untuk bicara soal 'keamanan nasional'.

Ia merenggut Lyra ke dalam pelukannya dengan gerakan yang kasar dan penuh tuntutan. Cemburu yang meledak-ledak sejak di restoran tadi menemukan penyalurannya. Tangan Elian bergerak tanpa kompromi; ia mencari ritsleting belakang gaun merah Lyra dan merenggutnya hingga terbuka sepenuhnya, membiarkan kain mahal itu melorot jatuh ke lantai mobil yang dilapisi karpet tebal, mengekspos kulit putih Lyra di bawah cahaya biru yang remang-remang. Dengan satu sentakan brutal, Elian merobek paksa celana dalam sutra Lyra, melempar sisa kainnya ke sudut kabin seolah itu adalah sampah.

"Kau berani tertawa dengannya, Lyra? Di depanku?" geram Elian, suaranya rendah dan berbahaya di dekat telinga Lyra. Elian memosisikan Lyra di pangkuannya, menghadap ke arahnya, menyatukan mereka dalam ritme yang liar dan tak kenal ampun.

Lyra Mengambil Alih Permainan

Namun, Lyra Selene De la Vega bukan wanita yang bisa didominasi selamanya. Ia merasakan ketegangan di tubuh Elian, ia tahu pria itu sudah berada di puncak. Saat Elian mengeluarkan geraman tertahan dan tubuhnya menegang untuk ledakan terakhir, Lyra secara tiba-tiba menghentikan gerakannya. Dengan gerakan yang sangat tangkas dan provokatif, ia meluncur turun dari pangkuan Elian.

Elian melotot, matanya gelap oleh frustrasi yang menyiksa. Napasnya memburu kacau, dan ia menatap Lyra dengan pandangan yang menuntut pertanggungjawaban. Ia berada di puncak surga, dan Lyra baru saja menjatuhkannya kembali ke bumi dengan cara yang paling kejam.

Sambil tersenyum licik yang menantang, Lyra duduk di lantai mobil di antara paha Elian yang terbuka lebar. Ia menatap Elian dari bawah, memosisikan dirinya dalam kendali penuh. Elian tampak sangat rentan, matanya sayu mencari kepastian di tengah gairah yang menggantung.

Lyra mulai beraksi. Ia menjilati milik Elian yang masih berdenyut kencang itu dengan ritme yang sengaja ia buat lambat dan menggoda. Tangan Lyra yang lentur memegang dan menggerakkannya naik turun sesuka hati, memberikan tekanan yang presisi pada setiap bagian sensitifnya. Elian tidak mampu menahan kenikmatan yang datang bertubi-tubi itu; tubuhnya bergetar hebat di atas jok kulit limusin yang mewah.

Erangan Elian semakin mengeras dan parau saat Lyra memasukkan benda keras yang sudah menegang sempurna itu ke dalam mulutnya. Lyra menghisapnya dengan kencang, memberikan sensasi hisapan yang membuat Elian kehilangan kendali atas sarafnya. Lyra memainkan lidahnya dengan mahir, menjelajahi setiap inci dari ujung hingga pangkal, memastikan tidak ada satu titik pun yang terlewat dari perhatiannya.

Elian mengerang keras, kepalanya mendongak ke langit-langit mobil sementara tangannya merenggut rambut Lyra sekuat tenaga—sebagai pelampiasan rasa nikmat yang sudah melampaui batas kewarasan. Di dalam kabin yang kedap suara itu, hanya ada suara hisapan Lyra yang provokatif dan erangan Elian yang hancur karena kenikmatan.

Tak lama, ledakan itu datang dengan dahsyat. Cairan panas itu keluar, membanjiri indra perasa Lyra. Lyra tetap di sana, memastikan ia menikmati sisa-sisa getaran dari tubuh Elian yang kini lemas total. Lyra mendongak, menyeka sudut bibirnya dengan ibu jari sambil menatap mata Elian yang masih berusaha mencari napas di tengah kabut kenikmatan.

"Aku pun bisa pegang kendali, Elian," bisik Lyra dengan nada penuh kemenangan yang sensual. "Jangan pernah lupa itu."

Rencana Sabotase Terakhir

Elian bersandar di jok kulit, matanya perlahan kembali fokus namun tetap menyimpan kilatan posesif yang sangat dalam. Ia menarik Lyra kembali ke dalam dekapannya, menyelimuti tubuh polos wanita itu dengan jas hitam mahalnya yang beraroma kayu cendana dan kekuasaan.

"Pesan diterima, Lyra," bisik Elian serak. "Kita hancurkan rencana mereka malam ini juga."

Lyra menyandarkan kepalanya di dada Elian, mendengar detak jantung pria itu yang masih berpacu kencang. "Kita hancurkan Julian dan Isabella. Kita tunjukkan bahwa Aethelion adalah milik kita, bukan milik mereka."

Limusin itu terus melaju menembus kegelapan malam, membawa dua konspirator yang baru saja merayakan kemenangan kecil mereka di dalam kabin yang penuh dengan aroma gairah dan rencana penghancuran.

1
T28J
Awwwww... baru eps 4 udah enak enak 🤭👍
lanjutkan kak
Amila FM,IG:amilaeditslife: semoga suka ya kak 🙏
total 1 replies
T28J
hadir kk✍️
Amila FM,IG:amilaeditslife: terimakasih kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!