NovelToon NovelToon
Antara Doa Dan Takdir

Antara Doa Dan Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Aqilaarumi

Dimasa lalu..

Lelaki berbaju kokoh merah maroon itu berusaha menarik tangan perempuan yang baru saja melompat dari gedung lantai dua.tatapan pria itu tajam menatap perempuan yang berusaha melepaskan genggaman tangannya.

Pria itu seharusnya menjaga tatapannya,menjaga diri agar tidak menyentuh wanita yang bukan muhrimnya.tapi ia harus melakukan ini.ini semua darurat.ia tidak bisa begitu saja membiarkan seorang wanita melompat dihadapannya begitu saja.

" Lepaskan saya lebih baik saya mati."

" Sadarlah nona bunuh diri itu perbuatan dosa,anda tidak akan diterima dibumi maupun dilangit.arwah anda akan mengantung diantaranya."

Wanita itu tetap kekeh,ia berusaha melepaskan tangan laki laki itu.keringat menetes didahi pria tampan itu.ia menatap perempuan itu terjatuh dihadapannya.adnan Al Fahri putra dari kiay Husen pemilik pondok pesantren yang sangat dihormati dikota ini.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya ia menatap perempuan dengan begitu dalam.dan untuk pertama kali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aqilaarumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 8

Masa lalu....

Lucas alendra seorang mafia begis,pengusaha yang menjadi idola kaum hawa.ketampanannya yang paripurna membua kaum hawa tidak bisa berkutik dengan pesonanya.

Tapi tidak berlaku dengan wanita yang ditemunya tadi malam secara terang terangan ia menolak sentuhan tangan Lucas.

Lucas tidak terima ini.ini penghinaan bagaimana bisa wanita seperti Nadya menolak sentuhannya dan ini pertama kalinya terjadi dalam hidupnya.

Nadya memang mengangumi Lucas tapi tidak ia seorang wanita yang masih punya harga diri,apalagi jika dia mengingat nasehat ibunya yang sudah rentah.ia tidak akan pernah mau melakukan hal yang aneh aneh sekalipun itu dengan seorang Lucas aleandra.

Pintu terbuka Lucas yang sedang fokus dengan laptopnya mendogah menatap bawahnya yang selalu setia menemaninya.

" Wanita itu bernama Nadya tuan seorang winters dicafe x .yang kini populer dikaum anak muda."

" Beli cafe itu sekarang juga."

Ekspresi pria berdasi hitam itu terlihat cukup kaget.

" Baik tuan."

Laki-laki itu melangkah keluar dari ruangan yang terasa kaku.

Hanya dalam hitungan beberapa menit cafe x sudah beralih menjadi milik Lucas aleandra.

Dan saat itu juga Lucas pergi meninjau cafe yang baru saja dibelinya lebih tepatnya hanya untuk melihat Nadya wanita yang telah berani menolak sentuhan tanganya.

Ia tidak pernah suka penolakan.

Ia Selalu ingin diterima karna dia Lucas aleandra.

Dicafe x

Semua pengunjung gempar dengan kedatangan Lucas,bagai seorang selebriti para pengunjung berteriak teriak memangil namanya.namun tidak satupun Lucas menoleh kearah mereka ia berjalan dengan kepercayaan diri begitu tinggi.

Ia berjalan kearah wanita yang menunduk mengingat bibirnya.mengingat apa yang tadi malam Lucas perbuat kepadanya.disisi lain ia senang bukankah dia mengidolakan laki laki itu.tidak tidak Nadya memukul kepalanya karna sudah berfikir yang aneh aneh.

\*\*\*

Masa sekarang...

Kay memasuki rumahnya yang sangat megah,tapi terasa pengat dan sesak.dirumah ini tinggal satu keluarga yang lengkap tapi hampir tiap hari tidak saling menyapa.mereka hanya bagai orang asing yang tinggal dalam satu bangunan.

Ia berjalan naik kelantai dua.dari ujung tangga paling bawah.

Kay mendengar suara desahan seorang perempuan.membuat telinga Kay panas hatinya sesak.suara desahan seperti itu sudah biasa ia dengar dirumahnya ini.

Dengan langkah yang berat Kay melangkah mengarungi anak tangga satu persatu.ia snagat benci suara desahan yang seperti itu,dia benci dengan pernikahan.

Kay berjalan melewati kamar dimana suara desahan itu berasal.ia masuk ke kamarnya,tanpa membuka bajunya ia masuk kedalam kamar mandi.

Dibawah rain shower Kay membiarkan tubuhnya dibasahi air yang mengalir.

" Thankyou baby,kamu sangat memuaskan."

Menjijikan....

Kay memukul tembok hingga tanganya berdarah.

Setelah ritual mandinya yang tanpa melepas baju.kay keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang melilit pinggangnya.

Ia meraih kaos putih dan celana pendek berwarna hitam dari dalam lemari.setelah itu ia berjalan keluar dari balkon untuk sekedar mengisap rokoknya,mencoba menenangkan diri dari fikiranya yang terasa kacau.

Namun saat keluar dari balkon,netranya menangkap sosok mamanya yang terlihat turun dari mobil pria asing.

Mama Bella terlihat menatap laki laki itu dengan senyuman yang terlihat begitu berseri.

Helaian nafas Kay berat.mama dan papanya sama saja.

Disaat yang bersamaan ayah dan jalangnya baru saja keluar dari rumah, wanita jalang itu terlihat menggandeng tangan ayahnya.

Saat mobil pria asing itu melaju.ayah terlihat menampar mama Bella dengan keras, hingga reflek membuat Kay berdiri dengan Tangan yang mengempal,mama Bella terlihat berlari masuk kedalam rumah dengan menangis membuat Kay mengerjapkan matanya.

Pernikahan macam apa ini? Pernikahan dimana ada kebencian dan air mata.

Ia sangat benci pernikahan, pernikahan kedua orang tuanya hanya seperti neraka baginya,tidak ada kebahagiaan, keharmonisan atau bahkan cinta didalamnya,yang ada hanya air mata,benci,luka dan rasa sedih.

Ini Alasan Kay begitu takut dengan pernikahan,tapi disisi lain ia tidak bisa kehilangan Ayla,Ayla sosok perempuan yang selama ini dipacarinya selalu memberikan rasa kenyamanan, kehangatan yang kedua orang tuanya tidak bisa diberikan kepadanya.

" Kay kamu disini."

Kay menoleh menatap wanita itu, dengan tanda merah yang ada dipipinya.tentu saja Kay tahu siapa yang telah membuat pipi itu memerah.

Wanita itu melangkah mendekati Kay.

" Nanti malam kamu harus ikut sama mama dan papa keacara launching anak perusahaan yang papa kamu bangun nak."

Kay diam tidak mengatakan apapun,selalu saja seperti ini,selalu saja ia dipaksa untuk menghadapi acara perusahaan yang menurut Kay sangatlah membosankan.

" Oh tuhan, tangan kamu kenapa?"ucapnya tampak cemas,ia mengambil tangan Kay melihatnya sebentar lalu menaruhnya kembali.

" Seharusnya kamu menyuruh bi ina mengobati luka kamu nak."

" Kenapa bukan mama saja yang mengobatinya." Namun sayangnya kalimat itu,hanya ia ucapkan dalam hati saja.

"Nanti ma."

" Hum baiklah kalau begitu mama kekamar dulu yah nak."

Wanita itu pergi meninggalkan Kay dengan tangan yang masih mengeluarkan darah.

Ayah dan mama gavin sama saja tidak pernah peduli dengannya.namun mama masih punya sedikit sisi baik masih berbicara dengan lembut dengan Kay,tapi ayah.hum laki laki itu tidak pernah sedikitpun berbicara kepada Gavin selain urusan pekerjaan yang katanya akan dilimpahkan kepada Kay.

Kadang kalah ayah tidak akan segan memukuli Kay jika Kay tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh ayahnya.

Kay mengerjapkan matanya disaat sekarang dia butuh ayla.sangat membutuhkannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!