Nara adalah seorang gadis yang memiliki kekurangan yang terletak pada wajahnya ia setiap hari dibully oleh teman sekelasnya sampai ketika ia menyelamatkan seorang pria mulai sejak itu kehidupannya berubah kedatangan pria itu membuat hidupnya menjadi lebih baik. pria itu selalu melindunginya dan membantunya ketika ia menghadapi masalah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anastya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 7
Berjalan menuju mobil Keandra ,hal ini disaksikan langsung oleh Milka dan teman-temannya. Ketika Milka melihat bahwa Nara masuk ke mobil Keandra seketika amarahnya meluap.
"Ihhh, kenapa sih si buruk rupa itu bisa naik di mobil Keandra "ucap Milka.
"Lo nggak tahu mil ,tadi yang nolong Nara itu Keandra loh .bahkan Keandra juga yang ngegendong Nara ke UKS "ucap Tasya.
"Lihat aja lo Nara, besok gue akan bales lo" ucap Milka.
Lalu setelah Sisil mengantar Nara masuk ke mobil Keandra. Sisi lalu pergi meninggalkan Nara, karena takut ia ditinggalkan oleh bis sekolah.
"Ya udah , gue duluan nanti gue ditinggal lagi sama bis "ucap Sisil.
"Ya udah, pergi sana "ucap Nara dengan lemas.
Setelah Sisil berbalik badan, Keandra langsung naik ke mobil dan langsung mengantar Nara pulang ke rumahnya. Saat di dalam mobil Nara tidak berbicara sekata patah pun. sehingga keadaan terlihat sangat canggung ,karena hanya ada mereka berdua di dalam mobil. Beberapa saat kemudian, akhirnya Nara sampai di gerbang depan rumahnya. Setelah mobil keandra berhenti, Keandra langsung cepat-cepat turun dan membuka pintu mobil untuk Nara.
"Hati-hati "ucap Kiandra.
"Makasih ya buat hari ini ,aku udah ngerepotin kamu "ucap Nara.
"Nggak papa kok santai aja ,ya udah gue balik dulu ya "ucap keandra.
"Hmmm" ucap Nara..
Nara dengan kaki yang masih lemas, berjalan masuk ke rumahnya .saat melihat Nara yang begitu lemas dan pucat ibunya sempat khawatir dan bertanya kepadanya.
"Kenapa wajah kamu pucat Nara ,kamu sakit" tanya ibunya.
"Aku tadi cuman pingsan kok mah" jawab Nara.
"Kenapa bisa pingsan, Kamu sakit apa "tanya ibunya lagi'
Mungkin karena kecapean deh ,makanya itu aku pingsan" jawab Nara.
berbohong pada ibunya ,karena ia takut jika ibunya tahu ia terkunci di gudang maka ibunya pasti akan khawatir padanya .jadi ia terpaksa berbohong agar ibunya tidak khawatir.
"Ya sudah kalau begitu kamu pergi ke kamar, nanti mama bawakan kamu makanan "ucap ibunya.
"Iya mah, aku ke kamar dulu "ucap Nara.
"Ya udah pergi sana "ucap ibunya.
Setelah sampai di kamar Nara langsung melepas seragam sekolahnya, lalu mandi. setelah itu berbaring di tempat tidur ,tak lama kemudian ibunya datang membawa semangkuk bubur.
"Ini bubur kamu makan dulu terus minum obat "ucap ibunya.
"Iya mah "jawab Nara.
Setelah Nara menghabiskan bubur dan minum obat ibunya pun menyuruhnya tidur.
"Ya udah ,kamu tidur gih sana Mama mau turun dulu "ucap ibunya.
Nara hanya mengangguk pelan dan langsung bersiap-siap untuk tidur.
Di sisi lain Keandra yang masih dalam perjalanan pulang langsung ditelepon oleh ibunya.
Tring ! tring ! tring !
"Siapa sih yang nelpon "batin Keandra.
"Mama, ngapain Mama nelpon "ucapnya lagi.
Lalu ia mengangkat telepon dari mamanya.
"Iya ,halo mah ada apa kok nelpon" tanya Keandra.
"Kamu ke mana kok jam segini belum pulang" tanya ibunya.
"Aku tadi baru habis nganterin temen aku ma ini aku, bentar lagi nyampe kok" jawab Keandra.
"Ya udah kalau gitu hati-hati di jalan ,Mama tunggu di rumah "ucap ibunya.
"Jadi keandra di mana mah" tanya ayah Keandra.
"Katanya dia tadi habis nganterin temennya yang lagi sakit .tapi ntar lagi pasti pulang kok" jawab ibu keandra.
Ya udah kalau gitu kita tunggu aja dia baru makan ucap ayah Keandra
Beberapa saat kemudian Keandra datang. Iya masuk ke rumah dan langsung duduk di sofa.
"Capek banget hari ini" ucapnya.
"Ya udah ,kalau capek ke kamar dulu gih sana mandi terus baru makan" ucap ibunya.
"Ya udah, deh mah" sahut Keandra.
Setelah itu iya langsung pergi ke kamar dan mandi .beberapa saat kemudian ia keluar dari kamar ,ayah dan ibunya telah menunggu di meja makan. Jadi iya juga buru-buru pergi ke meja ,makan agar orang tuanya tidak menunggu terlalu lama.
"Oke ,karena kamu udah dateng cepat makan" ucap ayahnya.
Keandra merasa bingung, tidak seperti biasanya ayah dan ibunya menunggunya untuk makan. jadi ia bertanya kepada orang tuanya.
"Kenapa tumben kalian hari ini nunggu aku makan, biasanya juga kalian makan duluan" tanya keandra.
"Besok kamu jemput adik kamu di bandara.ayah enggak bisa jemput dia, soalnya besok ayah pergi dinas keluar kota "ucap ayahnya.
"Lah bukannya dia udah betah ya di luar negeri "ucap keandra.
"Dia bilang dia mau sekolah di sini, bukan karena nggak betah di luar negeri tapi katanya sih dia rindu sama mama sama papa. jadi Dia memutuskan untuk sekolah di sini "sahut ibunya.
"Ya udah deh, besok aku jemput dia "jawab Keandra.
Tiba-tiba ponsel ayah Keandra berdering.
Kring ! kring ! kring !
Lalu ayahnya mengambil ponsel itu dari sakunya dan mengangkat telepon itu .ternyata yang menelpon itu adalah Clara adik Keandra. Iya buru-buru mengangkat teleponnya.
"Halo ayah" ucap Clara.
"Kenapa kamu telepon ayah Clara" tanya ayahnya.
"Ayah besok aku nggak jadi pulang, soalnya ada acara di sekolah. jadi mungkin aku pulang dekat akhir pekan. jadi besok nggak usah suruh kak Keandra buat jemput aku" jawab Clara.
"Ya udah ,kalau gitu" jawab ayahnya.
"Ya udah, kalau gitu aku tutup dulu ya pah "dah ucap Clara.
Ayahnya langsung mematikan telepon dan menyimpan hp-nya di atas meja.
"Jadi apa kata Clara pah "tanya istrinya.
Katanya besok Clara nggak jadi pulang, mungkin dia pulang dekat akhir pekan jawab suaminya.
"Kan kan apa aku bilang ,sekangen apapun dia sama kita, tapi tetap acara sekolahnya yang lebih penting" ucap keandra.
Keandra mengatakan itu bukan karena dia tidak sayang pada adiknya. tetapi karena dia kasihan melihat orang tuanya yang selalu menunggu Clara pulang .tetapi Clara selalu menunda-nundanya.
"Udahlah ,mungkin acara itu memang penting buat dia .tapi akhir pekan ini dia pasti pulang kok "ucap ibunya menenangkan Keandra.
Setelah makan Keandra langsung kembali ke tempat tidur dan bermain game. ia sampai ketiduran karena keasyikan main game.