Aina memutuskan untuk meminta cerai dari sang suami karena tidak sanggup untuk hidup berumah tangga dengan Darno lagi, Darno memang tidak berselingkuh namun segala sikap yang dia miliki begitu buruk serta sangat kasar sekali.
ekonomi mereka juga sangat turun sehingga membuat Aina begitu bingung untuk menghadapi ini semua, belum lagi mertua yang selalu ikut campur dalam urusan rumah tangga mereka, membuat Aina gelap mata dan memutuskan untuk bercerai.
namun belum sempat itu terjadi malah kejadian mengerikan terjadi pada wanita cantik itu, Aina mendadak saja sakit pada kemaluan dan mengeluarkan ulat berwarna putih yang berjumlah begitu banyak.
Apa terjadi pada Aina?
mengapa mendadak saja Aina menderita penyakit seperti itu?
ikuti terus kisah mereka di cerita Novita Jungkook.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 6. Akan di bacok
Dengan emosi yang begitu tinggi maka Pak Seno bisa segera mendatangi rumah Darno, sungguh dia tidak bisa menerima ini semua sehingga langsung melakukan perbuatan yang bisa dikatakan cukup brutal karena dia membacok habis tanaman yang ada di depan rumah serta apa saja di rumah Darno ini untuk melampiaskan rasa emosi yang ada di dalam hati.
Darno yang mendengar suara keributan itu segera keluar dari rumah, sungguh dia kaget sekali melihat kedatangan Pak Seno yang membawa karang panjang seperti itu dan bila dia tidak menjaga jarak maka bisa saja saat ini justru Darno yang akan terkena akan hantaman parang dari sang mertua.
Sengaja dia menjauh karena nanti bila sampai itu terjadi maka dia tidak bisa melawan dan tidak ingin celaka juga, Pak Seno jelas tidak bisa lagi untuk menahan emosi karena dia merasa apa yang telah Darno lakukan itu sungguh luar biasa jahat, setidaknya dia juga harus membalas perbuatan pria ini terhadap Aina.
Anak yang dia besarkan sepenuh hati malah dibuat seperti ini oleh pria yang tidak bertanggung jawab dan selama ini Darno juga tidak pernah bisa membahagiakan Aina, jadi semua terkumpul menjadi satu di dalam hati Pak Seno sehingga dia terus membabi buta dan siap membantai siapa saja yang berani menghalangi.
"Laki laki kurang ajar yang berani dengan wanita!" bentak Pak Seno sambil menunjuk menggunakan parang.
"Sebelum kau mengatai aku seperti itu maka lebih baik kau lihat dulu bagaimana kelakuan Putri mu itu!" Darno berkata tanpa dosa.
"Anak ku sudah sangat baik selama ini karena mau menerima kekurangan dari dirimu, tapi lihat apa yang kau balas kepada dia?!" sengit Pak Seno.
"Kau lebih baik segera sadar diri karena anak yang kau banggakan itu telah berselingkuh dan ingin meninggalkan suami dia sendiri." Darno tetap yakin bahwa Aina telah memiliki selingkuhan.
"Kau yang sebaiknya sadar diri, Aina ingin berpisah karena tidak tahan hidup menderita dengan dirimu!" balas Pak Seno.
Gemeletuk gigi Darno menahan emosi yang ada di dalam diri karena dia tidak terima Pak Seno berkata demikian, sudah berusaha Dia melupakan ini semua namun ternyata pak Seno justru datang lagi sambil membawa emosi yang begitu tinggi sehingga Darno yang memang tidak pernah mau salah itu menjadi semakin membara.
Dalam tapi mana dia juga sudah sangat yakin bahwa Aina memang telah berselingkuh sehingga memutuskan untuk bercerai dari dia, padahal bila dia mau maka bisa menyadari bagaimana buruk tabiat dia sendiri selama ini, namun Darno bukan pria yang seperti itu sehingga dia tidak pernah merasa bersalah walau hanya sedikit saja.
Crasssssh.
Crasssssh.
"Kemari kau biar aku bacok!" Pak Seno langsung mengejar Darno yang lari ketakutan.
"Tolooooong ada orang gila!" Darno berteriak kencang karena berharap akan ada orang yang menolong dia.
"Pria tidak memiliki jiwa laki-laki adalah dia ini, hadapi aku bila kau memang merasa memiliki nyali." tantang Pak Seno.
"Tolooooong, aku mau di bunuh sama orang gila!" Darno terus saja berteriak karena ingin meminta pertolongan.
Wuuuuttt.
Wuutttt.
"Aaaaaghhh!" Darno menjerit karena lengan dia terkena goresan parang dari sang mertua.
"Mampus kau, biadab!" Pak Seno senang sekali karena dia berhasil melukai tubuh Darno walau hanya sedikit saja.
Namun keributan itu justru memancing perhatian para warga sehingga mereka semua keluar dari rumah untuk melihat apa yang telah terjadi di antara mereka berdua, Kenapa mendadak saja langsung datang hal seperti ini dan mereka juga kebingungan karena apa Pak Seno sangat marah kepada Darno sampai membawa parang seperti itu.
Sedangkan Darno sendiri sudah sangat ketakutan karena dia tahu bahwa Pak Seno tidak main-main ingin membunuh dia, terbukti saat ini tangan dia sudah tergores oleh para itu dan kemungkinan sebentar lagi bagian tubuh dia yang lain akan terkena sambaran perang juga, namun para warga sudah berkumpul sehingga Pak Seno semakin kesulitan untuk mendekati Darno.
"Pak tolong tenang dulu ya, mari kita bicarakan baik baik." Pak RT juga keluar dari rumah dan mengajak Pak Seno berbicara.
"Aku tidak terima karena dia telah menghajar Aina sampai babak belur!" Pak Seno langsung berkata lantang.
"Hah, kapan itu terjadi dan Kenapa Mas Darno melakukan itu kepada mbak Aina?" Pak RT menoleh kepada Darno.
"Sebab dia telah berselingkuh sehingga aku tidak menerima itu semua." jawab Darno di depan semua orang.
"Tidak mungkin, Aina tidak akan melakukan perbuatan seperti itu!" Pak Seno langsung menyangkal ucapan sang menantu.
"Cuiih, anak macam lont* itu yang kah banggakan!" hina Darno.
Atas ucapan Darno itu tentu saja menjadi pembicaraan seluruh warga karena sekarang mereka memang sedang berkumpul untuk melihat apa yang telah terjadi, ini malah mendengar ucapan yang terasa begitu aneh serta mereka pasti akan menjadikan hal tersebut menjadi bahan gosip Karena itu adalah kabar panas yang sangat luar biasa.
Setiap kampung pasti memiliki pengusir handal dan mereka akan terus menyebarkan berita tersebut sampai kemudian puas, tapi entah sampai kapan rasa puas itu timbul karena mereka akan terus berbicara sampai nanti terbukti bahwa memang Aina telah berselingkuh, saat itu juga gosip akan semakin besar karena merasa ucapan Darno memang benar.
"Apa Mas Darno memiliki bukti bahwa Mbak Aina telah berselingkuh?" Pak RT masih berusaha untuk menengahi.
"Bukti secara langsung memang tidak ada namun dia mendadak saja ingin bercerai dari aku, selama ini kami hidup anteng saja dan tidak ada masalah tapi malah dia mendadak ingin pisah." jelas Darno.
"Aina ingin pisah karena dia tidak sanggup melanjutkan hubungan dengan pria tidak bertanggung jawab seperti dirimu." ujar Pak Seno.
"Tanggung jawab apa yang sedang kau bicarakan? memangnya selama ini yang memberi makan Aina itu siapa bila bukan aku." sergah Darno.
"Kau memang mencari uang namun selama ini selalu kau berikan kepada Ibu mu, Aina juga ikut bekerja untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga kalian!" geram Pak Seno.
"Ah dengan penghasilan seperti itu memangnya bisa cukup untuk apa?" Darno dengan lantang menghina penghasilan sang istri.
"Nah ini sifat yang sangat Aina tidak suka, dia selalu menyepelekan dan tidak pernah peduli dengan perasaan istri." ujar Pak Seno.
Sebagian warga setuju dengan ucapan Pak Seno bahwa dharma tidak bisa menghargai istri dia sendiri walau telah dibantu mencari uang, padahal Aina rela turun ke bawah hanya karena menjadi buruk agar bisa mendapat tambahan dan rumah tangga mereka tetap berjalan seperti biasa, tapi itu tidak pernah Darno hargai sama sekali.
Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen nya ya.
hahaha ... sabar yaaa Nolan yg ptg kamu tahu dmn rumahnya Aina 🤣🤣🤣
pengorbanan pak Seno dan keluarga benar-benar belum membuahkan hasil 😔😔
mknya .. benar kata Wiwin ,, terkadang omongan anak muda jg perlu di dengar ,, jgn mentang-mentang orang tua ingin nya di dengar trs 🤦🤦
si Nolan yaa mlh ribut sama si katiyem 🤦
pdhal di suruh cari informasi laah kok mlh kepancing emosi nya dn skrg mlh adu congor sama si Mak Lampir 🤦🤦
kaga bereeees ini anak 🤣🤣