NovelToon NovelToon
BANGKITNYA KEKUATAN LEGENDA

BANGKITNYA KEKUATAN LEGENDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Timur / Kultivasi
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mochamad Fachri

Seorang siswa culun yang hidupnya selalu di warnai luka dan derita, ternyata memiliki garis keturunan dewa kultivator. Ia belum menyadarinya hingga suatu hari, ia nyaris tewas karena di keroyok oleh siswa lainnya yang tak suka kepadanya.

Di saat ia sekarat, seorang gadis cantik membawanya masuk ke dalam sebuah dimensi yang jauh dari peradaban manusia.

Namun, tentu saja hal itu membuatnya menjadi bingung saat tersadar, ia menganggap dirinya sudah mati, lalu bagaimana cara ia memulai kembali kehidupannya di dunia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mochamad Fachri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 Hutan spiritual

Manor Eldoria, The Grifindor, Saladin, Moonvile, Sky Palace, semua orang bersiap dari masing-masing manor telah mengirim sepuluh perwakilan terbaiknya.

Mereka semua mengambil jalur yang berbeda, dengan tingkat rintangan yang pastinya akan bertahap semakin jauh mereka berhasil akan semakin sulit tantangan yang dilalui, tentu hal itu di awasi penuh oleh para pengawal elite dari Manor Eldoria untuk menjaga ajang pengujian tingkat ini tetap aman dan terkendali.

Nova dan yang lainnya melewati jalur yang terlihat cukup sulit menurut Ethan dan yang lainnya, Nova yang memilih jalur itu karena menurutnya disana akan lebih banyak sumber daya untuk mereka ambil.

“Nova, jalur ini sangat berbahaya apa tidak beresiko untuk mereka?” ucap Ethan sambil melirik ke arah Felix, Aulus dan Sherin karena ketiganya masih sangat muda saat bergabung dengan The Grifindor.

Nova menghentikan langkah lalu menatap ketiganya.

“Tenang saja, yang paling penting kita tetap saling menjaga dan bekerja sama, jangan terlalu khawatir.”

Lalu ia kembali melanjutkan langkahnya, Nova meluaskan persepsi jiwanya saat memasuki batas Eldoria dan hutan spiritual dimana hutan itu sangat dijaga di daratan Clan barat. Karena di dalamnya terdapat sejarah dan sesuatu yang sangat di agungkan oleh Clan barat ataupun Clan lainnya.

Setelah memindai sejauh tiga ratus meter, akhirnya Nova menemukan sesuatu, beberapa sumber daya dan poin tentunya.

Persepsi jiwa Ethan dan yang lainnya tidak sejauh milik Nova, meskipun para praktisi jiwa memang menguasai teknik jiwa. Tapi tetap saja, mereka berbeda dengan seorang kultivator yang memiliki kemampuan di luar batas mereka.

“Disana!” seru Nova dengan satu hentakan kaki ia melompat ke atas dahan pohon dan melesat ke arah sumber daya yang di temukannya.

Calista dan yang lainnya mengikuti, mereka semua terkejut dengan kecepatan Nova, bahkan mengalahkan kecepatan Ethan yang di kenal sebagai praktisi jiwa dengan kecepatan yang tinggi.

Tap... Tap... Tap...

Mereka semua mendarat dengan mulus di atas tanah, Nova berjongkok dan meminta sekop yang di bawa oleh Ethan.

Benar saja saat Nova menggali tanah sedalam satu meter, Calista dan yang lainnya merasakan aura yang sangat di kenali mereka. Yaitu pil dewa tingkat rendah, sebanyak lima butir seukuran kelereng.

Mata Ethan dan yang lainnya langsung berbinar, berbeda dengan Nova yang terlihat biasa saja.

“Luar biasa! Sekali menemukan pil dewa ada lima butir!” seru Darius.

Nova kemudian meraih kotak yang terkubur di tanah itu, dan memberikannya kepada Calista untuk di simpan dan di bagikan setelah ajang ini selesai.

“Masih ada lagi, kalian tenang saja. Ikuti aku,” ucap Nova dengan santainya.

Calista dan yang lainnya sangat terpukau dengan kemampuan Nova yang sangat luar biasa.

“Ini awal yang sangat bagus,” ucap Felix.

Kemudian mereka melanjutkan perjalanan, dan belum sampai jarak dua ratus meter aura membunuh datang dari arah berlawanan.

“Naik ke atas pohon!” teriak Nova.

Semua orang refleks melompat, dan dari balik semak-semak tiba-tiba saja sebuah beruang hitam dengan ukuran dua kali lipat dari ukuran aslinya muncul.

Rooaaaaarrr

Ethan dan yang lainnya bahkan tak menyadari itu sama sekali.

“Nyaris saja,” gumam Darius.

Nova menoleh ke arahnya.

“Beruang itu sama kuatnya dengan praktisi jiwa tingkat lima, dan akan cukup sulit untuk kita menghadapinya,” jelas Nova.

Darius terkejut saat Nova mengetahui secara detail kekuatan dari beruang yang masih diam di bawah mereka.

“Nova! Kita harus bagaimana?” teriak Calista.

Nova menoleh.

“Kalian tunggu di atas, biar aku yang menangani ini... ” ucapnya sambil melirik ke arah Ethan. “Bantu aku, alihkan perhatian beruang itu!”

Ethan mengangguk dan ia melompat ke bawah, dan benar saja beruang itu langsung bersiap menerkam ke arahnya. Namun belum sempat beruang itu bergerak, Nova langsung menghantam kepala beruang itu dengan tinjunya.

Bugh...

Cukup sekali dan membuat beruang itu langsung tumbang tak bernyawa. Membuat Darius dan yang lainnya tercengang. Hanya dengan satu pukulan saja Nova sudah menumbangkan beruang itu, jika mereka yang melawan, mungkin memerlukan waktu yang cukup lama.

“Anak itu sangat mengerikan, beruntung aku menjadi temannya,” batin Darius.

Semua orang turun, dan memeriksa tubuh beruang itu yang ternyata memiliki sesuatu yang diikat sebuah pita merah di kaki beruang itu.

“Ini poin! Kita dapat poin, sangat besar jumlahnya,” seru Ethan dengan gembira.

Poin yang di dapat dari beruang itu berjumlah sepuluh, cukup untuk poin awal mereka. Berbeda dengan dulu Ethan dan Darius memerlukan waktu yang cukup lama hanya untuk mendapatkan sepuluh poin.

“Baiklah, kita lanjutkan,” ucap Nova masih dengan sikapnya yang santai.

Eveline memperhatikan sikap Nova, tak ada keangkuhan ataupun kesombongan dari pemuda itu, membuatnya semakin kagum pada sosok Nova.

“Dia memiliki banyak kejutan.”

Sementara para junior seperti Felix, Aulus dan Sherin hanya bisa mengagumi kemampuan Nova dan berharap bisa secepatnya untuk sekuat pemuda itu.

Mereka pun kembali melanjutkan perjalanan, dan menemukan beberapa sumber daya lagi, selain pil dewa mereka menemukan beberapa bahan makanan dengan jumlah yang tak sedikit.

Dari sudut lain, sosok berjubah abu memperhatikan itu dan terus mengawasi pergerakan kelompok Nova, ia mengernyit karena baru kali ini melihat pemuda yang kuatnya melebihi para putra jenius di Clan barat.

“Kekuatan anak itu, sangat di kuar nalar," gumamnya sambil lanjut mengawasi mereka.

Sementara Nova dan yang lainnya memutuskan untuk berkemah, karena hari sudah mulai gelap terlalu beresiko untuk melanjutkan perjalanan di hutan spiritual, yang pastinya akan banyak mahluk yang lebih ganas dari beruang tadi.

Saat Ethan dan yang lainnya sibuk mendirikan sebuan tenda, ia terkejut karena Nova tiba-tiba sudah menyelesaikan tendanya. Bahkan lebih besar dari tenda mereka, yang memungkinkan tenda itu memuat enam orang lebih.

“Kapan bocah itu mendirikan tenda? Cepat sekali,” desisnya sambil mempercepat gerakanya.

Nova kemudian memanggil para wanita dan memberikan beberapa sleeping bag yang cukup tebal. Mereka semua heran kepada Nova lalu menatap ke arah tas kecil milik Nova.

“Kapan kau memasukan semua ini ke dalam tasmu?” tanya Calista.

Darius dan yang lainnya mendekat.

“Sebelum kita berangkat, memangnya kenapa?” jawabnya. “Ambil lah, udara disini sangat dingin.”

Nova pun memberikan sleeping bag yang sama kepada Ethan dan yang lainnya. Mereka semua sampai bingung dibuatnya, karena menurut mereka mustahil Nova membawa barang sebanyak itu ke dalam tas nya yang sangat kecil dan sangat tidak masuk akal sekali.

Mereka kemudian masuk ke dalam tenda masing-masing untuk merapikan barang-barang mereka. Setelah selesai mereka semua kembali keluar dan menyalakan api untuk menerangi tempat itu.

Dan mereka kembali di kejutkan saat kembali, Nova sudah menyiapkan banyak sekali makanan yang siap saji dan untuk di bakar.

“Apa-apaan ini? Sejak kapan kau membawa semua ini?” ucap Ethan yang kaget dengan setumpuk makanan yang dilihatnya.

Sementara Nova hanya tertawa pelan sambil menjawab dengan santainya.

“Sudah makan saja, tak perlu banyak tanya.”

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!