NovelToon NovelToon
ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: lestari visa

📚 JUDUL: ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA
(MAFIA KEJAM & CEO DINGIN)
✍️ Penulis: Lestari Visa

Siapa sangka, gadis lembut berhijab ini adalah harta paling berharga bagi dua penguasa besar yang ditakuti banyak orang? 🖤

Satu saudara adalah bos mafia yang kejam dan tak berperasaan, sementara yang lain adalah CEO dingin yang memegang kendali dunia bisnis. Bagi orang lain, mereka adalah sosok yang menakutkan dan sulit didekati. Tapi di hadapan adik bungsu kesayangan mereka, segalanya berubah. Kekejaman dan kedinginan itu lenyap, berganti menjadi kasih sayang yang tak terhingga dan perlindungan mati.

Di mana pun dia berada, dia adalah ratu yang tak tersentuh. Siapa pun yang berani menyakiti hatinya, harus bersiap menghadapi murka kedua abangnya yang tak kenal ampun.

Ikuti kisah manis, menegangkan, dan penuh kasih sayang ini hanya di NovelToon! Klik tautan di bawah untuk mulai membaca 👇

yu baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lestari visa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34 : KEBERSAMAAN YANG TAK AKAN TERLUPAKAN

Setelah suasana menjadi lebih tenang dan semua orang mulai menikmati waktu bersama dengan perasaan yang penuh kebahagiaan, pembantu-pembantu rumah tangga mulai membawa berbagai hidangan makan siang yang sudah disiapkan dengan rapi. Semua makanan diletakkan di atas meja makan yang luas, dan baunya yang harum langsung tercium oleh setiap orang yang ada di ruangan, membuat perut mereka terasa lapar dan selera makan mereka meningkat dengan sendirinya. Hidangan-hidangan yang disajikan sangat beragam, mulai dari makanan tradisional yang lezat hingga makanan barat yang berkualitas, semuanya dipersiapkan dengan bahan-bahan terbaik dan rasa yang sudah terjamin kelezatannya.

Mereka semua kemudian bergerak menuju ruang makan yang terletak tidak jauh dari ruang tamu, tempat yang juga dihias dengan sangat indah dan nyaman. Kursi-kursi makan yang terbuat dari kayu berkualitas tinggi dan dihias dengan kain yang lembut membuat suasana terasa semakin mewah dan menyenangkan. Zara dengan hati-hati duduk di kursi yang sudah disiapkan untuknya, karena dia sedang mengandung dan membutuhkan ruang yang cukup untuk beristirahat dengan nyaman. Alfin duduk di samping istrinya, matanya tidak pernah lepas memandang Zara, seolah-olah dia takut istrinya akan kesulitan atau membutuhkan bantuan apapun kapan saja.

Sementara itu, Aisyah duduk di seberang mereka, dan dia tidak sabar untuk mulai menikmati makanan yang sudah lama dia nantikan. Dia selalu menjadi orang yang paling antusias saat waktu makan tiba, apalagi hari ini ada banyak makanan yang dia sukai. Kedua orang tua mereka duduk di ujung meja, diikuti oleh Alfaro dan istrinya yang juga duduk berdekatan satu sama lain. Bayi mungil yang dipegang dengan hati-hati oleh Zara kaka ipar istri dari abangnya alfin, kemudian zara meletakkan beby kenzo di tempat tidur khusus bayi yang sudah disiapkan di dekat meja makan, sehingga dia bisa diawasi dengan baik oleh semua orang tanpa mengganggu suasana makan.

Sebelum mulai makan, Alfin mengangkat gelas minumannya dan menatap semua anggota keluarga yang ada di sana dengan wajah yang penuh kebahagiaan. "Aku sangat bersyukur hari ini kita semua bisa berkumpul bersama seperti ini. Ini adalah momen yang paling berharga bagi saya, karena kehadiran kalian semua membuat rumah ini terasa lebih hidup dan penuh kehangatan. Semoga kebersamaan kita ini terus berlanjut selamanya, dan semoga kita semua selalu sehat serta bahagia dalam setiap keadaan," katanya dengan suara yang jelas dan tulus, membuat semua orang yang mendengarnya merasa terharu.

Semua orang mengangguk setuju dan mengangkat gelas mereka masing-masing sebagai tanda persetujuan, kemudian mereka semua minum bersama-sama sebelum mulai menikmati makanan yang sudah disajikan. Suasana makan terasa sangat menyenangkan, tidak ada yang berbicara dengan suara yang terlalu keras, tapi obrolan yang berjalan santai membuat setiap gigitan makanan terasa lebih lezat dan nikmat. Setiap orang bercerita tentang hal-hal yang mereka alami selama ini, tertawa mendengar cerita-cerita yang lucu, dan saling bertanya kabar satu sama lain dengan perasaan yang penuh perhatian.

Aisyah terlihat sangat senang, dia memakan setiap suapan makanan dengan lahap dan wajahnya terlihat sangat puas. Sesekali dia menoleh ke arah orang tuanya dan tersenyum, seolah-olah dia ingin berterima kasih karena sudah membiarkannya menikmati hari yang begitu indah ini. Dia juga sesekali menatap ponakannya yang sedang tidur dengan nyenyak, dan wajahnya terlihat sangat lembut dan penuh kasih sayang saat melihat bayi mungil itu. "Wah, ponakan Bibi sudah tidur ya. Dia terlihat sangat nyenyak dan tampan sekali, nanti kalau sudah besar pasti akan menjadi orang yang baik dan kuat," katanya dengan suara yang pelan agar tidak membangunkan bayi itu.

Alfin yang mendengar perkataan adiknya itu hanya tersenyum dan mengangguk setuju, "Iya, semoga saja seperti yang kamu katakan. Kita semua berharap dia bisa tumbuh menjadi orang yang berbakti, berilmu, dan selalu mencintai keluarga serta orang lain di sekitarnya," jawabnya dengan nada yang penuh harapan.

Saat makan sedang berjalan dengan lancar, tiba-tiba Aisyah teringat akan sesuatu yang membuat dia terlihat sangat antusias. Dia menoleh ke arah orang tuanya dan bertanya dengan suara yang ceria, "Bun, Ayah. Kapan kita bisa berlibur bersama-sama seperti dulu lagi? Aku sudah sangat rindu perjalanan kita ke pantai dan pegunungan, rasanya waktu berjalan begitu cepat dan kita sudah lama tidak berkumpul untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan bersama," katanya dengan wajah yang terlihat sedikit memohon, membuat semua orang yang mendengarnya merasa terharu.

Kedua orang tua mereka saling berpandangan dan kemudian tersenyum, ibu mereka menjawab dengan suara yang lembut, "Anakku, kita juga sama rindunya dengan kalian. Kita sudah merencanakan nya untuk berlibur bersama dalam waktu dekat ini, setelah semua pekerjaan dan urusan selesai kita semua akan pergi ke tempat yang kamu inginkan. Kita akan pergi ke pantai yang indah, ke pegunungan yang sejuk, dan juga ke tempat-tempat wisata lain nya yang bisa membuat kita semua merasa senang dan tenang," jelasnya dengan nada yang menenangkan.

Mendengar jawaban itu, wajah Aisyah langsung berseri-seri penuh kegembiraan, dia bahkan hampir melompat dari tempat duduknya karena sangat gembira. "Benarkah Bun? Terima kasih banyak bunda ya! Aisya sayang bunda dan ayah dan semuanya banyak banhak dan Aku sudah tidak sabar menunggu waktunya tiba nanti," katanya dengan suara yang ceria dan penuh semangat. Semua orang tertawa melihat tingkah laku Aisyah yang begitu antusias, dan suasana menjadi semakin hangat dan menyenangkan.

Setelah selesai makan, mereka semua kembali ke ruang tamu dan duduk dengan santai sambil minum minuman yang sudah disediakan. Beberapa pembantu datang dan membersihkan meja dengan rapi, kemudian mereka mundur dan memberikan kebebasan kepada keluarga besar itu untuk beristirahat dan berbicara dengan tenang. Zara yang merasa sedikit lelah karena mengandung, kemudian duduk di sofa yang empuk dan bersandar dengan nyaman, Alfin segera mendekatinya dan menawarkan untuk memijat bahunya dengan lembut, hal yang selalu dia lakukan untuk membuat istrinya merasa lebih nyaman.

"Apa kamu merasa lelah, Sayang? Atau ada bagian tubuh yang terasa tidak enak? Katakan saja ya, nanti aku akan usahakan untuk membuatmu merasa lebih baik lagi," kata Alfin dengan suara yang penuh perhatian saat dia memijat bahu istrinya dengan hati-hati.

Zara tersenyum manis dan menggelengkan kepala, "Tidak apa-apa kok Mas, aku hanya merasa sedikit lelah saja. Rasanya senang sekali bisa duduk bersama kalian semua seperti ini, membuatku merasa semua kelelahan yang aku rasakan hilang begitu saja. Aku sangat berterima kasih kepada Tuhan karena sudah memberiku keluarga yang begitu baik dan menyayangiku," jawabnya dengan suara yang lembut dan penuh rasa syukur.

Sementara itu, Aisyah yang merasa tidak bisa diam, kemudian mendekati ponakannya yang masih tidur dan duduk di samping tempat tidur bayi itu. Dia mengamati wajah ponakannya dengan teliti, dan dia merasa semakin sayang kepada bayi mungil itu. "Kamu tahu tidak, Nak? Bibi sangat sayang sekali sama kamu. Nanti kalau kamu sudah besar, Bibi akan selalu menemanimu bermain, mengajari banyak hal yang bagus, dan akan selalu melindungimu dari segala hal yang buruk. Kamu harus tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan baik hati ya, supaya semua orang menyayangimu seperti Bibi menyayangimu," katanya dengan suara yang lembut dan penuh kasih sayang, seolah-olah bayi itu bisa mengerti apa yang dia katakan.

Alfaro dan istrinya yang melihat tingkah laku Aisyah itu hanya tertawa kecil, mereka merasa senang melihat betapa sayangnya adik mereka kepada anak nya. "Aisyah memang orang yang sangat baik dan suka berbagi kasih sayang, aku yakin nanti dia akan menjadi bibi yang sangat menyenangkan untuk anak kita," kata istrinya sambil menatap Aisyah dengan pandangan yang penuh kebahagiaan.

Kedua orang tua mereka juga ikut menambahkan, "Iya, anak kita memang memiliki hati yang sangat baik dan tulus. Dia selalu berusaha membuat semua orang di sekitarnya merasa senang dan bahagia, dan kita sangat bangga memiliki anak seperti dia," tambah ayah mereka dengan suara yang penuh kebanggaan.

Siang hari semakin berjalan, dan sinar matahari yang terik mulai berkurang panasnya, digantikan oleh cahaya yang lembut dan keemasan yang masuk melalui jendela rumah. Udara yang segar berhembus masuk, membuat suasana di dalam rumah terasa semakin sejuk dan nyaman. Semua orang merasa sangat tenang dan bahagia saat duduk bersama, berbagi cerita, tertawa, dan saling menyayangi satu sama lain. Mereka menyadari bahwa kebahagiaan yang sesungguhnya tidak datang dari harta benda atau kekuasaan, melainkan datang dari kebersamaan dengan orang-orang yang kita cintai dan dari rasa cinta yang tumbuh di dalam hati kita masing-masing.

Mereka semua berjanji akan selalu menjaga kebersamaan dan kebahagiaan yang telah mereka bangun bersama, serta akan selalu berusaha untuk saling memahami, saling menghormati, dan saling mencintai satu sama lain dalam setiap keadaan. Momen-momen indah seperti ini akan selalu terukir dengan jelas di dalam hati mereka, menjadi kenangan yang tidak akan pernah bisa dilupakan seumur hidup. Dan mereka percaya bahwa kebersamaan yang mereka miliki akan terus tumbuh dan berkembang, menjadi lebih kuat dan indah seiring berjalannya waktu.

Suasana yang penuh kebahagiaan dan kedamaian itu terus berlanjut hingga sore hari tiba, ketika matahari mulai terbenam di ufuk barat dan mewarnai langit dengan warna-warna yang cantik. Ketika mereka melihat pemandangan yang indah itu, semua orang merasa bersyukur sekali karena bisa hidup di dunia yang begitu indah dan memiliki keluarga yang begitu sempurna. Dan mereka semua berharap agar kebahagiaan yang mereka nikmati hari ini bisa terus ada dan menyertai mereka sepanjang masa.

📖 SAMPAI JUMPA DI BAB SELANJUTNYA! 🤗🩷

Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita ini! Semoga kalian menikmati setiap halaman dan setiap momen kebahagiaan, tawa, bahkan emosi yang terasa dalam setiap babnya ya. 🥰

Jangan lupa tinggalkan komentar dan berikan suka pada setiap bab yang kalian baca, ya! Jika kalian menyukai ceritaku, silakan tuliskan pendapat kalian — misalnya "Lanjutkan dong, ceritanya keren banget!" atau "Ceritanya bagus dan menyentuh hati!" — karena setiap kata dukungan dari kalian akan menjadi semangat terbesarku untuk terus menulis dengan lebih baik lagi. 🩷🌷

Kalau kalian ingin melihat gambaran visual dari semua tempat dan tokoh dalam cerita ini, kalian bisa mengunjungi👇👇🩷🌷

akun TikTokku:(lisalestari310)

akun Instagramku:(Lisa Lestari)

Jangan lupa untuk mengikuti dan memberikan komentar di sana juga ya, aku sangat menantikannya! 🤗🌷

Sekali lagi terima kasih banyak atas perhatian dan dukungannya. Sampai jumpa lagi di bab selanjutnya ya! Selamat membaca dan sampai bertemu kembali! 👋👋🤗🌷

1
Nadia Permatasari
woy keren
Sonyy Mexrizon
aku tunggu ke lanjutannya Thor semagat💪😍
Sonyy Mexrizon
aku suka dengan alur ceritanya keren ini sih cerita yang paling menarik dan bagus

buat teman teman aku saranin coba baca dari awal di jamin seruuuu 😍🔥
Sonyy Mexrizon
kereennnn🔥😍
Sonyy Mexrizon
makin seruuu ceritanya aku suka enga nyesel aku nunggu kelanjutan ceritanya makin seruu apa lagi aku suka dengan karakter Aisyah dan kedua abangnya😍🔥
Sonyy Mexrizon
lanjutkan thor🔥💪😍
Sonyy Mexrizon
sangat luar biasa Thor makin seru bacanya💪🔥
Sonyy Mexrizon
😍😍💪
Sonyy Mexrizon
lanjutkan Thor baca kesini makin kesanah makin seruuu seritanya🔥💪
Sonyy Mexrizon
😍😍😍💪
Lestari Visa
luar biasa
Furi Pujianti
akhirnya aku menemukan novel yang aku. ingginkan
Furi Pujianti
aku tunggu bab selanjut thor semgata💪
Furi Pujianti
aku suka dengan jalan ceritanya 😍lanjut thor
Furi Pujianti
🥳🩵🩵🩵
Furi Pujianti
lanjut thor💪
Furi Pujianti
wow sangat keren dan bagus lajut thor
Furi Pujianti
keren novel KK lanjutkan KK aku suka😍
Sonyy Mexrizon
kerennn semangat Thor🥳
Sonyy Mexrizon
keren aku suka baca novel author,aku juga Maji Aisyah memiliki keluarga yang di bilang sangat menjaga permatanya dua Abang tampan yg satu mafia dan satu CEO keren Thor lanjut.ceritanya unik😍🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!