Bunga adalah gadis yang di juluki si Bodoh, ia di paksa nikah dengan seorang lelaki pilihan papanya yaitu Muis yang dimana sahabat masa kecilnya.
Hari-hari pernikahan mereka di lalui, Muis mengira gadis itu beneran bodoh dan seperti kekanak-kanakan namun di balik itu Bunga tidak seperti yang di duga. Ia menikah dengan Muis karena ia ingin membalas dendam kepada keluarganya itu,
— Stupid Wife —
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34 Trauma
Pagi ini ketegangan merayap di salah satu ruangan operasi. Jemari-jemari dokter yang sudah begitu ahli menyelamatkan pasiennya begitu percaya diri, dengan gerakan cepat ia menjahit beberapa luka yang menyayat hati sekali.
" Dokter tekanan nya "
" Pacu terus! "
Di meja operasi seorang wanita, dengan penampilan mengenaskan sekali dadanya berlonjak seperti ikan yang kehabisan napas. Peluh membasuhi dahi para perkerja tersebut,
Berbeda sekali dengan kamar operasi yang di huni, seorang wanita yang tidak habis-habisnya tertawa karena begitu bahagia bisa menikmati ruang operasi yang begitu banyak makanan dan satu lagi tidak ada ketegangan sama sekali malah ia dengan asiknya memperagakan akting nya,
" Dokter Fernando, Bunga ngomong kaya gini udah centil belum? " Tanya Bunga kepada Sosok lelaki paruh baya bernama Fernando dokter yang Dante percaya untuk mengoperasi sang menantu. Namun Fernando sebelum nya sudah di sogok oleh ayahnya Bunga,
" Agak sih Nona "
" Hmm.. Dokter dan orang-orang disini ingat ya jangan sekali kalian mulutnya ember!. Karena aku ngga akan segan-segan habiskan kalian! " Kata Bunga dengan suara berbeda dingin dan penuh ancaman
" Siap nona "
Bunga tersenyum ia menganggukkan kepalanya, ia bergegas mengambil ponsel lalu mengirimkan sebuah pesan ke sang papa ya Bunga sudah beberapa tahun ini sering mengirim pesan kabar kepada sang papa bahkan yang tahu ia pura-pura bodoh hanya sang papa.
Bunga matanya berkaca-kaca, karena yang sungguh mengerti dirinya sang papa dari masih ia kecil papanya selalu ada untuknya walaupun papanya itu sudah jauh dan sebenarnya ia pernah di operasi sama papa nya hingga pulih.
" Pa.. Bunga rindu" Gumam Bunga
Sebuah kilasan masa lalu, terlintas di benaknya saat ia masih umur sepuluh tahun dari kejauhan lelaki tersebut selalu mengintai nya — waktu itu papanya baru saja pulang ke Indonesia.
Ia harus diam-diam bertemu sang papa kandung nya, agar tidak ketahuan Raihan.
" 𝘗𝘢𝘱𝘢 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘉𝘶𝘯𝘨𝘢! "
" 𝘒𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘢𝘵𝘶-𝘴𝘢𝘵𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘱𝘢𝘱𝘢, 𝘴𝘢𝘣𝘢𝘳 𝘺𝘢 𝘯𝘢𝘬 𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘢-𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘭𝘢𝘨𝘪 "
" 𝘛𝘢𝘱𝘪 𝘉𝘶𝘯𝘨𝘢 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘶, 𝘭𝘢𝘮𝘢-𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘥𝘪 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘰𝘮 𝘙𝘢𝘪𝘩𝘢𝘯! "
" 𝘗𝘢𝘱𝘢, 𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘶𝘳𝘶𝘴𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘱𝘢 𝘴𝘦𝘭𝘦𝘴𝘢𝘪 𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘱𝘢𝘱𝘢 𝘢𝘫𝘢𝘬 𝘉𝘶𝘯𝘨𝘢 𝘬𝘦 𝘓𝘰𝘯𝘥𝘰𝘯! "
" 𝘈𝘴𝘪𝘬𝘬!! "
Rintikan air mata membasuh pipinya, Dunia memang kejam untuknya mengharuskan seorang anak berdiri tegak di tengah badainya kehidupan. Ia harus berdiri tegak tanpa bantuan siapapun — meski angin menguncangnya menjatuhkannya menghancurkan,
Ia akan menjadi sebuah bunga yang bagus, bunga yang wangi kelak nanti. Semua usahanya tidak akan terbuang sia-sia ia hanya ingin orang lain merasakan apa yang ia rasakan di hancurkan makian dan kekasaran fisik di rugikan..
Ia hanya ingin mengembalikan apa, yang orang-orang jahat itu berikan kepadanya ia akan membalikan semuanya hingga akar-akarnya juga. Bunga mengepal tangannya
" Pa, Bunga akan buat orang yang memisahkan kita itu merasakan di tinggal kan sama orang-orang yang mereka sayangi! "Tekan Bunga dengan cepat ia menyeka air matanya, matanya menatap lurus penuh tekad
Bunga masih ingat betul, mama nya berpisah dengan papanya karena rayuan Raihan yang akan tulus mencintai Bunga dan menerima seorang janda lalu Raihan memfitnah seorang Rahmat dengan tuduhan Yang keji sehingga kedua orang tuanya. Berpisah
Bunga hancur
Cemooh yang di Terima nya
Tidak ada sandaran lagi
Hanya ada tangan yang melayang
Menghancurkan tubuh kecilnya
Sepi
Sendiri
Dingin
Sunyi
Teman sehari-hari Bunga, Cemooh dan hinaan gadis bodoh itu adalah — julukan yang membuatnya hancur kehidupan nya begitu toxic sekali. Sehingga ia berubah untuk membuktikan kalau dirinya tidak seperti yang di katakan semuanya,
Ia jatuh terbuai oleh ambisi
Ingin menjadi pusat perhatian
Ingin pelukan yang nyaman dan hangat
Pelukan yang tulus, bukan diam-diam menusuk
Dia hanya perlu sandaran yang membuat nya lupa akan ke kurangannya, dia hanya butuh seorang yang mengertinya.
" 𝘈𝘯𝘢𝘬 𝘣𝘰𝘥𝘰𝘩! "
" 𝘈𝘯𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘵𝘢𝘯, 𝘪𝘩𝘩 𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬 𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬 𝘢𝘶𝘵𝘪𝘴! "
" 𝘉𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘶𝘵𝘪𝘴 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘪𝘥𝘪𝘰𝘵! "
" 𝘉𝘶𝘯𝘨𝘢-𝘣𝘶𝘯𝘨𝘢, 𝘯𝘢𝘮𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘦𝘣𝘢𝘨𝘶𝘴𝘢𝘯! "
Prak!
" Akhhh!! " Jerit Bunga ia menarik kuat surai hitam legamnya, ia menggeleng kan kuat-kuat hinaan yang selalu di layangkan teringat kembali dadanya naik turun bibirnya bergetar
" Aku ngga cacat aku ngga bodoh, mereka jahat! " gumam Bunga
" 𝘉𝘶𝘯𝘨𝘢, 𝘪𝘣𝘶 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘰𝘵𝘢𝘬 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘦𝘯𝘶𝘩𝘪 𝘴𝘺𝘢𝘳𝘢𝘵 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘴𝘢𝘳 𝘶𝘮𝘶𝘮. 𝘓𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘬𝘦 𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘦𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶𝘢𝘯 𝘬𝘩𝘶𝘴𝘶𝘴! "
" 𝘉𝘶𝘯𝘨𝘢, 𝘮𝘢𝘶 𝘪𝘬𝘶𝘵 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘬𝘢 𝘈𝘳𝘦𝘵𝘢 𝘥𝘪 𝘴𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢! "
" 𝘌𝘩 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘪𝘥𝘪𝘰𝘵, 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘪𝘵𝘶 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘭𝘶 𝘺𝘢 𝘥𝘪 𝘣𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘺𝘢 𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘨𝘶𝘳𝘶 𝘬𝘢𝘮𝘶! " 𝘊𝘦𝘮𝘰𝘰𝘩 𝘙𝘢𝘺𝘢
" 𝘔𝘢 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘉𝘶𝘯𝘨𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘦𝘥𝘢? "
" 𝘒𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘬𝘶𝘵𝘶𝘬! "
Bunga menarik lebih keras, Rambut nya ia menggeleng kan kepalanya surat-surat ejekan yang di layangkan teman-temannya yang usil semasa ia sekolah terlintas membuat otaknya hancur.
" Aku bukan bodoh! " Pekik Bunga bibirnya bergetar isak nya memilukan sekali
" Aku..... Butuh papa! "
" Aku, seperti anak seperti biasanya! "
" Aku Ngga bodoh!, aku... Capek! "
" Aku ngga mau seperti ini, tapi kenapa?? "
" Kemana arah ini? "