NovelToon NovelToon
Target Transmigrasi: Berhenti Jadi Istri Durhaka Sang CEO Bucin!

Target Transmigrasi: Berhenti Jadi Istri Durhaka Sang CEO Bucin!

Status: sedang berlangsung
Genre:Menikah Karena Anak / Transmigrasi ke Dalam Novel / CEO / Anak Genius / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

​"Jangan pakai namaku untuk karakter mati tragis, Elodie!"
​Peringatan Blair diabaikan. Ia justru terbangun sebagai Charlotte Lauren Blair, istri durhaka dan ibu kejam dalam novel sahabatnya. Di naskah asli, ia akan mati mengenaskan dikhianati selingkuhannya, Andreas.
​Misi Blair hanya satu: Batalkan Kematian!
​Namun, rencananya terhambat oleh suaminya, Ralph Liam Alexander. CEO dingin yang ditakuti dunia itu selalu menatapnya tajam. Tapi tunggu... kenapa Blair bisa mendengar suara hati suaminya yang sangat berisik?
​Liam (Dingin): "Jangan harap kau bisa bercerai dariku!"
Suara Hati Liam (Bucin): [Tolong jangan pergi... Aku mencintaimu sampai mau gila. Satu langkah kau menjauh, aku akan mengurungmu di kamar selamanya!]
​Ternyata, sang "Monster" adalah simp kelas berat yang takut kehilangan dirinya! Bisakah Blair mengubah alur tragis ini, meluluhkan hati putranya yang membencinya, dan bertahan dari obsesi gila sang suami?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32: Logika di Balik Estetika

"Sejak kapan seorang desainer perhiasan lulusan S1 seni memiliki kemampuan untuk membedah struktur pajak internasional Alexander Group seakurat seorang auditor senior, Nyonya Blair?"

Pertanyaan Maximilian meluncur tenang, namun dampaknya terasa seperti dentingan logam tajam di atas meja marmer pagi itu. Ia meletakkan cangkir espressonya, matanya yang biru es menatapku seolah ingin menembus lapisan rahasia yang kusembunyikan di balik wajah anggun ini.

Di sebelahku, Liam yang baru saja hendak menyesap kopinya, langsung membeku. Ia meletakkan cangkirnya dengan bunyi denting yang tajam.

[Apa yang dia bicarakan? Blair memang seorang desainer sejak awal aku mengenalnya. Tapi Maximilian benar... belakangan ini, cara Blair bicara soal aset, likuiditas, dan laporan keuangan... itu bukan cara bicara seorang seniman. Sial, apa Maximilian sedang mencoba menggali sesuatu yang aku sendiri tidak tahu?]

"Tuan Maximilian," aku menyahut sambil menyandarkan punggung dengan tenang. Aku harus tetap stabil. "Pendidikan S1 Seni Desain-ku mungkin hanya mengajarkan cara membentuk emas dan berlian. Tapi hidup bersama Liam selama sepuluh tahun mengajarkanku bagaimana cara mempertahankan harta itu agar tidak dicuri oleh orang-orang seperti... Anda."

"Jawaban yang cerdik," Maximilian tersenyum tipis, sebuah senyuman yang tidak mencapai matanya. "Namun, catatan lama Anda menunjukkan bahwa Anda adalah wanita yang benci angka. Anda bahkan pernah hampir membatalkan kontrak perhiasan besar karena malas membaca rincian termin pembayarannya. Lalu sekarang? Anda bisa menemukan celah dalam audit Raven Trust hanya dalam satu malam."

Liam mengepalkan tangannya di bawah meja. "Cukup, Maximilian. Istriku sedang belajar banyak hal untuk membantuku. Bukankah itu yang kau cari dalam 'Kesucian Aliansi'? Seorang istri yang mendukung suaminya secara total?"

[Blair... aku akan melindungimu. Aku tidak peduli kenapa kau tiba-tiba menjadi jenius dalam keuangan. Mungkin itu karena kau sangat mencintai keluarga ini sekarang. Aku tidak akan membiarkan auditor sombong ini mengusikmu hanya karena kau terlalu pintar untuknya!]

"Dukungan adalah satu hal, Tuan Liam. Perubahan kepribadian yang drastis adalah hal lain," Maximilian membuka tabletnya, memperlihatkan grafik performa Blair yang melesat. "Dulu, desain Anda emosional dan abstrak. Sekarang? Desain Anda presisi, terstruktur, dan memiliki nilai ekonomi yang sangat matang. Seperti ada jiwa seorang profesional perbankan yang bersembunyi di balik jemari seorang pengrajin."

Jantungku berdegup kencang. Jiwa profesional perbankan? Sial, tebakannya hampir tepat sasaran! Sebagai mantan pegawai bank BUMN di dunia nyata, aku memang tidak bisa menghilangkan insting angka-angkaku, meski tanganku sedang memegang pensil sketsa.

"Mungkin aku hanya bosan menjadi wanita yang bisa diremehkan," sahutku sambil menatap Maximilian tepat di matanya. "Bukankah Raven Trust lebih suka melihat aset Alexander dikelola oleh orang yang kompeten daripada seorang sosialita yang hanya tahu cara menghabiskan uang?"

Dua jam kemudian, di studio desain perhiasan Alexander Group.

Maximilian bersikeras untuk melakukan "Audit Kreatif". Ia ingin melihatku bekerja langsung. Suasana studio menjadi sangat tegang. Para pengrajin menunduk cemas saat Maximilian berdiri di belakangku, mengamati setiap goresan tanganku di atas kertas kalkir.

Liam berdiri di ambang pintu, bersedekap dengan wajah gelap. Ia tidak diizinkan masuk ke area kerja agar tidak dianggap "mengarahkan" aku.

[Kenapa dia menatap punggung istriku seperti itu? Aku ingin mencolok matanya! Blair, fokuslah. Tunjukkan padanya bahwa bakatmu adalah asli. Kau adalah desainer kebanggaan Alexander. Ijazah S1 itu tidak ada artinya dibandingkan keajaiban yang bisa kau ciptakan dengan tanganmu.]

"Mari kita uji intuisi Anda, Nyonya Blair," Maximilian mengeluarkan sebuah batu permata mentah dari sakunya—sebuah batu Safir yang tampak kusam. "Potong batu ini. Tapi sebelum itu, hitung berapa estimasi nilai jualnya setelah dipotong dengan metode Emerald Cut, termasuk proyeksi pajaknya jika dijual di pasar Eropa."

Aku tertegun. Dia menggabungkan desain dengan analisis finansial.

"Berikan aku waktu sepuluh menit," jawabku tenang.

Aku mengambil kalkulator dan kertas. Jariku menari lincah. Di duniaku dulu, aku terbiasa menghitung bunga pinjaman dan jaminan emas nasabah dalam hitungan detik. Di sampingnya, aku menggambar sketsa potongan yang paling efisien untuk meminimalkan wastage batu tersebut.

Liam menahan napas. Ia melihatku bekerja dengan kecepatan yang tidak masuk akal bagi seorang desainer biasa.

Klik.

Aku meletakkan kertas analisis itu di depan Maximilian. "Nilai bersih setelah pajak adalah 1,2 juta Euro. Potongan Emerald akan memaksimalkan kejernihan bagian tengah yang memiliki inklusi kecil. Silakan diaudit dengan tim finansialmu."

Maximilian terdiam. Ia mengambil kertas itu, membacanya, dan rahangnya sedikit mengeras. "Perhitungannya... sempurna. Bahkan lebih presisi dari tim analis saya."

"Bakat dan logika, Tuan Maximilian. Aku memilik keduanya," ucapku sambil memberikan senyum kemenangan.

Namun, ketenangan itu hancur saat Axelle masuk dengan terburu-buru, wajahnya pucat pasi. Ia tidak mempedulikan protokol audit itu.

"Mama! Papa! Seseorang baru saja mencoba mengakses data lama dari rumah sakit tempat Mama melahirkan sepuluh tahun lalu!" seru Axelle. "Dan pengirim permintaannya... memiliki kode enkripsi yang sama dengan server Raven Trust di Zurich!"

Liam langsung menghambur ke arah kami, matanya berkilat penuh amarah. "Maximilian! Apa maksudnya ini?! Kenapa kau mengorek riwayat medis istriku?!"

[Apa yang mereka cari? Apa mereka mencoba mencari bukti bahwa Blair yang sekarang bukan Blair yang dulu melalui catatan medis? Sial! Jika mereka menemukan sesuatu yang aneh dalam riwayat kesehatannya... aku tidak akan membiarkan mereka menyentuh Blair!]

Maximilian berdiri dengan tenang, merapikan jasnya. "Kami hanya memastikan bahwa tidak ada 'penggantian' identitas dalam sejarah keluarga Alexander. Karena di Swiss, rahasia medis seringkali menyembunyikan kebenaran yang pahit."

Aku merasakan hawa dingin merambat di punggungku. Elodie mungkin sudah kalah, tapi sistem korporat Raven Trust jauh lebih berbahaya karena mereka bermain dengan data dan fakta medis.

1
umie chaby_ba
jadi mau Lo apa heh maxim??? kudu nya si Blair Sama Liam gituan didepan mata Lo?
Ariska Kamisa: oopsss.. 🤭🤭🤭🤭
sabar kak.. maxim lagi menguji kesabaran Blair dan Liam 🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
kan ga jadi cerai iiihh... Maxim ngeselin!
Ariska Kamisa: iyah Maxim ini resek yaa 🤭🤭🤭
total 1 replies
Ariska Kamisa
ceritanya ini tentang transmigrasi gitu yaa...
semoga bisa menghibur semuanya...
umie chaby_ba
waduh... ada LG aja nih musuhnya /Shy/
umie chaby_ba
kasian banget nasib penulis 🤣🤣🤣🤣🤣
umie chaby_ba
good job Axelle👍👍👍👍👍
umie chaby_ba
Elodie pengen banget si Blair mati kayanya 🫣
umie chaby_ba
Axelle lucu nih pembela mama nya banget
umie chaby_ba
ngeselin Liam /Panic/
umie chaby_ba
sweet banget🤭🤭🤭
umie chaby_ba
bagus Blair....
umie chaby_ba
bagus Axelle 👍👍👍
mending kalian berdua pergi biar Liam nyesek/Right Bah!/
umie chaby_ba
Adeline pelakor
umie chaby_ba
dih bimbang sih Liam /Sleep/
umie chaby_ba
penulis emang seenaknya sih 🤣🤣🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: aku dong....🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
wow ada karakter baru nih
umie chaby_ba
sang penulis dibuat ketar-ketir 🫣
Ariska Kamisa: iyah hehehe
total 1 replies
umie chaby_ba
so sweet😍
umie chaby_ba
penulisnya kewalahan
Ariska Kamisa: terimakasih kak 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
wwiihh keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!