NovelToon NovelToon
Si Kembar Cantik

Si Kembar Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romansa Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:242
Nilai: 5
Nama Author: Nafras

Mengisahkan 3 anak kembar yaitu Farah, Gabriella, dan Galu dengan kisah cintanya masing-masing dan hubungan mereka dengan keluarganya
akankah hubungan mereka harmonis?
ikuti terus kelanjutan ceritanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ahmadina

" Apa yang kau katakan itu cukup masuk akal si Afnan, apalagi mengingat tindakanmu selama ini yang lebih suka balapan daripada mengurus bisnis keluarga. Dengan adanya bisnis yang ku bangun ini bisa saja hal ini menjadi jalan utama untuk kesuksesan kita nantinya, dan aku berharap hal itu memang benar-benar akan terjadi."

" Kalau begitu kapan rencananya kita akan membangun restoran itu, eh maksudnya warung itu."

" Mungkin lusa, Karena untuk hari ini aku ingin beristirahat dulu. Untungnya apartemen ini sudah dibersihkan, mungkin kalau kabar Amin ini tadi belum dibersihkan maka hari ini akan sangat lelah."

" Untung saja kau menyewa asisten rumah tangga untuk selalu membersihkan rumah ini, walaupun rumah ini tidak pernah ditempati."

...🦍🦍🦍...

Pada saat ini sedang menatap pesan yang sudah diberikan oleh kedua orang tuanya sebelumnya, tentunya ia dan juga kedua saudara kembarnya terlebih dari tahu kan kalau hari ini adalah sidang perceraian orang tuanya yang terakhir. Dan setelah ini akta cerai mereka berdua juga akan dikeluarkan, itu tandanya mereka memang sudah tidak akan mungkin bisa disatukan lagi.

" Kau sedang memikirkan apa Farah?"

" Aku masih tidak menyangka kalau hari ini orang tuaku telah resmi bercerai, dan itu tandanya aku dan adik-adikku telah resmi menjadi anak broken home."

" Kau tidak usah memikirkan mengenai hal itu Farah, yang paling penting kau pikirkan mengenai karirmu menjadi seorang model."

" Tetapi bagaimana jika semua fansku mengetahui kalau aku adalah anak broken home, aku yakin mereka semua pasti menjadikanku sebagai bahan olok-olokan mereka."

" Mereka tidak akan mungkin memikirkan mengenai hal itu, dan aku yakin mereka justru akan semakin mendukungmu jika mereka mengetahui apa yang telah kau alami."

" Tetapi aku sangat takut kalau ketakutanku itu akan terjadi Uswatun, Aku tidak ingin nantinya mereka justru membenciku dan mengolok-olok ku di media massa."

" Percaya kepadaku Farah, Apa yang kau khawatirkan tidak akan mungkin terjadi. Dan aku sangat yakin mereka semua pasti akan selalu mendukung karirmu, Jadi kau tidak perlu merasa takut kalau mereka justru akan menjadi para haters."

" Terima kasih karena telah mencoba untuk menyemangati ku, dan aku sangat bersyukur karena bisa memiliki teman sebaiknya Uswatun."

" Kau tidak perlu sungkan kepadaku Farah, kita berdua sudah bersahabat sejak lama. Dan aku sangat yakin Kau pasti bisa meraih karirmu seperti dulu lagi, dan tidak akan ada yang mengolok-olok mu dengan kisah kehidupanmu. Mungkin emang ada haters yang pasti akan membicarakan hal tersebut, tetapi aku yakin fansmu pasti akan selalu mendukungmu dengan keputusanmu."

" Semoga saja apa yang kau katakan itu memang benar, dan aku sangat berharap semuanya akan baik-baik saja."

...🦇🦇🦇...

Gabriella juga telah mendapatkan kabar kalau hari ini kedua orang tuanya telah resmi berpisah, tentunya Ia juga tidak terkejut dengan kabar tersebut. karena sebelumnya Ia memang mengetahui kalau kedua orang tuanya memang mengurus perceraian, tetapi ia sangat tidak menyangka kalau waktunya akan terjadi secepat ini.

" Kau sudah memikirkan apa lagi Gabriela?" tanya sebuah suara yang tentunya mengagetkannya.

" Kau mengagetkanku saja Utari."

" Sekarang katakan padaku kau sedang memikirkan apa?"

" Hari ini adalah sidang final perceraian kedua orang tuaku."

" Dan kalian tidak ada yang datang menemani?"

" Kami memutuskan untuk tidak ada yang datang ke sidang perceraian ayah dan juga ibu kami, karena kami sudah sangat kecewa dengan keputusan mereka untuk bercerai."

" Kalau begitu Kau tidak usah memikirkan lagi mengenai orang tuamu, sekarang lebih baik kok fokus pada karirmu saja terlebih dahulu."

" Aku ingin ngasih seperti itu fokus pada karirku saja, tetapi tiba-tiba saja aku terpikirkan mengenai orang tuaku."

" Sudahlah kau tidak usah memperdulikan mereka, karena mereka saja sepertinya sudah tidak memperdulikan kau dan juga para saudara kembar mu itu."

" Sepertinya yang kau katakan memang sangat benar, aku harus lebih fokus pada karirku dan juga hanya memikirkan karir dan saudara kembarku saja. Aku tidak perlu memikirkan mengenai kedua orang tuaku lagi, karena mereka saja tidak pernah memikirkan mengenai perasaan kami."

" Benar sekali Gabriela, lebih baik sekarang kau fokus aja pada karirmu karena sebentar lagi kita akan melaksanakan konser."

" Baiklah kalau begitu aku tidak akan memikirkan mengenai hal ini lagi, aku akan lebih fokus pada konser kita. Dan aku hanya berharap keluargaku itu tidak akan datang mengusikku nantinya, kemudian mereka akan merebut dan memintaku untuk tinggal dengan salah satu diantara mereka."

" Hal itu tidak akan pernah terjadi Gabriela, kami semua akan selalu menjagamu dan tidak akan membiarkan mereka merebut mu dari kami. Kami tidak akan membiarkan mereka menyakitimu, dan kami akan selalu menjaga dan melindungi mu."

" Terima kasih Utari, itu juga terima kasih untuk semuanya." ucapnya dengan tersenyum dan memeluk Utari kemudian Ia pun melihat ke arah sekitar.

...🪶🪶🪶...

Saat ini Galuh juga sedang memikirkan hal yang sama, Iya juga khawatir kalau orang tuanya akan datang dan mengganggu kehidupan bahagianya. Iya sudah merasa nyaman bahagia berada di rumah tersebut, tetapi tiba-tiba saja kehidupannya akan diusik oleh orang tuanya. tentunya ia tidak merasa suka dengan hal itu, apalagi sejak dulu orang tuanya tidak pernah ada untuknya.

" Kau sedang memikirkan apa Galuh?" tanya sebuah suara yang tentunya mengejutkannya dan ia pun langsung menatap ke arah suara itu.

" Ternyata kak Vallen."

" Maaf kalau aku mau melihatmu terkejut."

" Aku saja yang tidak tahu kedatangan Kakak jadinya sampai terkejut."

" Aku juga salah datang tanpa memberi tahu atau memberi suara terlebih dahulu."

" Kak Vallen Nggak salah apa-apa kok, Jadi Kakak nggak pernah minta maaf sama aku."

" Ya udah kalau begitu kita hentikan saja pembahasan ini, sekarang lebih ke kenapa kamu berada di sini?"

" Aku tiba-tiba aja kepikiran tentang kedua orang tuaku Kak."

" Memangnya kenapa kalau tiba-tiba memikirkan mengenai kedua orang tuamu?"

" Sebenarnya hari ini adalah sidang final kepercayaan kedua orang tuaku, tetapi tidak ada satupun dari kami yang memutuskan untuk datang dan menemani mereka."

" Kakak tahu kalian pasti sangat kecewa dengan keputusan orang tua kalian, sehingga akhirnya kalian memutuskan tidak ada yang datang di sidang perceraian mereka. Tapi satu hal yang harus kamu ingat Galuh, walau bagaimanapun mereka tetap adalah orang tua kalian."

" Itu juga hal yang tiba-tiba saja membuatku memikirkan mereka, Sebenarnya aku sangat benci dengan mereka karena keputusan mereka yang bercerai. Tetapi aku juga tidak bisa terlalu menghujat mereka berdua Kak, karena mungkin keputusan yang mereka ambil menurut mereka adalah yang terbaik."

" Syukurlah kalau kau sudah berpikir kalau di sana, sekarang kau harus mencoba ikhlas dan memaafkan mereka berdua."

" Itu yang sedang aku pelajari pada saat ini kak, Tapi aku tidak tahu bagaimana caranya agar bisa memaafkan kedua orang tuaku."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!