NovelToon NovelToon
Ternyata CEO

Ternyata CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: My finger

Lamaran Raditya di tolak oleh yuni calon ibu mertua nya karena tidak menyanggupi hantaran yang di minta. Yuni bahkan menghina Raditya dan mempengaruhi anak nya agar mencari laki laki yang kaya, karena anak nya Melinda adalah seorang sekretaris di perusahaan ibu nya. terpengaruh oleh ibu nya, Melinda sebagai kekasih Raditya akhir nya ikut merendah kan
karena emosional tiba tiba Raditya melamar seorang gadis yang bernama Dahlia, pembantu di rumah Melinda dengan cincin Berlian.
Namun siapa sangka, Raditya yang di kenal sebagai pegawai admistrasi di tempat Melinda bekerja, sebenar nya adalah anak sulung pewaris perusahaan itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My finger, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

 Brakkk,,,,!

Tarno memukul dinding kayu itu dengan keras, mata nya melotot dan wajah nya merah padam

 "Punya uang dari mana kalian, hah!"

 "Ada sedikit Rizki tania dari orang dermawan. Pak, tolong jangan buat kaget, tenangkan diri mu, kasihan anak ini" kata Marni mencoba untuk tetap berakta lembut

 "Matikan saja bayi cacat itu, berulang kali aku sudah suruh kamu kembalikan bayi ini, tapi kamu tak pernah mendengar nya! Dasar istri Durhaka!"

Tarno menendang paga Marni.

Buggg,,,!

"Astagaaa,,!" Marni langsung tersungkur mundur hingga bokong nya menyentuh tanah, untung saja Tania tak lepas dari pelukan nya. tendangan suami nya itu cukup keras hingga masih terasa sakit di paha Marni, sedang kan Tania menangis sangat keras.

 "Ibu,,!" pekik Dahlia sambil melepas barang belanjaan nya

Dahlia langsung menghampiri ibu nya, sementara Tarno malah memeriksa barang barang belanjaan itu. Ada beberapa Snack, makanan bayi, minuman ringan dan peralatan mandi.

 "Sudah hebat sekarang ya, sudah bisa belanja belanja di toko.! dapat uang dari mana kalian?"

Tarno menghempas kan kantong belanjaan itu hingga barang barang nya berceceran di lantai

 "Untuk apa bapak bertanya? yang pasti ini uang halal. Jika sebagai suami dan ayah, bapak tak memberi nafkah, maka Tuhan yang akan kasih langsung Rizki nya" ucap Dahlia

 "Oh, sudah pinter ceramah sekarang kamu ya! Sudah besar ku hidupi kamu seperti sekarang ini, sekarang bisa melawan aku,! Sini kamu,,!"

 Tarno membuang baju yang ada di bahu nya, dengan bertelanjang dada Tarno melangkah cepat mendekati Dahlia. Gadis itu hanya menatap kosong pada ayah nya, dia sudah mati rasa. Bapak nya itu sudah terlalu sering menyakiti fisik dan batin nya.

 Dengan cepat Marni meletak kan Tania, bayi itu di biarkan telentang dan menangis. Marni bangkit dan langsung menghadang suami nya.

 "Jangan dekati anak ku Tarno, sudah cukup kamu sering menyakiti fisik nya! Jika dia tidak ada sudah lama kita mati kelaparan, luka batin nya menganga lebar, jangan kamu tambah lagi!" cegah Marni

"Minggir kamu Marni, anak ini sudah berani melawan ku sebagai bapak nya! Dia juga yang menyebabkan kamu berani memanggil nama ku! Kurang ajar memang kalian ini"

Marni tak bergeming. tangan nya tetap membentang menghalangi suami nya. Dahlia menangis mengelus kepala Tania. ia menyaksikan kedua orang tua nya yang sedang berdebat

"Minggir kamu!" bentak Tarno

 Marni tetap tak bergerak, Tarno menarik rambut marni lalu menyeret Marni menyusuri tanah halaman itu

 "Ahhhhh,,, lepas,!" teriak Marni kesakitan

Plakkkk,,,!

Tarno menampar Marni berkali kali dengan tangan kanan nya, sedang kan tangan kiri nya menahan kepala istri nya Itu. Marni berteriak histeris.

"Hentikan,!" teriak Dahlia berlari mendekati kedua orang tua nya

Brughhh,,

Tubuh Marni di hempas kan dengan sangat keras. Tarno melepas kan tendangan berkali kali kepada istri nya

Marni hanya bisa berteriak memanggil Tuhan nya ketika setiap hempasan kaki suami nya menyerang tubuh nya.

Buggg,,,

Dahlia memukul punggung ayah nya dengan tas ransel. Tarno berbalik dan menatap nya geram. Sekali lagi Dahlia menyerang ayah nya yang akan meraih hijab nya. pastilah laki laki itu berniat menarik rambut panjang nya lalu menyeret rambut nya seperti biasa jika ia sedang mengamuk. Namun sayang nya resleting tas itu rusak hinga membuat uang di dalam tas itu berhamburan. Tarno sangat kaget melihat ada uang terbang berhamburan dan jatuh di depan nya

"Oh, hebat ya. dari mana kalian dapat uang sebanyak ini ?!"

"Ini uang tania, dia akan berobat hingga sembuh !" kata Dahlia sambil memungut uang uang itu. Wajah nya panik luar biasa, dengan cepat Dahlia mengumpul kan kembali lembaran lembaran uang itu.

"Serah kan uang itu" Perintah Tarno dengan wajah penuh nafsu memburu. Begitu haus ia melihat uang sebanyak tadi.

Dahlia menggeleng keras.

"Berikan kata ku,!"

Refleks Dahlia berlari ke dalam rumah, Tarno mengejar anak gadis nya. Laki laki itu berhasil meraih punggung baju Dahlia. Tangan nya langsung mencoba merampas tas itu

"Jangan lepas kan pak! ini untuk berobat Tania!'

"Biar kan bayi cacat itu mati. Dia tak akan bisa di obati.! cepat atau lambat dia akan mati juga, berikan uang itu Dahlia, Jangan jadi anak Durhaka kamu,!"

Dahlia menggeleng berkali kali, berusaha mempertahankan tas milik nya. Tarno sudah tak sabaran, ia mencekik tengkuk Dahlia. Dahlia mencoba melepas kan diri, namun sayang ayah nya yang sudah di rasuki iblis terkutuk. Tarno memukul punggung anak gadis nya hingga tas itu terlepas.

Dahlia tak tinggal diam. Meski menahan rasa sakit ia mencoba meraih tas itu kembali. Tangan Tarno sedang mencoba memungut tas itu, tapi Dahlia menggigit tangan ayah nya itu dengan keras

Arghhhhhh,,,! Tarno berteriak dengan sangat kencang karena rasa sakit yang menjalar sampai ke otak nya, Dahlia langsung melepas kan diri

"Anak set*n mati kamu sekarang,!" geram Tarno.

Dahlia langsung berlari tapi malang, kaki nya tersandung karpet di lantai rumah kayu yang masih berupa tanah. Dengan cepat Tarno meraih tangan kiri anak nya lalu menyeret gadis itu keluar.

"Lepas kan pak,! Ampun.,,, lepas kan,,!"

Serasa seperti akan putus tangan Dahlia. Air mata nya mengalir deras namun sama sekali tidak bisa meluluhkan hati ayah nya itu

"Lepas kan anak ku Tarno,!" teriak Marni yang berusaha bangkit dan mendekati suami dan anak nya, namun baru saja Marni akan menyentuh tangan kekar tarno, wanita itu sudah tersungkur karena tendangan suami nya

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!