NovelToon NovelToon
Dimana Waktuku?

Dimana Waktuku?

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Fantasi Wanita
Popularitas:43
Nilai: 5
Nama Author: Nayla

tidak ada yang terlahir lemah, namun juga tidak ada yang terlahir kuat, semua di bentuk oleh kerja keras.

buku ini akan menceritakan tentang bagaimana hidup sang berbakat sebelum menjadi yang terkuat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Athena diam dibalik pintu mendengarkan, hati nya lega saat berhasil mendengar suara Archel yang terbangun.

Ia lalu berjalan pergi, ia ingin istirahat karena ternyata tubuhnya terasa remuk setelah melakukan penyaluran energi tadi.

Benar-benar menyiksa.

"Kau tak apa? Tanya Valeo dipikiran Athena saat gadis itu berjalan di lorong.

"Tak apa" Balas gadis itu.

" ?

" Kau seperti orang yang kesakitan? Tanya anak itu.

"Diam!

Valeo menyeringai, arwah itu lalu segera menghilang dari pikiran Athena.

" Siapa kau?! Tanya seorang gadis kecil yang tiba-tiba menghadang Athena.

"Apa? Balas gadis itu."

"Aku tanya kau siapa?!"

" kau-

" Kimberly!! Teriak Jennie panik, wanita itu lalu langsung menggendong anaknya menjauh.

"Mohon maaf nona" Ucap Jennie menundukkan kepala.

“Saya tidak mengira putri saya akan berperilaku tidak sopan” Lanjut wanita itu.

Athena hanya diam, gadis kecil itu tidak mengeluarkan suara, ia lalu dengan secepat kilat hilang menggunakan sihir teleportasi menuju kamar nya.

Meladeni mereka hanya akan menghabiskan energinya yang sisa sedikit.

"Kimberly" Panggil Jennie dingin.

"Iya ibu" Balas anak itu.

"Ibu sudah bilang kan siapa mereka? Tanya wanita itu tersenyum.

"Iya" Balas Kimberly menundukkan kepala.

“Lalu kenapa kau justru bertindak tidak sopan di hadapan Athena? Tanya wanita itu lagi.

"Maaf ibu" Kimberly menundukkan kepala takut, tangan nya gemetar dan mata nya berkaca-kaca.

"Kali ini ibu maafkan, tapi jika kau kembali mengulangi nya,,,, wanita itu tidak melanjutkan ucapannya, namun matanya memicing tajam menatap Kimberly.

Anak kecil itu ketakutan, tubuhnya bergetar hebat hanya dengan melipat mata ibu nya.

Wanita itu lalu menurunkan Kimberly dan pergi meninggalkannya sendiri di lorong.

Gadis kecil itu lalu duduk lemah, kakinya bergetar hebat, ia seperti tidak mampu untuk sekadar bangkit.

"Takut"

**

"Dimana mereka berdua? Tanya perez.

" Tuan muda Arthur dan nona Athena pergi ke utara untuk mengunjungi tuan muda Archel" Terang Alan, ia adalah asisten pria itu.

"Lagi?

" Apa yang mereka lakukan di tempat yang extrem itu? Gumam Perez memandang keluar jendela, Perez Aliando Vesper, sang Grand Duke Vesper.

Perez adalah seorang pendekar pedang terkuat, Aura nya adalah yang terkuat dan terbaik dari seluruh pendekar di dunia.

Ciri khas penampilan nya Adalah mata merah rambut hitam sama seperti Arthur, namun kepribadian pria itu sangat berbanding terbalik dengan putra nya.

Ia adalah orang yang sangat kejam dan dingin, jika ditanya, orang tua anak kecil dan wanita hamil, mana yang akan kau selamatkan lebih dulu?

Perez akan menjawab tidak semuanya, ia hanya akan mementingkan dirinya sendiri dan keluarga nya.

Jika keluarga Kaisar berani mengusik Keturunan Vesper, maka Perez akan dengan mudah nya menganti pemegang tahta tertinggi Kekaisaran dengan Keturunan Vesper itu sendiri.

Singkatnya, tanpa Vesper, Arbeloa tidak akan pernah ada atau diketahui oleh manusia.

"Tuan grand Duke Vesper!! Teriak seorang pengawal menghampiri Perez dan Alan yang sedang berjalan di koridor.

" Ada Apa? Tanya pria itu.

"I-itu,,, pengawal itu ngos-ngosan sekaligus bergetar.

" Kenapa? Tanya Alan menenangkan, ia lalu memegangi pundak pengawal itu dan menepuk-nepuk punggung nya pelan.

" Sang matahari Kekaisaran, Baginda Kaisar telah tiba di kediaman grand duke Vesper " Ucap pengawal itu.

"Apa?! Alan terkejut, pria itu lalu menatap Perez yang hanya diam saja.

Ia lalu bangkit dan mulai mengikuti langkah lebar Perez.

" Apa yang kaisar lakukan disini? Gumam pria itu.

Dari atas tangga, mereka berdua melihat kaisar Arbeloa sedang berbincang bincang dengan Alexander.

"Oh" Kaisar lalu melambaikan tangan pada Perez yang sedang memperhatikan, ia memasang senyum licik yang terlihat jelas di wajah nya.

"Kami menghadap sang matahari Kekaisaran Arbeloa" Ucap Alan membungkuk.

Kaisar mengangkat tangan nya.

"Tidak perlu salam" Ucap nya.

"Ada apa? Tanya Perez, tatapan mata nya tajam, ia menelusuri niat tersembunyi apa yang dibawa orang licik didepan nya ini.

" Duduk lah dulu" Ucap Alex memberi isyarat pada Perez.

Sang kaisar hanya menampilkan senyum, ia tidak mengeluarkan kata kata apapun.

"Aku ingin menjadikan Athena bagian dari keluarga Kaisar" Ucap kaisar itu dingin.

Kaisar Arbeloa, Galiand Justin Otieno, seorang Penyihir petir dan guntur, ia adalah seorang Penyihir tingkat atas yang berada di level tinggi, ETIR.

Galiand dulu nya adalah teman Perez, mereka berada di sekolah sihir yang sama dan satu kamar asrama yang sama.

Galiand memiliki penampilan yang menjadi ciri khas keluarga Kekaisaran, Rambut kuning cerah dan mata kuning cerah, bukan emas melainkan kuning cerah, warna itu adalah warna yang menjadi simbol keluarga kaisar.

Galiand berbanding terbalik dengan Perez, meskipun mereka seumuran, pemikiran mereka berdua sangat berbeda jauh.

Jika Galiand ditanya Orang tua anak kecil dan wanita hamil, mana yang akan kau selamatkan lebih dulu?

Pria itu pasti akan menjawab dengan lantang, "aku akan membunuh mereka semua karena mereka tidak ada guna nya"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!