NovelToon NovelToon
MASIH MENCINTAIMU

MASIH MENCINTAIMU

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Keluarga & Kasih Sayang / Cintapertama
Popularitas:6.2M
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Ethan dan Dira berpisah karena salah paham. Semuanya di mulai dari Kara, keponakan kesayangannya jatuh ke jurang. Belum lagi saat ia melihat Dira dan Jeremy bercumbu dalam keadaan telanjang. Hubungan keduanya hancur

6 tahun kemudian mereka dipertemukan kembali. Dira kebetulan bekerja sebagai asisten dari adik Damian bernama Zora. Ethan masih membencinya.

Tapi, bagaimana kalau Dira punya anak dan anak itu adalah anak kandungnya? Bagaimana kalau Dira merahasiakan sesuatu yang membuat Ethan merasa bersalah dan benar-benar hancur? Akankah Ethan berhasil mengejar cinta Dira lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selin

Ethan menoleh, tapi pria itu tetap datar. Dira masih mengenali wajah wanita itu, kalau tidak salah namanya Selin. Mantan teman kuliah Ethan dan Jeremy. Ia pertama kali bertemu enam tahun lalu, di pesta ulang tahun wanita itu, saat dirinya menjadi tunangan kontrak Jeremy dengan nama Asli.

Wajah Selin tidak berubah, tapi memang sudah keliatan lebih berumur. Bahkan keliatan sedikit lebih tua dari usia Ethan. Tapi masih cantik.

"Selin," nama itu akhirnya keluar dari mulut Ethan, tapi kaku.

"Sudah berapa lama kita nggak ketemu? Enam tahun? Kamu ke mana saja enam tahun ini? Aku sering menghubungimu tapi kau mengabaikanku." kata Selin sengaja menunjukkan raut wajah ngambek. Tentu saja tidak mempan bagi seorang Ethan.

"Aku terlalu sibuk." balas Ethan pendek.

Mata Selin lalu berpindah ke Dira.

Ia langsung mengenali wanita itu.

"Asli? Kau Asli tunangannya Jeremy kan?"

Pertanyaan itu langsung membuat hati Ethan mendidih. Nama Jeremy adalah nama yang tidak pernah ingin dia dengar lagi.

"Dia calon istriku, bukan tunangan Jeremy. Namanya Dira, bukan Asli."

Kalimat Ethan terdengar tenang, tapi ada tekanan halus di setiap katanya. Tegas. Membetulkan. Tidak memberi ruang untuk Selin salah paham.

Selin berkedip pelan. Senyumnya menegang sepersekian detik sebelum kembali terpasang. Yang membuatnya kaget adalah, kata-kata Ethan yang bilang wanita itu adalah calon istrinya. Selin masih ada rasa pada Ethan sampai sekarang, jelas dia tidak senang mendengar pria itu akan segera menikah. Tapi ia tetap tenang, menunjukkan senyum lembar.

"Oh…" Ia tertawa kecil, pura-pura santai.

"Maaf, aku pikir kau tunangannya Jeremy. Wajah kalian mirip sekali."

Dira tersenyum canggung. Wanita itu memang dia. Tapi waktu itu dia sedang menyamar menjadi Asli, wanita kaya tunangan Jeremy.

"Oh ya, dua bulan lalu Jeremy ke sini. Kalian tidak ketemu?"

Rahang Ethan mengeras lagi.

"Aku tidak ada urusan dengan laki-laki itu lagi, Selin. Tolong jangan bahas dia di depanku."

Selin terdiam, heran. Dira menelan ludah. Hanya dia yang tahu alasannya.

Selin mengangkat kedua tangannya sedikit, tanda menyerah.

"Baiklah, baiklah. Aku tidak akan menyebut namanya lagi."

Namun rasa penasarannya jelas belum hilang. Tatapannya berpindah dari Ethan ke Dira, menilai penampilan wanita itu lalu meremehkan dalam hati. Menurutnya wanita itu tidak ada cocok-cocoknya dengan Ethan. Terlalu jauh. Walau jauh lebih muda dari mereka, tapi penampilannya terlihat sekali kalau dia bukan perempuan kaya. Bisa-bisanya Ethan memilih perempuan seperti itu.

Tatapan Selin turun perlahan dari rambut Dira yang sederhana, ke kaos polos dan jeans yang dikenakannya, lalu ke sepatu flat tanpa merek mencolok. Sudut bibirnya nyaris terangkat tipis, seperti menertawai penampilannya. Dira bisa merasakannya.

"Jadi, kau benar-benar akan menikah?" ia menatap Ethan lagi. Pria itu mengangguk.

"Aku akan di undang kan?"

"Maaf, pernikahan kami akan dihadiri khudus keluarga dan sahabat. Kau tidak termasuk."

Jawaban Ethan begitu tenang, tanpa nada kasar, justru itulah yang membuatnya terasa lebih menusuk. Senyum Selin membeku. Untuk sesaat, ekspresinya benar-benar tak tersamarkan. Bahkan Dira kaget Ethan akan blak-blakan seperti tadi.

Selin terkekeh kecil, mencoba menyelamatkan harga dirinya.

"Aku hanya bercanda. Tentu saja itu hakmu."

Namun sorot matanya berubah. Tidak lagi hangat. Ada kilatan tersinggung yang tak bisa ia sembunyikan.

"Lagipula," lanjutnya, kini menatap Dira dengan senyum tipis,

"Aku tidak menyangka seorang Ethan akan memilih seseorang yang … sederhana."

Kata itu diucapkan pelan, tapi jelas arahnya. Dira mengerti. Ia menarik napas perlahan, tapi tetap tersenyum. Tidak ingin terpancing emosi.

Lalu Ethan melangkah setengah langkah ke depan, posisinya sedikit melindungi Dira tanpa terlihat berlebihan.

"Aku tidak memilih karena status," ucapnya dingin.

"Aku memilih karena aku mau."

Selin terdiam.

Untuk pertama kalinya, nada Ethan benar-benar menunjukkan garis batas.

Dira menoleh sekilas ke arah pria itu. Jantungnya bergetar aneh. Ia tidak menyangka Ethan akan membelanya secara langsung seperti itu. Selin memaksakan tawa kecil.

"Hahah, aku hanya bercanda Ethan, ayolah."

"Aku tidak suka cara bercandamu." balas Ethan langsung. Ia lalu meraih tangan Dira yang berdiri di belakangnya.

"Kami pergi dulu,"

Tanpa menunggu balasan, Ethan menarik Dira berjalan menjauh.

Langkahnya panjang dan tegas. Jemarinya menggenggam tangan Dira erat, bukan kasar, tapi kuat. Seolah takut jika ia melepaskannya sedetik saja, sesuatu akan kembali merusak semuanya.

Dira hampir harus setengah berlari untuk menyesuaikan langkahnya. Begitu mereka cukup jauh dari Selin dan keramaian butik perhiasan, Ethan baru melambat dan melepaskan genggaman tangannya.

"Aku membelamu karena kau adalah ibu dari anakku. Jangan berprasangka lebih." katanya.

Kalimat itu keluar begitu saja. Dingin. Tegas. Seolah semua kehangatan beberapa menit lalu hanya ilusi. Langkah Dira otomatis terhenti.

"Oh," jawabnya pelan.

Dadanya yang tadi sempat terasa hangat, kini seperti disiram air es. Jadi itu alasannya. Bukan karena ia berarti. Bukan karena ia dipilih. Tapi karena statusnya sebagai ibu dari Arel. Masuk akal.

Sangat masuk akal. Ia tersenyum kecil, berusaha terlihat biasa saja.

"Tentu saja. Aku tidak berpikir yang lain."

Ethan menatapnya sekilas, seolah mencoba membaca ekspresinya.

"Aku tidak ingin orang meremehkan ibu anakku. Itu saja."

"Terima kasih," jawab Dira cepat.

"Aku menghargainya." Hening lagi.

Suasana yang tadi terasa tegang karena Selin, kini berubah menjadi canggung karena jarak yang Ethan buat sendiri.

Dira memeluk tasnya lebih erat.

Bukankah sejak awal ia sudah tahu? Pernikahan ini bukan tentang cinta. Ini tentang tanggung jawab. Tentang masa depan Arel.

Mereka berjalan berdampingan menuju parkiran. Kali ini tidak ada genggaman tangan. Tidak ada langkah protektif. Dira menatap keluar jendela, melihat gedung-gedung tinggi yang di lewati mobil pria itu. Pantulan wajahnya di kaca tampak lebih pucat. Ia menertawakan dirinya sendiri dalam hati.

Bodoh.

Drttt, drttt...

Ponselnya tiba-tiba berbunyi. Ethan refleks menatap ke kiri.

Panggilan dari my baby lagi. Ia melihat wajah Dira langsung berubah sumringah. Huh!

"Iya sayang? Makan Es? Nggak boleh. Kemaren kamu baru habis demam, gak boleh makan es dulu. Mama takut kamu sakit lagi."

Mama? Ethan melirik Dira sekilas. Jadi selama ini my baby itu ... Arel? Yang dia pikir selama ini kekasih Dira, ternyata anaknya sendiri?

Ethan tertawa dalam hati. Menertawakan dirinya sendiri yang bodoh.

Dira masih tersenyum lembut di telepon.

"Iya, nanti mama beliin mainan. Jangan nakal ya. Dengar kata bibi Ella."

Dira mengakhiri sambungan dan melirik sedikit ke Ethan. Dahinya berkerut, apa dia salah lihat? Sudut bibir pria itu terangkat, apa dia sedang tersenyum atau hanya ilusi? Dira memalingkan wajahnya lagi, pura-pura tidak sadar. Namun beberapa detik kemudian, suara rendah Ethan terdengar.

"Habis tes gaun pengantin, kita beli mainan untuk Arel. Aku ingin menemuinya malam ini, sebagai ayah kandungnya."

Mata Dira langsung melotot sempurna.

1
Hanima
Ayoo jeremyyy luluhkan lagi hati Dami, Bima carikan yg lain saja Kak Maeee 🤭🤭
Anonim
please bima aja sm dami..jeremi yg suka nyosor mulu dgn yg lain aja
Dian Sary
duh kasiham bima thor kl dami kembali sm jeramy, kenapa dami harus msh suka sm jerami, dulu aja disia-siain skngr dikejar 😖😖
Hanima
Jeremi - Dami 🤭
Mira Gita
yessss..... Bima-Dami😍
Ulfa Iin
sebenarnya dami itu masih cinta sma jeremy tapi sekarang mu nikah kontrak dgn Bima gimana donk
aku kasian klau dami ma jeremy kebayang ga klau udah nikah mu tidur gelut dulu🤭
Mutiaa
Sedih ci ya klo dami tetep memilih jeremy kena wlu bagaimanapun dami msih cinta sma jeremy. Tp kasian sma bima yg udh berharap dan menunggu lama.
yumna
jeremy melampias kan rindu dan amrah jdi satu 🤭🤭🤭🤭🤭.....
carenina
pendukung Bima-Dami
Sh: aku kasihan Ama Jeremy,tapi aku lebih sedih lagi jika Asli jadi Ama Jeremy. Aku pilih Dami dengan Bima
total 1 replies
MamDeyh
Kak Maeee kasyan Bimaa/Sob/... Jeremy ini yaa dulu sama Dira jg kyk soang nyosor aja gk suka 😒
ardiana dili
lanjut
Mar lina
Akankah cinta segitiga
menemui akhir yang bahagia?
Dami kan pengen di belai" juga...
sudah lama ia tak merasakan itu...
Bunda Dzi'3
bima jgn liat yaa...😭
Hanima
👍👍
Fitria Syafei
waduh ada yang cemburu 🙄 KK cantik kereen 😍 kereen 😍
Esther
Pasti Jeremy sudah tahu siapa Dami.
Jangan marah dulu Jer
Lilik Juhariah
bagaimana kl tau Dami adalah kakak Dyra , heeems berpikir waras Dami, Jeremy itu sama Dami kan dijodohkan tetapi Dami yg selalu ngejar Jeremy, biasa kan manusia setelah kau pergi baru terasa
Lusi Sabila
aduh jangan² Jeremy dah tahu kl Dami ituu asli!!
Gimna ini othor perkawinan Bima dan Dami kl Jeremy dah tahu..sbb Jeremy macam dah bucin sama Dami
🌹🌹WINA🌷🌷
kamungkinan jeremy sudah tahu dami itu asli tunangannya dulu, bagi dami jeremy sangat menyebalkan dengan senyuman yg tengilnya itu...
kayaknya gagal total pernikahan dami dan bima, jeremy sudah identitas dami...
walaupun dami sangat sebel sama jeremy, tapi dami masih mencintai jeremy...jeremy tidak akan membiarkan asli/dami menikah sama bima walaupun hanya menikah kontrak, jeremy tidak mau lagi kehilangan asli lagi tunangannya...klo jodoh gak lari kemana jeremy pasti akan menikah sama asli...yg ngerti simbol itu adalah jeremy kan berasal dari turkey...
pastnya jeremy sangat cemburh tunangan menikah sama bima, jeremy akan mencegahnya pernikahan tidak akan
terjadi...
🌹🌹WINA🌷🌷: beda cemburu kesel kak 🤣🤭🤣
total 2 replies
Lee Mba Young
Dulu Jeremy gk mau kn ma Dami pas masih jd Asli. mlh Asli kayak pengemis Cinta.
Jeremy nyesel nya krn Asli kecelakaan Dan mninggal kl gk bgitu Jeremy gk nyesel. iuhhh banget laki modelan bgitu. setelah nyesel baru kalang kabut kn.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!