Adelin Azzura tak pernah menyangka hidupnya akan berakhir dalam sebuah pernikahan dengan seorang ustaz bernama Afwan Zaid, setelah masa lalunya ternoda oleh kekerasan seksual dari seorang lelaki asing.
Hidup Adelin yang penuh luka dan drama begitu bertolak belakang dengan cara pandang Afwan yang selalu memegang teguh prinsip Islam, bahwa setiap takdir telah diatur oleh Allah.
Namun Adelin tak pernah benar-benar jujur tentang masa lalunya. Ia memendam trauma itu sendirian.
Sampai akhirnya Afwan mulai dilanda konflik batin ketika Adelin selalu menolak disentuh.
Akankah rumah tangga mereka bertahan?
Ataukah berakhir dengan kalimat cerai yang sering dikaitkan dengan godaan jin dasim?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Larasatii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Permohonan maaf tidak bisa update dua bab hari ini.
Halo Guys! Hari ini, aku izin ya guys buat nggak update dua bab dulu. Sebab belakangan agak hectic.
Sedikit curhat, jadi aku adalah seorang Ibu rumah tangga dua anak. Dan ... Sebenarnya kisah Imam Untuk Adelin ini terinspirasi dari kisah hidupku. Tapi, bukan over all ya, guys. Tentunya aku nggak mengalami kekerasan sek***l. Tapi, aku dan Adelin bagai dua sisi kacamata yang fungsinya sama. Sama-sama buat jadi lensa kehidupan bagi penyintas mata minus. Aduh ... Nggak jelas ya aku. 🤣 maaf guys. Sebenarnya author kalian ini berbanding terbalik dengan tulisannya yang kritis, melankolis.
Kami, sama-sama pengidap mental disorders. Jadi, harap maklum ya, kalau aku terkadang cuma update sehari satu bab. Tapi akan aku usahakan dua bab sehari, kok. Oke.
Aku juga punya dua cerita lagi tengah on going di PF lain. Jadi makin hectic deh aku. 🥲 Tapi it's okey. Aku nggak merasa terbebani, kok. Sebab aku udah jatuh cinta sama cerita ini dan terkhusus kalian yang tetap setia membacanya. Jadi, hari ini, Minggu aku up satu bab dulu, ya.
See you on Monday. In sha Allah.
Ini bonus buat teman halu kalian, ya. 😉
Ayo tebak ini ada di bab berapa ya adegannya?
Kunjungi Tiktok dan Ig-ku kalau kalian penasaran sama scene di setiap adegan versi video ai, ya.
@larasati_penulis
jangan mau!
.
Masih banyak cobaan yang belum kamu cobain,
kamu masih belum merasakan betapa bahagianya saat menang GA, kamu belum merasakan betapa bahagianya CO nol rupiah di tanggal kembar. It's amazing Adelin.🤣
Oke, semoga kamu baca komentarku ini, sebelum lantai dasar gedung itu menerima suara gedebugh mu🔥🔥🔥🔥🔥
Akhirnya penasaran dengan kata Bugh di ujung paragraf, apa itu suara tubuh Adelin yang memilih terjun ke bawah sana? atau apa?