NovelToon NovelToon
Traitors And Revenge

Traitors And Revenge

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam
Popularitas:627
Nilai: 5
Nama Author: moonsun_09

kiano nama nya, orang-orang seakan melihat seorang pangeran kejam dan dingin pada dirinya dan sifat nya tidak jauh melenceng dari tanggapan mereka.

ia hidup dengan banyaknya penghianat sisinya, membuat kepribadiannya berubah, apalagi masa lalu kelam yang ia rasakan.

semua yang ia lakukan selalu salah Dimata orang lain, orang bilang dendam yang kau simpan itu tidak ada gunanya, Dengan balas dendam apa akan membuat kau lega?, pertanyaan dari orang yang tidak pernah berada di sisi korban.

mereka hanya bisa berkata luka orang lain tidak ada apa-apanya dengan luka mereka, seakan mereka tau yang ia rasakan.

#bromance
#kejam
#dendam
#benci
#family
#luka
#penghianat
#no romance

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moonsun_09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. keributan

   .   Aku bukan boneka yang bisa       dikendalikan,dan kau bukan

siapa-siapa untuk itu.

                         -Kiano-

                               .

                                .

                               .

"Abang,kita duduk dimeja bang Ano ya"ucap Livi dengan suara dan wajah yang terlihat imut oleh para pawangnya beserta murid yang berada di kantin.

Kecuali kiano dan dua pengikut setianya, wajah mirip gorila gitu dibilang imut.

"Masih ada tempat yang lain yang lebih nyaman baby"balas Marvel lembut.

"Tapi Livi maunya disana abang~"rengek Livi dengan mata berkaca-kaca.

"Baby kenapa mau duduk disana hm?"tanya Daren penuh pengertian.

"Livi kan mau dekat sana Abang Ano,bang Ano juga Abang Livi dan Livi cayangg bang Ano"balas Livi girang,

Livi sudah berlari kecil menghampiri meja yang ditempati oleh kiano dan dua bocah cerewet itu tanpa menunggu persetujuan dari para pawang tampannya.

"Sudah lah, pesan cepat"pasrah Ario lalu menyuruh Daren dan divan untuk memesan makanan,ia tak mau adik manis kesayangan kelaparan karena menunggu makanan.

"Siap boss~"balas divan mendayu.

"Malas gue ketemu sama dia vel"gerutu marchel,ia menatap kiano yang sibuk dengan makanan nya tanpa memperdulikan Livi didekat nya.

"CK, banyak bacot"malas Marvel lalu menarik kembaran menuju Kiano diikuti Ario dibelakang mereka.

---

"Ish..kamu tangan Livi jadi sakit tau"ujar Livi dengan bibir dimanyunkan, karena tangannya yang ditahan hingga memerah.

"Salah Lo siapa suruh kegatelaan sama bang Ano"balas Alvin julit.

"Tau tu kaya ulet aja njir nemplok sana sini"ucap Alka ikutan julit.

"Livi gak gatel kok, lagian bang Ano Abang Livi jadi terserah Livi dong kalau mau dekat-dekat"balas Livi dengan wajah sok lugu nya.

"Heh wajah Lo gak usah sok polos bisa,wajah sama sifat Lo gak sinkron jirr"ucap Alvin jijik melihat wajah sok polos Livi.

"Wajah Lo mirip aspal yang rusak dijalan kalau Lo mau tau"ucap Alka ikut ikutan.

Uhh...dia suka suasana ini, pengen banget dia tuh tampar,banting,injek lalu giling muka sok polos Livi itu.

"Tampar Vin,atau mau Lo siram pake kuah panas kaya di film-film gitu "ucap Alka memprovokasi Alvin yang mendorong Livi karena masih nekat buat deketin Kiano.

Kiano sendiri masih santai memakan makanan nya, seakan tidak terjadi apa-apa didekatnya saat ini.

"Abang~mereka jahat"adu Livi manja pada kiano lalu tanpa malu perempuan itu duduk dipangkuan kiano sambil memeluk tubuh Kokoh itu.

Alvin dan alka yang melihat itu seketika melotot, mereka saja tidak berani selancang itu padanya,tapi lihat ulet satu itu berani sekali melakukan nya.

"Turun"dingin kiano mengeluarkan aura gelap tak bersahabat nya.

"Kok gitu ~livi pengen dipangku Abang tau~"balas Livi mendayu sambil mengalungkan tangannya pada leher kiano.

Kesabaran kiano  yang sudah menipis itu semakin menipis karena kelakuan jalang itu.

Kreek...

Dengan tak berperasaan nya kiano mengambil tangan kanan Livi mencengkam nya kuat lalu memutar nya hingga terdengar bunyi patahan tulang.

"Akhh..."teriak Livia,ia merasa tangan nya remuk dan tulang nya patah.

"LIVI"teriak para inti agross menghampiri kesayangan mereka yang terduduk dilantai sambil memegang tangan nya yang patah.

"Baby,sini sama Abang mana yang sakit hm?"tanya marchel khawatir.

"Sialan Lo keterlaluan anjing!,dia adek Lo!"marah divan melempar makanan kepada kiano.

Tapi dengan mudah kiano menghindari makanan panas yang dilemparkan Padanya.

"Heh anjing,babi,monyet gak usah lempar makanan segala njir!"marah Alvin ketika makanan itu dilempar dengan tak berperasaan nya.

"Lagian adek Lo dulu yang cari masalah sama bang kiano bangsat!"maki alka ikutan,mana mau ia ketinggalan.

"Tau tuh,adek Lo kayak jalang njir,mana mengangkat megang dada bang kiano lagi"ketus Alvin julit.

Plakk...

Suara tamparan membuat seisi kantin terdiam melihat biang onar sekolah ditampar oleh salah satu mos wanted mereka.

Itu Ario,ia tak terima adik manisnya disebut jalang oleh bocah bangsat seperti Alvin yang sayangnya adalah adik nya sendiri.

Alvin membeku,rasa panas perih mengalir di pipinya meninggalkan bekas kemerahan.

Alvin mendongak melihat wajah merah padam Abang kandung nya,ia tak menyangka Abang nya tega menampar dirinya karena jalang sialan tak tau diri itu.

"Jaga omongan Lo Alvin"marah Ario dengan suara rendah namun tatapan nya begitu tajam siap menangkan mangsa nya.

"Lo anjing berani banget Lo main tangan sama teman gue!"bentak Alka sambil menunjuk nunjuk Ario dengan bengis.

Daren yang tak terima teman nya ditunjuk tunjuk seperti itu ingin mematahkan jari Alka tapi sebuah suara lebih dulu menghentikan nya.

"Berani sentuh mereka,mati" dingin kiano kepada mereka semua, tatapan dan aura nya lima kali lipat lebih menyeramkan dari biasanya.

Mereka yang berada disana seperti disiksa oleh aura gelap kiano, seolah olah ia menyuruh mereka tunduk padanya.

"Sialan,Lo lebih bela dia dari pada adek Lo sendiri!"marah marchel menatap sengit kiano.

"Apa karena mereka Lo gak bisa diatur lagi!"lanjut Marchel menunjuk dua pengikut setia kiano.

"Kalau iya,deovantara bisa menyingkirkan mereka agar Lo kembali patuh berada dalam genggaman kami"ucap Marvel sambil mengendong Livi yang masih terisak.

Kiano yang mendengar itu semakin menekan aura nya lebih besar,ia tak menerima pernyataan barusan.

"Gak ada yang bisa menekan gue termasuk kalian para bajingan"balas kiano dengan tatapan membunuhnya.

Marvel yang mendengar itu tak terima,kiano harus berada dibawah kendali mereka tidak akan ia biarkan anak itu terus memberontak seperti sekarang.

"Lo gak bisa memilih kiano, karena ini adalah kenyataan nya,Lo hanya robot yang akan tunduk dan menjalankan perintah kami"balas Marvel dengan seringaian nya,ia merujuk pada pada keluarganya deovantara.

Kiano terdiam beberapa saat kemudian ia tersenyum mengerikan lalu menatap Marvel dari atas sampai bawah dengan tatapan rendah.

"Heh Lo dan mereka yang mau buat gue berada dibawah kendali kalian lagi"ucap kiano menekankan kata-katanya diakhir.

"Tapi itu tak akan pernah terjadi karena yang ada kalian yang berada dibawah kendali gue-"balas kiano menjeda perkataan nya.

"Kalian menghalangi sama dengan mati,tapi silahkan saja jika ingin mencoba membuat gue tunduk"lanjut kiano dengan seringaian menyeramkan, terlihat nafsu membunuh pada matanya yang gelap itu.

Mereka semua terdiam mendengar itu,tak mereka sangka murid culun dan penakut dulu kini menunjukkan taringnya.

Mereka yang tak pernah berurusan dengan kiano dulu merasa bersyukur tapi entah apa yang akan terjadi pada orang-orang yang membully nya dulu.

"Ayo"ajak Kino pada Alvin dan Alka,ia berjalan duluan diikuti oleh dua orang itu.

Kiano membawa mereka ke UKS lalu ia beralih mengambil peralatan p3k dan kembali menghampiri Alvin yang duduk di brankar UKS dengan alka disampingnya.

Kiano mengobati pipi Alvin yang tadi ditampar oleh Ario dengan telaten.

Sesekali Alvin meringis merasa kan perih pada pipinya,tapi ia tak menolak karena ia juga merasa senang ketika kiano mau mengobati nya.

"Makasih bang"ucap Alvin pada kiano.

"Ada luka?"tanya kiano pada alka disamping Alvin.

"Gak ada bang "balas Alka tersenyum manis.

"Hm, kembali kelas"balas kiano lalu keluar dari UKS meninggalkan dua orang itu.

"Ugh...Abang gue perhatian deh"ucap ber bunga bunga.

Alka hanya memutar malas matanya lalu berdiri dan mengulurkan tangan nya.

"Yok kelas sini gue bantu mana tau Lo gak bisa pula jalan"ucap Alka nyeleneh.

"Gue gak lumpuh njing"balas Alvin kesal.

"Canda njir,yok"ucap Alka sekali lagi.

---

Sementara itu kiano sedang berjalan di lorong sekolah dengan tatapan tajamnya,ia sudah tak niat untuk masuk kelas dan memutuskan untuk bolos keluar sekolah.

Kiano berjalan keluar dari sekolah lalu mengambil handphonenya dan memesan taxi karena tadi pagzia tidak membawa motor.

Tiiitt...

"Dengan mas kiano?"tanya supir taxi tersebut, entah kenapa supir itu memakai masker dan topi tapi ia tak peduli.

"Hm"balas singkat kiano lalu memasuki taxi itu.

Taxi itu melaju dengan kecepatan sedang dengan kiano yang menutup matanya.

"Lama gak ketemu, kangen gue gak"ucap supir taxi tersebut sok akrab.

Kiano yang mendengar itu membuka matanya menatap supir taksi itu seolah-olah berkata 'siapa'.

Supir itu terkekeh lalu menghentikan taxi nya lalu membuka topi dan masker yang ia kenakan.

"Belum lama tapi Lo udah lupa-

Bersambung.............

Gimana chapter nya reader udah panjang loh ini.

Jangan lupa like dan coment nya kalau mau author lanjutin ceritanya.

See you 👋 👋

1
Niwang Horee
lanjut kak
Niwang Horee
lanjut lagi, kak. jangan lama lagi pliss 🙏🙏
Niwang Horee
kak, ayo lanjut lagi. udah lama gak lanjut
Niwang Horee
lanjut kak, semangat semangat 🔥🔥
Niwang Horee
lanjut lanjut. SEMANGAT KAK🔥🔥🔥
Niwang Horee
semangat kak
Niwang Horee
lanjut lanjut semangat 💪
Niwang Horee
semangat kak. lanjut lagi yok!!
salsabillaaa 0506_
lanjut kaka cantikk semangattt terus yaa😍💪
Niwang Horee
lanjut kakk, semangat terus 💪💪💪💪
Niwang Horee
lanjut terus, kak. semangat 💪💪
salsabillaaa 0506_
kaka semangat terus ya 💪🏻🙂‍↕️
Niwang Horee
kak, jangan suka ngilang ya sekarang 🙏🙏 semangat...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!