Perjalanan kultivasi dan bela diri adalah jalan yang sepi dan sunyi yang begitu panjang. Di setiap kesempatan selalu ada kesulitan yang datang untuk menghampiri. Untuk mencapai puncak tertinggi, Yun Fei merangkak dari bawah untuk berdiri di puncak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RiZESheall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Terbuka
"Ini, jalur spiritual ke 9 terbuka, dan menembus ke lapisan ke-3..."
Yun Fei langsung merasakan aura yang memancar darinya, itu kuat dan lebih kuat dari sebelumnya.
Kesempatan yang dia rasakan sebelumnya, telah dia selesaikan dengan menembus dinding yang menghalanginya membuka jalur spiritual ke 9.
Qi yang mengalir di dalam tubuhnya semakin baik, dan Qi yang murni seperti aliran air yang deras.
Yun Fei sangat bertekad untuk menjadi lebih kuat dalam waktu yang cukup singkat. Dengan keinginan untuk mencoba masuk kedalam gua naga jatuh yang ada di dekat kota Anggrek, Yun Fei membutuhkan kekuatan yang lebih besar.
Dengan kultivasi yang tinggi, itu akan menjadi hal yang bisa membuatnya mempertahankan dirinya.
Meski tidak diketahui seperti apa di dalam gua rahasia itu, namun Yun Fei menyadari sesuatu, bukan gua naga jatuh yang berbahaya, namun hati orang yang paling berbahaya.
Dia hanyalah orang yang ingin memasuki gua rahasia itu. Namun dengan kelima keluarga besar di kota Anggrek ini, bahaya akan selalu datang dari hal yang tidak terduga.
Jika sebelumnya lima keluarga besar memonopoli gua naga jatuh, dan sejak seratus tahun lalu mereka tidak bisa mempertahankan monopoli mereka terhadap gua naga jatuh, bisa dipastikan jika mereka akan memiliki kebencian tersendiri pada orang lain saat memasukinya.
Mengepalkan tangannya dengan erat, Yun Fei mengangguk cukup puas. "Ini cukup baik, secara aku baru saja memulai perjalanan kultivasi."
"Namun, kekuatan setingkat ini, aku khawatir akan berada di bawah orang lain."
Belum lama bagi Yun Fei menapaki jalan kultivasi, dan kekuatannya itu sangatlah rendah. Mudah bagi orang lain untuk bisa mengalahkan dirinya, jika orang lain memiliki kultivasi yang tinggi.
Karena itu, Yun Fei tidak menghentikan dirinya sampai di situ, hal yang berbahaya menunggunya di gua naga jatuh. Jika dia ingin memiliki hal yang baik dan selamat di dalam gua rahasia, hanya memiliki kekuatan lah cara dia bertahan dari bahaya yang datang.
Yun Fei kembali memejamkan matanya dan terus berlatih dan berkultivasi.
.
Beberapa hari kemudian.
Salah satu dari kelima keluarga besar kota Anggrek, keluarga Yan.
Kediaman keluarga Yan, aula utama dimana sekelompok orang, orang-orang itu tampak cukup tua dan para pria paruh baya, mereka adalah orang-orang yang memiliki status yang tinggi di dalam keluarga Yan.
Seorang pria tua yang terlihat seperti berumur lima puluh tahunan lebih, rambutnya terlihat cukup beruban, memiliki janggut yang pendek.
Kepala keluarga Yan, Yan Zutian. Dia duduk di kursi utama di aula itu, wajahnya tenang dan bermartabat.
"Saudara besar, besok adalah hari dimana gua naga jatuh itu terbuka." Pria paruh baya dengan wajah yang sedikit lebar.
Dia adalah tetua ketiga keluarga Yan.
"Keluarga Yan kita memiliki cukup murid kali ini yang bisa dikirim untuk masuk kedalam sana."
"Setidaknya kita harus membuat sesuatu untuk bocah-bocah itu, dan tidak membiarkan keluarga Meng untuk mendapatkan hal yang lebih, seperti sebelumnya."
Tetua kedua tampak serius dan mengatakan apa yang ada di kepalanya.
Di pembukaan gua naga jatuh yang sebelumnya, keluarga Yan memiliki kerugian yang cukup besar, karena tindakan dari keluarga Meng. Setengah murid yang datang masuk kedalam gua rahasia, semua terbunuh dan semua itu adalah ulah dari keluarga Meng.
Meski kelima keluarga besar ini memiliki yang cukup baik dipermukaan, namun sebenarnya setiap keluarga besar memiliki permasalahan dengan keluarga besar lainnya.
Seperti keluarga Yan, yang memiliki hubungan yang buruk dengan keluarga Meng.
Hubungan kedua keluarga itu memang cukup buruk, namun tidak begitu buruk dan kedua keluarga masih berinteraksi dengan semestinya. Namun sejak pembukaan gua naga jatuh yang sebelumnya, keluarga Meng telah melakukan sesuatu yang menyentuh garis keluarga Yan, yang membuat keluarga Yan tidak bisa membiarkan keluarga Meng menghancurkan keluarga Yan.
Sejak saat itu, kedua keluarga Yan dan Meng saling membenci dan ingin menghancurkan satu sama lain.
Yan Zutian mengetuk-ngetuk kursinya dan berpikir sejenak.
Semua tetua yang ada disana tidak ada yang berani mengganggu saat Yan Zutian sedang berpikir itu.
Identitas sebagai kepala keluarga keluarga Yan, membuat Yan Zutian sangat disegani oleh semua tetua keluarga dan dihormati.
"Kita bisa melakukan sesuatu tentang hal itu nantinya. Dengan kekuatan para murid keluarga Yan ku, mereka semua orang yang tidak bisa dianggap remeh begitu saja."
Dengan kata-kata itu keluar, semua tetua tidak ada yang menyela, semua orang kemudian mendengarkan apa yang akan dikatakan oleh Yan Zutian lagi.
Ketika semua telah dibicarakan dengan semua orang, semua tetua yang ada disana mereka semua langsung kembali dan pergi dari aula utama.
Yan Zutian tampak memiliki pikiran yang rumit dan banyak hal yang dia pikirkan.
"Saat ini, aku telah membuat suatu pengaturan untuk Ru'er. Dengan pembukaan gua naga jatuh saat ini, seharusnya Ru'er bisa mencapai tempat itu, dimana pohon buah api tumbuh di kedalaman gua naga jatuh itu." Benak Yan Zutian.
Yang dia maksud dengan Ru'er itu adalah Yan Ruyu, yang merupakan anak dan putri dari Yan Zutian itu sendiri.
.
Waktu berlalu dengan cepat, hari ini dengan matahari yang terik, di luar kota Anggrek, yang berjarak sekitar dua kilometer jauhnya, sebuah area gunung kecil yang tandus, dengan tanah yang tidak tumbuh satupun rumput, itu adalah tempat dimana gua rahasia, gua naga jatuh berada.
Di gunung itu, ada sebuah lubang gua yang memiliki tinggi sekitar lima meter dan juga lebar yang sama, lima meter. Itu adalah pintu masuk gua naga jatuh, yang memancarkan cahaya kuning, pintu masuk dari gua rahasia.
Sangat banyak sekali orang-orang yang berdatangan ke tempat itu, dan dari mereka semua orang-orang itu, jika dihitung dengan kelima keluarga besar kota Anggrek, semua orang kemungkinan besar berjumlah lebih dari tiga ratus orang.
Di salah satu tempat area, itu adalah orang-orang keluarga Yan, dengan Yan Zutian yang memimpin kelompok itu.
Yan Zutian tampak menoleh ke kiri dan matanya terlihat menatap tajam dan aura yang cukup berbahaya berasal darinya. "Meng Ruohan! Bajingan tua sialan!" Geram Yan Zutian.
Nada suaranya ketika menyebut nama dari kepala keluarga keluarga Meng, Meng Ruohan, itu penuh kebencian yang mendalam.
Kelompok itu, dengan orang-orang yang ada dibelakangnya, seorang pria tua dengan rambut beruban dan kumis tipis putih dan janggut putih sedikit panjang.
Meng Ruohan menyeringai melihat pada Yan Zutian. Saat itu, tampilan wajahnya berubah, dan mengisyaratkan dengan tangannya di lehernya, seakan untuk membunuh.
"Yan Zutian, bersiaplah untuk mengumpulkan mayat dari orang-orang mu itu!"
Seketika itu, kedua kelompok keluarga Yan dan Meng, tampak bersiap untuk bertarung, dan ingin melakukan sesuatu.
Di antara dua kelompok dari dua keluarga Yan dan Meng itu menjadi tegang.
Ketiga kelompok yang lain dari tiga keluarga lainnya hanya melihat tanpa basa-basi dan berbicara sedikitpun dengan dua keluarga itu.
Dengan ketegangan di antara dua keluarga itu, orang-orang yang ada di dekat dua kelompok keluarga itu, mereka semua menjauh dari tempat mereka. Tidak ada yang mau untuk dekat dengan salah satu dari keluarga besar itu, atau mereka akan terseret dalam konflik di antara keduanya.
Pada saat itu, sesuatu yang ada pada pintu gua naga jatuh, itu tampak menyebar dan aura yang lemah itu menghilang.
Pancaran cahaya keemasan menjadi lebih cerah, gua naga jatuh, terbuka!