NovelToon NovelToon
Mereka Adalah Suamiku

Mereka Adalah Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Pena Wisa

⚠️ ***+ | Kisah Cinta segitiga

Valencia kehormatannya direnggut, hatinya terbelah.
Valencia hancur saat kehormatannya direnggut oleh Ansel—pria yang hadir diantara cinta Valencia dan Zyro,. Namun Zyro, kekasihnya yang sangat mencintainya, tetap ingin menerima apa adanya dan ingin menikahinya.

Keduanya mengaku mencintainya, keduanya tak ada mau mengalah. Perkelahian sengit pun terjadi, hingga di batas keputusasaan, Valentina harus melukai dirinya sendiri hanya agar mereka mau berhenti...

Melihat wanita yang mereka cintai terbaring penuh darah, akhirnya kedua pria itu mengambil keputusan berat: mereka berdua akan menikahi Valen dan berjanji menjaganya bersama-sama.

Dua pria, satu wanita.

Akankah cinta bisa menyatukan mereka, atau malah membawa pada kehancuran yang lebih dalam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Wisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertandingan Bulan Depan

Begitu keluar dari ruangannya , suasana bising khas bengkel langsung menyambut telinganya. Suara denting kunci inggris yang berbenturan, suara mesin yang dihidupkan sebentar untuk diuji, dan suara percakapan para mekanik yang sedang sibuk bekerja terdengar di mana-mana. Namun begitu melihat kehadiran Zyro, seluruh aktivitas itu sejenak melambat dan para pekerja itu seketika menundukkan kepala memberi hormat pada pemilik sekaligus pembalap utama mereka.

"Selamat siang, Tuan Zyro," sapa mereka serempak dengan nada penuh hormat.

"Siang semuanya. Teruskan pekerjaan kalian, jangan berhenti hanya karena aku datang," jawab Zyro dengan suara lantang namun ramah, membuat suasana kembali cair dan aktivitas kembali berjalan seperti sediakala.

Langkah kakinya terarah langsung ke tengah ruangan bengkel utama di mana dua buah mobil balap andalannya sedang dinaikkan ke atas alat pengangkat. Di sana sudah ada karlan kepala mekanik yang paling dipercayainya, sedang mencatat beberapa data di atas buku catatan besarnya.

"Bagaimana perkembangan persiapan mobil untuk perlombaan bulan depan, karlan? Apakah semuanya sudah berjalan lancar?" tanya Zyro begitu tiba di samping pria paruh baya yang sudah lama bekerja bersamanya itu.

Karlan menoleh, lalu tersenyum lebar melihat kedatangan tuannya. Ia segera menurunkan catatannya dan menjelaskan dengan rinci.

"Segalanya berjalan sangat baik, Tuan. Kedua mobil ini sudah kami periksa bagian demi bagian dengan sangat teliti. Mesinnya sudah kami setel ulang agar tenaganya lebih maksimal namun tetap stabil di kecepatan tinggi. Rem, suspensi, hingga ban-balannya pun sudah kami ganti dengan jenis yang terbaik dan paling pas untuk lintasan yang akan kita hadapi nanti. Tinggal sedikit sentuhan akhir saja, mobil ini sudah siap membelah angin kembali," jelas Karlan penuh semangat.

Zyro mengangguk puas mendengar penjelasan itu. Ia lalu mendekati salah satu mobil, menyentuh bodi mobil yang halus dan mengkilap itu dengan kekaguman. Matanya meneliti setiap sudut, dari bagian depan hingga belakang, memastikan tidak ada sedikitpun cacat atau kekurangan. Ia sendiri memang sangat teliti dan mengerti seluk-beluk mesin, sehingga ia bisa membedakan mana pekerjaan yang bagus dan mana yang kurang sempurna.

"Bagus... aku suka hasil kerjamu dan timmu, Karla. Kalian bekerja sangat rapi dan teliti. Pastikan semuanya benar-benar aman dan kuat, aku tidak mau ada masalah sedikitpun saat di lintasan nanti," kata Zyro tegas.n

"Tentu saja, Tuan. Kami menjamin semuanya aman dan siap pakai," jawab Karlan mantap.

Setelah puas memeriksa kondisi mobil, Zyro beralih menuju ruang gudang penyimpanan suku cadang yang terletak di bagian belakang bangunan. Di sana ia memeriksa daftar persediaan barang. Ia memastikan bahwa stok suku cadang yang paling sering rusak atau dibutuhkan masih tersedia dalam jumlah cukup. Ia tidak mau sampai kejadian buruk menimpa di tengah perlombaan namun ia tidak memiliki barang pengganti.

"Beni, catat ini... stok oli khusus dan busi balap tinggal sedikit. Segera hubungi pemasok langganan kita dan pesan lagi dalam jumlah banyak, jangan sampai kehabisan," perintah Zyro sambil menunjuk tumpukan barang di rak gudang.

"Baik, Zyro. Segera akan saya urus hari ini juga," sahut Karlan mencatat perintah itu.

Sekitar satu jam berlalu, setelah semua pemeriksaan teknis selesai, Zyro berjalan menuju ruangannya yang berada di lantai dua. Ruangan itu cukup luas, berdesain maskulin dan modern. Di salah satu sudut ruangan terlihat sebuah lemari besar berisi piala-piala kemenangan dan medali yang pernah ia raih selama bertahun-tahun menggeluti dunia balap.

Zyro duduk di kursi kerjanya yang nyaman, lalu membuka laptop yang ada di meja. Ia mulai menelusuri laporan keuangan dan administrasi operasional timnya. Sebagai pemilik perusahaan besar dan pemimpin tim, ia selalu ingin tahu ke mana saja uangnya mengalir dan untuk apa saja digunakan. Ia memastikan bahwa semua pengeluaran wajar dan sesuai kebutuhan.

Siang itu ia habiskan dengan memantau semua aktivitas di basecamp, memastikan semuanya berjalan lancar, tertib, dan sesuai rencana. Sesekali ia turun kembali ke bengkel untuk berdiskusi dengan para mekanik soal strategi atau cara kerja yang lebih efisien. Di mata para pekerjanya, Zyro adalah atasan yang tegas, cerdas, dan berwibawa, namun ia juga sosok yang ramah, mudah bergaul, dan sangat menghargai kerja keras anak buahnya.

Setelah semua pekerjaan dan urusan selesai ditangani, Zyro kembali masuk ke dalam mobilnya. Sebelum pulang, ia sempatkan diri berkeliling melihat garasi besar tempat mobil-mobil koleksi pribadinya disimpan dengan aman dan terawat. Hatinya merasa puas dan tenang mengetahui bahwa segala sesuatu yang ia miliki dikelola dengan sangat baik dan bertanggung jawab. Dengan perasaan senang dan lega, ia pun akhirnya meninggalkan basecamp itu.

Tujuan utama Zyro saat ini adalah menuju ke kantor kekasihnya, Valencia. Namun sebelum ke sana, ia berniat mampir sebentar ke sebuah toko perhiasan di pusat perbelanjaan mewah. Ia bertekad membeli sebuah cincin yang indah, sebagai tanda kesungguhan hatinya dan rencana pernikahan yang akan segera terlaksana. Sesampainya di mal yang megah itu, langkah kakinya langsung tertuju ke salah satu toko perhiasan ternama yang terkenal dengan koleksi barang-barang berharga dan berkualitas tinggi.

1
Ichka Francisca
ceritanya menarik
Pena Wisa: bantu dukungannya ya kak ini novel perdananku
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!