Dania, seorang gadis yang akhirnya melakukan perjalanan waktu dan pindah ke dalam tubuh seorang putri kekaisaran yang sangat disayang dan dicintai oleh kaisar, permaisuri dan juga saudara-saudaranya.
dia adalah Diana deniela.
kekaisaran deniela dikenal sebagai kekaisaran yang lemah, miskin, dan bahkan rakyatnya serta prajurit-prajuritnya hidup susah.
tetapi walaupun begitu, walau kekaisaran deniela ini adalah kekaisaran yang kecil, tapi kekaisaran kekaisaran besar di luar sana, tak ada yang berani mengincar kekaisaran kecil ini. tak ada yang mau merebut atau menjatuhkan kekaisaran ini, karena alasannya tanah kekaisaran ini semuanya gersang.
bahkan, kalaupun harus mendapatkan wilayah kekaisaran deniela yang tidak seberapa, juga tidak akan bisa membuat kehidupan kekaisaran lainnya menjadi makmur.
tetapi jangan salah, walaupun kekaisaran kecil ini miskin, tetapi para penduduknya sangat setia. mereka dengan senang hati memikul semua beban kekaisaran dan saling berlomba-lomba.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hayu Nissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21. dari kekaisaran Daniela, menjadi kekaisaran Nusantara
Tak terasa, kini sudah 4 bulan lamanya jiwa Dania terdampar di tubuh seorang putri dari kekaisaran miskin ini.
dan selama 4 bulan ini, tentu sudah banyak pencapaian yang dilakukannya atas ide-ide yang ia cantumkan. dan semua idenya itu dibantu oleh segenap jiwa dan raga para warga, dan juga para pemimpin-pemimpin istana.
sekarang, kekaisaran Daniela berdiri dengan sandang pangan yang kuat, ya tingkat pelatihan militer yang sangat kuat dan keras. semua prajurit-prajuritnya sekarang telah ditempa berbagai pelatihan yang sangat sulit. tapi hasilnya sangat membuat Putri Dania puas.
sekarang, di bagian kemiliteran. para prajurit telah memiliki seragam, yang sangat cocok dalam setiap Medan. masing-masing dari mereka, telah diberikan satu senjata pistol yang bisa mereka gunakan dalam waktu terdesak. bahkan tak hanya pistol, masing-masing para prajurit telah memiliki 5000 butir peluru pistol, dan 500 granat. Semuanya, disimpan di dalam ruang penyimpanan masing-masing.
bahkan, gaya rambut pun sudah berubah, sudah di potong pendek, sesuai dengan gaya rambut laki-laki di zaman modern. Serta memiliki rompi anti peluru, helm kusus, dan bahkan seragam militer lainnya. Para prajurit, kini tak lagi memegang pedang, melainkan senjata api Laras panjang, dan memiliki kecepatan tempur yang sangat dahsyat.
Dan selain senapan, semuanya di simpan di dalam ruang penyimpanan masing-masing.
Hari ini, putri Dania juga telah berhasil menghasilkan mata air yang berada di lereng, dan kemudian langsung di alirkan ke tempat pemukiman warga. dan kini, kekaisaran kecil, miskin dan gersang telah memiliki mata air yang berlimpah. dan bahkan sudah tak cocok disebut kekaisaran miskin lagi.
kaisar, permaisuri, selir, pangeran, dan para jajaran-jajaran serta rakyat rakyat setia kekaisaran, kini tampak berkumpul di lapangan sesuai dengan permintaan Putri Dania. sebelumnya, dia sudah berdiskusi kepada ayahnya dan kepada penasehat Ken, kalau nama kekaisaran mereka wajib untuk diganti. mereka tak lagi menggunakan nama kekaisaran Daniela, melainkan kekaisaran Nusantara.
alasannya hanya satu, karena kekaisaran ini bangkit dari keterpurukan, dan juga akhirnya bisa mendapatkan sandang pangan yang lengkap dan terbaik dari setiap kekaisaran. selain itu, makanan-makanan enak yang siap saja pun mulai bermunculan. bahkan, Putri Dania telah merancang, kalau dirinya akan membangun jalan lintas penghubung kekaisaran, yang tepatnya berada di luar gerbang kota kekaisaran mereka.
jadi, kota kekaisaran tidak akan ditumpuk dan dipenuhi oleh para pedagang atau pelancong yang melakukan perjalanan. dan di luar tembok kekaisaran, itu akan dibangun beberapa usaha bagi masyarakat setempat.
"wahai rakyat kekaisaran yang setia dan berbakti kepada kekaisaran Daniela. hari ini, kita telah saksikan bagaimana perubahan sistem dan tata kepemerintahan di kekaisaran kita. dan kita berharap, kekaisaran ini tetap maju dan jaya. saya sebagai kaisar yang memimpin negeri ini, berharap rakyat dan juga pemerintah selalu kompak untuk memajukannya. sistem militer kita juga sudah diubah. lihatlah di sana, para prajurit-prajurit kita berdiri dengan gagah, lengkap dengan seragam dan juga senapan laras panjangnya. ini adalah satu kebanggaan bagi kita semua. dan hari ini, saya sebagai pemimpin negeri ini juga ingin menyampaikan, mulai sekarang nama kekaisaran kita akan kita ganti. tidak ada maksud lain dan tujuan lainnya, hanya ingin memberikan nama yang terbaik, seperti kekaisaran kita yang awalnya terpuruk, kini sudah hidup berkecukupan. rakyatku sekalian, mulai sekarang nama kekaisaran kita resmi diganti dengan nama kekaisaran Nusantara. Nusantara ini memiliki arti, bahwa kekaisaran ini berdiri atas perjuangan kita semua, dan juga kekayaan alam yang dimilikinya. di kekaisaran lain mungkin ada tambang emas, permata dan sebagainya, tapi di kekaisaran kita, di sini ada sandang pangan yang lengkap, dan juga penghasil garam serta gula satu-satunya yang ada di benua ini. dan itu semua telah kita buktikan dengan kerja keras." tutur kaisar dengan suara yang menggemang.
para rakyat kekaisaran pun langsung bersorak mendengarnya. bahkan Tak ada satupun dari mereka yang mengeluarkan bantahan.
gemuruh tepuk tangan pun langsung terdengar. maka hari ini, resmilah nama kekaisaran diganti dari nama kekaisaran Daniela, menjadi kekaisaran Nusantara.
"selamat yang mulia! akhirnya kita semua keluar dari keterpurukan. dengan digantinya nama kekaisaran kita, tentunya banyak harapan yang sangat ingin kita wujudkan sama-sama. kami juga berharap, keadilan tetap berdiri tegak, dan yang mulia tetap harus menegakkan keadilan walaupun kondisi juga sudah berubah seperti ini." ucap salah satu kepala keluarga sambil membungkuk hormat.
"benar ayah! keadilanlah yang paling utama di sini. kekaisaran nusantara yang baru saja berdiri dengan sandang pangan dan militer yang kuat, harus mensejahterakan rakyatnya, dan juga harus mengutamakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat nusantara." Putri Dania juga ikut membungkuk di hadapan ayahnya.
kaisar sander tersenyum.
"bangunlah nak! Kamu adalah cahaya di kekaisaran ini. karena itu, ayah berikan kamu anugerah sebagai Putri cahaya kekaisaran Nusantara. di mana semua pencapaian ini, adalah campur tangan kamu, dan ide dari kamu. para rakyatku sekalian, sekarang sistem perdagangan kita sudah laku di mana-mana. garam dan gula, sangat laku di pasaran dan bahkan bisa habis hanya dalam waktu yang sangat singkat. dan pendapatan kekaisaran kita sudah jauh lebih cukup untuk membangun kekaisaran kita. oleh karena itu, hal yang paling diutamakan adalah tempat tinggal. masing-masing kepala keluarga sudah mendapatkan sepetak tanah, di area pemukiman kita, dan juga sudah mendapatkan masing-masing 5 hektar tanaman perkebunan. dan kita akan bangun rumah bertahap." ujarnya lagi.
semua orang kembali membungkuk hormat.
"terima kasih atas kebaikan hati yang mulia! tapi yang mulia, sebelum membangun kediaman kami, alangkah baiknya kita bangun istana terlebih dahulu. bagi kami, rakyat yang bernaung di bawah perlindungan yang mulia, tentu saja menginginkan yang mulia memiliki tempat tinggal yang layak." kaisar Sander yang mendengar penuturan salah satu rakyatnya lagi tersenyum.
dia mengangkat tangannya dengan bangga, namun isyarat itu memberikan perintah agar rakyatnya itu kembali berdiri tegak.
"tidak tidak! istanaku ini bangunnya belakangan saja. aku adalah seorang pemimpin, aku harus memastikan kesejahteraan rakyatku dulu. setelah tempat tinggal kalian semua sudah dibangun dengan baik, dan sudah dihuni dengan layak, maka barulah pembangunan istana dilakukan. istana juga sudah jauh lebih baik, untuk sekarang." banyak hal yang dibahas, bahkan ada banyak kata-kata yang disampaikan akibat rasa syukur yang sedang mereka panjatkan kepada sang dewa.
hari itu juga, kaisar dan rakyatnya menggelar pesta besar-besaran namun tetap kondusif. di luar gerbang kota kekaisaran mereka, ada sekitar 8 prajurit yang berjaga di luar dengan menggunakan seragam hitam, helm dan juga penutup wajah agar tidak dikenali. dan ini sudah menjadi ciri khas kekaisaran Daniela, yang telah menjadi kekaisaran Nusantara.